Pages

Showing posts with label February 13. Show all posts
Showing posts with label February 13. Show all posts

Wednesday, February 13, 2019

Perundungan di Yogya Marak, Ini Solusinya

Pengawasan terhadap anak dari orang tua, guru, dan masyarakat penting dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Masalah perundungan atau bullying masih marak terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam mencegah dan mengatasi hal ini, tri pusat pendidikan menjadi penting untuk diperkuat. 

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Dedi Budiono mengatakan, pengawasan terhadap anak dari orang tua, guru dan masyarakat penting dilakukan. Melalui tri pusat pendidikan ini, pengawasan dapat dilakukan bersama. 

Hal tersebut tentunya untuk menekan perundungan yang terjadi di sekolah. "Jadi bagaimana memberdayakan sekolah, keluarga dan masyarakat. Sehingga bisa secara bersama-sama melakukan pengawasan terhadap praktek pembelajaran di sekolah," kata Dedi di SMPN 08 Yogyakarta, Rabu (13/2). 

Ia pun mengklaim belum ada laporan yang masuk terkait masalah ini. Namun, kasus yang banyak bermunculan hanya sebatas perundungan yang terjadi dalam komunikasi antarsesama murid. 

"Misalnya panggilan 'hai ndut' (gendut), itu dalam terminologi para pemerhati anak itu sudah bullying. Karena tidak boleh memanggil kelemahan seseorang," katanya. 

Melalui tri pusat pendidikan ini, dapat mendeteksi perundungan sejak dini. Sehingga pendidikan anak pun tidak terganggu. 

"Melalui program tri pusat pendidikan ingin menumbuhkan budaya prestasi di lingkungan sekolah. Kalaupun ada fenomema bullying, dapat kita cegah sedini mungkin," katanya.

Sementara itu, Unicef Perwakilan Pulau Jawa menyebut ada 21 persen anak sekolah dari rentang usia 13 hingga 17 tahun, pernah mengalami perundungan di DIY. Perundungan sendiri dapat menghambat perkembangan mental anak. 

"Artinya dua dari sepuluh anak yang kita tanya, anda pernah di-bully atau tidak, katanya pernah. Di-bully seperti apa?, sampai saya takut masuk sekolah," kata Direktur UNICEF Perwakilan Pulau Jawa, Arie Rukmantara.

Ia menjelaskan, situasi ini berbahaya bagi perkembangan mental anak ke depannya. Padahal, DIY sendiri memiliki sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi yang maju dibandingkan beberapa daerah lainnya di Indonesia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N4liL5
February 13, 2019 at 07:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N4liL5
via IFTTT

PSSI: Klub Liga 1 Harus Punya Empat Tim

Aturan tersebut mulai berlaku tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria mengatakan setiap klub Liga 1 Indonesia wajib mempunyai empat tim, yaitu elit pro akademi U-16, U-18, U-20, dan senior. Aturan tersebut mulai berlaku tahun ini.

"Hal itu termasuk program pengembangan pemain muda PSSI yang disahkan di kongres," ujar Ratu Tisha di Jakarta, Rabu (13/2).

Dia melanjutkan, untuk melancarkan berjalannya program tersebut, PSSI menjalin komunikasi dengan semua klub. 

Pembahasan lebih detail terkait itu akan dilakukan PSSI dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru yang rencananya digelar Senin (18/2).

"Ini merupakan tantangan yang harus dibicarakan dengan duduk bersama dengan klub, terutama dari dari sisi logistik, investasi pengembangan usia muda, komitmen mereka seperti apa," tutur Ratu Tisha.

Setelah menggelar Liga 1 U-19 pada tahun 2017-2018 dan Liga U-16 pertama sepanjang sejarah di tahun 2018, PSSI terus menggencarkan kompetisi sepak bola usia dini.

Pada  2019, PSSI menjadwalkan adanya Liga 1 U-16, U-18, serta U-20 yang menggantikan U-19 yang harus diikuti oleh semua klub peserta Liga 1.

Menurut Ratu Tisha, hal itu dilakukan agar setiap anak Indonesia yang berbakat memiliki jalan yang jelas untuk menjadi pemain tim nasional."Jadi anak-anak tahu caranya bagaimana masuk timnas," tutur dia.

Ratu Tisha menerangkan jalan seorang anak menuju tim nasional berawal dari turnamen remaja Piala Soeratin di tingkat provinsi. Kemudian, yang terbaik dari sana akan menapaki jenjang elite pro akademi di liga U-16 ataupun U-18.

Di sini, para pemain terpilih akan diikutsertakan ke program Garuda Select yang diberangkatkan ke luar negeri selama beberapa bulan. Merekalah cikal bakal timnas junior.

Yang tidak terpilih, dapat melanjutkan karier di kompetisi kelompok umurnya masing-masih, entah itu di U-16, U-18, U-20 ataupun di Liga 1 Indonesia sebagai tingkatan tertinggi.

"Artinya mereka bisa terus berkompetisi walau tidak berada di timnas. Yang tidak masuk timnas U-16, misalnya, dapat terus mengasah kompetisinya di liga untuk diseleksi ke timnas U-18 dan seterusnya," kata Ratu Tisha. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dx5BYq
February 13, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dx5BYq
via IFTTT

In Picture: Pelantikan Gubernur Jatim dan Jambi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur masa jabatan 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2) sore. Usai pelantikan, Presiden meminta Khofifah segera bekerja untuk masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SxNFay
February 13, 2019 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SxNFay
via IFTTT

GMC Harus Lalui Overtime untuk Taklukkan Tenaga Baru

GMC memastikan kemenangan dengan keunggulan tipis 74-72.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- GMC Cirebon dipaksa melewati babak overtime untuk bisa mengatasi Tenaga Baru Pontianak dalam laga lanjutan Seri II Srikandi Cup 2018-2019 di GOR Grogol, Jakarta, Rabu (13/2). GMC memastikan kemenangan dengan keunggulan tipis 74-72. 

GMC sebetulnya sempat unggul 66-61 pada satu menit terakhir kuarter keempat, namun Tenaga Baru memaksakan overtime lewat lima angka beruntun yang diraih oleh Prisca Widiawati.

Pada babak overtime, pilar andalan GMC Christie Rumambi harus menepi sekitar semenit terakhir lantaran mengalami kram setelah bermain lebih dari 41 menit. Beruntung sebuah fast break berhasil dimanfaatkan Leony Elvaretta untuk memastikan kemenangan GMC 74-72 di sisa waktu empat detik overtime.

Christie memimpin raihan angka GMC dengan catatan 27 poin dan sembilan rebound, diikuti Leony yang membukukan 16 poin dalam kemenangan tersebut.

Sebaliknya bagi Tenaga Baru, Fanny Kalumata meraih dwiganda 13 poin dan 11 rebound, diiringi masing-masing 13 poin milik Calista Elvira dan Anjelin Simanjuntak serta 10 poin dari Prisca Widiawati dan Sarce Buam.

Hasil itu membuat GMC kini mengoleksi tiga kemenangan dan tiga kekalahan (3-3), sedangkan Tenaga Baru (1-5) menelan kekalahan kelimanya.

Pertandingan berlangsung ketat sejak tip-off dan Tenaga Baru sempat menjauh 17-14 lewat tembakan tripoin Fanny pada sisa waktu satu menit 18 detik kuarter pertama. Kendati terpangkas, Tenaga Baru berhasil menutup kuarter pertama dalam keunggulan tipis 19-18 atas GMC.

GMC sebagaimana di laga-laga sebelumnya mulai panas dan mencapai puncak performanya pada kuarter kedua.

Christie dkk mengemas 22 poin tambahan sepanjang kuarter kedua, yang 12 di antaranya diperoleh lewat empat tembakan tripoin, demi berbalik memimpin 40-32 saat paruh pertama pertandingan usai.

Sayangnya, keganjilan kembali menggejala di kubu GMC pada kuarter ketiga. Mesin angka mereka macet, bahkan Tenaga Baru sempat menyamakan kedudukan 48-48 pada sisa waktu 25 detik.

Beruntung sebuah serangan fast break yang dilancarkan berhasil dipungkasi Isabelle Suryaman dengan sebuah layup untuk memastikan GMC unggul 50-48 saat kuarter ketiga berakhir.

GMC sepertinya akan menyelesaikan pertandingan dengan mengantongi kemenangan ketika memegang keunggulan 66-61 saat waktu menyisakan hanya sekitar satu menit.

Namun, konsentrasi GMC buyar begitu saja dan Prisca Widiawati sukses melesakkan lima angka beruntun demi menyamakan kedudukan 66-66 dan laga harus dilanjutkan ke babak overtime.

Beruntung di babak overtime GMC tetap bisa meraih kemenangan 74-72 yang dipastikan lewat tembakan Leony Elvaretta di bawah keranjang di sisa waktu empat detik babak overtime.

Tenaga Baru masih menyisakan dua pertandingan di Seri II yakni menghadapi Flying Wheel Makassar pada Jumat (15/2) dan Merpati Bali sehari kemudian.

Demikian juga GMC yang akan melawan Scorpio Jakarta pada Kamis (14/2) dan Sahabat Semarang pada Sabtu (16/2).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DxxGih
February 13, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DxxGih
via IFTTT

Menpar: Tiket Pesawat Mahal, Okupansi Hotel Turun 25 Persen

Menpar Arief menyebut solusi paling efektif adalah menurunkan harga avtur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, tarif tiket pesawat yang naik beberapa waktu lalu sudah berdampak pada industri pariwisata. Secara rata-rata, okupansi hotel di semua destinasi wisata utama sudah turun sekitar 25 persen. Apabila biasanya dapat mencapai 55 persen pada periode awal tahun, kini hanya menjadi 30 persen. 

Arief mengatakan, dampak lain juga dirasakan di bandara sejumlah daerah. Setidaknya, ratusan penerbangan telah dibatalkan. Kondisi ini tak pelak menimbulkan protes dari berbagai daerah. "Di Sumatera Barat, Gubernurnya sampai protes, Pekanbaru, Palembang dan Batam juga. Lombok yang kasihan karena baru mau recover dari gempa, tapi kembali anjlok," ucapnya saat ditemui di Gedung Kemenpar, Jakarta, Rabu (13/2). 

Arief mengatakan, solusi paling efektif saat ini untuk memperbaiki kondisi industri pariwisata adalah menurunkan harga avtur. Setidaknya, harga avtur yang dibebankan ke maskapai penerbangan Indonesia mendekati dengan negara tetangga. Apabila tidak, permainan monopoli avtur harus segera dicabut. 

Avtur menjadi kunci dari tarif tiket pesawat. Sebab, avtur berkontribusi atas 40 persen dari beban biaya perusahaan maskapai. Jika sudah turun dan berdampak pada penurunan harga tiket pesawat, Arief optimistis, pertumbuhan wisatawan nusantara (wisnus) yang inbound dapat tetap terjaga. "Tahun ini, kami targetkan 275 juta wisnus," katanya. 

Arief mengatakan, dampak negatif terhadap industri pariwisata mungkin tidak akan sebesar ini apabila kenaikan tarif tiket tidak terlalu besar dan mendadak. Apabila dibiarkan terus menerus, ia cemas akan terjadi kondisi ‘normal baru’ yang tingkat permintaannya jauh lebih rendah dibandingkan biasanya. Tidak hanya industri penerbangan yang hancur, juga hotel, restoran hingga usaha kecil dan menengah (UKM) di sejumlah daerah. 

Oleh karena itu, Arief menganjurkan agar maskapai mempertimbangkan terlebih dahulu nilai tarif yang akan dikenakan sebelum benar-benar menerapkannya kepada masyarakat. "Sesuatu yang besar dan mendadak pasti efeknya relatif tidak bagus, apalagi ketika berbicara kenaikan," katanya. 

Menurut informasi yang didapatkan Arief, Presiden Joko Widodo akan membahas masalah avtur bersama dengan Pertamina. Pada pertemuan itu, ia berharap, permasalahan harga pesawat yang tinggi dapat segera teratasi melalui penurunan harga avtur. Dengan begitu, industri pariwisata dapat kembali bergeliat. 

Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azhari menilai, kondisi tarif tiket pesawat yang naik saat ini berpotensi melambatkan pergerakan wisatawan nusantara. Di sisi lain, akan terjadi peningkatan jumlah tingkat outbound atau jumlah wisatawan asal Indonesia yang pergi ke luar negeri.

Azril menyebutkan, harga tiket merupakan kunci daya tarik wisatawan saat memilih destinasinya. Ketika tiket pesawat domestik naik, daya tarik tersebut menjadi turun dan mereka akan mencari tujuan yang lebih murah. "Saat ini, kondisinya, tiket pesawat ke Jepang lebih murah dibanding kita ke dalam negeri, seperti ke Raja Ampat," ucapnya ketika dihubungi Republika

Azril menambahkan, kebijakan ini tak akan berdampak banyak pada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Sebab, pada umumnya,  mereka menggunakan maskapai luar negeri langsung ke destinasi di Indonesia.

Wisman yang melancong di dalam Indonesia pun cenderung menggunakan maskapai BUMN, sehingga tidak terdampak dengan kebijakan bagasi berbayar. "Yang terdampak hanya jumlah wisnus. Diperkirakan, akan semakin banyak dari mereka yang outbound dibandingkan inbound," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GpBPsj
February 13, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GpBPsj
via IFTTT

Aman Palestin Resmikan Masjid Syafie

Masjid Syafie sempat rata karena dibombardir pada agresi militer Israel 2014

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Masjid Imam Syafie di Kota Gaza, Palestina yang sempat rata dibombardir oleh Israel pada agresi militer 2014, kini kembali berdiri. Masjid tersebut kembali dibangun oleh NGO Aman Palestin dengan menghabiskan biaya sekitar Rp 37 miliar.

Awal Februari 2019, Masjid Imam Syafie kembali diresmikan dan digunakan untuk kegiatan Shalat Jumat. Sedikitnya 5.000 jamaah mengikuti Shalat Jumat di masjid tersebut. Hadir pula kala itu, para pejabat Kementerian Wakaf dan Urusan Agama, anggota DPR, beberapa pejabat kementerian dan tokoh masyarakat Palestina, dan pimpinan Aman Palestin.     

Direktur Aman Palestin Indonesia Ustaz Miftahuddin Kamil MA mengatakan, tahun 2014, Masjid Syafie menjadi korban agresi militer Israel. Saat itu, sedikitnya 11 rudal dijatuhkan di Kota Gaza.

Miftahuddin menyebutkan, pascaagresi militer tersebut, Aman Palestin langsung mengambil tanggung jawab untuk kembali membangun Masjid Syafie. Alhamdulillah, tegas dia, saat ini masjid tersebut kembali berdir kokoh.

‘’Masjid Syafie didesain menarik,’’ ujar Miftahuddin dalam siaran pers yang diterima Republika, Rabu (13/2). Masjid itu, papar dia, terdiri dari ruang utama, bangunan perawatan, tempat parkir dan taman.

Menurut Miftahuddin, masjid yang dibangun dengan waktu cukup lama itu memiliki luas 2.600 meter persegi. Bangunan masjid tersebut, lanjut dia, berdiri di atas kawasan masjid seluas lima ribu meter persegi.    

Per 1 Februari 2019, sebut dia, Masjid Syafie kembali dibuka untuk masyarakat Palestina yang hendak shalat dan ibadah lainnya. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam mewujudkan masjid berkapasitas 5.500 jamaah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ia0mDr
February 13, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ia0mDr
via IFTTT

Pelatih KS Cracovia: Madrid Pasti Menyesal tak Beli Piatek

Probierz menyatakan, Milan beruntung mendapatkan Piatek.

REPUBLIKA.CO.ID, KRAKOW -- Pelatih KS Cracovia Michal Probierz melihat klub raksasa Spanyol Real Madrid kini menyesal tak berupaya keras mendatangkan mantan anak asuhnya, Krzysztof Piatek. Piatek, pemain timnas Polandia, itu semakin bersinar sejak pindah dari Genoa ke AC Milan.

Baru tampil empat laga bersama I Rossoneri sejak dibeli pada bursa transfer Januari ini, Piatek sudah mencetak empat gol. Jumlahnya akan lebih banyak untuk musim ini bila ditambahkan dengan catatan 13 gol yang dibuat Piatek bersama Genoa.

"Saya pikir para petinggi Real Madrid telah menyesal tidak mendapatkan Piatek. Harusnya mereka lebih serius mengejar Piatek," kata Probierz dikutip dari Calciomercato, Rabu (13/2).

Milan membeli Piatek seharga 35 juta euro kepada Genoa. Harga mahal yang ditebus Il Diavolo Rosso itu seperti sepadan dengan kualitas yang diberikan Piatek.

Striker berusia 23 tahun itu hanya di laga debut saat Milan melawan Napoli di Serie A Italia turun sebagai pemain cadangan. Selebihnya di tiga laga terakhir Milan, Piatek selalu jadi starter.

Probierz mengatakan, pemandu bakat Real Madrid telah lama memantau Piatek. Bahkan sejak pemain bertinggi badan 1,83 meter itu masih membela Cracovia di bawah asuhannya.

Pelatih yang pernah menangani Lechia Gdańsk itu merasakan betul bakat hebat Piatek musim lalu. Piatek punya skill olah bola di atas rata-rata. Kecepatan berlari dan insting gol mematikan dengan kedua kaki dan kepala.

Probierz menyatakan, Milan beruntung mendapatkan Piatek. Selain karena kontribusi yang sudah terlihat, usia Piatek juga relatif masih sangat muda sehingga Milan dapat mempertahankannya dalam waktu yang lama.

Piatek seperti menghadirkan harapan baru buat Milan. Klub kota mode itu mendambakan memiliki striker hebat lagi, seperti Marco van Basten, Filippo Inzaghi, Zlatan Ibrahimovic dan Andriy Shevchenko.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Go9McO
February 13, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Go9McO
via IFTTT

Russian Govt never meddling in Indonesian politics: Lyudmila

Russian propaganda issue has no impact on diplomatic relations, Lyudmila says.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Russian Ambassador to Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva said the statement of President Joko Widodo (Jokowi) about Russian propaganda will not affect diplomatic relations between the two countries. She revealed that so far, the bilateral relations between Indonesia and Russia have been excelent.

"This issue has no impact on bilateral relations between the two countries, I see no reason for this relationship to go in a worse direction," Ambassador Lyudmila said at a press conference held at her residence on Wednesday (Feb 13).

Ambassador Lyudmila said she understand the condition of every country is always heated up ahead of elections. It could trigger emotions as well as many mistakes in making statements.

She also stressed that the Russian Government had never intervened in the domestic affairs of other countries, especially in the electoral process. Even though the relations between the two countries were fine, the Ambassador wanted Indonesian people not to misinterpret the term Russian Propaganda.

The term was actually born from the propaganda of the United States (US) and made by the Rand Corporation during the period of the 2016 US Presidential Election.

"The term is not based on reality, and is wrong," Ambassador Lyudmila said.

On February 4, the Russian Embassy in Indonesia had issued an official statement via official Twitter on Russian Propaganda to respond the statement of President Jokowi.

Ambassador Lyudmila said,  a number of social media accounts of the Russian Embassy were attacked by negative comments from Indonesian people following Jokowi's statement. Therefore, the Embassy issued a statement and clarification through social media.

"People thought that it was as if Russia had intervened in Indonesian domestic affairs. So, we thought it was appropriate to spread clarification through Twitter and stressed that we will not meddling in Indonesian internal affairs," Ambassador Lyudmila said.

Meanwhile, Russia did not send a protest note to the Government of Indonesia. However, Russian representatives had met with Indonesian officials to discuss the matter.

"We already explained at the meeting, and I think this problem is over," Ambassador Lyudmila said.

President Jokowi has explained the Russian propaganda term that he used in his speech some time ago. According to him, the term Russian propaganda does not refer to a country, namely Russia. The term was taken from the Rand Corporation article namely "The Russian 'Firehose of Falsehood' Propaganda Model".

"Yes, we are not talking about the state, not the Russian state, but the terminology of the article in the Rand Corporation," Jokowi said after attending the 72nd anniversary of HMI in Jakarta, on Tuesday (Feb 5) night.

He explained, what was meant by Russian propaganda was the spread of hoaxes and lies in society. He assesed that hoaxes had negative influences on the community, and causing doubt.

Hoaxes were usually spread without being supported by concrete data. Jokowi also reiterated, the Russian propaganda term had nothing to do with Russia. He also said, his relationship with President Putin is currently in very good condition.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S2GhPr
February 13, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S2GhPr
via IFTTT

DPRD Kota Malang Belum Setujui Angaran Tranportasi Dinas

Merek kendaraan itu satu Toyota Hybrid, tiga Toyota Camry dan satu mobil Hiace.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- DPRD Kota Malang mengklaim belum menyetujui anggaran untuk pembelian empat kendaraan dinas pimpinan. Anggaran Rp 5,8 miliar tersebut masih dipelajari sampai saat ini.

Ketua DPRD Kota Malang, Bambang Heri Susanto, menerangkan, pengadaan mobil pimpinan sebenarnya sudah dibahas sejak Februari tahun lalu. Dengan kata lain, anggota DPRD PAW belum aktif saat itu. "Kami masih mempelajari itu. Kita pelajari bersama untuk mencermati itu," kata Bambang di halaman Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (13/2).

Lebih detail, Wakil DPRD Kota Malang III, Fransiska Rahayu Budiwiarti, mencoba menjelaskan alur keuangan APBD 2019. Perencanaan anggaran 2019 pada dasarnya telah dipersiapkan sejak Februari 2018. Anggaran Rp 5,8 miliar telah dievaluasi sebelum anggota PAW mengambilalih wewenang legislatif.

Menurut Fransiska, anggaran Rp 5,8 miliar ini telah ditetapkan untuk pengadaan empat kendaraan dinas pimpinan. Adapun merek kendaraan tersebut, yakni satu Toyota Hybrid, tiga Toyota Camry dan satu mobil Hiace. "Ini munculnya Rp 3.188.530.000, dengan sisa dana sekitar Rp 2,6 miliar," jelasnya.

PAW DRPD Kota Malang sendiri mulai mengambilalih wewenang kursi legislatif sejak September 2018. Pihaknyajuga  belum melelang kendaraan dinas yang diajukan legislatif sebelumnya. Sebab, anggaran untuk transportasi pimpinan DPRD Kota Malang era 2019 hingga 2024 ini masih dipelajari. 

"Jangan dipahami kami meminta yang mobil ini. Ini belum dilelang, kita hanya persiapkan untuk pimpinan dewan hasil Pemilu 2019. Kita juga belum tentu jadi (anggota dewan kembali) setelah Agustus 2019. Monggo tanyakan (ke anggota dewan terpilih), lelang atau nggak, tergantung mereka," tambah dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X2FrpB
February 13, 2019 at 06:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X2FrpB
via IFTTT

Kemenag akan Luncurkan Buku Moderasi Beragama

Penyusunan buku melibatkan orang dan kelompok yang otoritatif dan ahli di bidangnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) akan menerbitkan buku induk moderasi beragama. Penerbitan buku putih ini menjadi penting lantaran sebagai panduan dalam mengimplementasikan program moderasi beragama. “Buku ini untuk menjawab hal-hal yang fundamental terkait dengan moderasi beragama. Misalnya, apa yang dimaksud dengan moderasi beragama, apa saja pokok-pokok agama, termasuk apa batasan tentang penodaan agama,” ujar Dirjen Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin dalam keterangan tulis, Rabu (13/2).

Kamaruddin menambahkan, penyusunan buku harus melibatkan orang dan kelompok yang otoritatif dan ahli dalam bidang keagamaan. “Pelibatan ahli dalam penyusunan buku untuk mendapatkan perspektif yang luas,” ujarnya.

Pada 2018, pihaknya telah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Moderasi Beragama. Pokja ini yang nantinya akan bertanggung jawab dalam proses penyusunan buku moderasi beragama. Sementara Guru Besar UIN Alauddin Makassar ini meminta Pokja Moderasi Beragama dapat membangun fondasi yang kuat tentang moderasi beragama, baik secara paradigma maupun epistemologinya.

Ketua Pokja Moderasi Beragama Aceng Abdul Aziz, menyampaikan timnya terus bersinergi dengan masing-masing direktorat dalam implementasi program moderasi beragama. "Secara khusus Tim Pokja memang tidak memiliki program, akan tetapi kami sudah membuat road map pengarusutamaan moderasi beragama, dan sudah dikoordinasikan pelaksaanya ke masing-masing direktorat," ujar Aceng. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RVVEZT
February 13, 2019 at 06:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RVVEZT
via IFTTT

BI Dorong Pemberian Subsidi ke Perusahaan Fintech

Rencana subsidi fintech sudah didiskusikan oleh BI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) mendorong adanya pemberian subsidi ke perusahaan financial technology (fintech) yang menyasar masyarakat di daerah remote. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan, pemerintah ingin memberikan subsidi tersebut.

"Daerah Indonesia kan dibagi ada empat kuadran. Jadi kita dorong fintech masuk ke daerah yang pendapatannya bagus dan infrastrukturnya bagus. Kita dorong juga masuk ke daerah yang infrastruktur kurang bagus tapi pendapatannya bagus," ujar Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/2).

Sementara bagi daerah yang pendapatan dan infrastrukturnya kurang bagus, kata dia, maka produktivitasnya harus ditingkatkan dahulu sebelum fintech masuk. "Semuanya dibangun agar sumber ekonominya lebih cepat tumbuh," ujar Onny.

Sebelumnya subsidi fintech diimplementasikan, ia menyebutkan harus ditentukan dulu objek serta produknya. Pasalnya fintech terdiri dari beberapa model bisnis meliputi pembayaran serta pembiayaan.

"Jadi mana dulu yang mau masuk? Lalu supaya ada produknya maka daerah harus ada produktivitas, kalau ada produktivitas maka ada transaksi. Setelah itu baru datang payment non-cash (nontunai)," kata Onny.

Baginya, data transaksi nontunai mudah diambil sehingga bisa membantu pembiayaannya. "Misal bayar pakai QR code kan datanya kecatat, begitu tahu datanya maka analisisnya lebih gampang," tuturnya.

Lebih lanjut, kata dia, rencana subsidi fintech sudah didiskusikan oleh BI. Ke depannya, akan dibahas pula bersama seluruh kementerian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GFQbo3
February 13, 2019 at 06:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GFQbo3
via IFTTT

Bapak Tiga Anak Asal Purwakarta Nekat Gantung Diri

Korban ditemukan keluarganya telah menggantung di salah satu gubuk.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Bapak tiga anak, asal Kampung Sindangsari, Desa Parakan Lima, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban, yakni Dadi (55 tahun) yang merupakan buruh serabutan. Dugaan sementara, korban frustasi akibat penyakit menahunnya tak kunjung sembuh.

Kapolsek Jatiluhur Kompol Deni Hamari, membenarkan bila ada kasus gantung diri di wilayah hukumnya. Diduga, korban memiliki riwayat penyakit diabetes yang sudah lama diidapnya. Serta,  agak terganggu juga kejiwaanya.

"Kami, mendapat informasi karena yang bersangkutan sering kali frustasi akan penyakitnya," ujar Deni, kepada sejumlah media, Rabu (13/2).

Sebelum meninggal akibat bunuh diri, sambung Deni, korban sering keluar rumah tanpa tahu pergi kemana. Sehingga, sering kali dicari oleh pihak keluarga maupun tetangganya.

Termasuk, saat Rabu pagi ini, keluarga kehilangan korban. Sebab, dicari pukul 05.00 WIB di kamar tidurnya korban tidak ada. Satu jam kemudian, korban ditemukan keluarganya telah menggantung di salah satu gubuk yang tak jauh dari rumahnya.

Deni menjelaskan, bapak tiga anak itu ditemukan pertama kali oleh istrinya, Tati. Tati merasa curiga, lantaran suaminya tidak ada di kamar tidur. Kecurigaannya ini, sangat mendasar. Sebab, korban sering pergi entah kemana dan selalu mengeluhkan soal penyakitnya tersebut.

"Korban, ditemukan dengan posisi tergantung menggunakan tali plastik. Namun, saat diturunkan, korban masih bernafas. Tetapi, kondisinya sudah kritis," ujarnya.

Korban pun sempat dibawa ke rumahnya oleh warga sekitar. Namun, nyawanya tidak berhasil di tolong sesaat setelah diletakkan di ruang tengah rumahnya.

Kepala Desa Parakanlima, Jaya Permana mengaku bahwa korban adalah sosok yang baik. Dia menduga, selain karena penyakitnya, korban bunuh diri karena rasa frustasi. 

"Yang kami dengar, korban sudah frustasi dengan penyakitnya. Sedangkan masalah lain, seperti ribut dengan tetangga ataupun keluarga, kami pastikan tidak ada," ujarnya.

Meskipun telah ada pihak kepolisian dari unit identifikasi, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum maupun autopsi kepada korban. Kepolisian yang datang pun hanya melakukan olah TKP di gubuk, yang menjadi tempat korban bunuh diri. Selanjutnya, korban dipulasara pihak keluarga untuk segera dimakamkan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tjR2mh
February 13, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tjR2mh
via IFTTT

Direktur Juventus: Arsenal Telah Sia-siakan Bakat Ramsey

Arsenal dianggap memasang Ramsey pada posisi yang kurang tepat.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Direktur Juventus Fabio Paratici mengatakan, timnya sangat girang mendapatkan gelandang asal Wales Aaron Ramsey pada musim depan. Ramsey akan menjalani musim terakhirnya bersama the Gunners tahun ini.

Mulai musim depan, pemain usia 28 tahun itu akan membela Juventus. Ramsey sudah memastikan kesepakatan dengan Juventus karena tidak akan memperpanjang kontrak dengan Arsenal.

Ramsey akan membela Juve sampai Juni 2023. Di Turin, mantan bintang Cardiff itu akan mendapat bayaran 400 ribu euro per pekan. Dengan jumlah itu, Ramsey akan tercatat sebagai pemain asal Britania Raya dengan gaji tertinggi.

''Juventus sudah sejak lama menginginkan pemain seperti Ramsey. Gelandang yang bisa bermain jauh ke depan dan dapat mencetak gol,'' kata Paratici dikutip dari Team Talk, Rabu (13/2).

Ramsey sudah 11 musim membela Arsenal. Selama ini, kata Paratici, Ramsey tidak terlalu bersinar karena Arsenal selalu memasangnya pada posisi yang kurang tepat.

Juventus akan meletakkan Ramsey sebagai 'mezzala' atau gelandang tengah yang bebas bergerak ke kiri dan ke kanan. Sama halnya dengan peranan yang dijalankan N'Golo Kante di Chelsea.

Sementara di Arsenal, Ramsey jarang dimainkan sebagai gelandang tengah. Sehingga, performa impresif Ramsey jarang terlihat.

Kehadiran Ramsey di Juve kemungkinan akan menggeser posisi Blaise Matuidi. Pemain 32 tahun itu dinilai telah menurun. Sementara, Ramsey yang jauh lebih muda masih punya stamina yang kuat. ''Ramsey pemain dengan teknik tinggi. Dia juga bisa menjadi jaminan gol,'' ujar Paratici.

Juventus memenangkan perburuan Ramsey dari sejumlah klub besar yang juga mengintai sang gelandang. Manchester United, Paris Saint-Germain, Bayern Muenchen, dan AC Milan dikabarkan juga mengejar pemain timnas Wales itu selama jendela transfer musim dingin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GGhtug
February 13, 2019 at 06:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GGhtug
via IFTTT

Jokowi Minta Khofifah Langsung Tancap Gas

Khofifah dan Emil Dardak resmi dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (13/2)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur masa jabatan 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2) sore. Usai pelantikan, Presiden meminta Khofifah segera bekerja untuk masyarakat.

"Ya secepatnya, secepat-cepatnya langsung tancap gas bekerja untuk masyarakat di Provinsi Jawa Timur, untuk Ibu Khofifah Indar Parawansa dan juga untuk Pak Emil Dardak. Semuanya, pesen saya tadi hanya satu, cepet. Gas, bekerja," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Sebelum pelantikan Khofifah mengajak masyarakat, khususnya warga Jawa Timur untuk kembali mempererat persatuan setelah pilkada selesai diselenggarakan. "Kami tentu mohon doa seluruh warga bangsa terutama warga Jawa Timur, proses pilkada sudah selesai. Mari kembali kita rajut kebersamaan kebersatuan dan kita guyub rukun membangun Jawa Timur yang makin berkemajuan ke depan," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N3YM53
February 13, 2019 at 06:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N3YM53
via IFTTT

Yamashita Dicoret dari Persib

Radovic juga enggan membocorkan pemain bidikannya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung tidak lagi menggunakan jasa pemain asal Jepang, Kunihiro Yamashita. Yamashita gagal masuk ke skuat Persib setelah selama dua pekan bergabung latihan.

Yamashita masih bergabung latihan rutin Persib di Lapangan Sabuga, Kota Bandung, Rabu (13/2). Pelatih Persib Miljan Radovic mengakui tidak membutuhkan jasa mantan pemain Perseru Serui.

"Dia pemain bagus tapi kami perlu penyerang Asia," kata Radovic usai latihan.

Persib memang masih menyisakan slot pemain Asia. Sebelumnya, slot pemain asing non-Asia sudah diisi oleh Ezechiel NDuoassel, Srdan Lopicic, dan Bojan Malisic. "Karena dia bagus dan mengerti situasi karena kalau saya pikir Persib perlu attacking Asia," jelasnya.

Dengan dicoretnya Yamashita dari tim, Persib masih membutuhkan bek tengah. Namun Radovic menolak untuk berkomentar lebih jauh mengenai posisi yang ditinggal oleh Victor Ibgonefo ini. "Anda harus tanya ke manajemen, saya juga harus tanya ke manajemen karena manajemen support saya untuk penyerang Asia," tutupnya.

Untuk posisi slot Asia, Radovic juga enggan membocorkan pemain bidikannya. Ia mengaku telah menyerahkan nama pada manajemen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2thJZuo
February 13, 2019 at 06:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2thJZuo
via IFTTT

Gubernur Minta Daerah Segera Perbaiki Jalur Evakuasi Merapi

Perbaikan ini dinilai sangat mendesak.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Seiring dengan musim penghujan, kerusakan jalur evakuasi di lereng Gunung Merapi yang ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah, semakin parah. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mengganggu jika jalur evakuasi tersebut dibutuhkan.

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Jawa Tengah yang dilaksanakan di Gedung B lantai 5, kompleks Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (13/2).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, jalur evakuasi di lereng Merapi –baik yang ada di wilayah Kabupaten Magelang, Klaten, maupun Boyolali kini mengalami kerusakan cukup parah.

Selain akibat dampak curah hujan yang tinggi, kerusakan jalur evakuasi ini juga banyak disumbang oleh tingginya aktivitas truk-truk angkutan galian C, yang ada di ke-tiga wilayah tersebut.

“Terutama oleh truk angkutan galian C (penambangan pasir) yang over dimensi dan over load (ODOL),” kata gubernur, di hadapan peserta rakor BPBD.

Untuk itu, gubernur meminta agar bantuan keuangan provinsi bisa diarahkan oleh masing-masing daerah untuk perbaikan jalur evakuasi bencana Gunung Merapi yang ada di tiga kabupaten tersebut.

Perbaikan ini dinilai sangat mendesak. Karena jika tidak segera diperbaiki, akan mengganggu dan membahayakan warga yang hendak mengungsi jika bencana kegunungapian di wilayah tersebut terjadi.

“Saya minta perbaikan jalur evakuasi ini bisa dilakukan sesegera mungkin setelah bantuan keuangan provinsi cair. Nanti perbaikan jalur evakuasi tersebut yang mengerjakan daerah masing-masing,” tegasnya.

Selain masalah jalur evakuasi yang sudah rusak, gubernur juga mengingatkan kepada ke-tiga daerah ini untuk terus memberikan edukasi tentang mitigasi kebencanaan kepada masyarakat di lereng gunung Merapi.

Termasuk memperkuat sistem koordinasi antarpemangku kepentingan dengan memanfaatkan radio komunitas. Karena kedua hal ini juga akan menjadi faktor penting untuk memperkuat mitigasi kebencanaan.

Sementara itu, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida menambahkan, aktivitas Merapi saat ini setelah erupsi besar pada 2010, sifatnya kembali ke karakter aslinya.

Yakni ditandai dengan terjadinya erupsi-erupsi kecil sebagai dampak dari aktivitas yang ada di kawah Merapi. “Kendati begitu, yang harus diwaspadai oleh masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana (KRB) justru adalah awan panas,” katanya.

Terpisah, Gayatri Indah Marliyani dari Fakultas Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menegaskan, terkait dengan persoalan Merapi, masyarakat juga perlu diajak membaca potensi kegempaan dan mitigasinya.

Hal ini penting agar masyarakat yang ada di kawasan lereng Merapi paham apa yang harus dilakukan jika bencana vukanologi mengancam. “Sebab, apapun bencananya, dampak paling besar adalah masalah ekonomi,” ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N5PZ2h
February 13, 2019 at 06:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N5PZ2h
via IFTTT

Saran KWI Terkait Polemik Aturan Bangun Rumah Ibadah

Pihaknya memandang PBM di lapangan sering disalahgunakan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peraturan Bersama Menteri (PBM) Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 kembali menjadi pembicaraan setelah PSI menyatakan ingin menghapuskannya. Salah satunya datang dari kalangan agamawan.

Pihak Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) memandang, PBM yang mengatur pendirian rumah ibadah itu tidak diperlukan. Hal itu disampaikan Ketua KWI Mgr Ignatius Suharyo saat ditanya tentang wacana penghapusan beleid tersebut.

"Semestinya, kalau masyarakat kita sungguh sudah menghayati Pancasila, aturan seperti itu mestinya tidak perlu lagi,” kata Ignatius Suharyo kepada Republika.co.id, Rabu (13/2).

Uskup Agung Jakarta itu menilai, PBM tersebut adalah suatu jalan tengah dalam hal pendirian rumah ibadah di Tanah Air. Sebab, peraturan itu melibatkan semua wakil dari majelis-majelis agama.

Namun, di lapangan PBM yang sama kerap disalahgunakan untuk membatasi atau bahkan mencabut kebebasan beribadah seorang warga negara

“Iya, nyatanya demikian (PBM itu sering disalahgunakan),” ujar sosok yang akrab disapa Romo Suharyo itu.

Sebagai contoh, sebutnya, untuk minta izin mendirikan rumah ibadath, seseorang dari umat agama tertentu sampai-sampai menunggu lebih dari 10 tahun. Bahkan, menurutnya ada yang harus menunggu hingga 24 tahun lamanya, meski semua syarat dan ketentuan untuk mendirikan rumah ibadah sudah cukup terpenuhi.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengumumkan keinginan untuk menghapus PBM tentang pendirian rumah ibadah. Partai bernomor urut 11 itu mengklaim, cita-cita tersebut sejalan dengan upaya melawan intoleransi di Tanah Air.

Ketua Umum PSI Grace Natalie menggolongkan deregulasi SKB itu ke dalam salah satu agendanya.

“Pertama, di tingkat nasional PSI akan mendorong deregulasi aturan mengenai pendirian rumah ibadah. PSI akan mendorong penghapusan Peraturan Bersama Menteri Mengenai Pendirian Rumah Ibadah,” kata Grace Natalie melalui keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (12/2).

Oleh karena itu, lanjut mantan jurnalis itu, pihaknya menyampaikan janji. Bila kader PSI terpilih dan menjadi wakil rakyat di parlemen, maka deregulasi PBM Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 akan segera terwujud.

Baca juga: PGI: Aturan Pendirian Rumah Ibadah Perlu Ditinjau Ulang

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SrRgXs
February 13, 2019 at 06:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SrRgXs
via IFTTT

Revitalisasi SMK di DIY Tingkatkan Daya Serap Lulusan

Pihak perusahaan juga diminta untuk mengajar di sekolah tersebut sebagai guru tamu.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Sekolah di DIY khususnya SMK (Sekolah  Menengah Keguruan) terus melakukan revitalisasi yakni bekerja sama dengan dunia usaha/industri. Revitalisasi sebagai upaya agar daya serap terhadap lulusan SMK itu tinggi.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, K Baskara Aji. Ia mencontohkan, revitalisasi ini yakni ketika SMK bekerja sama dengan Alfamart ada yang diberi nama kelas Alfamart. Kemudian, SMK yang bekerja sama dengan suzuki ada kelas Suzuki.

Demikian pula SMK bekerja sama dengan produsen alat berat Komatsu, maka kelasnya ada yang diberi nama Komatsu, dan seterusnya. “Hal ini untuk menjembatani supaya lulusan dari SMK di DIY segera memasuki dunia kerja dan tentu dari masing-masing perusahaan juga diminta untuk mengajar di sekolah tersebut sebagai guru tamu," jelasnya.

Selain pula pihak perusahaan diminta untuk membantu penyediaan peralatannya. Misalnya dari Daihatsu bila bekerja sama di salah satu SMK yang ada jurusan otomotifnya, maka alat-alatnya juga menggunakan alat dari Daihatsu.

Ia mengakui setelah adanya revitalisasi tersebut, jumlah lulusan SMK dari DIY yang terserap di dunia kerja  terjadi peningkatan. “Kalau dulu anak SMK yang masuk lulusan dunia kerja dalam tahun pertama setelah lulus sekitar 50 persen, tapi sekarang sekitar 62-63 persen."

Sebenarnya, lanjut dia, penerapan revitalisasi ini sudah dilakukan sejak sekitar 3-4 tahun yang lalu. Aji, sapaan akrabnya, yang juga Ketua PGRI DIY ini menambahkan, karena keberhasilan tersebut, maka dalam pekan ini Pemda DIY yang diwakilkan kepala Disdikpora DIY diminta untuk melakukan presentasi di Jakarta tentang best practise terkait revitalisasi SMK di DIY.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DD5NFu
February 13, 2019 at 06:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DD5NFu
via IFTTT

Penggembala pun tak Luput dari Teror Pemukim Ekstrem Yahudi

Satu penggembala dirawat di rumah sakit, dua lainnya ditahan aparat Israel.

REPUBLIKA.CO.ID, TUBAS – Para pemukim Israel menyerang seorang warga Palestina yang tengah menggembala domba di Desa Al Farisiya, Lembah Jordan Utara pada Selasa (12/2). 

Aref Daraghmeh selaku pejabat yang bertugas memantau kegiatan pemukiman Israel di kawasan tersebut mengatakan, para pemukim ilegal Israel yang membangun hunian di desa Farisiya itu mengejar penggembala Palestina dan menyerangnya.   

“Daraghmeh mengidentifikasi penggembala yang diserang itu bernama Barakat Ali Daraghmeh (35 tahun). Penggembala itu pun langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di Tubas untuk menerima perawatan medis,” seperti dilansir Maan News pada Rabu (13/2). 

Sementara itu, penduduk setempat mengatakan bahwa pasukan Israel sempat menghalangi ambulans dari Bulan Sabit Merah (PRCS) untuk mengevaluasi Barakat selama hampir satu jam. 

Daraghmeh mengatakan, akibat serangan tersebut, penggembala Palestina itu mengalami memar dan luka-luka di sekujur tubuhnya.  

Sementara itu pasukan Israel menahan dua penggembala Palestina lainnya di Desa itu juga. Mereka yakni Louay Zahdi Daraghmeh dan Ali Kheiri Daraghmeh.   

Sekitar 500 ribu sampai 600 ribu warga Israel tinggal di pemukiman yang berada di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Masyarakat Internasional pun mengecam adanya pengumuman tentang perluasan pemukiman tersebut lantaran melanggar hukum internasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SzE7f1
February 13, 2019 at 06:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SzE7f1
via IFTTT

Kiai Hasan: Golput, Cuek, Apatis tak Dibenarkan dalam Islam

Arti kepemimpinan dalam Islam adalah bentuk kemutlakan yang tidak bisa ditinggalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan kewajiban bagi umat Islam untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu legislatif dan pemilihan presiden 2019. Imbauan ini sebagai bentuk sikap tanggung jawab identitas kebangsaan.

Anggota Dewan Pertimbangan MUI KH Hasan Abdullah Sahal mengatakan dalam Islam, arti kepemimpinan merupakan bentuk kemutlakan yang tidak bisa ditinggalkan. Bahkan, sikap golput mencerminkan kepribadian yang apatis.

“Kepimpinan tidak bisa ditinggalkan, makanya jangan golput. Golput artinya cuek, tidak dibenarkan, apatis. Islam itu hidup untuk bertanggung jawab. Apatis tidak menghasilkan apa-apa kecuali menyesal dan menyesalkan, kecewa dan mengecewakan,” ujarnya saat acara ‘Rapat Pleno ke 35 Dewan Pertimbangan MUI Penyelenggaraan Pemilu/Pilpres 2019 yang Jujur, Adil dan Profesional’ di Gedung MUI, Rabu (13/2).

Menurutnya, masyarakat Indonesia harus bersikap dewasa dalam penyelenggaraan Pemilu tahun ini. Hal ini semata-mata tidak melihat visi misi pasangan capres dan cawapres dalam lima tahun mendatang. “Menyikapi suasana yang panas lebih baik menyikapi dengan kedewasaan. Kita melihat Pemilu jangan berpikir hanya untuk lima tahun ke depan. Identitas bangsa dan kebangsaan, keumatan, kenegaraan untuk selamanya sehingga Indonesia merdeka dan martabat,” ucapnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Indonesia tidak menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam penyelenggaraan Pemilu. Sebab, Pemilu merupakan tanggung jawab bersama, di mana masyarakat Indonesia dapat turut mengawasi dan mengawal proses Pemilu agar berjalan dengan lancar.

“Pemilu bukan pesta demokrasi tetapi acara amanat kepimpinan umat. Jangan sampai kita golput karena rugi dan merugikan. Lalu langkah ke langkah perlu diperhatikan KPU dan Bawaslu dan semua ikut berpartisipasi, tidak ada saling menyalahkan,” ungkapnya.

Sementara Anggota Kordiv Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu M Afifudddin menambahkan saat ini proses Pemilu sudah sangat terbuka. Dalam artian masyarakat bisa mengkritisi penyelenggara, partai politik dan mengetahui visi misi calon legislatif dan presiden.

“Pemilu sekarang ini sudah sangat terbuka, apa yang tidak bisa dilihat sekarang ini. Artinya dengan proses yang sudah sangat terbuka ini kalau orang baik tidak menggunakan hak pilih jangan sampai Pemilu jatuh kepada orang-orang yang tidak baik. Itulah kami tidak sarankan,” ucapnya.

Menurutnya, kondisi proses Pemilu sekarang ini juga sudah berbeda dengan Pemilu beberapa tahun silam, terutama dalam menggunakan hak pilihanya. Dulu masyarakat Indonesia masih merasa apatis dengan proses Pemilu sekaligus partai politik. “Situasi menggunakan hak pilih tidak seperti dulu, di mana orang apatis dengan proses, apatis dengan partainya. Jadi hal paling baik, berpartisipasi tetapi kami tidak bisa melarang tidak menggunakan hak pilih, karena bagian dari hak menggunakan hak pilih,” ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SPaSEu
February 13, 2019 at 06:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SPaSEu
via IFTTT