Pages

Showing posts with label 2019 at 06:50PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 06:50PM. Show all posts

Monday, May 20, 2019

Para Juara Liga Top Eropa: Dominasi Tim Musim Lalu

Pemenang lima liga top Eropa bisa secara bersamaan mempertahankan gelarnya musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh Reja Irfa Widodo

Pesta Bayern Muenchen di Stadion Allianz Arena, Sabtu (18/5) waktu setempat, menandakan berakhirnya Bundesliga musim ini. Der Bayern sukses meraih titel Bundesliga sekaligus memperpanjang dominasinya dalam tujuh musim terakhir di singgasana Bundesliga.

Keberhasilan Muenchen memastikan gelar juara Bundesliga sekaligus melengkapi empat juara lainnya di lima liga top Benua Eropa. Di antara lima liga paling bergengsi di Benua Eropa, Bundesliga memang menjadi kompetisi yang paling akhir dalam menen tukan tim terbaik. Sebelumnya, Ligue 1, La Liga, Seri A, dan Liga Primer Inggris sudah lebih dahulu menemukan jawara musim ini.

Namun, rasanya tidak ada yang berbeda dalam barisan pemenang di lima liga top Eropa musim ini dibanding pada musim lalu. Pada musim ini, pemenang di lima liga top Eropa merupakan juara bertahan di tiap-tiap kompetisi.

Laman penyedia statistik olahraga Opta pun mencatat, untuk kali pertama dalam sejarah sepak bola Eropa, pemenang lima liga top Eropa bisa secara bersamaan mempertahankan gelarnya pada musim ini. Paris Saint-Germain (PSG) di pentas Ligue 1, kemudian Barcelona di panggung La Liga, Juventus di kancah Seri A, Manchester City di pentas Liga Primer Inggris, dan akhirnya Bayern Muenchen di ajang Bundesliga.

Bahkan, dua dari lima tim tersebut merupakan juara liga selama lebih dari lima musim secara beruntun, yaitu delapan tahun untuk Juventus dan tujuh musim bagi Muenchen. Sementara itu, untuk PSG, Barcelona, dan Manchester City, titel liga musim ini merupakan gelar kedua secara beruntun.

Jika ditilik lebih dalam, ada sejumlah alasan yang bisa dikemukakan terkait dominasi tim-tim tersebut di kompetisi liga masing-masing. Kendati bakal terpengaruh dengan corak, kondisi, dan situasi persaingan yang berbeda di tiap-tiap liga, ada sejumlah faktor yang bisa ditarik sebagai penyebab umum dari kecenderungan dominasi sebuah tim di kompetisi liga.

Mulai dari kesiapan dan kedalaman skuat juara bertahan, minimnya persaingan yang diberikan kontestan lain di liga tersebut, hingga disparitas kekuatan ataupun kualitas pemain juara bertahan dengan tim-tim lain di liga tersebut. Untuk poin terakhir, dominasi PSG di Ligue 1 dapat menjadi contoh yang konkret.

Bahkan, saat masih mengantongi laga tunda, Les Parisien sudah bisa memastikan gelar Liga Prancis saat Ligue 1 memasuki pekan ke-33. Kegagalan Lille memetik poin penuh kala ditahan Toulouse membuat raihan poin PSG tidak mungkin dikejar lagi oleh Lille. Les Parisien pun mengantongi keunggulan 16 poin hingga Ligue 1 menyelesaikan pekan ke-34.

Dari tanah Inggris, dominasi Manchester City sepertinya baru akan dimulai. Keberhasilan meraih semua gelar domestik musim ini seolah menjadi penanda era baru dari dominasi the Citizen pada musim-musim berikutnya. Namun, tidak seperti di La Liga ataupun Ligue 1, the Citizen masih harus berjuang keras hingga pekan terakhir Liga Primer Inggris demi bisa memastikan raihan gelar juara.

Kondisi ini tidak terlepas dari persaingan sengit yang dihadirkan Liverpool sepanjang Liga Primer Inggris musim ini. Konsistensi City coba terus disamai oleh the Reds. Bahkan, pada musim ini Liverpool menjadi tim pertama di kancah Liga Primer Inggris yang gagal menjadi juara setelah hanya menelan satu kekalahan dan telah mengoleksi 97 poin.

Bagi pelatih Manchesater City, Pep Guardiola, capaian Liverpool pada musim ini merupakan sinyal `'perlawanan'' dari tim asal Merseyside tersebut terkait usaha dominasi the Citizen. Namun, keinginan untuk bisa melanjutkan dominasi di Liga Primer Inggris terlalu menggoda bagi the Citizen.

Mereka telah membantu kami menjaga standar permainan kami. Apa yang kami lakukan pada musim lalu meningkatkan standar kompetisi ini. Liverpool telah menjaga standar mereka, kata dia. (ed: gilang akbar prambadi)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JteOX5
May 20, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JteOX5
via IFTTT

Sunday, May 12, 2019

Rakitic Tegaskan akan Tetap Berkostum Barcelona

Rakitic membantah rumor dirinya akan hengkang dari Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Ivan Rakitic akhirnya berbicara tentang masa depannya. Ia memastikan ingin terus berkostum Barcelona.

Rumor yang mengatakan Rakitic bakal meninggalkan Camp Nou terus berhembus beberapa waktu terakhir. Terutama setelah tersingkirnya Raksasa Katalan dari ajang Liga Champions.

"Saya hanya fokus di Barcelona, dan tinggal di sini selama bertahun-tahun ke depan," kata penggawa tim nasional Kroasia, dikutip dari Marca, Ahad (12/5).

Selanjutnya ia membahas targetnya di sisa musim. Ia berharap Blaugrana mampu meraih trofi Copa del Rey. Itu melengkapi kegemilangan mereka pada ajang La Liga. Kemudian menjadi obat pelipur lara pasca kekalahan dari Liverpool di Eropa.

"Saya ingin memenangkan gelar ganda," ucapnya.

Sejumlah tim dikaitkan dengan pesepak bola 31 tahun itu. Sebelumnya ada Paris Saint Germain, dan Juventus. Kini Inter Milan disebut-sebut bakal menampung Rakitic. Manajemen Nerazzurri menyiapkan dana 50 juta euro (Rp 800 an miliar) demi menggaet eks jagoan Sevilla itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JeDXVx
May 12, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JeDXVx
via IFTTT

Tuesday, May 7, 2019

BNNP Jabar Bongkar Sindikat Narkotika Modus Baru

Ganja dimasukan ke dalam mobil dan diderek agar terkesan mogok.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat membongkar sindikat narkotika jenis ganja dengan modus baru. Dari dua anggota sindikat yang diringkus petugas Bidang Pemberantasan (Berantas) BNNP Jabar disita sebanyak 70 kilogram daun ganja kering siap edar. Modus operansi sindikat ini terbilang baru.

"Ini modus baru dalam peredaran narkotika," kata Kepala BNNP Jabar, Brigjen Pol  Sufyan Syarif dalam keterangannya kepada para wartawan, Selasa (7/4).

Modus operandi yang dijalankan tersangka RA (26 tahun) dan MS (23), kata Sufyan, yaitu dengan memasukan ganja ke dalam ban mobil Kijang Innova warna hitam Nopol BK 1636 ZV. Mobil Innova tersebut kemudian dinaikkan ke atas mobil towing (mobil derek) agar terkesan mogok. Kendaraan tersebut meluncur dari Jakarta menuju Bogor.

Petugas BNNP Jabar yang sudah mengetahui keberadaan mobil tersebut membututinya dari Jakarta hingga tempat kejadian perkara (TKP) pemyergapan di Jl Babakan Baru Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Penangkapan berlangsung Senin (29/4) sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat digerebek di TKP, petugas BNNP Jabar langsung melakukan penggeledahan terhadap empat ban mobil Toyota Innova yang ada di atas mobil towing. Setelah dibuka di dalam empat ban mobil tersebut ditemukan paket besar daun ganja siap edar. Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka di TKP, terungkap satu ban serep mobil tersebut juga berisi daun ganja. Hanya saja ban serep tersebut sudah dikirim ke rumah kontrakan T (DPO) di kawasan Sukabumi. Setelah dilakukan penggerebekan di rumah T petugas hanya menemukan ban serep berisi ganja.

"Penghuni rumah kontrakan berinisial T berhasil kabur sebelum petugas tiba di lokasi,"ujar Sufyan.

Petugas, kata Sufyan, masih mengejar DPO T yang diduga melarikan diri ke wilayah Jakarta. Dari hasil pemeriksaan terhadap dua tersangja ganja tersebut sedianya akan diedarkan di wilayah Bogor dan Sukabumi. Dengan disitanya 70 kilogram daun ganja tersebut menyelamatkan sebanyak 420 ribu jiwa dari pengaruh negatif narkotika jenis ini. " Sebanyak 420 ribu jiwa warga Jabar terselamatkan dengan disitanya ganja tersebut," kata dia.

Ketua MUI Jabar, Prof KH Rachmat Syafe'i yang haadir dalam rilis di kantor BNNP Jabar, Jl H Hasan No 1 Soekarno- Hatta Kota Bandung, mengapresiasi petugas dalam mengungkap kasus tersebut.

"Tugas BNNP Jabar dalam memberantas peredaran gelap narkotika harus didukung seluruh elemen masyarakat karena menyelamatkan generasi bangsa. Tugas mulai ini harus terus ditingkatkan," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DVhIPU
May 07, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DVhIPU
via IFTTT

Wiranto Klarifikasi Wacana Tim Hukum Nasional

Wiranto menyebut tim yang akan dibuatnya adalah tim di bidang masalah hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengklarifikasi pernyataannya terkait pembentukan Tim Hukum Nasional. Tim tersebut dibentuk bukan sebagai badan baru, tetapi sebagai tim bantuan di bidang hukum untuk pengendalian masalah hukum dan keamanan nasional.

"Itu bukan tim nasional, tapi tim bantuan di bidang hukum yang akan menyupervisi langkah-langkah koordinasi dari Kemenko Polhukam," ungkap Wiranto di kantornya, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/5).

Tim itu nantinya, kata Wiranto, akan menjadi tim bantuan hukum yang ada di bawah Kemenko Polhukam. Tim yang akan membantu dalam rangka sinkronisasi, harmonisasi, dan pengendalian masalah hukum dan keamanan nasional.

Tim tersebut akan berisi para profesor, doktor, dan pakar hukum dari berbagai universitas dan lembaga. Mereka akan membantu Kemenko Polhukam untuk memilah tindakan mana saja yang bisa dan tidak bisa dianggap melanggar hukum.

Wiranto menerangkan, saat ini banyak aktivitas-aktivitas yang seharusnya sudah masuk kategori melanggar hukum dan ditindak tetapi tidak ditindak karena jumlahnya yang begitu banyak. Banyaknya jumlah aktvitas itu mempersulit pemilahan secara singkat mana saja yang melanggar dan tidak melanggar hukum.

"Nah kita butuh tim bantuan itu. Bukan berarti secara formal dan secara organisasi kemudian kita abaikan, tidak. Kita memang ada, pemerintah punya lembaga-lembaga hukum yang sudah formal dalam ketatanegaraan Indonesia kan ada," tuturnya.

Menurut mantan Panglima ABRI ini, tim tersebut akan melihat permasalahan yang ada dari sudut pandang masyarakat, yakni masyarakat intelektual yang memiliki pemahaman terhadap hukum. Berbeda dengan kepolisian, kejaksaan, dan lembaga hukum formal lainnya.

"'Ayo, coba Anda nilai sendiri aktivitas masyarakat seperti ini sudah melanggar hukum atau tidak?' Kalau mereka mengatakan, 'Oke Pak, sudah melanggar hukum itu,' Oke kita bertindak. Jadi kita kompromikan (dahulu)," terang dia.

Ia menjelaskan, hukum merupakan kesepakatan kolektif yang dibangun untuk menjaga ketertiban dan keteraturan saat hukum itu dibentuk. Ketika kondisi lingkungan sudah berubah, termasuk di dalamnya teknologi, maka hukum terkadang tidak bisa mengejarnya.

"Maka perlu sekarang ahli-ahli hukum kumpul untuk mencerna langkah-langkah, tindakan apa yang harus dilakukan untuk pelanggar hukum yang sudah menggunakan suatu instrumen baru, yang tidak tercakup dalam hukum dan undang-undang," katanya.

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid menilai sangat tidak pas usulan Wiranto tersebut dalam iklim demokrasi. Menurutnya, apabila tim itu benar-benar dibentuk dan diarahkan untuk meredam suara-suara kritis yang sah, maka konsekuensinya jumlah orang yang dituntut secara kriminal dari tahun ke tahun bisa meroket di negara ini.

"Karenanya, Presiden perlu menegur Menko Polhukam dan segera menegaskan bahwa pembentukan tim itu tidak diperlukan," katanya kepada wartawan, Selasa (7/5).

Mantan Koordinator Komite untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) ini mengingatkan, pemerintah Indonesia tidak boleh menggunakan tindakan keras terhadap pihak-pihak yang berseberangan. Pemerintah seharusnya membiarkan seseorang baik warga biasa, aktivis maupun tokoh oposisi untuk mengekspresikan pendapat mereka tentang pemerintah atau tentang lembaga negara.

"Kecuali terhadap hasutan-hasutan untuk berbuat kekerasan maupun ujaran kebencian dengan memanipulasi identitas agama, suku, ras dan asal-usul kebangsaan," katanya.

Sebelumnya pada Senin (6/5), Wiranto mewacanakan Tim Hukum Nasional untuk merespons tindakan, ucapan, maupun pemikiran tokoh yang mengarah ke perbuatan melawan hukum. Yang kemudian menuai polemik adalah rencana mengkaji dan mengancam pidana para tokoh yang memaki dan mencerca Presiden.

"Tidak bisa dibiarkan rongrongan terhadap negara yang sedang sah, bahkan cercaan, makian, terhadap presiden yang masih sah sampai nanti bulan Oktober tahun ini masih menjadi Presiden. Itu sudah ada hukumnya, ada sanksinya," tutur dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WuRf34
May 07, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WuRf34
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik

Ekspor sayuran 2018 meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, KARANGANYAR -- Kementerian Pertanian (Kementan) menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik. Salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Hal ini penting mengingat sayuran organik memiliki potensi pasar supermarket bahkan bisa ekspor sehingga dipastikan mendongkrak kesejahteraan petani dan pendapatan nasional.

Direktur Jenderal Hortikultura Suwandi membeberkan Indonesia sangat kaya akan komoditas tanaman sayuran. Buktinya, berbagai jenis tanaman sayuran yang tersebar di berbagai daerah, salah satunya yang tengah dikembangkan di Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah

"Daerah ini menjadi sentra tanaman sayuran organik dengan berbagai jenis tanaman pakcoy, seledri, kacang capri, cabai, wortel, bawang daun dan lainnya,, disamping sayuran biasa" demikian dikatakan Suwandi saat meninjau tanaman sayuran di Desa Nglebak, Sabtu (20/4).

Dirjen ditemani Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar Supramnaryo dan para petani sayur. Mereka memotivasi para petani agar konsisten bercocok tanam.

Tingkatkan produksi

Tanaman sayuran tumbuh subur di dataran tinggi, seperi di Brastagi, Solok, Kerinci, Puncak, Lembang, Pangalengan, Ciwidey, Magelang, Sleman, Wonosobo, Tawangmangu, Batu malang, Enrekang, Modoinding dan lainnya.

"Kita targetkan dan dorong sayuran berkualitas, sayuran organik, ramah lingkungan dan menyehatkan, hingga masuk supermarket dan bahkan ekspor agar pendapatan petani dan negara meningkat," ujarnya.

Target ini pasti bisa diwujudkan. Karena baby buncis, capri, edamame, kubis dan 30an jenis sayuran lainnya memiliki daya saing yang tinggi dan sudah diekspor. Ekspor sayuran 2018 naik lebih tinggi dibandingkan 2017.

Tanaman sayuran identik dengan sehat dan segar, di Tawangmangu ini daerah dataran tinggi, udara sejuk, tumbuh berbagai jenis sayuran, bahkan banyak juga tanaman obat dan hias. "Di sini letak strategis dan juga menjadi tujuan wisata," terangnya.

Pengalaman petani

Hartono, petani sayuran organik Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar mengatakan para petani menanam organik sayuran pakcoy, seledri, kacang capri, cabai merah dan lainnya. Ditanam tumpangsari antar sayuran, lahan sayur di sini masih tersebar kecil kecil (spot spot) dan sudah diatur pola tanam sehingga pasokan bisa kontinue.

"Untuk organik harga lebih mahal, misal seledri dalam ikat seberat 2 ons, harga 5 ikat setara Rp 27.500 per kg, hal sama untuk pakcoy harga Rp 15.000 per kg dan kacang capri Rp 50.000 per kg," katanya.

Hartono menyebutkan biaya produksi organik lebih efisien karena tidak dipupuk dan pestisida kimiawi, misal pakcoy organik biaya total Rp 5.000 perkg. Sayur organik ini sudah sarana pasca panen dan packingnya, rutin masuk swalayan atau supermarket, sedangkan sayuran non organik masuk pasar biasa (pasar tradisional). 

"Ini lumayan menguntungkan. Kami terus berupaya memperluas tanam organik," jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar, Supramnaryo menuturkan kawasan pertanian di Tawangmangu ini tidak hanya menjadi sentra budidaya sayur-sayuran. Seperti sayuran organik pockcay capri, seledri dan berbagai jenis sayuran lainnya, tetapi juga sentra tanaman hias seperti krisan, anggrek, antorium, bonsai dan 130 jenis tanaman hias lainnya yang melibatkan 850 pedagang memasok ke seluruh Indonesia.

"Desa Nglebak sentra sayuran organik sedangkan Desa Nglurah dinobatkan sebagai desa wisata tanaman hias di Tawangmangu," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XqcZx2
April 20, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XqcZx2
via IFTTT

Thursday, April 18, 2019

Indonesia Tinggalkan Jebakan Kelas Menengah pada 2034

Indonesia diprediksi menjadi kontributor pertumbuhan ekonomi ke-5 di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memprediksi, manfaat bonus demografi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai puncaknya pada 2030. Indonesia juga diprediksi akan meninggalkan middle income trap dan menjadi ekonomi tinggi pada 2034. Pada 2045, 100 tahun setelah kemerdekaan, Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat.

Bambang mengatakan, World Economic Forum pada 2017 bahkan memprediksi Indonesia sebagai kontributor pertumbuhan ekonomi dunia terbesar kelima setelah China, Amerika Serikat, India, dan Euro Zone. "Dalam periode 2017-2019, ekonomi global akan berkembang sebesar 6,5 triliun dolar AS, di mana Indonesia berkontribusi sebesar 2,5 persen terhadap perkembangan tersebut," ujarnya melalui siaran pers yang diterima Republika.co.id, Kamis (18/4). 

Prediksi tersebut disampaikan Bambang saat menghadiri Breakfast Meeting bertajuk Sustainable Development Goals (SDGs) Investment Opportunities in Indonesia: Infrastructure and Social Sectors yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat, Selasa (16/4). Kini, Indonesia juga telah bergabung dalam the Trillion Dollar Club Countries, yakni sebutan bagi negara dengan Produk Domestik Bruto di atas 1 triliun dolar AS per tahun. Dalam lingkup tersebut, Indonesia bersanding dengan Korea Selatan, Rusia, Spanyol, Australia, dan Mexico.

Mengacu pada besarnya PDB, Indonesia menempati peringkat ke-16 sehingga menjadi anggota negara-negara G20. Dalam hal kemudahan melakukan bisnis atau Ease of Doing Business (EoDB), Bambang menuturkan, Indonesia telah menunjukkan kenaikan yang sangat signifikan. "Fakta tersebut terlihat dari peringkat Indonesia yang melesat sebesar 34 basis poin, dari 106 ke-72  dalam kurun waktu dua tahun saja atau 2016-2018," tuturnya.

Bambang mengatakan, beberapa perubahan paling signifikan adalah Indonesia telah memperbaiki iklim bisnis, mengurangi prosedur perizinan dan mengimplementasikan sistem layanan daring. Selain itu, juga mengurangi regulasi yang tumpang tindih dengan melaksanakan manajemen risiko terintegrasi. 

Sejumlah agensi pemeringkat kredit seperti Japan Credit Rating, Moody, S&P, Fitch bahkan telah memberikan Indonesia peringkat stabil dalam hal investment grade. Menurut Bambang, peringkat tersebut telah melebihi target investasi di Indonesia. Investasi di kuartal keempat pada 2018 naik tujuh persen apabila dibandingkan pada periode yang sama di tahun lalu. Meskipun, total investasi dari Januari hingga Desember 2018 hanya naik sedikit, yaitu sebanyak 4,1 persen.

Bambang mengatakan, rasio utang Indonesia pun masih lebih baik dari rata-rata negara lain dengan kapasitas yang sama, yakni senilai 37,7 persen. Indonesia juga telah berkomitmen untuk memperbaiki iklim bisnis sejak 2015. Beberapa usaha yang telah dilakukan, di antaranya adalah implementasi One Stop Service yang mengintegrasikan layanan 21 kementerian/lembaga,  serta implementasi One Single Submission untuk perizinan investasi. 

Bambang menilai, Indonesia sangat serius dalam menerapkan pembangunan dengan prinsip berkelanjutan. Sebab, target dan indikator Sustainable Development Goals (SDGs) tak hanya menyasar pada pembangunan fisik semata, juga pembangunan sosial, manusia, budaya, dan lingkungan. "Bukti keseriusan Indonesia salah satunya dibuktikan dengan nilai proyek pembangunan berkelanjutan Indonesia atau Indonesia's Sustainable Development Project 2018-2020 yang tercatat senilai 31,460 juta dolar AS," ucapnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ICPRas
April 18, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ICPRas
via IFTTT

Tuesday, April 16, 2019

Desa Berdaya Subang Dapat Superqurban dari Rumah Zakat

Tim Puska Rumah Zakat juga melakukan uji coba kuisioner dan aplikasi penelitian.

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG -- Tim Pusat Kajian (Puska) Kebaikan Rumah Zakat melakukan uji coba kuisioner dan aplikasi penelitian di Desa Berdaya Dawuan Kidul. Desa Berdaya Dawuan Kidul terletak di wilayah kecamatan Dawuan, kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Tim Pusat Kajian (Puska) Kebaikan Rumah Zakat berangkat dari Kantor Rumah Zakat menuju lokasi pukul 07.15 WIB, dan memakan waktu kurang lebih 1,5 jam untuk tiba di sana. Tim sampai di lokasi sekitar pukul 09.00 pagi.

Sesampainya di sana, tim disambut oleh Fasilitator yang bertugas di sana beserta istrinya. Tujuan tim Puska mengunjungi Desa Berdaya ini adalah untuk melakukan uji coba penelitian untuk Rumah Zakat sekaligus mendistribusikan kornet Superqurban.

"Alhamdulillah, kami disambut dengan hangat oleh warga Desa Berdaya Dawuan Kidul khususnya yang menjadi responden pada uji coba kali ini. Wawancara berlangsung dengan lancar dan mengalir, banyak hikmah dan pelajaran yang didapatkan dari cerita-cerita warga tersebut. Tak kalah berkesan adalah ketika melihat mereka sangat senang ketika mendapatkan kornet sapi superqurban dari Rumah Zakat," ujar Fitri salah satu anggota tim Puska, seperti dalam siaran persnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DgRXcN
April 16, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DgRXcN
via IFTTT

Monday, April 15, 2019

Elnusa Berangkatkan Karyawan Berprestasi ke Tanah Suci

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- PT Elnusa Tbk (ELNUSA) melalui anak usahanya, PT Elnusa Petrofin (EPN) kembali memberikan penghargaan kepada para karyawan berprestasi periode 2018. Penghargaan itu berupa perjalanan ibadah ke Tanah Suci sesuai dengan agama karyawan yang dianut. 

Penghargaan ini diberikan kepada 67 karyawan yang sebagian besar terdiri dari Awak Mobil Tanki (AMT) BBM. Sebanyak 55 AMT yang diberikan penghargaan merupakan AMT berprestasi yang terpilih dari 4.900 AMT yang tersebar di seluruh Indonesia. Penganugrahan ini digelar di Graha Elnusa Jakarta, Selasa (9/4).

Sejak 2015 sampai dengan saat ini, perusahaan telah berangkatkan 232 karyawan berprestasi. Tahun ini, sekitar 52 karyawan beragama Islam berangkat ke Tanah Suci Makkah, 12 karyawan Kristen ke Jerusalem dan 3 karyawan Hindu ke India. Adapun kriteria karyawan berprestasi yang diberangkatkan dinilai dari aspek kinerja keselamatan dan kesehatan kerja. 

“Penghargaan ini diberikan sebagai langkah nyata perusahaan dalam memberikan apresiasi kepada para AMT dan karyawan berprestasi secara keseluruhan. Penghargaan diharapkan juga dapat mendorong karyawan lebih produktif sekaligus meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan," kata Direktur Utama EPN Haris Syahrudin, dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Senin (15/4).

Usman, salah satu AMT berprestasi yang akan berangkat ke Mekkah mengatakan, sangat bersyukur menjadi bagian dari Insan ELNUSA dan terpilih menjadi karyawan berprestasi. "Tidak banyak perusahaan yang memberikan perhatian besar kepada karyawannya khususnya dalam hal keagamaan seperti ini," ujarnya.

Program perjalanan ibadah ini merupakan salah satu bentuk apresiasi perusahaan untuk karyawan dalam memberikan motivasi dan semangat kerja demi mendukung kegiatan migas di Indonesia.

Berita Terkait

ELNUSA adalah perusahaan jasa energi dengan kompetensi inti pada jasa hulu migas yaitu jasa seismik (geoscience services: land, transition & marine zone serta data processing), jasa pengeboran & pemeliharaan lapangan migas (drilling & oilfield services), jasa engineering, procurement, construction & operation maintenance (EPC-OM), serta jasa penunjang lainnya. 

Saat ini ELNUSA melayani perusahaan migas nasional maupun internasional, antara lain Pertamina Group, British Petroleum, Conoco Phillips dan lain-lain. ELNUSA memiliki enam anak perusahaan yang bergerak dalam bisnis jasa penunjang migas, jasa distribusi & logistik energi dan jasa penunjang lainnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UHpAiJ
April 15, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UHpAiJ
via IFTTT

Sunday, April 14, 2019

Ani Yudhoyono Gunakan Hak Pilihnya di RS Singapura

Ani Yudhoyono yang sedang menjalani perawatan tampak mencoblos di rumah sakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Istri presiden keenam RI Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019, Ahad (14/4). Dalam foto yang diterima wartawan, Ahad (14/4) sore, Ani Yudhoyono yang sedang menjalani perawatan tampak mencoblos di National University Hospital Singapura.

"Hari ini tanggal 14 April 2019 Ibu Ani Yudhoyono menggunakan hak pilihnya di Singapura. Meskipun sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Ibu Ani Yudhoyono berpartisipasi dalam Pemilu ini untuk masa depan Indonesia yang lebih baik," kata Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik.

Beberapa petugas TPS PPLN Singapura diketahui mendatangi tempat perawatan istri SBY) itu. Pada saat menggunakan hak pilihnya di bilik suara, SBY dengan setia mendampingi Ani Yudhoyono.

Setelah Ani Yudhoyono mencoblos dua surat suara untuk Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, surat suara tersebut dimasukkan di kotak suara dengan disaksikan petugas. Rachland yang turut membagikan momen Ani Yudhoyono mencoblos di Singapura menyampaikan doa dari Ibu Negara dua periode tersebut.

"Doa ibu Ani Yudhoyono untuk kelancaran pemilu yg damai di negeri tercinta. Salam hangat," katanya lagi.

Sementara SBY menggunakan hak pilihnya di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura. Ia yang menggunakan kemeja biru nampak didampingi Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat menggunakan hak pilihnya tersebut.

Pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan bertahap sejak 8 sampai 14 April 2019. Pemungutan suara di luar negeri lebih awal dari pemungutan suara di dalam negeri.

Untuk di Singapura, pemungutan suara akan dilaksanakan pada Ahad (14/4). Namun, penghitungan suara tetap dilakukan serentak pada 17 April 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UeGWy1
April 14, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UeGWy1
via IFTTT

Wednesday, April 10, 2019

In Picture: Kampanye Terbuka Prabowo di Solo

Kampanye terbuka tersebut dihadiri partai pendukung, relawan dan tokoh koalisi.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan kampanye terbuka di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019).

Kampanye terbuka bertema "Prabowo Menyapa" tersebut dihadiri partai pendukung, relawan dan tokoh nasional Koalisi Adil Makmur. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UbEEQ9
April 10, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UbEEQ9
via IFTTT

Saturday, March 30, 2019

Solskjaer Sebut Pogba dan Rashford Penting untuk MU

Pogba dan Rashford dilaporkan menjadi incaran Real Madrid dan Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengatakan kepada Paul Pogba dan Marcus Rashford bahwa mereka vital untuk masa depan klub. Pogba dan Rashford dilaporkan menjadi incaran Real Madrid dan Barcelona.

Solskjaer ditunjuk sebagai manajer permanen United pada Kamis (28/3) dan pelatih berusia 46 tahun itu ingin merombak skuatnya pada bursa transfer musim panas setelah dijanjikan mendapatkan dana sebesar 250 juta poundsterling (sekitar Rp 4,63 triliun). Namun Pogba dan Rashford tetap dalam kerangka tim inti yang dinginkannya. Sementara pemain baru yang dinginkannya adalah Jadon Sancho dari Borussia Dortmund.

"Tujuan kami sebagai klub adalah mencapai prestasi yang telah kami lakukan pada masa lalu dan itulah harapan di sini," kata Solskjaer yang dikutip Mirror, ketika ditanya apakah Rashford dan Pogba dapat mewujudkan ambisi mereka di United. "Tentu saja kami berharap dapat membangun tim yang cukup kuat untuk tercatat dalam sejarah klub." 

Pogba telah dikaitkan dengan Real Madrid asuhan Zinedine Zidane, sedangkan Barcelona mengincar Rashford untuk mencati pengganti jangka panjang Luis Suarez.

Sementara Pogba mengatakan keseriusannya tentang bergabung dengan Madrid musim panas ini, sejumlah laporan menunjukkan bahwa Rashford siap untuk berkomitmen jangka panjang kepada Iblis Merah. Rashford, yang kontraknya habis musim panas 2020, tidak tertarik pada untuk pindah ke Nou Camp meski banyak spekulasi tentang masa depannya baru-baru ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YD2ury
March 30, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YD2ury
via IFTTT

Saturday, March 23, 2019

Van Marwijk Punya Misi Loloskan UEA ke Piala Dunia 2022

Van Marwijk berada di tribun penonton saat UEA mengalahkan Arab Saudi 2-1.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bert van Marwijk punya satu misi besar saat menjalani tugas barunya menangani tim sepak bola Uni Emirat Arab (UEA). Eks pelatih timnas Belanda ini bertekad mengantarkan UEA ke putaran final Piala Dunia 2022.

"Saya ke sini hanya untuk satu tujuan, yaitu meloloskan (UEA) ke Piala Dunia," kata van Marwijk kepada wartawan usai menandatangani kontrak tiga tahun menukangi UEA, Jumat (22/3).

Pelatih yang pernah menganani timnas Belanda, Arab Saudi dan Australia itu menggantikan posisi Alberto Zaccheroni. Ia mengakui memang butuh waktu lama, tapi ia siap menjalankan tugasnya.

Van Marwijk berada di tribun penonton saat UEA mengalahkan Arab Saudi 2-1 pada pertandingan persahabatan dan untuk kelima kalinya menyaksikan kedua tim saling berhadapan dalam empat tahun terakhir. "Saya memang sudah lama menunggu pekerjaan ini. Saya mengerti tim Emirat, saya paham karena saat menangani Arab Saudi, kami sudah empat kali bertemu. Jadi saya juga mengetahui kelemahannya," katanya.

Ia mengaku mendegar bahwa UEA memiliki banyak talenta muda, sehingga ia penasaran ingin mengetahui sebagus apa para pemain tersebut. Di antara pemain menonjol adalah pengatur serangan dan mantan pemain terbaik Asia, Omar Abdulrahman, yang absen pada semifinal Piala Asia 2019 pada Januari lalu akibat cedera. Pada semifinal tersebut, langkah mereka dihentikan negara tetangga Qatar yang kemudian tampil sebagai juara. Kekalahan itu juga mempercepat kepergian pelatih Zaccheroni.

UEA baru sekali merasakan persaingan di pentas Piala Dunia, yaitu pada 1990. Tidak tertutup kemungkinan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 jika konflik politik dan ekonomi dengan Qatar sudah mereda dan FIFA setuju untuk menambah jumlah peserta menjadi 46 negara. Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 akan dimulai pada September 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YjzQeQ
March 23, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YjzQeQ
via IFTTT

Friday, March 22, 2019

PBB Ungkap Alasan tak Setor Laporan Akhir Dana Kampanye

PBB menegaskan lolos verifikasi mengikuti pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Bulan Bintang (PBB) mengaku tidak bisa menyetorkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). PBB menyatakan, absenya LADK ke KPU itu lantaran mereka belum memiliki kepengurusan di sejumlah kabupaten dan kota menyusul baru adanya pergantian kepengurusan di kawasan itu.

"Dengan tidak adanya kepengurusan maka kami tidak membuka pendafataran caleg dan itu tersebar di beberapa propinsi kabupaten dan kota," kata Ketua Dewan Pemenangan PBB Sukmo Harsono di Jakarta, Jumat (22/3) tanpa menyebut daerah yang dimaksud.

Sukmo melanjutkan, ketiadaan LADK ke KPU juga disebabkan tidak adanya calon anggota legislatif (caleg) yang mendaftar meski ada kepengurusan di kabulatem dan kota tertentu. Dia mengatakan, ada 11 wilayah yang tidak memiliki caleg semisal Pemalang, Jawa Tengah.

"Juga ada beberapa wilayah di Papua, tapi lebih besar di luar Jawa spesifiknya Indonesia bagian timur," kata Sukmo lagi.

KPU telah mendiakualifikasi 11 partai politik (parpol) dalam pemilihan legislatif (pileg) 2019. Ditiadakannya keikutsertaan belasan parpol itu dibagi dalam tiga kategori. Pertama, parpol yang memiliki kepengurusan di provinsi atau kabupaten/kota dan mengajukan caleg DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tetapi tidak menyampaikan LADK 10 Maret 2019.

Kedua, parpol yang memiliki kepengurusan di tingkat provinsi dan kabupaten kota tetapi tidak mengajukan caleg, baik di tingkatan DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota dan tidak menyampaikan LADK sampai dengan 10 Maret 2019.

Ketiga, parpol yang tidak memiliki kepengurusan di tingkat provinsi atau kabupaten/kota, tidak mengajukan calon anggota DPRD provinsi maupun kabupaten/kota dan tidak menyampaikan sampai dengan tenggat waktu penyampaian LADK hingga 10 Maret 2019.

Sukmo memastikan, ketidakikutsertaan PBB dalam Pileg tingkat kabupaten dan kota hanya dikarenakan kategori satu dan dua. Dia menegaskan, PBB telah lolos verifikasi untuk mengikuti Pileg di tingkat nasional yang terdiri dalam 80 daerah pemilihan (dapil).

"Itu ada caleg DPR RI sehingga yang nanti tidak diperhitungkan ya ditingkat lokal, tapi nasional semua diperhitungkan karena semua persyaratan sudah kami penuhi di provinsi dan nasional," kata Sukmo lagi.

Meski demikian, PBB mengaku absennya partai dalam kompetisi tingkat lokal itu merupakan hal yang tidak bagus. Sukmo mengatakan, partainya kini berfokus untuk bagaimana caranya melebihi ambang batas parlemen alias Parliament Treshold (PT) sebesar empat persen.

Dia mengatakan, partai akan mengalihfokuskan aktifitas kampanye di tingkat kabupaten dan kota ke tingkat nasional. Sukmo melanjutkan, PBB akan secepatnya merampungkan kepengurusan yang masih belum lengkap di kabupaten dan kota.

"Kemudian yang tidak ada celegnya kami tetap bentuk relawan untuk membantu caleg meraup suara di tingkat nasional," katanya.

KPU diketahui membatalkan keikutsertaan 11 parpol sebagai peserta pemilihan legislatif (pileg) di sejumlah provinsi dan kabupaten/kota. Pembatalan tersebut disebabkan parpol tersebut tidak menyampaikan LADK sebagaimana ketentuan yang ditetapkan.

PBB tercatat gagal memenuhi persyaratan di 57 Kabupaten, 1 Kota tersebar di 18 Provinsi. Sedangkan, Parpol yang lengkap menyerahkan LADK diantaranya PDIP, Gerindra, Golkar, Nasdem dan Demokrat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uoc4AE
March 22, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uoc4AE
via IFTTT

Wednesday, March 13, 2019

Buku Putih 'Moderasi Beragama' akan Terbit Mei 2019

Kemenag sedang menyusun buku putih 'Moderasi Beragama'.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) akan menerbitkan buku putih Moderasi Beragama. Buku ini nantinya ditujukan terutama kepada kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag, baik di pusat maupun daerah-daerah.

Sehubungan dengan itu, Staf Ahli Kemenag Prof Oman Fathurahman menuturkan, Moderasi Beragama akan ditampilkan dalam berbagai format, termasuk yang ramah milenial.

"Mudah-mudahan buku ini dapat diluncurkan di bulan Mei 2019, karena tahun ini merupakan pencanangan tahun moderasi beragama," kata Oman Fathurahman kepada Republika.co.id, Rabu (13/2).

Rencananya, lanjut dia, pihak Kemenag akan mendistribusikan buku itu secara struktural, yakni melalui Kemenag pusat hingga ke tiap satuan kerja. Demikian pula ke sekolah-sekolah yang berada di bawah pengawasan Kemenag, yakni madrasah dan pesantren.

Setelah distribusi itu, Oman menjelaskan, akan ada sosialiasi konten buku ini. Rencananya, kegiatan sosialisasi itu juga dilakukan dalam bentuk buku itu virtual. Dengan begitu, diharapkannya ASN dari kalangan pemuda akan semakin memerhatikan.

Beberapa bentuk sosialiasi di antaranya adalah modul tanya jawab, infografis, dan bahkan gambar meme. Artinya, tidak hanya cara-cara konvensional.

Kemenag saat ini sedang menyelesaikan buku putih Moderasi Beragama. Teranyar, proses penyelesaian karya itu dalam tahap menghimpun berbagai pandangan dari cendekiawan, tokoh lintas agama, dan aktivis soal moderasi.

Kemarin, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Kamaruddin Amin mengungkapkan, buku putih tersebut disusun dalam rangka mengarusutamakan moderasi beragama di Indonesia. Dia memandang, moderasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah suatu keharusan.

"Karena Indonesia adalah negara, bangsa, yang sangat majemuk di suatu sisi, dan di sisi lain sangat religius," ujar Kamaruddin Amin kepada Republika.co.id, Selasa (12/3).

Dia melanjutkan, sikap moderat dalam beragama menunjukkan upaya untuk merawat toleransi di tengah masyarakat, demi kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih damai lagi. Kamaruddin menilai, buku putih Moderasi Beragama nantinya dimaksudkan sebagai pedoman dalam mengimplementasikan hal tersebut, utamanya bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN).

"Buku putih itu nanti isinya terkait tentang apa itu moderasi beragama, dan mengapa moderasi agama itu penting," jelas guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XTOtWe
March 13, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XTOtWe
via IFTTT

Rumah Zakat Action Bantu Dapur Umum di Baleendah

Dapur umum menyiapkan 2.000 porsi nasi untuk pengungsi di Baleendah.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG --  Sudah sepekan lebih warga mengungsi di pos pengungsian Inkanas Bandung. Jumat (8/3) lalu, Relawan Rumah Zakat Bandung membantu pos Dapur umum yang didirikan dinas sosial.

Sebanyak 2.000 porsi nasi dihidangkan, untuk pengungsi di Kecamatan Baleendah dan Bojongsoang. Selain itu Relawan juga ikut mendistribusikan makanan kepada warga yang masih bertahan dirumahnya bersama RW setempat.

Deri Relawan asal Bandung mengatakan para relawan ikut membantu di dapur umum. Ada yang bantu potong sayur, memasak nasi, memasak lauk pauk ataupun sebagian lagi bantu bungkus bungkus.

"Semoga dengan adanya relawan di sini. Sedikit meringankan pekerjaan di dapur umum di sini," ujar Deri, seperti dalam siaran pers.

Hujan deras di wilayah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung dengan intensitas air yang cukup tinggi mengakibatkan aliran air Sungai Cikapundung dan Sungai Citarum meluap ke permukiman warga. Ini menyebabkan banyak warga memilih mengungsi ke sejumlah posko pengungsian.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SYIr2Z
March 13, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SYIr2Z
via IFTTT

Saturday, February 23, 2019

Koperasi Diminta Manfaatkan Peluang Pasar di Sorong

Besarnya permintaan pasar yang ada hingga kini masih belum terpenuhi.

REPUBLIKA.CO.ID, SORONG -- Peluang pasar bagi koperasi perikanan di Sorong, Papua Barat, masih sangat terbuka lebar. Besarnya permintaan pasar yang ada, hingga kini masih belum terpenuhi, baik dari usaha penangkapan maupun dari usaha budidaya ikan

Ketua Koperasi Serba Usaha Gomon Sinar Moi Sorong Budiono di Sorong mengatakan, sampai saat ini koperasinya yang bergerak dalam usaha budidaya ikan, penangkapan dan pemasaran ikan masih belum mampu memenuhi permintaan pasar yang begitu besar.

"Produksi kita kalau di budidaya masih sekitar tujuh ton untuk komoditas nila dan lele sementara permintaan pasar sudah menembus angka 20-an ton. Artinya kalau kita mau memenuhi suplai dari mall saja minimal harus punya 15 ton dalam jumlah kontinyu," katanya melalui siaran pers.

Koperasi tersebut baru dapat berproduksi efektif di usaha penangkapan ikan setelah mendapatkan bantuan kapal, yang baru beroperasi setahun terakhir. Koperasi dengan anggota 170 nelayan tersebut, berharap bisa menambah kolam pembesaran budidaya ikan karena dari sisi SDM, lahan, pemasok dan pasar tersedia dengan pasti.

Penggunaan cangkul untuk menambah luas kolam membutuhkan waktu lama dan dinilai sulit dilakukan. Sehingga diperlukan bantuan alat berat guna mencapai target produksi 20-30 ton per bulan.

"SDM ada yang mau mengelola perikanannya, lahan punya, pangsa pasar jelas. Cuma kendala kita di faktor pembuatan kolam, ini yang biayanya agak gede," katanya.

Saat ini koperasi Gomon Sinar Moi telah sukses meraup omzet hingga Rp 100 juta perbulan dari usaha perikanan bududaya, pakan dan pemasaran ikan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sorong La Ole mengatakan, Koperasi Gomon Sinar Moi menjadi salah satu KSU yang tergolong sukses di wilayahnya.

"Kalau untuk Kabupaten Sorong, koperasi aktif tiap tahun memang meningkat. Sekarang 83 dari 133 koperasi aktif di Sorong," ujar dia.

Pihaknya pun terus memberikan pelatihan, pembinaan dan pendampingan kepada para pelaku koperasi dan UKM di Kabupaten Sorong. Bantuan perkuatan modal juga terus diberikan sebagai "capital seed" terutama bagi usaha yang baru saja dikembangkan.

"Kami targetkan di setiap distrik atau kecamatan ada satu koperasi yang sehat dan berkembang dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring menambahkan, berbagai bidang usaha bisa dilakukan dalam koperasi, antara lain pengadaan BBM, perbekalan untuk kebutuhan melaut dan bidang usaha lainnya.

Ia menegaskan, keberadaan koperasi akan memberikan kemampuan bagi nelayan untuk menjalin kemitraan dan bersinergi dari berbagai pelaku usaha lainnya dari hulu ke hilir. Karena itu ia yakin sektor perikanan dapat semakin berkembang asal dilakukan secara bersama-sama.

"Saya menyarankan agar nelayan untuk berkoperasi sebaik-baiknya secara bersama-sama," kata Meliadi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E5XG4D
February 23, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E5XG4D
via IFTTT

Friday, February 22, 2019

Sore Ini Gunung Agung Dua Kali Erupsi

Dampak erupsi berupa lontaran maupun hujan abu di sekitar area kawah.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi hingga dua kali. Kolom abu teramati setinggi kurang lebih 300-700 meter di atas kawah gunung berketinggian 3.842 meter di atas permukaan laut itu selama erupsi pada Jumat (22/2) pukul 16.31 dan 17.01 WITA.

"Erupsi Gunung ini terekam dua kali di seismogram dengan amplitudo maksimum 3-11 mm dan durasi selama 6 menit 53-380 detik. Ketinggian kolom abu hingga 700 meter itu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dengan arah abu condong ke timur," kata Kepala Pos Pantau Gunung Agung, Dewa Made Merthe Yasa.

Gunung yang disucikan umat Hindu di Bali itu saat mengalami erupsi terlihat jelas. Karena teramati asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang di atas puncak kawah.

Selain itu, terekam dari data seismogram, Gunung Agung mengalami tremor harmonik satu kali dengan durasi 75 detik. Gung Agung sempat terpantau mengalami tektonik jauh hanya satu kali dengan amplitudo 3 mm dengan durasi 40 detik.

Sementara itu, Kasubid Mitigasi Gunung Agung Wilayah Timur dari PVMBG Badan Geologi, Kementerian ESDM, Devy Kamil, menambahkan dua kali erupsi Gunung Agung itu terjadi pada Pukul 16.31 WITA dengan ketinggian kolom 700 meter di atas puncak. Kemudian terjadi lagu pukul 17.01 WITA dengan ketinggian 300 meter di atas puncak.

"Dampak erupsi berupa lontaran maupun hujan abu di sekitar area kawah. Kolom erupsi teramati condong ke Timur. Namun arah angin sendiri mengarah ke Barat sehingga abu vulkanik berpotensi bergerak ke Barat," katanya.

Mengingat adanya abu vulkanik yang dikeluarkan, maka PVMBG juga mengeluarkan VONA dengan kode warna oranye supaya instansi terkait penerbangan udara dapat mengantisipasi lebih cepat. Analisis data komprehensif dari jaringan peralatan pemantauan Gunung Agung, kata Devy, menunjukkan bahwa dalam beberapa hari terakhir ini terjadi peningkatan aktivitas magmatik di dalam tubuh Gunung Agung, sehingga erupsi yang terjadi merupakan suatu keniscayaan dan wajar terjadi.

"Pascaerupsi ini, Gunung Agung masih tetap berpotensi untuk erupsi kembali. Tipe erupsi yang mungkin terjadi dapat bersifat efusif (aliran lava ke dalam kawah) maupun eksplosif (lontaran lava pijar maupun abu)," katanya.

Indikasi untuk terjadinya erupsi yang besar atau yang setara dengan erupsi pada November 2017 yang masih belum teramat. Saat ini status aktivitas Gunung Agung masih berada di Level III (Siaga) dan radius bahaya masih berada di dalam radius 4 kilometer.

PVMBG terus melakukan pemantauan 24 jam setiap hari untuk mengevaluasi ancaman bahayanya. "Masyarakat diimbau agar tetap tenang, namun tetap siaga dan mengikuti rekomendasi dari PVMBG," katanya.

Imbauan senada diungkapkan oleh Kepala Pos Pantau Gunung Agung Dewa Made Merthe Yasa. Ia mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Agung, para pendaki dan wisatawan agar tidak berada atau tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas di zona perkiraan bahaya di dalam radius 4 km dari kawah puncak gunung, karena sejumlah desa dilaporkan sudah terpapar abu vulkanik.

Zona perkiraan bahaya itu, bersifaf dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru. "Saat ini PVMBG masih menetapkan gunung api itu dalam status siaga atau level III," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E3kkul
February 22, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E3kkul
via IFTTT

Friday, February 15, 2019

Sawah Petani di Lampung Selatan Terendam Banjir

Selain sawah, banjir juga merendam jalan-jalan desa di Sragi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Ratusan hektare sawah petani di dua kecamatan (Sragi dan Palas), Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa. Banjir disebabkan meluapnya Sungai Waypisang, setelah hujan mengguyur deras pada Kamis (14/2) malam hingga Jumat (15/2) dini hari.

Keterangan yang diperoleh Republika.co.id dari warga di Palas dan Sragi, Jumat (15/2), banjir yang merendam sejumlah sawah petani lantaran tanggul sungai Waypisang jebol dihantam arus sungai yang deras. Jebolnya tanggul penangkis tersebut terjadi di Desa Sukaraja, Palas. Sedangkan banjir yang merendam sawah petani di Sragi, karena air sungai Waypisang meluap.

Usman, warga Desa Mandala Sari, Sragi, menuturkan hujan deras terjadi pada Kamis malam hingga Jumat subuh. Sungai Waypisang meluap dan menggenangi sawah-sawah petani pada pagi harinya mencapai satu meter. “Selain sawah, banjir juga merendam jalan-jalan desa di Sragi,” katanya.

Menurut dia, sawah-sawah petani yang terendam saat ini masih proses pembibitan. Ia belu mengetahui persis bibit-bibit yang ditanam petani apakah rusak atau tidak, karena rendaman air mencapai satu meteran. Sedangkan di Desa Margasari, sawah-sawah warga sudah mulai ditanam dengan usia tanaman padinya 15 hari sampai sebulan.

Sedangkan sawah-sawah petani di Desa Sukaraja, Palas, yang terendam padi juga sudah ditanam padi dengan usia hampir sebulan. Air yang merendam mencapai satu meteran dan belum diketahui kondisi tanaman padinya rusak atau tidak.

Menurut Rusdi, petani setempat, mengatakan sawah petani sudah banyak ditanami padi dan sudah banyak pula yang memulai memupuk. Banjir yang merendam sawah dan tanaman padinya belum juga diketahui kondisinya, karena air masih terendam.

Di Kecamatan Palas, sawah-sawah petani yang terendam selain di Desa Sukaraja, juga terdapat di Desa Bangunan, Sukamulya, Palas Semah, Palas Aji, dan Pematang Baru. Diperkirakan sawah yang terendam mencapai 250 hektare lebih. Tanggul sungai yang jebol pernah diperbaiki pada akhir tahun lalu, karena curah hujan tinggi air sungai deras membuat tanggul jebol. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SWpvWk
February 15, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SWpvWk
via IFTTT

Wednesday, February 13, 2019

Bapak Tiga Anak Asal Purwakarta Nekat Gantung Diri

Korban ditemukan keluarganya telah menggantung di salah satu gubuk.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Bapak tiga anak, asal Kampung Sindangsari, Desa Parakan Lima, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban, yakni Dadi (55 tahun) yang merupakan buruh serabutan. Dugaan sementara, korban frustasi akibat penyakit menahunnya tak kunjung sembuh.

Kapolsek Jatiluhur Kompol Deni Hamari, membenarkan bila ada kasus gantung diri di wilayah hukumnya. Diduga, korban memiliki riwayat penyakit diabetes yang sudah lama diidapnya. Serta,  agak terganggu juga kejiwaanya.

"Kami, mendapat informasi karena yang bersangkutan sering kali frustasi akan penyakitnya," ujar Deni, kepada sejumlah media, Rabu (13/2).

Sebelum meninggal akibat bunuh diri, sambung Deni, korban sering keluar rumah tanpa tahu pergi kemana. Sehingga, sering kali dicari oleh pihak keluarga maupun tetangganya.

Termasuk, saat Rabu pagi ini, keluarga kehilangan korban. Sebab, dicari pukul 05.00 WIB di kamar tidurnya korban tidak ada. Satu jam kemudian, korban ditemukan keluarganya telah menggantung di salah satu gubuk yang tak jauh dari rumahnya.

Deni menjelaskan, bapak tiga anak itu ditemukan pertama kali oleh istrinya, Tati. Tati merasa curiga, lantaran suaminya tidak ada di kamar tidur. Kecurigaannya ini, sangat mendasar. Sebab, korban sering pergi entah kemana dan selalu mengeluhkan soal penyakitnya tersebut.

"Korban, ditemukan dengan posisi tergantung menggunakan tali plastik. Namun, saat diturunkan, korban masih bernafas. Tetapi, kondisinya sudah kritis," ujarnya.

Korban pun sempat dibawa ke rumahnya oleh warga sekitar. Namun, nyawanya tidak berhasil di tolong sesaat setelah diletakkan di ruang tengah rumahnya.

Kepala Desa Parakanlima, Jaya Permana mengaku bahwa korban adalah sosok yang baik. Dia menduga, selain karena penyakitnya, korban bunuh diri karena rasa frustasi. 

"Yang kami dengar, korban sudah frustasi dengan penyakitnya. Sedangkan masalah lain, seperti ribut dengan tetangga ataupun keluarga, kami pastikan tidak ada," ujarnya.

Meskipun telah ada pihak kepolisian dari unit identifikasi, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum maupun autopsi kepada korban. Kepolisian yang datang pun hanya melakukan olah TKP di gubuk, yang menjadi tempat korban bunuh diri. Selanjutnya, korban dipulasara pihak keluarga untuk segera dimakamkan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tjR2mh
February 13, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tjR2mh
via IFTTT

Saturday, February 9, 2019

Putri Thailand : Saya Ingin Thailand Bergerak Maju

Putri Thailand mencalonkan diri sebagai perdana menteri Thailand.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Putri Thailand Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi mencalonkan diri sebagai perdana menteri Thailand. Ubolratana memiliki agenda besar agar Thailand dapat bergerak mau dan diterima oleh negara-negara internasional.

"Saya ingin melihat Thailand bergerak maju, dikagumi, dan diterima oleh negara-negara internasional," ujar Ubolratana, dilansir Reuters, Sabtu (9/2).

Tak hanya itu, Ubolratana juga ingin melihat warga Thailand memiliki hak dan kesempatan yang sama, serta kehidupan yang lebih baik. Adapun dalam unggahan di media sosial miliknya, Ubolratana memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukungnya dalam kontestasi politik tersebut.  

"Terima kasih atas cinta dan kebaikan kalian selama beberapa hari terakhir," kata Ubolratana. 

Ubolratana merupakan anak sulung dari Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah politik Thailand, di mana anggota keluarga kerajaan mengikuti kontestasi untuk memperoleh jabatan. 

Ubolratana dicalonkan sebagai perdana menteri oleh Thailand Raksa Chart Party. Partai tersebut didirikan oleh sekutu mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra. Dia telah resmi didaftarkan pada Jumat (8/2). 

Adapun, gelar kerajaan Putri Ubolratana telah dicopot ketika dia memutuskan menikah dengan seorang pria berkewarganegaraa Amerika Serikat (AS) pada 1972. Kemudian dia kembali ke Thailand pada 1990-an setelah bercerai. Meskipun gelar kerajaannya tidak dipulihkan, dia tetap dianggap dan diperlakukan sebagai bangsawan oleh rakyat Thailand.

Direktur Senior Bower Group Asia, Jay Hariman berpendapat, pencalonan Ubolratana akan membuat orang-orang memikirkan kembali nasib politik Thailand ke depannya. Apalagi, Thailand telah menjadi negara monarki konstitusional sejak 1932, di mana keluarga kerajaan memiliki pengaruh besar dalam pemerintahan. 

"Pengumuman Putri Thailand tersebut sangat mengejutkan, dan membuat orang memikirkan kembali penilaian serta perspektif mereka terkait masa depan politik negara itu. Aapalagi, monarki sangat berpengaruh di Thailand, pernyataan publik sering kali berkaitan dengan tugas atau peristiwa seputar kerajaan," kata Harriman. 

Sementara itu, sebuah partai kecil promiliter, yakni People's Reform Party, telah meminta Komisi Pemilihan mempertimbangkan apakah pencalonan sang putri melanggar undang-undang yang melarang partai-partai menggunakan monarki untuk berkampanye. Komisi Pemilihan memiliki waktu hingga Jumat pekan depan untuk menyetujui atau menolak semua kandidat yang mencalonkan diri. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IfGD5F
February 09, 2019 at 06:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IfGD5F
via IFTTT