Pages

Showing posts with label January 02. Show all posts
Showing posts with label January 02. Show all posts

Wednesday, January 2, 2019

Trafik Layanan Data Telkomsel Naik 21 Persen

Payload Telkomsel mencapai 17,2 petabyte meningkat 21,3 persen dari hari normal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Telkomsel mencatat peningkatan trafik layanan data selama periode Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, dibandingkan periode Tahun Baru sebelumnya. Pada momen pergantian tahun tersebut tercatat trafik layanan data atau payload Telkomsel mencapai 17,2 petabyte atau meningkat 21,3 persen dibandingkan rata-rata payload pada hari normal 2018.

"Dibandingkan dengan periode Tahun Baru 2017/2018, trafik layanan data kali ini melonjak 61,7 persen," ujar GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin dalam keterangan resminya, Rabu (2/1), di Jakarta.

Tingginya peningkatan trafik layanan data antara lain dipicu oleh meningkatnya aktivitas pelanggan yang menggunakan layanan video streaming di smartphone atau komputer tablet saat pergantian tahun baru. Selain itu, pelanggan juga melakukan aktivitas momen ini melalui berbagai media sosial serta berkomunikasi melalui pesan instan yang mengalami peningkatan pada periode ini.

Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah memprediksi perilaku pelanggan dalam menggunakan layanan, di mana layanan data masih mendominasi dibanding layanan suara dan SMS. Meskipun demikian, di pergantian tahun ini layanan SMS dan suara pun mengalami kenaikan dibanding hari biasa.

Kontribusi tertinggi penggunaan layanan data secara umum berasal dari pelanggan yang menyaksikan film atau video secara streaming yang mencapai 33,4 persen. Pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk aktivitas di media sosial dengan kontribusi sebesar 32,5 persen.

Sementara itu, komunikasi berbasis teks, serta panggilan suara dan panggilan video melalui aplikasi pesan instan memberikan andil sekitar 17,0 persen terhadap penggunaan layanan data. Untuk layanan suara dan SMS, dibandingkan dengan trafik pada hari normal, trafik layanan suara juga mengalami kenaikan sebesar 1,1 persen menjadi 1,3 miliar menit, hal yang sama juga terjadi dalam trafik layanan SMS yang mengalami kenaikan 13,1 persen menjadi 605,3 juta SMS.

Dari sisi wilayah, wilayah dengan kenaikan trafik layanan data tertinggi adalah Jawa Tengah dan Yogyakarta dengan peningkatan 27,6 persen dibandingkan hari normal, diikuti Jawa Barat (26,8 persen) dan Sumatera Utara (24 persen).

Untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan yang sudah rutin terjadi pada momen pergantian tahun, sejak jauh hari Telkomsel telah memperkuat seluruh elemen jaringan di seluruh Indonesia. Optimalisasi jaringan telah dilakukan di 628 titik keramaian utama seperti seperti alun-alun, obyek wisata, stasiun, terminal, ruas jalan tol, mal dan pusat perbelanjaan, termasuk 13 titik yang menjadi prioritas utama pengamanan jaringan dan 49 pusat perbelanjaan yang membutuhkan kualitas layanan broadband yang handal.

Beberapa aktivitas yang dilakukan Telkomsel di antaranya mengerahkan 88 unit compact mobile base station (Combat) atau Mobile BTS, secara khusus Telkomsel membangun 776 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) baru dengan menyiapkan kapasitas bandwidth hingga 4,2 Tbps di seluruh Indonesia untuk menghadirkan layanan yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai.

"Kami bersyukur berbagai upaya persiapan dalam momen pergantian tahun sudah dilakukan. Kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi selama momen spesial seperti Tahun Baru sangat penting untuk kami tingkatkan kualitasnya. Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan agar semakin nyaman dalam menggunakan layanan-layanan dari Telkomsel kapan pun dan di mana pun," kata Denny.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CJJ8rQ
January 02, 2019 at 11:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CJJ8rQ
via IFTTT

BNPB: Longsor Jadi Bencana Paling Sering di Sukabumi

Terdapat 33 kecamatan di Sukabumi yang berada dalam status bahaya longsor

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tanah longsor merupakan bencana yang paling banyak terjadi di Kabupaten Sukabumi dalam 10 tahun terakhir.

"Paling banyak adalah bencana tanah longsor, baru kemudian puting beliung dan banjir. Desa Sinaresmi yang baru saja mengalami longsor memang wilayah yang rentan bahaya tanah longsor menengah dan tinggi," kata Sutopo dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (2/1).

Menurut Sutopo, terdapat 33 kecamatan di Sukabumi yang berada dalam status bahaya longsor menengah dan tinggi pada Januari 2019. Sementara itu, delapan kecamatan memiliki kemungkinan longsor yang bisa memicu banjir bandang.

"Peta potensi bencana longsor masing-masing wilayah bisa diakses di portal resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Sayang belum banyak masyarakat dan pemerintah daerah yang mengaksesnya," katanya.

Karena itu, kata dia, untuk mengurangi risiko dampak bencana tanah longsor, penataan tata ruang dan wilayah sangat penting dengan memperhatikan peta rawan bencana.

"Wilayah-wilayah yang memiliki risiko bahaya bencana tinggi seharusnya bukan untuk permukiman atau pertanian, melainkan untuk konservasi," tuturnya.

Sebelumnya, terjadi bencana tanah longsor akibat hujan dengan intensitas rendah yang terjadi selama beberapa hari sebelumnya di Desa Sinaresmi, Kabupaten Sukabumi pada Senin (31/12).

Tanah longsor menimbun lahan pertanian dan 30 rumah sehingga 32 kepala keluarga atau 101 jiwa terdampak. Hingga Rabu pukul 13.00 WIB, 15 orang ditemukan meninggal dunia dan 11 diantaranya telah teridentifikasi.

Menurut Sutopo, melihat kemiringan lereng yang terjal karena lebih dari 30 persen dengan materi penyusun berupa tanah berpori yang mudah menyerap air dan gembur, lokasi tersebut seharusnya untuk konservasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VrBlqe
January 02, 2019 at 11:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VrBlqe
via IFTTT

Gempa 4,9 SR di Lampung tak Berpotensi Tsunami

Gempa berlokasi di laut pada jarak 144 km barat daya Pesisir Barat Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa gempa bumi berkekuatan 4,9 skala Richter (SR) terjadi Rabu (2/1) malam, di barat daya Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami.

Menurut BMKG, dalam rilis disampaikan Joko Siswanto, Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Selatan, gempa bumi tektonik telah mengguncang wilayah Pesisir Barat, Lampung pada pukul 20.40 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi dengan kekuatan (Magnitudo) 4,9 SR dengan koordinat episenter 6,47 derajat Lintang Selatan (LS) dan 103,69 derajat Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 144 km barat daya Pesisir Barat Lampung. Adapun kedalaman pusat gempa pada kedalaman 27 km.

Berdasarkan hasil analisis pada peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan laporan dari masyarakat, gempa bumi dirasakan di daerah Liwa, Kabupatan Lampung Barat I-II MMI (Modified Mercalli Intensity). Namun, hingga saat ini belum ada laporan adanya kerusakan.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempa bumi ini merupakan gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi pergerakan Lempeng Indo-Australia yang menyusup di bawah Lempeng Eurasia. Hasil monitoring BMKG hingga saat ini menunjukkan belum terjadi gempa bumi susulan.

Untuk itu kepada masyarakat di daerah Lampung diimbau agar tetap tenang. Karena gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Qi9W5X
January 02, 2019 at 11:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Qi9W5X
via IFTTT

Dana Desa Rejang Lebong Meningkat Jadi Rp 12,5 M

Jumlah Dana Desa yang akan diterima Kabupaten Rejang Lebong 2019 ini Rp 110 M.

REPUBLIKA.CO.ID, REJANG LEBONG -- Pejabat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan Dana Desa yang diterima daerah itu pada 2019 ini mencapai Rp 110 miliar atau bertambah Rp 12,5 miliar dari tahun sebelumnya.

"Jumlah Dana Desa (DD) yang akan diterima Kabupaten Rejang Lebong tahun 2019 ini sebesar Rp 110 miliar, atau bertambah Rp 12,5 miliar dari tahun 2018 sebesar Rp 97,5 miliar," kata Kabid Kelembagaan Masyarakat Sosial Budaya dan Pemerintahan Desa DPMD Rejang Lebong, Boby Harpa Santana, di Rejang Lebong, Rabu.

Bertambahnya DD yang akan diterima 122 desa di daerah tersebut kata dia, dengan jumlah nilai bobot mengacu kepada Dirjend Perimbangan Keuangan yang dilihat dari luas wilayah, jumlah penduduk, letak geografis dan jumlah penduduk miskin. Dana desa yang diterima Rejang Lebong 2018, sejauh ini sudah terserap 100 persen oleh 122 desa di Rejang Lebong, dengan fokus pembangunan di bidang infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat maupun penguatan ekonomi masyarakat.

Selain terjadi peningkatan jumlah DD yang akan diterima Kabupaten Rejang Lebong pada tahun ini tambah dia, hal yang sama juga terjadi pada Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Rejang Lebong yang pada 2018 lalu sebesar Rp 61,072 miliar menjadi Rp 63,798 miliar.

Bertambahnya ADD 2019 ini karena naiknya Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima Kabupaten Rejang Lebong menjadi Rp 620,57 miliar dari Rp 593,70 miliar pada 2018, di mana besaran ADD tahun berjalan adalah 10 persen dari total DAU yang diterima oleh masing-masing daerah.

Sementara itu, untuk penyerapan ADD 2018, kata Boby, tidak sampai 100 persen karena ada satu desa yakni Desa Dusun Sawah, Kecamatan Curup Utara yang sampai batas akhir pengajuan tidak mengajukan pencairan triwulan ketiga sebesar 25 persen. Sejauh ini belum diketahui mengapa desa ini tidak mengajukan pencairan ADD 100 persen.

"Saya tidak tahu apa alasannya, bisa jadi karena desa itu tidak memiliki kepala desa definitif, mengingat kepala desa yang lama tersandung masalah hukum, sehingga bisa jadi mereka khawatir dalam menggunakan ADD," katanya.

Akibat tidak dicairkan ADD triwulan ketiga ini membuat perangkat desa setempat tidak bisa gajian terhitung September-Desember 2018, mengingat ADD itu diperuntukan pembayaran gaji perangkat desa. Dana yang tidak dicairkan itu selanjutnya tidak bisa dicairkan lagi dan kembali ke kas negara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2R3eL8x
January 02, 2019 at 11:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2R3eL8x
via IFTTT

TKN Menyebut Selalu Sebarkan Optimisme dan tak Takuti Rakyat

Jika yang disampaikan bersifat negatif dapat menimbulkan ketidakpercayaan publik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Hebat Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, mengklaim calon presiden yang diusung berbeda dengan rivalnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurutnya, Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin selalu menyebarkan optimisme di masyarakat. Sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno yang kerap menakuti-nakuti masyarakat.

"Jelas Jokowi-Ma'ruf berbeda tidak seperti Pak Prabowo, yang menakut-nakuti rakyat. Contohnya kemarin pengguna RS dan BPJS bahwa selang dipakai berulang-ulang kali itu berbahaya," ujar Karding di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Rabu (2/1).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menyesalkan pernyataan Prabowo Subianto terkait polemik BPJS yang berdampak pada pasien. Karena, kata Karding, Jika yang disampaikan bersifat negatif dapat menimbulkan ketidakpercayaan publik atas kepemimpinan presiden saat ini. Tidak menutup kemungkinan kebijakan pun terhambat.

"Pelayanan publik tak jalan. jadi saya betul-betul menyayangkan statement Pak Prabowo dan itu menakut-nakuti dan bikin resah," keluhnya.

Sebelumya, Prabowo menyebut ada masalah keuangan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Akibatnya berdampak pada kualitas layanan di rumah sakit yang kian terabaikan. 

Misalnya, lanjut Karding, penggunaan selang cuci darah yang digunakan secara berulang. Bahkan hingga 40 orang. Namun Kerding menegaskan bahwa pihak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyampaikan bahwa kebijakan penggunaan selang hemodialisis hanya satu kali atau sekali pakai. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BUklje
January 02, 2019 at 11:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BUklje
via IFTTT

Jokowi-JK Dapat Karangan Bungan dari Komunitas Orang Malang

Karangan bunga sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla mendapat kiriman karangan bunga dari komunitas orang Malang atau yang pernah tinggal di Malang sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah selama ini. Komunitas orang Malang menilai hasil kerja pemerintahan Jokowi-JK positif meski masih ada kekurangan.

Berdasarkan pantauan, beberapa karangan bunga tersebut ditempatkan di depan pintu kaca menuju Istana Kepresidenan Jakarta dan di depan Gedung Utama Kementerian Sekretaris Negara.

"Tujuan utama memberi karangan bunga kepada Presiden Jokowi adalah sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintahan Jokowi-JK selama ini. Dan, tetap memberi semangat kepada Jokowi-JK untuk "kerja, kerja, kerja". Itu sebabnya, rangkaian bunga diberikan di hari awal kerja tahun 2019," kata perwakilan dan juru bicara komunitas Hariyadi dikutip dari Antara dari Jakarta, Rabu (2/1).

Hariyadi mengungkapkan bahwa komunitas ini awalnya diinisiasi oleh alumni SMA 3 Malang tapi berkembang dan meluas ke berbagai sekolah dan universitas yang ada di Malang yang saat ini tinggal di berbagai daerah di Indonesia maupun di luar negeri.

"Lintas tahun dan lintas profesi. Ada yang berprofesi notaris, dokter, dokter gigi, dosen, wiraswasta, kontraktor, PNS dan non PNS, perempuan dan lelaki. Keberadaan mereka tersebar di berbagai daerah di tanah air dan bahkan di luar negeri," ungkapnya.

Hariyadi menjelaskan bahwa karangan bunga ini hanya untuk memberikan apresiasi kepada pemerintahan Jokowi-JK atas berbagai hasil positif.

"Memang tidak sempurna, masih ada kekurangan. Tapi intinya kami memberikan semangat agar kerja di 2019 ini semakin baik lagi dan memberikan yang terbaik bagi rakyat Indonesia," harap Hariyadi.

Ketika ditanya apakah ini juga bemtik dukungan Jokowi yang akan maju jadi Calon Presiden 2019-2024, Hariyadi menegaskan komunitas hanya sebatas apresiasi kinerja pemerintah Jokowi-JK saja dan masalah dukungan diserahkan kepada individu masing-masing.

"Memang di tahun politik seperti saat ini banyak orang berpandangan bahwa  ini bentuk dukungan, tapi ini saya jelaskan bahwa ini hanya sebatas apresiasi ke pemerintah saja," tegasnya.

Hariyadi mengaku bahwa pengiriman karangan bunga ini sudah meminta ijin kepada pihak Istana Kepresidenan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AlnKrt
January 02, 2019 at 11:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AlnKrt
via IFTTT

Danamon Group Serahkan Bantuan untuk Korban Tsunami

Bantuan diberikan kepada sekitar 800 Kepala Keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Danamon Group menyerahkan bantuan kepada korban tsunami Selat Sunda berupa tenda, alas tidur, makanan siap saji, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, selimut, pakaian dan masker. Bantuan diberikan kepada sekitar 800 Kepala Keluarga di Desa Banyu Mekar, Desa Banyu Biru, Desa Teluk Serang Banten dan Lampung Selatan.

Bantuan ini diserahkan oleh Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) melalui relawan karyawan Danamon Group (Danamon, Adira Finance, Adira Insurance) bersama Korem 064 Maulana Yusuf (Serang) dan TNI Angkatan Darat (Lampung) merespon bencana Tsunami Selat Sunda melalui program Cepat Tanggap Bencana (CTB).

"Dengan bantuan kebutuhan darurat ini kami harapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana sekaligus membantu agar korban dapat segera bangkit dan beraktivitas kembali,” ujar Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi, dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (2/1).

Hingga Desember 2018, Danamon Peduli melalui relawan Danamon dan anak perusahaan telah merespon 19 bencana alam dan non-alam dengan jumlah penerima manfaat sekitar 40 ribu jiwa dengan nilai bantuan lebih dari Rp 1,3 miliar.

Selain merespon bencana melalui bantuan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana, Danamon Group dan Danamon Peduli aktif dalam upaya memitigasi bencana melalui kegiatan bertajuk Peduli Lingkungan.

Danamon Group wilayah Serang, Banten secara bertahap telah melakukan penanaman 68.200 bakau di pesisir Sawah Luhur dan area tambak teluk pesisir Desa Banten Cengkok Kecamatan Kasemen Serang. Penanaman dan pemeliharaan bakau ini bekerja sama dengan Kelompok Tani Bumi Hijau dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang sebagai mitra kerja yang membantu menjaga kelestarian dari tanaman bakau tersebut sekaligus sebagai pengembangan kawasan eko wisata.

Berdasarkan keterangan dari Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Serang, kondisi bakau di pesisir Sawah Luhur baik secara kualitatif maupun kuantitatif mengalami penurunan. Tanaman bakau mampu meredam laju abrasi dan gelombang laut yang besar termasuk Tsunami, menetralisir bahan kimia jahat yang mencemari rawa pantai, mensterilkan air laut yang asin menjadi tawar, menjaga ekosistem hewani dan banyak lagi.

Perlu pula kita sadari bahwa perubahan iklim yang terjadi akibat pemanasan global merupakan bencana bagi mahluk hidup. Tanaman bakau memiliki kemampuan menyerap gas karbondioksida (CO2) lima kali (5x) lebih banyak daripada hutan tropis di dataran tinggi.

Restu menjelaskan, Organisasi Meteorologi Dunia menyatakan 2016 sebagai tahun terpanas dalam sejarah. Suhu atmosfer bumi dalam setahun naik  rata-rata 1,1 derajat Celsius dibandingkan periode sebelumnya. Jika kita tidak segera melakukan inisiatif untuk perbaikan lingkungan maka kondisi pemanasan global yang berakibat pada perubahan iklim akan terus memburuk.

"Danamon Peduli ke depannya akan lebih memfokuskan pada inisiatif - inisiatif ‘pro-lingkungan’ yang secara khusus bertujuan untuk memitigasi dan mengurangi risiko bencana guna memastikan kelangsungan bumi yang menopang seluruh kehidupan kita," jelas Restu.

Sebagai salah satu mitra kerja pemerintah dalam pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDG), Danamon Peduli menjalankan kegiatan Peduli Lingkungan di seluruh wilayah operasional Danamon dan anak perusahaan di Indonesia. Selama tahun 2018, Danamon Peduli telah melaksanakan 43 kegiatan Peduli Lingkungan senilai Rp 2,5 miliar untuk pelaksanaan berbagai inisiatif pro-lingkungan di seluruh Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SzHgr5
January 02, 2019 at 10:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SzHgr5
via IFTTT

KPK Sita Uang dari Rumah Tersangka Suap Proyek SPAM

KPK menggeledah rumah dari tiga tersangka kasus suap proyek SPAM.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi mengamankan uang sekitar Rp200 juta, dari penggeledahan di rumah Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa, Yuliana Enganita Dibyo, tersangka suap proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Selain rumah Direktur PT TSP, KPK juga menggeledah rumah Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo Budi Suharto dan Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, yang juga menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

"Dari rumah tersangka YUL, penyidik menyita uang sekitar Rp200 juta, deposito setidaknya Rp1 miliar serta sejumlah dokumen proyek yang relevan dengan penanganan perkara," kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (2/1).

Sedangkan untuk dua rumah tersangka lainnya, kata Febri, penggeledahan masih berjalan sampai saat ini. Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah dua lokasi pada Senin (31/12), yaitu di kantor SPAM di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, dan kantor PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) di Pulogadung, Jakarta Timur.

"Ini lanjutan proses penggeledahan yang dilakukan kemarin di sejumlah lokasi. Kemarin kami melakukan penggeledehan di kantor SPAM dan PT WKE dari 31 Desember 2018 sekitar 14.00 WIB sampai dengan dinihari 1 Januari 2019," kata Febri.

Dari penggeledahan pada dua lokasi itu, diamankan sejumlah dokumen-dokumen yang terkait proyek SPAM di berbagai daerah.

"Jadi, cukup banyak proyek air minum yang dikerjakan PT WKE ataupun PT TSP di berbagai daerah yang kami identifikasi nilai proyeknya totalnya lebih dari Rp400 miliar. Jadi, dokumen-dokumen itu diamankan, kemudian ada uang Rp800 juta juga yang diamankan dari kantor SPAM dan CCTV sebagai bagian dari barang bukti elektronik," jelasnya.

KPK telah menetapkan delapan tersangka terkait kasus tersebut. Diduga sebagai pemberi antara lain Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) Budi Suharto (BSU), Direktur PT WKE Lily Sundarsih (LSU), Direktur PT Tashida Sejahtera Perkara (TSP) Irene Irma (IIR), dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo (YUL).

Sedangkan diduga sebagai penerima antara lain Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggal Nahot Simaremare (ARE), PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah (MWR), Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat Teuku Moch Nazar (TMN) dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin (DSA).

Anggiat Partunggal Nahot Simaremare, Meina Woro Kustinah, Teuku Moch Nazar dan Donny Sofyan Arifin diduga menerima suap untuk mengatur lelang terkait proyek pembangunan SPAM Tahun Anggaran 2017-2018 di Umbulan 3-Pasuruan, Lampung, Toba 1 dan Katulampa. Dua proyek lainnya adalah pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan daerah bencana di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Untuk proyek tersebut, mereka menerima masing-masing sebagai berikut.

Anggiat Partunggal Nahot Simaremare menerima Rp350 juta dan 5.000 dolar AS untuk pembangunan SPAM Lampung. Selanjutnya, Rp500 juta untuk pembangunan SPAM Umbulan 3, Pasuruan, Jawa Timur.

Meina Woro Kustinah Rp1,42 miliar dan 22.100 dolar Singapura untuk pembangunan SPAM Katulampa. Teuku Moch Nazar Rp2,9 miliar untuk pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan Donggala serta Donny Sofyan Arifin Rp170 juta untuk pembangunan SPAM Toba 1.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AqK3vE
January 02, 2019 at 10:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AqK3vE
via IFTTT

In Picture: Taman Bunga Celocia, Tempat Swafoto yang Indah di Aceh Jaya

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH JAYA -- Pengunjung berswafoto di kawasan objek wisata taman bunga celocia garden di Desa Alue Pit, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, Aceh, Rabu (2/1).

Pemilik taman bunga mengaku, taman bunga celocia seluas satu hektar yang baru dikelola sekitar empat bulan tersebut banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah setelah sempat viral di media sosial.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SvZ3zr
January 02, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SvZ3zr
via IFTTT

So Klin Beri Pelayanan Cuci Gratis kepada Korban Tsunami

Mobil Cuci So Klin telah mencuci 1.480 pakaian dari 134 Kepala Keluarga (KK).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wings Group melalui produk So Klin menunjukan kepedulian kepada para korban yang terdampak tsunami di Serang, Banten dengan terjun langsung ke lokasi tersebut. So Klin hadir memberikan pelayanan cuci pakaian gratis kepada para pengungsi korban tsunami dengan mendatangkan langsung Mobil Cuci So Klin yang siap membantu menjaga kebersihan baju para pengungsi.

Mobil Cuci So Klin hadir sejak tanggal 27-28 Desember 2018 di lokasi pengungsian Radio Krakatu, Jalan Ahmad Yani Labuan yang ditempati kurang lebih 500 orang pengungsi. Di lokasi ini, Mobil Cuci So Klin telah mencuci 1.480 pakaian dari 134 Kepala Keluarga (KK).

“Wings Group melalui So Klin menunjukan kepedulian kepada para korban terdampak tsunami dengan turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan nyata yang benar-benar bisa dirasakan masyarakat, yakni dengan mendatangkan Mobil Cuci So Klin dan menghadirkan pelayanan dapur umum. Semoga aksi peduli ini bisa meringankan beban dan penderitaan mereka yang menjadi korban tsunami di Banten,” ujar Marketing Manager Fabric Care Wings Corp, Joanna Elisabeth Samuel, melalui keterangan tertulis resmi di Jakarta, Rabu (2/1).

Mobil Cuci So Klin terus berkeliling mengunjungi titik pengungsian lainnya yang membutuhkan bantuan. Pada tanggal 29-30 Desember 2018 Mobil Cuci So Klin juga mendatangi lokasi pengungsian di Bukit Kadu Tembaga.

Wings Group tidak hanya menghadirkan pelayanan cuci pakaian gratis, namun juga menyediakan pelayanan dapur umum. Dapur ini menyajikan makanan dan minuman secara gratis kepada para pengungsi dan relawan yang bertugas.

Selain terjun langsung ke lapangan, So Klin juga melakukan kampanye digital di sosial media bertajuk "Saya dan So Klin Peduli". Melalui kampanye ini, So Klin berusaha mengajak masyarakat dan seluruh So Klin Moms di Indonesia untuk turut serta menggalang bantuan dengan menyumbangkan pakaian untuk korban tsunami di Banten, dengan tenggat waktu pengumpulan bantuan adalah 27 Desember 2018 hingga 12 Januari 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2St6gQV
January 02, 2019 at 10:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2St6gQV
via IFTTT

Huntara untuk Korban Longsor Bubut Terkendala Lahan

BPBD Kabupaten Bandung belum menumukan lokasi huntara yang aman dari longsor.

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG -- Longsor yang terjadi di Kampung Gunung Bubut RT 05 RW 06, Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, awal November 2018 lalu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, warga yang terdampak kini mengungsi di tenda pengungsian karena tak bisa lagi tinggal di rumah mereka.

Dua bulan lebih sejak kejadian tersebut, hingga kini para korban yang mengungsi di tenda-tenda pengungsian belum di relokasi ke hunian sementara (huntara) yang difasilitasi pemerintah daerah. Saat dikonfirmasi, Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Achmad Djohara mengungkapkan pihaknya terkendala dengan lahan. Sebab untuk mencari lahan yang aman di sekitar Kampung Gunung Bubut relatif sulit.

"Terkendala mencari lahan yang relatif aman dari longsor sulit. Tingkat kecuraman (aman)," ujarnya saat ditemui Rabu (2/1).

Menurutnya, tidak hanya itu, pihaknya sudah menyiapkan anggaran dan akan segera cair akhir tahun 2018. Namun, jika pengerjaan belum beres dan lahannya belum ada maka itu berdampak kepada BPBD.

"Ini terkait administrasi, uangnya sudah bisa dicairkan tapi pengerjaannya belum dan lahan belum ada itu bahaya. Nanti diperiksa," katanya.

Dirinya mengungkapkan pembangunan huntara akan dilaksanakan pada 2019 menggunakan anggaran tersebut. Untuk sementara, mereka menggunakan tenda Dinas Sosial yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut.

"Tenda masih di kampung itu. Kita sudah rapat dengan desa. Kita ikuti apa yang desa mau. Relokasi di sana juga untuk 18 KK (Kepala Keluarga) tapi permintaaan desa 11 KK. Anggarannya untuk Rp 125 juta semuanya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TqFokJ
January 02, 2019 at 09:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TqFokJ
via IFTTT

Gempa 5,2 SR Guncang Sumbawa

BMKG memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa bumi berkekuatan 5,2 skala richter (SR) mengguncang Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (2/1). BMKG memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kabid Manajemen Observasi Meteorologi Penerbangan BMKG lndonesia Hary Djatmiko mengatakan, gempa bumi berkekuatan 5,2 SR terjadi pada Rabu pukul 21.26 WIB. "Gempa di wilayah Sumbawa di lintang 9,43 LS, bujur 118,04 BT, dan kedalaman 10 Km," katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Rabu malam.

Adapun pusat gempa terletak di 104 km Barat Daya Dompu-NTB, 114 km Tenggara Sumbawa-NTB, 122 km BaratLaut SUMBABARATDAYA-NTT, 235 km Tenggara MATARAM-NTB, dan 1.297 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CMma3p
January 02, 2019 at 09:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CMma3p
via IFTTT

Tahun Baru, Trafik Layanan Data Indosat Ooredoo Meningkat

Trafik layanan data tercatat meningkat menjadi sebesar 6.730 terabyte.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indosat Ooredoo mencatat peningkatkan aktivitas layanan data yang signifikan pada malam pergantian tahun 2018. Peningkatan trafik telekomunikasi di jaringan Indosat Ooredoo mencapai puncaknya pada malam 31 Desember lalu.

Trafik layanan data tercatat meningkat menjadi sebesar 6.730 terabytes, atau meningkat sebesar 11,4 persen dibandingkan dengan trafik reguler hari biasa. Peningkatan meningkat 71,7 persen jika dibandingkan trafik malam puncak tahun baru tahun sebelumnya.

Kenaikan trafik telekomunikasi layanan data mencapai puncak pada sekitar pukul 19.00 WIB hingga 02.00 WIB pada tanggal 1 Januari 2019. Wilayah yang mengalami peningkatan trafik data khususnya di berbagai daerah yang menjadi tujuan utama wisatawan dalam merayakan tahun baru.

Seperti Alun-Alun Bandung, Tugu Yogya, Simpang Lima Semarang, Alun-alun Kidul Solo dan Pantai Losari Makassar. Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk mengatakan tren penggunaan sosial media dan digital tetap menempati urutan teratas dalam kegiatan berkomunikasi pelanggan.

"Sehingga trafik telekomunikasi data mencatat peningkatan tertinggi selama momen pergantian tahun baru," katanya dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (2/1).

Turina mengatakan Indosat Ooredoo telah menyiapkan penyediaan kapasitas jaringan sejak jauh-jauh. Trafik layanan SMS juga mengalami peningkatan sebesar 22,5 persen dibanding trafik reguler hari biasa. Berbeda dengan tren komunikasi data dan SMS, untuk trafik layanan suara mengalami penurunan sebesar 16,2 persen dibanding trafik reguler hari biasa.

Indonesia Ooredoo menyiapkan kapasitas layanan data, suara dan SMS untuk menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru dalam rangka mengantisipasi peningkatan trafik berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Untuk kapasitas layanan data ditingkatkan menjadi 16.200 terabyte per hari.

Sementara untuk kapasitas layanan suara ditingkatkan menjadi 2.249 juta menit per hari (atau 37,49 juta erlang per hari). Kapasitas SMS ditingkatkan menjadi 1,011 miliar SMS per hari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H134um
January 02, 2019 at 09:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H134um
via IFTTT

Korban Tsunami Meminta Relokasi ke Tempat Lebih Tinggi

Jokowi menyebut para korban tidak ingin tinggal di pinggir pantai lagi

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG SELATAN -- Presiden Joko Widodo mengemukakan korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan minta tempat tinggalnya direlokasi ke tempat lebih tinggi. Mereka, tutur Jokowi, tidak ingin tinggal di pinggir pantai lagi.

"Tadi sudah saya tanyakan ke masyarakat Pulau Sebesi, mereka intinya ingin direlokasi ke tempat lebih tinggi, tidak ingin bangun di bibir pantai lagi," ujar Presiden kepada wartawan usai berdialog dengan pengungsi Pulau Sebesi di lapangan Tenis Indoor, Kota Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (2/1).

Menurut Presiden, semua korban tsunami Lampung Selatan pada umumnya minta direlokasi meskipun masih ada yang tetap ingin tinggal di tempat semula.

"Semuanya, termasuk di Desa Way Muli, ada satu dua lah yang ingin tetap di pinggir, tapi 90 persen minta direlokasi ke tempat lebih atas," kata Jokowi lagi.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Lampung Selatan, Presiden Joko Widodo mengunjungi korban tsunami di Desa Kunjir dan Way Muli Kecamatan Rajabasa, kemudian RSUD dr Bob Bazar, Kota Kalianda  untuk melihat kondisi pasien korban bencana tsunami dan terakhir pengungsi dari Pulau Sebesi di lapangan Tenis Indoor.

Turut serta mendampingi Presiden, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal TNI Tito Karnavian, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Pelaksana Tugas Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RqgPag
January 02, 2019 at 09:33PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RqgPag
via IFTTT

Polda Jabar Tambah Kekuatan Tangani Longsor Cisolok

Total ada 277 personel Polda Jabar yang diterjukan ke lokasi bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menambah jumlah personel yang diterjunkan ke lokasi longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Total ada 277 personel Polda Jabar yang membantu evakuasi dan tanggap darurat bencana tanah longsor di Cisolok.

"Pagi hari melepas personel tambahan. Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto langsung terbang menggunakan pesawat helikopter menuju Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi,  Kecamatan Cisolok untuk mempimpin upaya penanggulangan bencana," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Trunoyudo Wisnu Andiko dalam siaran persnya yang diterima Republika.

Dengan penambahan tersebut, jumlah personel yang diterjunkan untuk melaksanakan tanggap darurat bencana tanah longsor di Cisolok berjumlah 277 personel. Personel tersebut terdiri dari Polres Sukabumi,  140 personel,  Sat Brimob Polda Jabar  75 personel, Dit Sabhara, sembilan personel, DVI Bid Dokkes sembilan personel, K-9 Dit Sabharasembilan personel,  Sat Sabhara 25 personel.

"Perkuatan personel dari Polda Jabar yang diterjunkan langsung  untuk mempercepat penanggulangan korban di lokasi tanah longsor Cisolok," ujar Trunoyudo.

Baca juga: Longsor Sukabumi, Kapolda Jabar: 13 Jenazah Telah Ditemukan

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan, hingga saat ini sebanyak 13 korban meninggal dunia akibat longsor di Kabupaten Sukabumi telah ditemukan dan dievakuasi. Sementara 21 orang warga Desa Cimapang, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, masih dinyatakan hilang.

"Saat kejadian bencana (Senin 31 Desember 2018) dari petugas gabungan segera ke lokasi, dan menemukan dua jenazah," ujar Agung kepada wartawan di posko penanggulangan bencana di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Rabu siang.

Agung menjelaskan, saat ditemukan Kondisi kedua jenazah masih baik sehingga tidak perlu identifikasi dan langsung diserahkan ke keluarga. Sementara pada hari kedua Selasa (1/1) petugas gabungan menemukan 8 jenazah. Selanjutnya petugas melakukan identifikasi korban dan memanggil keluarga untuk pencocokan serta akhirnya diserahkan untuk dimakamkan.

Terakhir pada Rabu pagi petugas melakukan evakuasi tiga orang jenazah dari lokasi longsor. Sehingga total sudah 13 korban tewas yang dievakuasi oleh petugas gabungan. Sebanyak 13 orang tewas sudah evakuasi adalah Hendra (38 tahun), Salsabila (4), Ukri (50), Riska (27), Rita (15), Yanti (38), Ahudi (60), dan Suryani alias Nani (31), Jumhadi (47), Yami (26), Sukiman (75), Umih (70), dan Enda (43).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2F5Oss2
January 02, 2019 at 09:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2F5Oss2
via IFTTT

Longsor Sukabumi, Proses Pencarian Terkendala Cuaca

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Masih ada 20 orang dalam proses pencarian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ada 30 rumah yang tertimbun tanah longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Sukabumi, Jawa Barat. Semua rumah dalam kondisi rusak berat.

Sutopo mengatakan, dari 30 rumah ada 15 jiwa yang menjadi korban, tiga orang luka-luka dan 63 selamat dari bencana longsor tersebut.

Ia menambahkan, masih ada 20 orang dalam proses pencarian. Proses pencarian terkendala cuaca.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RnrtP1
January 02, 2019 at 09:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RnrtP1
via IFTTT

Ledakkan Bom, Taliban Tewaskan Lima Tentara Afghanistan

Secara terpisah percobaan pembunuhan penasehat militer Italia digagalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL – Milisi Taliban meledakkan bom yang ditanam di sebuah terowongan di bawah pos militer Afghanistan. Ledakan ini menewaskan lima tentara Afghanistan. 

"Enam tentara terluka dalam serangan hari Selasa di distrik Maiwand di provinsi selatan Kandahar," kata juru bicara kepolisian Mohammad Ashraf Watandost, Rabu (2/1). 

Juru bicara Taliban, Qari Yousuf Ahmadi, mengatakan para militan, yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah dan menerapkan kembali hukum Islam yang keras setelah penggulingan 2001, telah membunuh atau melukai 35 tentara dan menghancurkan tumpukan besar senjata dan amunisi. 

Pasukan keamanan perbatasan Afghanistan secara terpisah menggagalkan serangan terhadap penasihat militer Italia di sebuah pangkalan paramiliter di provinsi barat Herat pada Rabu. 

Noorullah Qadri, Komandan 207 Korps Militer Zafar, mengatakan dua penyerang yang menyusup ke pasukan keamanan perbatasan berusaha membunuh para tentara Italia. 

“Warga negara Italia melarikan diri tanpa cedera. Satu penyerang ditembak mati dengan segera dan yang lainnya ditangkap," kata Qadri.

Pasukan Italia adalah bagian dari Misi Dukungan Tegas yang dipimpin NATO yang berfokus pada pelatihan, memberi saran dan membantu pasukan Afghanistan di empat provinsi barat. Italia memiliki 895 tentara yang melekat pada Dukungan Tegas. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GOtiAp
January 02, 2019 at 09:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GOtiAp
via IFTTT

Menristekdikti Cek Kerja Paksa Mahasiswa Indonesia di Taiwan

Menristek menduga mahasiswa itu berangkat tidak melalui program-program resmi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir segera mengecek dugaan ratusan mahasiswa dari Indonesia yang menjadi korban kerja paksa saat kuliah di Taiwan. Menristek menduga keberangkatan 300 mahasiswa itu tidak melalui program-program resmi dari Kemenristekdikti.

"Kami akan cek, saya belum dapat memastikan (kebenaran) informasi tersebut," kata Menristekdikti saat melakukan kunjungan kerja di kantor PWNU Jawa Tengah di Semarang, Rabu (2/1).

Menristekdikti menduga keberangkatan 300 mahasiswa asal Indonesia yang mengalami kerja paksa di Taiwan tersebut tidak melalui program-program resmi dari Kemenristekdikti sehingga tidak terpantau. Menurutnya, jika para mahasiswa masuk melalui Program Taipei Economic and Trade Office (TETO), maka pihaknya bisa mengontrol dan mengendalikannya.

"Yang melalui Kemenristekdikti itu melalui TETO atau kerja sama di bidang perdagangan yang didalamnya ada mengenai pendidikan," ujarnya.

Kemenristekdikti juga akan melakukan koordinasi dengan perwakilan TETO yang ada di Jakarta guna menindaklanjuti informasi mengenai kerja paksa ratusan mahasiswa Indonesia di Taiwan.

"Katanya kuliah sehari dua hari lainnya kerja, itu yang saya belum tahu. Kami koordinasi dengan TETO, nanti kita lihat apa permasalahannya," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ro9isx
January 02, 2019 at 09:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ro9isx
via IFTTT

Dirut Bank Mandiri Harap Pertumbuhan DPK Naik Tahun Ini

Pengetatan likuiditas dinilai masih menjadi tantangan bagi bank tahun ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengetatan likuiditas dinilai masih menjadi tantangan bagi bank tahun ini. Hanya saja diperkirakan kondisinya akan membaik. Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, likuiditas kini mulai membaik dan ia berharap adanya pertumbuhan Dana Pihak Ketiga tahun ini.

"Likuiditas membaik satu bulan terakhir ini," katanya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, (2/1).

Maka pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) ini pun berharap pertumbuhan DPK pada 2019 meningkat. "Kalau capital inflow besar, DPK juga besar tahun ini," katanya.

Ia memproyeksikan pula, dari sisi capital inflow, Foreign Direct Investment (FDI), serta portofolio membaik pada 2019. Hal itu didorong oleh mulai meredanya perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan Cina.

"Berita terakhir terkait perang dagang AS dan Cina sudah mulai ada kesepakatan. Ini akan membuat pertumbuhan ekonomi dunia lebih baik," jelas pria yang akrab disapa Tiko tersebut.

Apalagi, kata dia, Bank Sentral AS yakni The Fed ada perlambatan mengenai peningkatan suku bunga. Dari sisi penguatan dolar AS juga menurutnya, tidak seperti 2018, sehingga diharapkan kurs rupiah bisa semakin menguat.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut menegaskan, kondisi likuiditas perbankan tidak akan ada masalah tahun ini. Sebab pada 2019, portofolio investor pun diharapkan banyak yang kembali masuk ke pasar Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2s1BzGU
January 02, 2019 at 08:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2s1BzGU
via IFTTT

Banjir Terjang Dua Kelurahan di Kota Bogor

Banjir meredam 22 rumah di Kelurahan Rancamaya dan Kelurahan Bojong

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Banjir melanda dua kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (2/1). Menurut data laporan Badan Penanggulanhan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, banjir meredam 22 rumah di Kelurahan Rancamaya dan Kelurahan Bojong Kerta pukul 13.00-17.00 WIB.

Kepala BPBD Kota Bogor, Ganjar Gunawan, menyebut, banjir setinggi datu meter terjadi akibat tingginya curah hujan di kawasan Bogor Selatan. Akibatnya, aliran Sungai Cimakaci yang merupakan anak Sungai Cisadane meluap.

“Aliran selokan Sungai Cimakaci dulu pernah ambles, lalu diperbaiki. Hanya saja perbaikan itu justru mengakibatkan gorong-gorong yang ada di wilayah perkampunhan itu mengecil, sehingga akibatnya nggak bisa nampung debit air yang tinggi,” kata Ganjar.

Menurut dia, usai menerima laporan dari warga sekitar pukul 15.30 WIB, tim reaksi cepat tanggap BPBD Kota Bogor segera mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi korban dan verifikasi dampak bencana. Dalam peristiwa banjir itu, kata dia, tidak ada korban jiwa. Dia menuturkan, banjir juga berangsur surut sekitar pukul 17.00 WIB.

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Arya langsung meninjau lokasi banjir usai mengikuti rapat paripurna DPRD Kota Bogor. Menurut Bima, banjir terjadi akibat dampak pembangunan Tol Bocimi. Pembangunan tersebut, kata dia, berdampak pada mengecilnya saluran drainase yang tidak mampu menampung volume air yang tinggi.

“Saya langsung pantau di lapangan. Kemungkinan ada dampak pengerjaan itu (Tol Bocimi), karena jalannya di kampung sini terlihat menurun, ambles karena sering dilewati alat berat pengerjaan tol,” kata dia.

Bima juga menginstruksikan kepada BPBD Kota Bogor agar segera mengevakuasi masyarakat ke lokasi yang lebih aman. Selain itu, kata dia, instruksi juga diberikan ke Dinas Sosial Kota Bogor untuk segera mengirim bantuan pengadaan alas tidur, baju, dan bahan makanan. Bima juga menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk menyedot air di kawasan permukiman agar banjir segera surut.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menghubungi pihak Tol Bocimi meminta kerja sama. Kerjasama itu, lanjut Bima, berupa perbaikan fisik yang diperlukan, kebutuhab jarak pendek, serta kebutuhan jangka panjang apa yang harus diperbaiki di dua kelurahan itu.

“Terkait adanya harta benda yang rusak akibat banjir, saya minta ke BPBD Kota Bogor agar segera melakukan inventarisasi. Jika memang berhubungan dengan administrasi, warga segera mengurus ke dinas terkait,” katanya.

Bima menjabarkan, administrasi yang dimaksud dapat berupa surat-surat ataupun dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dia menyebut, warga harus melaporkan terkait hal tersebut agar dapat dikeluarkan KTP sementara jika yang bersangkutan kehilangan surat identitas dalam peristiwa banjir yang ada.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LNhaOK
January 02, 2019 at 08:51PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LNhaOK
via IFTTT