Pages

Showing posts with label 2019 at 03:19PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:19PM. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Hutama Karya Pastikan Tol Lampung-Palembang Siap Beroperasi

Tol Bakauheni – Terbanggi Besar akan dioperasionalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG-- Menjelang Lebaran 2019, PT Hutama Karya (Persero) memastikan kesiapan Jalan Tol Trans-Sumatra untuk dilalui pemudik. Salah satunya ruas tol dari Bakauheni hingga Palembang.

Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo mengatakan melakukan kegiatan penyusuran Jalan Tol Trans Sumatra Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung. Adapun tujuan dari dilakukannya kunjungan ini adalah meninjau kesiapan Jalan Tol Trans Sumatra Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, Palembang, sebelum nanti dilalui oleh para pemudik.

"Nanti ada yang operasional yaitu tol Bakauheni – Terbanggi Besar, dan juga ada yang akan kami fungsionalkan yaitu dari Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung,"  ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (22/5).

Hingga saat ini progres pekerjaan konstruksi dari Terbanggi Besar hingga Kayu Agung sudah lebih dari 95 persen, sehingga sudah siap difungsionalkan dengan kondisi seluruhnya perkerasan beton atau rigid dan flexible pavement. Adapun Tempat Istirahat Sementara telah dibangun Rambu sudah terpenuhi dan Tempat Istirahat Sementara (TIS) sudah dibangun.

"Progressnya sudah 80 persen," ucapnya.

Sementara Kepala Divisi Pengembangan Jalan Tol Hutama Karya Agung Fajarwanto menjelaskan dengan difungsionalkannya ruas Terbanggi Besar – Kayu Agung dan Kayu Agung – Palembang (dikelola oleh PT Sriwijaya Markmore Persada), menandakan bahwa pada arus mudik 2019, pemudik sudah dapat melakukan perjalanan dari Lampung hingga Palembang melalui jalan tol sepanjang kurang lebih 361,06 km.

"Jalur ini terdiri dari Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar yang telah beroperasi penuh sepanjang 140 km dan juga ruas lain yang masih fungsional yaitu Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang sepanjang 99 km, Ruas Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 87 km dan Ruas Kayu Agung-Palembang (dikelola oleh PT Sriwijaya Markmore Persada) sepanjang 34 km” ungkapnya.

Disamping itu, untuk memastikan kesiapan jalur mudik tersebut, Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol HK, J Aries Dewantoro menjelaskan pihaknya telah memersiapkan sebanyak 12 Tempat Istirahat/Rest Area dengan fasilitas berupa musholla, toilet dan SPBU Modular/Kios K/Motoris dari Bakauheni hingga Kayu Agung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WTDpYa
May 22, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WTDpYa
via IFTTT

Thursday, May 16, 2019

Buka Layanan Penukaran Uang, BI DIY Siapkan Rp 5,6 Triliun

Pada 2018 lalu BI DIY menyediakan sebesar Rp 5,2 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY menggelontorkan dana sebesar Rp 5,6 triliun. Dana ini dikucurkan untuk melayani penukaran uang pecahan kecil selama Ramadhan 2019. 

Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Hilman Tisnawan mengatakan, dana tersebut naik dari yang dikeluarkan sebelumnya. Pada 2018 lalu pihaknya menyediakan sebesar Rp 5,2 triliun. 

"Tahun lalu hanya Rp 5,2 triliun. Jadi naik kurang lebih tujuh persen yaitu Rp 400 miliar," kata Hilman saat peluncuran Kas Keliling BI Periode Ramadhan di Jalan Ipda Tut Harsono, Yogyakarta, Kamis (16/5).

Layanan penukaran uang ini dibuka di 96 titik yang tersebar di seluruh wilayah di DIY hingga 24 Mei nanti. BI DIY pun menggandeng sembilan perbankan untuk melakukan layanan ini. 

Alasan uang yang disediakan lebih besar dari tahun lalu dengan tujuan ingin memudahkan masyarakat. Sebab, pada tahun lalu penyediaan sebesar Rp 5,2 triliun dapat tersalurkan seluruhnya kepada masyarakat. 

"Memang hitungan itu tidak pernah meleset. Tahun lalu Rp 5,2 triliun keluar uang dari BI, semua ditarik oleh masyarakat. Yogya kota wisata, masyarakat pulang kampung, maka kebutuhan masyarakat yang datang harus dipenuhi," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HoyI3u
May 16, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HoyI3u
via IFTTT

Thursday, May 9, 2019

Spirit Ramadhan dan Perubahan

Mengambil spirit Ramadhan, jadikan momentum kali ini menuju perubahan hakiki

Bulan Ramadhan kembali menyapa. Bulan puasa nan mulia. Berkah dan rahmah berlimpah-limpah sepanjang pelaksanaannya. Puncaknya ketika derajat takwa mampu digenggam oleh individu yang menjalankan ibadah puasa. 

Perwujudan takwa skala privat berupa ketundukan terhadap perintah dan larangan Sang Pencipta, baik sebelum, selama dan sesudah Ramadhan. Begitu pula takwa secara kolektif, terpancar dari masyarakat dan Negara yang total mengambil hukum-hukum Tuhan dalam segala lini kehidupan. Maka kemashlahatan hidup akan dinikmati, kemudharatan bisa dihindari. Inilah kemewahan dunia dan akhirat bagi siapa saja yang menyakininya.

Pun takwa adalah obor perubahan. Menyalakan kesadaran masyarakat bahwa kondisi hari ini penuh ketidakberesan yang bersifat sistemik. Jauh dari nilai-nilai Islam. Segera perlu perubahan, mendesak.

Tanpa ingin mengurangi sedikit pun kesucian bulan Ramadhan, kondisi hari ini masih tidak bisa dilepaskan salah satunya dari gelaran Pemilu 2019. Yang menorehkan kisah pilu, dimana KPU mencatat petugas KPPS yang meninggal dunia hingga Sabtu (4/5) lalu bertambah menjadi 440 orang dan yang sakit berjumlah 3.788 orang.

Belum lagi proses rekapitulasi suara Pemilu yang terindikasi sarat kecurangan. Sungguh mengusik akal sehat. Menampar muka. Masihkah lisan ini bisa berkata kita sedang baik-baik saja, seolah tak terjadi apapun?

Lumrah, di tengah suasana khusyuk Ramadhan. Riuh kasak-kusuk masyarakat yang mendamba akan  perubahan. Mulai dari kalangan akar rumput, milenial, intektual hingga politisi sepakat perubahan adalah harga mati.

Muncul narasi dari beberapa tokoh bangsa, people power sebagai alternatif solusi. People power adalah sebuah kekuatan masyarakat dengan langkah-langkah inkonstitusional, menuntut penguasa  untuk meletakkan jabatannya. Dengan aksi turun jalan sebagai bentuk protes terhadap kezaliman dan ketidakmampuan penguasa menyelesaikan segala problematika Negara.

People power pernah mengisi lembaran sejarah perpolitikan Indonesia, ketika penggulingan rezim Soeharto tahun 1998. Kemudian lahir era baru, era reformasi. Wacana people power ini terus bergulir, kembali masyarakat terpolarisasi. Mendukung atau membenci. Dengan taruhan masa depan Negara dan generasi.

Sebagai Muslim, yang meyakini bahwa Rasulullah saw. adalah teladan terbaik : 

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. al-Ahzab: 21).

Wajib bagi kita berpegang atas risalah yang dibawa Rasulullah. Termasuk dalam hal perubahan, Rasulullah ketika membangun pemerintahan Islam tidak menerapkan metode people power. Namun melalui dakwah politis dan pemikiran. Tanpa kekerasan.

People power akan berbahaya tanpa ada kesadaran umum di tengah masyarakat mengenai perubahan yang hakiki. Perjuangan yang membabi buta. Berpotensi menimbulkan konflik dan perpecahan.

Mengambil spirit Ramadhan, jadikan momentum kali ini menuju perubahan hakiki. Bukan perubahan karena dorongan emosional. Takwa sebagai dasarnya. Karena suara terbanyak bukan menjadi legitimasi perbuatan itu benar dan layak untuk dilakukan, apalagi diperjuangkan. 

Pengirim: Lutfi Sobiroh, tinggal di Kota Santri Pasuruan, Jatim

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LxJCIe
May 09, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LxJCIe
via IFTTT

Monday, May 6, 2019

Pendidikan, Tanggung Jawab Siapa?

Hampir 79 tahun Indonesia merdeka masih saja kurang optimal pelayanan pendidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh : Fajar, Konsultan Relawan (KAWAN) Sekolah Literasi Indonesia (SLI) Dompet Dhuafa

Tanggal 2 Mei menjadi hari sakral bagi pendidikan di Indonesia. Mengapa tidak? Pada

tanggal ini seluruh bangsa Indonesia gegap gempita merayakan momen Hari

Pendidikan Nasional, yang diambil dari hari lahir Bapak Pendidikan Indonesia, Ki

Hajar Dewantara.

Namun, apakah cukup memaknai Hari Pendidikan Nasional hanya dengan menyelenggarakan upacara di sana-sini, tanpa melihat lebih jauh perkembangan pendidikan di Indonesia? Tentu sangat miris apabila di usianya yang hampir 79 tahun ini masih ditemukan kurang optimalnya pelayanan pendidikan yang ada di Indonesia, khususnya yang berada di daerah-daerah yang jauh dari ibu kota.

Alih-alih menyediakan pelayanan pendidikan yang layak bagi masyarakat di daerah, nyatanya masih banyak ditemukan sekolah-sekolah yang belum optimal menjalankan fungsinya sebagai satuan pendidikan. Ketika melihat satuan pendidikan di daerah perkotaan yang kian marak bak jamur yang tumbuh di musim hujan, miris mengamati terbatasnya satuan pendidikan yang berada di daerah-daerah, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Banyak ditemukan anak-anak yang harus menempuh jarak berkilo-kilometer untuk dapat memperoleh haknya, mendapatkan pelajaran dari guru. Namun, sangat disayangkan ketika para penerus bangsa sampai di sekolah, hanya seorang guru yang hadir. Atau bahkan tak ada satu pun guru yang nampak.

Lalu pertanyaannya, sebenarnya ketidakoptimalan pelayanan satuan pendidikan di

daerah menjadi tanggung jawab siapa? Sebenarnya, sudah banyak program kerelawanan yang dilaksanakan untuk membantu memenuhi kurangnya tenaga pengajar di daerah.

Sebut saja SM3T (Sarjana Mendidik di Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) besutan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu, program Indonesia Mengajar yang diprakarsai oleh Anies Baswedan. Kemudian muncul Sekolah Guru Indonesia di bawah naungan Dompet Dhuafa Pendidikan.

Selain program kerelawanan yang mengirimkan para tenaga pengajar di daerah, program kerelawanan yang mengirimkan konsultan pendidikan ke daerah juga sudah dilakukan oleh Dompet Dhuafa Pendidikan melalui program Sekolah Literasi Indonesia (SLI). Namun, apakah program-program ini bisa benar-benarmengubah paradigma pendidikan di daerah?

Tentu tak semudah membalikkan telapak tangan. Setiap program pasti punya tantangan yang berbeda. Program-program ini hanya sebagian kecil dari elemen yang ikut bertanggung jawab atas pendidikan yang ada di Indonesia.

Sukses atau tidaknya program-program seperti ini dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tentu tak lepas dari peran para pegiat lokal pendidikan dan masyarakat. Mereka adalah kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan, pengambil kebijakan, instansi terkait, masyarakat, dan orang tua siswa.

Sinergitas di antara para pegiat lokal pendidikan harus dioptimalkan guna mewujudkan pelayanan pendidikan yang benar-benar diharapkan dapat mewujudkan tujuan dari pendidikan itu sendiri.

Bagaimana cara membangun sinergitas antar elemen yang ada? Ibarat sebuah bangunan, pendidikan di daerah adalah sebuah rumah, dimana bahan material bangunannya adalah para pegiat pendidikan dan masyarakat. Jika satu saja elemen yang berfungsi secara optimal, sudah dipastikan tujuan pendidikan yang diharapkan akan sulit untuk diwujudkan.

Oleh karena itu, para pegiat pendidikan dan masyarakat harus satu hati, satu

visi, dan satu aksi dalam mengemban tanggung jawab pendidikan di daerah. Apa

maksudnya?

Satu hati. Semua pegiat pendidikan dan masyarakat harus memperbaharui

niat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Jangan sampai terbersit

keinginan untuk menguntungkan kelompok tertentu atau hanya mencari peluang

untuk mendapatkan proyek-proyek pendidikan semata.

Setelah semuanya merasa satu hati, kemudian tentukan visi yang akan dicapai. Pembaharuan visi bukanlah hal yang tak diperbolehkan. Justru hal ini perlu dilakukan secara periodik, misalnya 5 tahun sekali. Hal ini bertujuan agar dapat diukur visi apa saja yang sudah tercapai dan visi baru apa yang harus dicapai.

Visi sudah disatukan, kemudian program harus disusun dan dijalankan. Satu aksi menjadi hal yang wajib dilakukan secara bersama-sama. Akan lebih baik jika semua pihak ikut serta dan menjadi penanggungjawab dari program-program yang sudah disusun. Program-program yang sudah direncanakan harus dilaksanakan secara optimal dan tak lupa dievaluasi di akhir pelaksanaan program.

Melalui tiga hal tadi, tentu tujuan pendidikan yang diharapkan dapat terwujud

secara maksimal dan tidak akan ada lagi kejadian saling menyalahkan antar pihak

jika terjadi permasalahan dalam pendidikan. Dengan demikian, mari bersinergi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WqdhUv
May 06, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WqdhUv
via IFTTT

Sunday, April 28, 2019

Kemenpar Gandeng Booking.com Promosi Wisata ke Wisman Eropa

Kemitraan ini untuk memperkuat kerja sama dengan penyedia layanan wisata online.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyatakan Booking.com akan menjadi mitra eksklusif Indonesia dalam promosi wisata. Kemenpar menggandeng perusahaan platform bidang perjalanan terbesar dunia itu untuk mempromosikan wisata Indonesia kepada para wisatawan mancanegara (wisman) asal Eropa.

Kemitraan antara Kemenpar dan Booking.com untuk memperkuat kerja sama dengan penyedia layanan wisata online. Selain itu, kerja sama untuk menyasar akomodasi di Indonesia dalam melakukan edukasi strategi pemasaran digital.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya mengatakan, Booking.com mewadahi lebih dari 28 juta fasilitas akomodasi di seluruh dunia. Para pengunjung situs Booking.com di antaranya berasal dari Jerman, Inggris, Prancis, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Thailand, dan Taiwan.

“Kami senang dapat bermitra dengan perusahaan global seperti Booking.com untuk membantu kami mencapai tujuan ini. Kemitraan ini akan menunjukan praktik terbaik global dalam pemasaran digital untuk mendukung perkembangan akomodasi lokal dan sektor pariwisata," kata Nia dalam keterangan resmi diterima Republika.co.id, Ahad (28/4).

Ia menjelaskan, saat ini sektor pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan di Indonesia dengan total pemasukan devisa sebesar Rp 280 triliun dan telah menyerap 13 juta tenaga kerja pada 2019. “Untuk memaksimalkan sektor ini, Kementerian Pariwisata juga telah memperkenalkan Go Digital Tourism pada 2017 silam,” tambahnya.

Wakil presiden sekaligus Direktur Pelaksana Booking.com Asia-Pasifik Angel Llull Mancas mengatakan, misi Booking.com yakni untuk membuka kemungkinan penggunanya menjelajahi dunia. Sebagai platform pemasaran digital bagi jutaan mitra akomodasi di seluruh dunia, Booking.com membuka peluang bagi mereka untuk menjangkau pengguna skala global.

“Hari ini, kami dengan bangga mengumumkan kemitraan dengan Kementerian Pariwisata Indonesia,” ujar Angel.

Ia menyebut, sektor pariwisata Indonesia tengah memasuki masa puncak dan hal itu dibarengi dengan peluang yang signifikan untuk penerapan praktik digital yang lebih baik. Pada akhirnya, ia berharap, dapat menguntungkan wisatawan maupun bisnis lokal.

“Kami berharap kemitraan Booking.com dengan Kemenpar akan membantu menciptakan industri akomodasi digital dengan kapabilitas tinggi di Indonesia,” ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UFEnFv
April 28, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UFEnFv
via IFTTT

Monday, April 22, 2019

Thomas Mueller Akui Bayern Muenchen Mulai Tertekan

Muenchen hanya unggul satu poin dari Dortmund yang duduk di posisi kedua klasemen.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Butuh waktu hingga 75 menit buat Bayern Muenchen untuk bisa mencetak gol ke gawang Werder Bremen pada pekan ke-30 Bundesliga Jerman, Sabtu (20/4) waktu setempat. Die Bavarians akhirnya bisa memastikan torehan tiga angka di laga tersebut lewat gol semata wayang Nicklas Sule.

Kemenangan tipis 1-0 atas Werder Bremen ini pun terbukti krusial buat Die Bayern guna terus menjaga posisi di puncak teratas klasemen sementara Bundesliga. Pasalnya, di laga lainnya, Borussia Dortmund berhasil memetik kemenangan besar 4-0 atas Freiburg, Ahad (21/4) waktu setempat.

Berada di peringkat teratas klasemen sementara Bundesliga dengan raihan 70 poin, Muenchen hanya mengantongi keunggulan satu poin dari Dortmund, yang duduk di peringkat kedua. Alhasil, kegagalan memetik poin di empat laga sisa Bundesliga musim ini dapat berakibat fatal buat usaha Die Bayern mempertahkan titel Bundesliga.

Tekanan untuk bisa terus menang di sisa laga pada musim guna menjauh dari kejaran Dortmund pun mulai dirasakan oleh Muenchen. Kondisi ini seperti yang terjadi di laga kontra Werder Bremen. Hal itu pun diakui oleh gelandang serang sekaligus kapten Muenchen, Thomas Mueller.

''Kami mulai merasakan tekanan tersebut. Kami merasakan tekanan itu seperti halnya keinginan kami untuk bisa menjuarai Bundesliga pada musim ini. Setelah babak pertama (di laga kontra Bremen), kami meningkatkan intensitas permainan. Namun, hasil yang ada menunjukkan laga itu memang berlangsung ketat,'' ujar Mueller seperti dikutip laman resmi Bundesliga, Senin (22/4).

Sebelumnya, pelatih Muenchen Niko Kovac mengakui, Bremen merupakan lawan yang sangat sulit untuk ditaklukkan. Kendati begitu, pelatih asal Kroasia itu memuji kesabaran timnya untuk bisa membongkar pertahanan tamunya.

Kendati belum puas dengan penampilan anak-anak asuhnya, tapi Kovac tetap mengapresiasi keberhasilan timnya meraih tiga poin di laga tersebut. ''Sebenarnya, saya berharap, kami bisa mengakhiri laga dengan cepat, terutama dengan banyaknya peluang yang kami miliki. Namun, kemenangan 1-0 sudah cukup, dan kami tetap puas masih berada di posisi teratas klasemen sementara,'' jelas dia.

Setelah menghadapi Werder Bremen, Muenchen akan melakoni laga kontra Nurenberg, Hannover, RB Leipzig, dan Eintracht Frankfurt di sisa Bundesliga musim ini. ''Kami harus fokus pada permainan. Kami harus bisa menang di empat laga tersebut dan itu cukup untuk mengantarkan kami menjadi juara,'' kata pelatih yang menggantikan Jupp Heynckes pada awal musim ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2INmnXq
April 22, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2INmnXq
via IFTTT

Saturday, April 20, 2019

KPU Jabar: 12 Petugas KPPS Meninggal karena Kelelahan

Tugas terberat petugas KPPS ialah menyalin berbagai formulir Pemilu 2019

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyatakan mayoritas petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) mengalami kelelahan saat bertugas karena harus menyalin berbagai formulir. Tercatat, ada 12 orang yang meninggal dunia pada saat atau seusai bertugas.

"Itu kan ada enam set. Lembarannya cukup besar. Jadi itu lima pemilihan berarti. Lima jenis pemilihan, lima jenis formulir C1, banyak itemnya. Kurang lebih ada 20 sampai 30 lembar. Kali saksi 16 partai, kali DPD jadi wajar kalau itu sangat melelahkan sekali," kata Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, di Gedung Sate Bandung, Sabtu (20/4).

Dia mengatakan, salah satu tugas terberat yang harus dihadapi oleh petugas KPPS ialah menyalin berbagai formulir Pemilu 2019. "Yang paling menghabiskan waktu itu nyalinnya. Jadi kan perhitungan suara selesai pukul 23.00 malam, yang lama itu nyalinnya untuk plano, nyalin ke jenis formulinya," kata dia.

Menurut dia, saat awal masa rekrutmen petugas KPPS pihaknya sudah menyampaikan sejumlah hal yang harus diterima oleh petugas KPPS dan ada test kesehatan.

"Surat kesehatan sudah. Cuma problem kita banyak yang siap jadi KPPS secara persyaratan atau memenuhi. Tapi tidak banyak yang mau. Maka kemudian yang sekarang di TPS itu adalah yang siap dan mau. Dana itu akan sangat luar biasa kesukarelaannya dengan honor tidak seberapa tapi mereka kerja full," kata dia.

Pihaknya menyatakan hingga 19 April 2019, tercatat ada 12 orang petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia terkait pelaksanaan Pemilu 2019.

"Petugas KPPS di Jabar yang meninggal dunia menjadi 12 orang. Itu di sembilan kota/kabupaten," kata dia.

Ketika ditanyakan apakah pihaknya akan memberikan santunan kepada 12 orang petugas KPPS yang meninggal dunia saat atau usai bertugas, Rifqi mengatakan akan mengkaji hal tersebut.

"Itu agak susah (memberikan santunan). Itu kan tidak mengenal santunan. Bahkan tadi kita sudah koordinasi dengan pemerintah provinsi, akhirnya kita upayakan ada santunan," kata dia.

Berikut adalah nama-nama 12 petugas KPPS di Jawa Barat yang meninggal dunia.

1. Kabupaten Purwakarta, yakni Deden Damanhuri (46 tahun) dan Carman (45 tahun). Penyebab kematian mengalami pecah pembuluh darah dan kondisi badan lemah.

2. Kabupaten Bandung, Indra Lesmana alias Alex (28 tahun), penyebab kematian awalnya mengeluh merasa mual/sakit.

3. Kota Bekasi Ahmad Salahudin, Ketua KPPS TPS 081 Kelurahan Kranji Bekasi Barat, penyebab kematian tertabrak truk.

4. Kabupaten Tasikmalaya, yakni H Jeje dan Supriyanto efek Kecapaian di TPS, mempunyai riwayat jantung karena kelelahan.

5. Kabupaten Kuningan, yakni Nana Rismana karena kelelahan.

6. Kabupaten Bogor Jaenal (56 tahun), yakni kelelahan saat mengambil logistik di gudang penyimpanan

7. Kabupaten Karawang, yakni Yaya Suhaya diduga kelelahan.

8. Kota Sukabumi, yakni Tatang Sopandi (48 tahun) demam setelah beberapa hari, sebelumnya aktif membantu sortir di gudang logistik KPU

9. Kabupaten Sukabumi, yakni Idris Hadi (64 tahun) dan Usman Suparman kelelahan pada saat P2S selesai (riwayat penyakit jantung).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ULuf2X
April 20, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ULuf2X
via IFTTT

Tuesday, April 16, 2019

Kemenko Ingin Pastikan Stok dan Harga Bawang Putih

Pemerintah segera menggelar rakor jika ada usulan impor jika stok bawang menipis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian akan berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) soal stok dan harga bawang putih menyusul semakin melonjaknya harga di pasaran. Diketahui, Kemendag sebelumnya beralasan penundaan pengeluaran izin impor bawang putih dilakukan karena masih tersedianya stok hingga tiga bulan ke depan.

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono mengatakan, pihaknya akan memastikan informasi mengenai stok dan harga dari Kemendag. Hal itu dilakukan guna memastikan harga bawang putih terjamin seiring dengan semakin dekatnya bulan Ramadhan. Dia juga menegaskan, jika terjadi masukan mengenai keputusan impor yang ada dari sejumlah kementerian teknis, Kemenko akan segera menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan kementerian terkait..

“Kalau dari Kemendagnya minta rakor sekarang, kami akan langsung gelar rapatnya. Tapi ini belum ada konfirmasi apa-apa dari mereka,” kata Susi saat ditemui Republika.co.id di kantornya, Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/4).

Dia menjelaskan, izin impor seharusnya segera dapat dikeluarkan guna menekan lonjakan harga di pasaran seperti yang terjadi saat ini. Mengacu catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih sedang pada 16 April 2019 berada di kisaran Rp 48.950-Rp 59.150 per kilogram (kg). Harga tersebut dalam sepekan terakhir mengalami tren kenaikan setiap harinya berkisar Rp1.000-Rp 2.000 per kg.

Menurutnya, kepastian jumlah pasokan dan juga harga perlu dilakukan secepat mungkin sebagai acuan awal alasan Kemendag dalam menahan izin impor pada beberapa waktu lalu. Dia menilai, dengan semakin mendekatnya bulan Ramadhan yang mana tingkat kebutuhan bahan pokok masyarakat pada umumnya mengalami peningkatan, izin impor diharapkan dapat segera keluar.

“Nanti tiba-tiba mendekati puasa harga semakin melonjak tinggi, nanti bisa repot. Kita akan cek stoknya, betul ada nggak nih,” kata dia.

Menurutnya jika mengacu pada keputusan rakornas beberapa waktu lalu, kebijakan impor bawang putih sudah seharusnya dilaksanakan oleh kementerian teknis. Adapun kementerian teknis yang dimaksud adalah Kementerian Pertanian (Kementan) selaku pemberi rekomendasi izin impor hortikultura (RIPH), Kemendag selaku yang mengeluarkan izin impor, dan Badan Usaha Logistik (Bulog) selaku pelaksana importasi.

Saat ini, kata dia, RIPH sudah diberikan oleh Kementan kepada Kemendag sehingga prosesnya sedang dilangsungkan di kementerian tersebut. Oleh karena itu, menurutnya, bila terdapat perubahan mengenai isi rakornas yang ada, maka Kemenko akan segera menindaklanjutinya secara koordinatif.

Sementara itu Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, harga bawang putih di pasar semakin melonjak naik menembus Rp 52 ribu-Rp 55 ribu per kg. Menurutnya, angka tersebut sudah sangat memprihatinkan dan secara tidak langsung melemahkan daya beli pedagang terhadap barang modal.

“Harga bawang putih semakin dahsyat,” kata dia.

Kendati demikian, pihaknya melihat peredaran bawang putih di pasar relatif masih tersedia meski hal tersebut tidak diimbangi dengan kemampuan pedagang dalam membelinya. Ketersediaan pasokan yang ada di pasar, kata Abdullah, bukan berarti menunjukkan jumlah pasokan dipastikan aman hingga tiga bulan ke depan.

Menurutnya, selain minimnya data konkret stok yang sulit diperoleh pedagang, pihaknya juga sulit untuk memastikan mengapa pergerakan harga trennya terus melonjak. “Kalau memang harga tinggi ini karena stok, coba saja pasar diguyur oleh stok yang dibilang Kemendag itu,” kata dia.

Namun apabila stok tersebut tidak tersedia atau semakin menipis, Abdullah menyarankan kepada Kemendag untuk segera mengeluarkan izin impor bawang putih secepatnya untuk mengantisipasi lonjakan harga yang semakin ekstream. Sebelumnya diketahui, pemerintah mengeluarkan kebijakan impor bawang putih sebesar 100 ribu ton guna mengantisipasi lonjakan permintaan dan harga jelang Ramadhan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2v5iKE7
April 16, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2v5iKE7
via IFTTT

Monday, April 15, 2019

Persija tak Pilih Lawan di Piala Indonesia

Pelaksanaan Piala Indonesia sempat tertunda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta siap menerima tim mana saja yang bakal menjadi lawannya pada babak delapan besar Piala Indonesia. Pelaksanaan Piala Indonesia sempat tertunda termasuk karena bergulirnya Piala Presiden 2019.

"Buat saya tidak ada harus lawan si A dan si B semua sama saja. Semua lawan kuat dan berat jadinya sama saja. Sekali lagi kita terima hasil drawing apa kita siap," kata Manajer Persija, Marsma TNI Ardhi Tjahjoko dalam keterangan resminya.

Sesuai dengan jadwal, pengundian babak delapan besar Piala Indonesia bakal digelar oleh penyelenggara turnamen di Hotel Century Senayan, Jakarta, Senin (15/4).

Selain Persija, tim yang masuk delapan besar Piala Indonesia adalah Bhayangkara FC, Madura United, Persib Bandung, Borneo FC, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Bali United.

Terkait persiapan tim menghadapi babak 8 besar Piala Indonesia, pria kelahiran Madiun itu mengatakan pihaknya belum bisa bicara banyak karena harus mengetahui lawannya terlebih dahulu dan kapan laga itu bergulir. Apalagi babak delapan besar Piala Indoensia kembali berlangsung dua kali pertemuan.

"Pertama kita lihat kepastian drawing lawan siapa dan setelah itu menunggu jadwal dari PSSI. Jika itu sudah diketahui coach nantinya akan membuat rencana mengingat kami juga bermain di AFC. Intinya kami siap menghadapi jadwal padat begitu juga lawan siapapun kami siap hadapi," kata Ardhi menjelaskan.

Sementara itu salah satu pemain Persija, Riko Simanjuntak juga mengaku siap untuk menunjukkan kemampuan terbaik pada babak delapan besar. Bahkan, mantan pemain Semen Padang itu menegaskan timnya tidak akan memilih lawan.

"Siapapun lawannya kita pasti siap. Apalagi di babak delapan besar tim yang lolos adalah tim-tim yang terbaik. Kita harus mempersiapkan diri dengan baik," katanya.

Persija melaku ke perempat final usai melewati PS TIRA-Persikabo. Setelah main imbang di kandang The Young Army, Persija membukukan kemenangan di laga kedua.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UF0wJ5
April 15, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UF0wJ5
via IFTTT

Saturday, April 13, 2019

Perkuat Usaha Garam Rakyat,Pemerintah Salurkan KUR di Madura

Total KUR untuk industri garam rakyat yang disalurkan adalah Rp 68,8 miliar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan skema khusus kepada sektor usaha garam rakyat di Pamekasan, Madura, Jawa Timur Sabtu (13/4). Total KUR yang disalurkan adalah Rp 68,8 miliar kepada 2.384 debitur di enam provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, NTT, dan NTB.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, sejumlah kemudahan disertakan dalam KUR Khusus ini. Di antaranya, suku bunga rendah yakni hanya tujuh persen per tahun.

"Mekanismenya yarnen (bayar setelah panen) atau sesuai dengan satu siklus usaha," ujarnya dalam rilis yang diterima Republika.

Skema KUR Khusus adalah KUR yang diberikan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola secara bersama dalam bentuk kelompok dengan off-taker perusahaan besar. Seluruh sektor usaha terbuka bagi pembiayaan KUR, sepanjang tergolong UMKM dan usahanya produktif.

Darmin menuturkan, UMKM terbukti memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional, mencapai 60 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, potensi UMKM untuk berkembang masih terbatas dengan salah satunya disebabkan rendahnya akses terhadap pembiayaan.

"KUR khusus diharapkan mampu mengatasi permasalahan ini," katanya.

Dari total penyaluran KUR khusus garam Rp 68,8 miliar, lebih dari 50 persennya untuk Jawa Timur, yaitu mencapai Rp 36,2 miliar kepada 1.189 debitur. Sisanya, Rp 32,3 mprovinsi lainnya (Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, NTT, dan NTB) yang diterima oleh 1.169 debitur.

Secara nasional, akumulasi penyaluran KUR Garam sejak tahun 2015 hingga 31 Maret 2019 telah mencapai Rp 17,5 miliar (0,01 persen dari total akumulasi plafon KUR) dan diberikan kepada 650 debitur. Penyaluran KUR Garam ini memang masih belum optimal Sebab, sebelumnya, penyaluran masih dibatasi sektor dan garam yang masuk dalam klasifikasi sektor pertambangan tidak masuk dalam sektor yang dapat dibiayai KUR.

Dalam pelaksanaan kali ini, Darmin mendorong penggunaan kartu pintar untuk menggantikan formulir pengajuan pinjaman KUR. Hal ini akan mempermudah petani garam hendak mengajukan pinjaman yang berulang, sekaligus memudahkan pula bagi bank penyalur untuk mengontrol tingkat kepatuhan si peminjam.

Dalam praktiknya, pinjaman tidak harus penuh sepanjang satu tahun. Bunga yang dihitung pun menyesuaikan dengan jangka waktu pinjaman. "Kalau panen dalam 6 bulan, ya langsung dibayar hutangnya, bayar bunganya pun jadi hanya 3,5 persen saja," ujar Darmin.

Darmin menambahkan, pemerintah juga akan memerintahkan BUMN PT Garam untuk meningkatkan jumlah gudang penyimpanan garam. Dengan begitu, tidak ada alasan PT Garam untuk tidak dapat menyerap produk di petani dengan harga beli yang baik pada masa panen. Dampaknya, pengepul pun tidak leluasa menekan harga di level petani.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong bupati dan para rektor pemimpin universitas di Madura untuk melahirkan Centre of Excellence bagi industri garam rakyat dan penerapan teknologi tepat guna hingga standarisasi produk garam rakyat di Madura. Tujuannya, agar harga beli garam dapat meningkat di tingkat pengepul.

"Dengan begitu, butiran garam bernilai laksana berlian bagi masyarakat Madura, bisa meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya," tutur Khofifah.

Sejak diluncurkan skema KUR subsidi bunga tahun 2015, total akumulasi KUR yang telah disalurkan hingga 31 Maret 2019 tercatat sebesar Rp 368,8 triliun. Total tersebut disalurkan kepada 15,2 juta debitur dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) yang tetap terjaga sebesar 1,4 persen.

Pada tahun 2019, pemerintah menetapkan target plafon KUR sebesar Rp 140 triliun. Realisasi penyaluran KUR pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2019 adalah Rp 35,2 triliun dan diberikan kepada 1,3 juta debitur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2URObR0
April 13, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2URObR0
via IFTTT

Wednesday, April 3, 2019

Refreshing di Tengah Kampanye, Jokowi Ajak Ethes ke Mal

Jokowi ingin memanfaatkan waktu selama di Solo bersama cucunya, Ethes.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Di tengah kepadatan agenda selama masa kampanye, calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri bermain bersama cucunya Jan Ethes Srinarendra di mal Solo Paragon, Rabu (3/4). Jokowi ingin memanfaatkan waktu selama di Solo bersama Ethes dan melepas lelah setelah melakukan kampanye di berbagai daerah.

"Iyaa, pas ada acara di sini kan (Solo). Waktu tadi satu jam kita pakai (main sama Ethes). Ya untuk refreshing sedikit sama Ethes. Main dengan Ethes refreshing," ujar Jokowi usai mengajak Ethes bermain di tempat bermain anak, Happy Time.

Berdasarkan pantauan, Jokowi bersama Ethes tiba di mal Solo Paragon pada pukul 13.12 WIB. Tampak pula Iriana Jokowi dan juga Gibran Rakabuming Raka serta istrinya Selvi Ananda. Jokowi pun tampak mendampingi cucunya bermain sejumlah permainan seperti golf, bowling, serta tembak-tembakan. Jokowi mengaku sudah lama tak bertemu dengan Ethes, yakni sekitar tiga bulan. Karena itu, cucunya tersebut sangat rindu bermain dengannya.  "Yang kangen dia (Ethes)," tambahnya. 

Saat ditanya awak media, Ethes sendiri mengaku sangat senang bertemu dan bermain dengan sang kakek.  Untuk diketahui, Jokowi dan Iriana berada di Solo selama tiga hari guna melakukan kegiatan Kepresidenan serta kampanye. Jokowi tiba di Solo pada Selasa (2/4) kemarin setelah mengunjungi Papua dan Sumatra Selatan.

Rencananya, pada malam hari nanti Presiden juga akan menghadiri peringatan Isra Miraj di GOR Pandawa Solo Baru, Sukoharjo. Sedangkan pada pagi hari tadi, Jokowi menghadiri acara silaturahim dengan Perpadi dan Gapoktan di Sragen. Jokowi baru akan melanjutkan agenda kampanyenya pada keesokan harinya, Kamis (4/4).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OI6P8c
April 03, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OI6P8c
via IFTTT

Thursday, March 14, 2019

Manajemen Persib Minta Kesabaran Bobotoh

Bobotoh melakukan upaya boikot kala Persib Bandung berhadapan dengan Perseru Serui.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Bobotoh melakukan upaya boikot kala Persib Bandung berhadapan dengan Perseru Serui, dalam pertandinga terakhir babak penyisihan Piala Presiden 2019, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (12/3) lalu. Dampaknya, meski Persib berhasil meraih kemenangan, namun stadion sepi dari penonton.

Bobotoh melakukan hal tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap performa Persib. Melihat hal tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono menanggapi hal tersebut. Dia meminta Bobotoh untuk terus mendukung Persib apapun keadaannya.

"Barangkali pokoknya kita berharap, mohon kesabaran agar beri kesempatan yang maksimal kepada pelatih maupun tim untuk meracik tim," kata Kuswara di Jalan Cimanuk, Kota Bandung, Kamis (14/3).

Kuswara mengaku akan segera mungkin melakukan pertemuan dengan jajaran pelatih. Mereka akan bertemu untuk membicarakan evaluasi selama Piala Presiden dan rencana Persib selanjutnya. "Sampai saat ini kita fokus di laga Piala Indonesia, nanti kita akan tukar pikiran dengan tim pelatih pasca Piala Presiden kemarin," jelasnya.

Di sisi lain, dirigen Viking Persib Club, Yana Umar mengaku kosongnya penonton di stadion bukan bentuk boikot. Menurutnya, ada alasan lain kenapa Bobotoh tidak datang malam itu. "Soal tribun kosong bukan karena boikot, tapi karena Persib tidak masuk delapan besar dan hari kerja juga, jadi buat apa, pada males juga," kata Yana.

Menurutnya, Persib tetap mendapat dukungan dari Bobotoh. Terbukti meskipun stadion kosong, banyak Bobotoh yang tetap menonton melalui layar kaca. "Itu bentuk kekecewaan saja dengan tidak menonton langsung, bukan boikot. Karena buat apa juga kalau tidak lolos, buat hiburan saja," kata Yana.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cjbtod
March 14, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cjbtod
via IFTTT

Sunday, March 10, 2019

Bawaslu: Kasus Pelanggaran Pemilu di Jabar Kedua Terbesar

Hingga 5 Maret 2019 ada 6.280 pelanggaran yang bersumber dari temuan dan laporan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia menyatakan ada lima provinsi yang masuk dalam daerah terbanyak ditemukan pelanggaran Pemilu 2019. Salah satunya, adalah Provinsi Jawa Barat.

"Ada lima besar daerah terbanyak pelanggaran pemilu, di antaranya posisi pertama Jatim, kemudian disusul oleh Jabar, kemudian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Selatan," kata Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo seusai menjadi pemateri pada Sosialisasi Akreditasi Pemantau Pemilu di Jawa Barat, di Kota Bandung, Ahad (10/3).

Ratna yang juga menjabat sebagai Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu RI ini mengatakan, dari awal masa kampanye hingga 5 Maret 2019 tercatat ada 6.280 pelanggaran yang bersumber dari temuan dan laporan. "Dan dari jumlah itu, diketahui pelanggaran APK atau alat peraga kampanye adalah temuan terbanyak," kata dia.

Dia mengatakan, dari 6.280 pelanggaran tersebut, paling banyak adalah pelanggaran administrasi yang didominasi oleh pelanggaran APK yakni 4.695 kasus. "Kemudian urutan kedua yaitu pelanggaran pidana pemilu sebanyak 485 dan ketiga kami kategorikan pelanggaran lainnya seperti pelanggaran ASN dan juga kepala daerah," kata dia.

Dari 485 pelanggaran pidana pemilu, kata dia, sebanyak 43 kasus sudah dinyatakan berkekuatan hukum tetap atau inkrah, salah satunya kasus politik uang oleh calon anggota legislatif (caleg) DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) yakni artis Mandala Shoji alias Mandala Abadi. "Jadi memang, untuk pidana pemilu itu tidak hanya kami saja dari Bawaslu yang terlibat tapi juga ada dari unsur kejaksaannya," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ToxDA2
March 10, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ToxDA2
via IFTTT

Thursday, March 7, 2019

Nasdem Duga Ada Upaya Sistematis Delegitimasi Pemilu

Upaya sistematis mendelegitimasi Pemilu dengan menyebarkan hoaks kepada KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai NasDem menduga ada upaya sistematis untuk mendelegitimasi pemilu menjelang pelaksanaan Pemilu 17 April 2019. Upaya itu dengan menyebarkan hoaks kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Sekarang KPU diteror dengan hoaks. Sepertinya ada upaya sistematis untuk mendelegitimasi pemilu melalui opini agar publik tidak mempercayai KPU dan hasil kerja KPU mengenai Pemilu Serentak 2019 khususnya Pemilihan Presiden," kata Ketua Bappilu Partai NasDem Effendy Choirie di Jakarta, Kamis (7/3).

Belakangan ini, KPU disudutkan dengan berita-berita hoaks. Misalnya, beredar video yang menyebutkan ada surat suara di Sumatra Utara sudah tercoblos pasangan calon nomor 01 Jokowi-KH Ma'ruf Amin. KPU Sumatra Utara sigap langsung melaporkan akun Facebook tersebut ke Polda Sumut.

Sebelumnya, ada pula isu yang menyebutkan ada surat suara sebanyak tujuh kontainer dari China tiba di Tanjung Priok, Jakarta dan surat suara tersebut sudah tercoblos nomor 01. KPU Pusat bergegas memeriksa kontainer tersebut dan hasilnya nihil alias hoaks.

Selain itu, ada pula isu KTP-el untuk orang asing seolah-olah KPU yang membolehkan pemberian KTP-el untuk orang asing. Padahal, KTP-el untuk orang asing merupakan perintah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Pasal 63 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan berbunyi: Penduduk warga negara Indonesia dan orang asing yang memiliki izin tinggal tetap yang telah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki KTP-el.  "Jadi apa yang salah kalau orang asing punya E-KTP. Inilah kalau elite pikirannya hanya memutarbalikkan fakta. Tidak membaca undang-undang, tetapi sekadar berbunyi. Padahal itu mempertontonkan ketidaktahuannya," kata pria yang biasa disapa Gus Choi ini 

Dia mengatakan, orang asing pemegang E-KTP tentunya tidak mempunyai hak pilih di Indonesia. Dengan demikian, orang asing pemegang E-KTP juga tidak boleh terdaftar di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Selain sejumlah berita hoaks di atas, KPU juga terus diserang seolah tidak netral ketika membolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) menyosialisasikan program pemerintah. Alasannya ASN harus netral.

Menurut Gus Choi, netralitas ASN adalah di tempat pemungutan suara, ketika menggunakan hak pilihnya, bukan di ruang kerja. Di ruang kerja, seorang ASN adalah abdi negara, abdi masyarakat yang melaksanakan program pemerintah yang dikepalai Presiden. Jadi, di ruang kerja ASN adalah anak buah presiden.

Menurutnya, penyebaran hoaks yang diarahkan ke KPU bukan tidak mungkin merupakan sebuah skenario besar dan sistematis untuk menggerus kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu sehingga terjadi delegitimasi hasil pemilu. Ia khawatir dalam dua bulan ke depan isu-isu akan muncul lagi lebih marak di daerah lain menyangkut KPU setempat.

Isu-isu itu untuk menimbulkan kesan KPU secara keseluruhan bermasalah. "Kecurigaan ini beralasan. Sekarang KPU dibidik. Apalagi ada tekanan-tekanan ke KPU Pusat agar melakukan audit IT. Jika tidak bersih, Prabowo akan mundur. Kelihatan sekali ada agenda setting, entah oleh siapa," ucapnya.

Dengan alasan itu, katanya, polisi harus segera memproses laporan yang disampaikan KPU Sumut dan diharapkan Polda Sumut segera mengungkap pemilik akun FB tersebut. Termasuk, kemungkinan adanya aktor intelektual yang menjadi dirigen serta jaringannya.

Dalam kesempatan itu, Gus Choi pun mengajak semua pihak kembali menggunakan akal sehat dan tidak secara serampangan membuat pernyataan yang mendiskreditkan atau melemahkan KPU. "Jangan pamer kebiasaan suka tuding sana sini, menyalahkan orang lain. Ingat ya, di saat satu jari menuding orang lain, tiga jari sedang mengarah ke diri sendiri," kata Gus Choi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TlLeIr
March 07, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TlLeIr
via IFTTT

Saturday, February 23, 2019

Klinik Pendidikan MIPA Gelar Seminar Kompetisi MNR ke-14

Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan para juara baru di bidang matematika.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Klinik Pendidikan MIPA (KPM), lembaga penyelenggara pendidikan Matematika Nalaria Realistik (MNR) dengan ciri khas Sistem Metode Seikhlasnya (SMS), berkomitmen untuk turut ambil bagian dalam upaya mencerdaskan anak bangsa. Untuk menumbuhkembangkan minat dan bakat anak di bidang matematika, serta meningkatkan kualitas bernalar anak-anak Indonesia, Klinik Pendidikan MIPA menyelenggarakan semifinal Kompetisi Matematika Nalaria Realistik ke-14.

Acara akan diselenggarakan serentak pada 24 Februari 2019 di beberapa provinsi di Indonesia meliputi Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Lampung, Jambi, dan Papua.

Melalui siaran pers KPM, tercatat ada 27.426 peserta yang merupakan siswa Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah sederajat, siswa Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah sederajat dan siswa Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah sederajat yang berhasil menembus babak semifinal. Sebagai informasi tambahan, babak penyisihan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik ke-14 sendiri diikuti oleh 88.546 peserta.

Dengan sistem metode seikhlasnya, penyelenggaraan Kompetisi Matematika Nalaria Realistik memasuki tahun keempat belas. Dengan ikhtiar ini, Klinik Pendidikan MIPA berharap kompetisi ini dapat diikuti dan menjangkau siswa dari beragam latar belakang ekonomi sampai ke pelosok daerah. 

"Bahkan, kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan para juara baru di bidang matematika dan mampu mendorong perubahan kualitas pendidikan matematika di Indonesia," ujar KPM dalam siaran persnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BQytLd
February 23, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BQytLd
via IFTTT

Wednesday, February 20, 2019

Lelang Sukuk Negara Serap Rp 8,12 Triliun

Total penawaran lelang sukuk yang masuk sebesar Rp 21,32 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah menyerap dana Rp 8,12 triliun dari lelang lima seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Sementara itu total penawaran yang masuk sebesar Rp 21,32 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Rabu (20/2), menyebutkan jumlah dana diserap memenuhi target indikatif sebesar Rp 8 triliun.

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS01082019 mencapai Rp 1,3 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,48269 persen dan imbalan secara diskonto. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 1 Agustus 2019 sebesar Rp 7,4 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 6,4375 persen dan tertinggi 7,25 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS014 sebesar Rp 2,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,68996 persen dan tingkat imbalan 6,5 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2021 ini mencapai Rp 6,54 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,5 persen dan tertinggi 7,90625 persen.

Untuk seri PBS019, jumlah dimenangkan mencapai Rp 1,62 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,89674 persen dan tingkat imbalan 8,25 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 September 2023 ini mencapai Rp 1,9 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 7,78125 persen dan tertinggi 8,25 persen.

Untuk seri PBS021, jumlah dimenangkan mencapai Rp 2,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,10316 persen dan tingkat imbalan 8,5 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 November 2026 ini mencapai Rp2,5 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,03125 persen dan tertinggi 8,40625 persen.

Pemerintah tidak memenangkan penawaran untuk seri PBS002, karena lelang sudah mencapai target indikatif, meski penawaran mencapai Rp2,81 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 8,53125 persen dan tertinggi 8,84375 persen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VadI4y
February 20, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VadI4y
via IFTTT

Tuesday, February 19, 2019

Indra Sjafri Ungkap Dua Keuntungan Indonesia Atas Malaysia

Kedua tim bentrok pada laga kedua penyisihan Grup B Piala AFF U-22.

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOMPENH -- Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri menyebutkan pasukan Garuda Muda memiliki setidaknya dua keuntungan menjelang menghadapi Malaysia. Kedua tim bentrok pada laga kedua penyisihan Grup B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Rabu (20/2).

"Pertama posisi kita sekarang punya satu poin karena kemarin imbang, sedangkan mereka kalah. Yang kedua, kemarin kita main sore dan mereka main malam. Keberuntungan-keberuntungan itu kami hitung," kata Indra selepas memimpin latihan di Lapangan AUPP, Phnom Penh, Selasa (19/2).

Indonesia ditahan imbang Myanmar dengan skor 1-1 dalam laga yang berlangsung sore hari di Stadion Nasional. Sedangkan Malaysia terjungkal di hadapan pendukung tuan rumah Kamboja, menelan kekalahan 0-1 dalam pertandingan yang dilangsungkan mulai pukul 18.30.

Sementara laga antara Indonesia menghadapi Malaysia bakal digelar pada Rabu (20/2) sore, di atas lapangan Stadion Nasional yang menggunakan rumput sintetis. Kondisi permukaan lapangan secara kasat mata tak terlihat terawat dengan baik. Bahkan menurut asisten pelatih Indonesia Yunan Helmi, permukaan lapangan terasa panas dan tidak nyaman ketika Indonesia menghadapi Myanmar.

Di sisi lain, Indra juga mengaku sudah menyiapkan perubahan susunan pemain demi mengantisipasi permainan yang ia perkirakan bakal ditampilkan Malaysia.

"Mungkin ada perbaikan dari sisi pemain yang turun besok," katanya.

Pada laga melawan Myanmar, Indra melakukan keputusan menarik keluar Hanif Sjahbandi digantikan M. Rafi Syarahil pada 10 menit akhir babak pertama. Ia hendak mengoptimalkan lini tengah Garuda Muda.

Tetapi dua slot pergantian berikutnya, Indra dipaksa menghabiskannya untuk menggantikan Witan Sulaiman dan Samuel Christianson yang mengalami cedera, meski belakangan diketahui keduanya hanya menderita kram saja.

Laga melawan Malaysia bakal menjadi penentuan bagi Indonesia jika ingin menjaga asa lolos ke babak semifinal semakin besar, mengingat pada pertandingan pamungkas harus menghadapi tuan rumah Kamboja yang mendapatkan sejumlah keuntungan seperti dukungan supporter maupun tak harus beradaptasi dengan kondisi lapangan.

Indra sendiri memiliki catatan yang tidak terlalu gemilang ketika timnas menghadapi Malaysia, yakni tak pernah menang dalam empat pertemuan. Tiga di antaranya berakhir imbang dan terakhir pada fase kualifikasi Piala Asia U-19 2018 lalu menelan kekalahan 1-4.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BHze98
February 19, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BHze98
via IFTTT

Monday, February 18, 2019

Sifat-sifat Negatif Manusia yang Disinggung Alquran (3)

Semua sifat buruk itu perlu ditekan supaya tidak jadi kebiasaan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sifat buruk lainnya yang merupakan kecenderungan manusia adalah enggan bersyukur. Yunahar Ilyas menggolongkan hal itu ke poin kelima dari bukunya, Tipologi Manusia Menurut Al-Qur’an (2007, Labda Press).

Alquran surah al-'Adiyat ayat keenam sudah menegaskan tabiat manusia yang enggan bersyukur kepada Allah. Artinya, "Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya."

Padahal, dengan banyak-banyak bersyukur, manusia akan ditambahkan nikmat lagi dan lagi dari Allah SWT. Simaklah surah Ibrahim ayat ketujuh. Terjemahannya, "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."

Demikian kelima sifat yang dibahas dalam rangkaian tulisan kali ini. Yunahar Ilyas memaparkan, semua sifat buruk itu mesti ditekan sedemikian rupa, sehingga tidak berkembang lebih jauh dan menjadi kebiasaan.

Baca juga: Sifat-sifat Negatif Manusia yang Disinggung Alquran (1)

Memang, kecenderungan-kecenderungan itu tidak dapat dimatikan sama sekali. Sering kali, dalam hidup ini banyak peristiwa atau sesuatu yang mudah melalaikan manusia dari mengingat Allah.

Oleh karena itu, solusinya adalah memohon kekuatan dari Sang Pencipta. Tujuannya untuk mensucikan jiwa. Hal itu juga diisyaratkan dalam Alquran, antara lain, surah asy-Syams ayat 7-10.

Artinya dalam bahasa Indonesia, "(7) Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya); (8) Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya; (9) Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, (10) Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."

Baca juga: Sifat-sifat Negatif Manusia yang Disinggung Alquran (2)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UZkLN2
February 18, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UZkLN2
via IFTTT

Sunday, February 10, 2019

Jokowi Didukung Akademisi, Erick Thohir: Mereka Gelisah

Keresahan yang dirasakan kaum akademisi berasal dari beberapa faktor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua tim pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir angkat bicara terkait banyaknya dukungan akademisi kepada pasangan calon (paslon) 01. Erick mengatakan, dukungan yang diberikan itu menandakan jika mereka sedang resah.

"Ya saya rasa bahwa kemarin dukungan dari alumni Trisakti, UI, Diponegoro, IKJ dan ITS itu membuktikan bahwa akademi juga gelisah, seperti seniman," kata Erick Thohir dalam acara 'Pameran Seni Lintas Generasi' di Hotel Pullman, Central Park, Jakarta Barat, Ahad (10/2).

Menurut Erick, keresahan yang dirasakan kaum akademisi berasal dari beberapa faktor. Dia mengtakan, salah satunya adalah kebebasan berekspresi yang mungkin dibatasi jika Jokowi-Ma'ruf gagal naik menjadi kepala negara.

Belum lagi, dia menambahkan, banyaknya kabar bohong yang tersebar saat ini. Mantan direktur utama Inter Milan ini mengatakan, hoaks dan fitnah yang beredar itu mayoritas bertebaran melalui media sosial.

Dia mengakui, perkembangan teknologi memang tidak bisa dibendung. Namun, mantan ketua Inascog itu berpesan agar informasi yang disebarkan melalui media sosial juga harus dapat dipertanggung jawabkan. Dia kemudian merujuk pada Pemilu Amerika Serikat (AS) 2016 lalu dimana 20 berita terpopuler politik semuanya bohong.

Media arus utama, dia mengatakan, kemudian menjadi andalan untuk menangkal peredaran berita bohong tersebut. "Kemarin baru HPN (Hari Pers Nasional) dan riset membuktikan bahwa media masih dipercaya oleh rakyat karena tidak menyebarkan berita fitnah. Medsos ini yang jadi masalah," katanya.

Erick mengungkapkan, dukungan dari akademisi juga diberikan mengingat ketidakinginan mereka untuk mengembalikan sejarah masa lalu. Dia mengatakan, kalangan akademisi merupakan pintar dan orang baik yang pada akhirnya mendukung calon yang pintar dan baik pula.

"Hari ini SMA berkumpul. Nah, ini sebuah gerakan nyata. Tidak mungkin akademi ini ditutup matanya untuk mendukung orang yang tidak baik," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RVVfGU
February 10, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RVVfGU
via IFTTT

Friday, February 8, 2019

Jokowi urges all eligible voters to come to polling stations

Jokowi says the eligible voters' voices will determine the nation's future.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesian President Joko Widodo (Jokowi) called on eligible voters to come to polling booths in their respective neighborhoods to exercise their political rights on April 17, 2019. He made the call while addressing attendees of a Chinese New Year celebration here on Thursday.

"I want to urge you all to come to the polling booths on Apr 17 because we have our parliamentary and presidential elections on that date," Jokowi stated.

The eligible voters' voices will determine the nation's future. Hence, they are expected to visit polling stations while the military and police personnel were expected to secure the safety of all looking to cast their votes, he noted.

"Please, none of the voters should fail to be present at the polling stations. Do not fear to come," the incumbent president, who is seeking victory in the upcoming presidential race along with his running mate, Ma'ruf Amin, remarked.

In response to the president's calls, the event's organizing committee chairman, Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto, urged all Chinese community members in Indonesia, who were eligible to vote, to come to the polling booths.

"Let us all exercise our voting rights on Apr 17," Sudhamek, widely known as the GarudaFood Group chairman, remarked.

At the event, Sudhamek told the attendees that Chinese Indonesians were inseparable from the processes of the Indonesian people's struggle for independence.

"Four of more than 60 members of Indonesia's Investigating Committee for Preparatory Works for Independence (BPUPKI) are Chinese Indonesians," he noted.

In connection with the 2019 Presidential Election, the General Election Commissions (KPU) has prepared five rounds of presidential debates for the pairs of Joko Widodo-Ma'ruf Amin and Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. The presidential debates, broadcast live by several television channels, are expected to help some 192 million eligible voters, who will participate in this democratic process, to become well-informed on the two pairs' capacity and capability.

Empowered with sufficient information about the candidates, they will be able to vote rationally. Whoever wins the upcoming presidential election, Indonesia will have a new pair of capable president and vice president.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WMugkt
February 08, 2019 at 03:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WMugkt
via IFTTT