Pages

Showing posts with label 2019 at 03:24PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:24PM. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Wapres JK Sampaikan Belasungkawa atas Korban 22 Mei

Wapres Jusuf Kalla menyampaikan belasungkawa jatuhnya korban pada aksi 22 Mei

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban pada Aksi 22 Mei di Jakarta.Wapres menyayangkan unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai menjadi rusuh hingga terdapat korban meninggal pada Selasa (21/5) malam hingga Rabu dini hari.

"Saya prihatin atas kejadian ini, dan saya juga menyampaikan dukacita kepada korban yang meninggal juga yang luka-luka," kata Wapres JK kepada wartawan di Kantor Wapres RI, Jakarta, Rabu.

Ia menyatakan padahal awalnya demonstrasi berlangsung baik akan tetapi terjadi peristiwa yang mendorong terjadinya kerusuhan pada Selasa malam hingga Rabu dini hari. Hingga Rabu pagi, enam orang meninggal dunia dan 200 orang lainnya luka-luka saat melakukan Aksi 22 Mei yang menolak hasil Pilpres 2019.

RSUD Tarakan Jakarta mengonfirmasi ada 120 korban yang sudah dirawat pada Rabu, (22/5) hingga pukul 11.30 WIB. Dari jumlah itu, 79 diantaranya sudah pulang ke kediaman masing-masing.

Humas RSUD Tarakan Jakarta, dr Reggy S Sobari menyebut korban yang masih dirawat hingga siang ini tinggal 41 orang lagi. Adapun delapan di antaranya mengalami luka berat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jziff8
May 22, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jziff8
via IFTTT

AirNav Yogya Sosialisasikan Prosedur Penerbangan Balon Udara

Lalu lintas udara saat arus mudik dan Lebaran diprediksi meningkat dari hari biasa.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Lalu lintas udara saat arus mudik dan lebaran diprediksi meningkat dari hari biasa. Dalam menjamin keselamatan lalu lintas udara, penerbangan balon udara pun dibatasi ketinggiannya. 

General Manager AirNav Indonesia Cabang Yogyakarta, Nono Sunaryadi mengatakan, penerbangan balon udara sering dilakukan masyarakat. Terlebih di Wonosobo dan Pekalongan yang memang ada tradisi turun-temurun dilakukan di daerah tersebut. 

Penerbangan balon udara ini bahkan mencapai 24 ribu hingga 30 ribu meter. Hal ini, tentunya dapat membahayakan keselamatan lalu lintas udara. 

"Bayangkan kalau sampai balon udara yang diameternya sampai dengan tujuh meter tersedot ke mesin pesawat, terbakar, meledak. Berapa jumlah penumpang yang ada di dalam pesawat," kata Nono di Omah Dhuwur Restaurant, Yogyakarta, Selasa (21/5). 

Untuk itu, pihaknya melakukan soisalisasi tentang prosedur dan ketentuan menerbangkan balon udara ini. Sosialisasi dilakukan secara intens di Wonosobo dan Pekalongan. 

"Masing-masing di Wonosobo di Kecamatan Kretek dan Kalijaga. Di Pekalongan Utara, di Pekalongan Selatan, Pekalongan Barat dan Pekalongan Timur kita sosialisasikan," jelas Nono. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JUq5iF
May 22, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JUq5iF
via IFTTT

Monday, May 13, 2019

JK Tak Setuju Tim Hukum Nasional Disebut Seperti Zaman Orba

Zaman Orba itu begitu ada ngomong tidak sesuai pemerintah itu dia bisa ditangkap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan pembentukan tim hukum nasional oleh Kementerian bidang Politik, Hukum dan Keamanan bukan sengaja untuk membidik pihak yang berbeda pendapat dengan Pemerintah. JK pun tidak setuju  jika pembentukan tim hukum nasional dianggap sama seperti era zaman Orde Baru.

"Zaman Orba itu begitu ada ngomong tidak sesuai pemerintah itu dia bisa ditangkap, kalau yang ini (tim hukum) orang yang berkata begitu, dievaluasi, apakah ada pelanggaran hukumnya, kalau ada pelanggaran hukumnya dibawa ke polisi," ujar JK saat diwawancarai wartawan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (13/5).

Menurutnya, pembentukan tim hukum nasional oleh Kemenpolhukam murni sebagai lembaga penasehat yang memberi masukan kepada Menko Polhukam Wiranto dan kepolisian. JK menerangkan, tim hukum nasional juga bukan lembaga yang dapat mengambil tindaka hukum.

"Itu hanya memberi masukan kepada Menkopolhukam, dan kepada kepolisian, sama saja kalau persidangan kan ada saksi ahli, semacam itulah kira-kira penasehat ahli," ujar JK.

JK menjelaskan, tim hukum nasional diperuntukkan untuk memantau gejolak yang terjadi di masyarakat, tetapi tidak diperkenankan mengambil tindakan. Ia menambahkan, sebagai pihak yang mendapat masukan, Menko Polhukam juga tidak bisa menindaklanjuti masukan dari tim hukum nasional.

"Hanya yang boleh ambil tindakan hanya polisi dan kejaksaan. Jadi ini adalah lembaga pemantau sekali lagi memantau ada gejolak masyarakat, kalau ambil tindakan ya nggak boleh, melanggar UU, kalau Menko, tidak boleh ambil tindakan," ujar JK.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2E5EjJQ
May 13, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2E5EjJQ
via IFTTT

Friday, May 3, 2019

Sambut Ramadhan, Baznas Gelar Pawai Simpatik

Pawai bertujuan untuk menguatkan semarak berzakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar pawai simpatik untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah. Pawai  bertujuan untuk menguatkan semarak berzakat masyarakat Muslim Indonesia.

Ketua Panitia Nasional Ramadan Baznas Romidi Karnawan dalam orasinya mengatakan, Ramadhan harus disambut dengan hati yang lapang. Termasuk saling memberi maaf dan memaafkan sehingga berlomba-lomba meraih kebaikan dapat dijalankan dengan khusyuk.

"Zakat, infak, dan sedekah menjadi jalan kita dalam mendapat kebaikan dan keberkahan Ramadhan. Bukan hanya karena ibadah bagi Muslim yang wajib ditunaikan, tiga hal ini memiliki dampak sosial yang mampu menumbuhkan peradaban. Zakat Tumbuh Bermanfaat yang dapat dirasakan oleh semua golongan," ujarnya melalui siaran pers, Jumat, (3/5).

Pawai simpatik ini diselenggarakan pada Jumat pagi. Diawali doa bersama, para peserta berangkat long march dari Kantor Baznas di Kebon Sirih menuju Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Romidi menjelaskan, saat Ramadhan, semangat umat Muslim dalam beribadah semakin tinggi. Maka Baznas meningkatkan pelayanan dan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat yang gemar berbagi.

Beberapa program pelayanan supaya lebih dekat ke masyarakat, di antaranya bekerja sama dengan berbagai macam platform digital. Mulai dari fintech, e-commerce seperti Bukalapak, Shopee, Tokopedia, Kitabisa.com, serta lainnya.

Baznas pun membuka gerai zakat di mal-mal besar yang juga bekerja sama dengan Lippo Malls Indonesia. Gerai zakat ini tersebar di beberapa daerah mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur.

"Peningkatan pelayanan ini dilakukan Baznas untuk mempermudah masyarakat menunaikan kewajibannya. Pawai Simpatik yang dilakukan Baznas hari ini juga sebagai penanda dimulainya program-program Ramadhan yang dilakukan Baznas dalam melayani para mustahik," kata Romidi.

Dirinya berharap, peningkatan pelayanan tersebut bisa mengumpulkan lebih banyak dana bantuan sehingga penerima manfaat juga semakin banyak. "Keberkahan Ramadhan diharapkan bisa dirasakan oleh semua termasuk saudara-saudara kita yang belum dapat perhatian," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DLlwU6
May 03, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DLlwU6
via IFTTT

Thursday, May 2, 2019

Liga Eropa, Valencia tak Gentar Bermain di Kandang Arsenal

Valencia bertandang ke kandang Arsenal pada leg pertama semifinal Liga Europa

REPUBLIKA.CO.ID, VALENCIA -- Valencia akan menghadapi Arsenal di stadion Emirates pada leg pertama semifinal Liga Europa, Jumat (3/5). Namun Los Che tak gentar bertandang ke London demi bisa lolos ke final dan memenangkan Liga Europa. Apalagi, gelar Liga Europa jadi tiket terbaik untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan, mengingat mereka kini berada di peringkat enam klasemen Liga Spanyol.

''Kami tidak takut dalam pertandingan ini. Kami harus meraih level paling kompetitif. Faktanya menunjukan kami adalah tim yang sulit untuk semua orang untuk dilawan,'' ucap pelatih Valencia Marcelino dikutip dari Marca, Kamis (2/5).

Apalagi, Arsenal baru saja kalah dua kali beruntun di Liga Inggris, dan masih berharap finis di posisi empat besar. Namun Marcelona menilai Arsenal merupakan tim dengan potensi yang besar, dan sangat kuat saat main di kandang sendiri. The Gunners, lanjut dia, punya beberapa pemain internasional yang membela negara besar, bahkan beberapa juara dunia, yang paham bagaimana beradaptasi dalam situasi sulit.

''(Arsenal) sangat cepat dalam transisi. Serangan mereka (memanfaatkan) ruang, mereka punya dua striker (Aubameyang dan Lacazette) yang mencetak banyak gol,'' ungkap Marcelona.

Apalagi, Marcelino menambahkan, Unai Emery sukses mengimplementasikan filosofinya di Arsenal sejak mengambil alih kepemimpinan Arsene Wenger. Emery dianggap mampu mengorganisir serangan dan pertahanan dengan sangat baik. ''Emery lebih banyak mengalahkan saya dibanding saya mengalahkannya,'' kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IUSvcA
May 02, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IUSvcA
via IFTTT

Friday, April 19, 2019

Muslim Swedia Jadi Sasaran Kejahatan Kebencian di Internet

Setengah dari kejahatan kebencian di internet menyasar Muslim di Swedia.

REPUBLIKA.CO.ID, STOCKHOLM -- Setengah dari kejahatan kebencian di internet menyasar Muslim di Swedia pada 2017-2018. Data tersebut diungkapkan oleh Online Hate Speech Monitor.

Manajer Online Hate Speech Monitor, Tomas Aberg mengatakan, berdasarkan laporan polisi menunjukkan bahwa tingkat kejahatan rasial yang dilakukan melalui internet melonjak dua kali lipat selama periode tersebut. Kejahatan serupa di periode yang sama juga melonjak sebanyak tiga kali lipat di kota-kota utara. 

"Sebanyak 50 persen dari kejahatan ini dilakukan terhadap Muslim, 22 persen terhadap pencari suaka, dan 21 persen terhadap keturunan Afrika," ujar Aberg di saluran televisi pemerintah Swedia, SVT, Jumat (19/4).

Aberg mengatakan, jumlah kejahatan semacam itu telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di tengah meningkatnya penggunaan media sosial. Menurutnya, kejahatan ini dapat menjadi ancaman bagi demokrasi. 

Aberg mencatat, kejahatan rasial umumnya dilakukan oleh orang-orang di atas usia 50 tahun. Sebanyak 83 persen pelakunya adalah laki-laki, dan 17 persen adalah perempuan. Selain itu, 459 orang telah menerima hukuman karena kejahatan rasial pada tahun lalu. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GqrYQE
April 19, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GqrYQE
via IFTTT

Sunday, April 14, 2019

Polisi Buru Begal Motor Pengemudi Ojek Online

Pengemudi ojek online didatangi oleh tiga sepeda motor dan diambil paksa motornya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat mengejar pelaku pencurian sepeda motor disertai kekerasan yang terjadi di Jalan Arjuna Selatan, Kemanggisan Palmerah, Jakarta Barat, Senin (8/4) lalu. Korban merupakan seorang pengemudi ojek online.

"Korbannya berinisial A K (37 tahun) warga Petamburan, Jakarta Pusat. Dia menjadi korban kejahatan sekitar pukul 03.00 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edi Suranta Sitepu melalui keterangan tertulis, Ahad (14/4).

Edi menjelaskan, korban pada saat itu sedang melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Tiba-tiba, korban didatangi oleh tiga sepeda motor yang dikendarai oleh lima orang pelaku yang tidak dikenal.

Para pelaku langsung mengadang dan menyerang sepeda motor korban. "Karena kaget, korban mengerem mendadak," ujarnya.

Salah satu pelaku kemudian mengambil kunci kontak sepeda motor korban, sedangkan pelaku yang lain mengancam korban dengan menggunakan senjata api dan golok untuk menakut-nakuti korban. "Setelah mengetahui korbannya tidak berdaya karena ketakutan, pelaku pun langsung kabur membawa sepeda motor  dan barang-barang lain milik korban," ujar Edi.

Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri Mahendra mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, ia bersama team Jatanras melakukan olah TKP. Ia mencari keterangan dari para saksi di TKP dan CCTV untuk mengungkap kejadian tersebut.

"Kasusnya sedang kita tangani dan masih dalam pengejaran. Pelaku diduga lebih dari satu orang," ujar Dimitri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KBKcEk
April 14, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KBKcEk
via IFTTT

Friday, April 12, 2019

Ditjen Imigrasi Komitmen Perkuat Pelayanan untuk Calon Haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jendral (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terus berupaya meningkatkan pelayanan tehadap masyarakat yang membutuhkan paspor. Di antaranya adalah menyediakan pelayanan bergerak (mobile) rekam biometrik data pemegang paspor.

Baca Juga:

Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie. Dia menyebutkan, pelayanan mobile tersebut dilakukan melalui pemanfaatan kendaraan yang dilengkapi unit alat rekam biometrik.

Adanya kendaraan ini dinilainya sangat membantu masyarakat, termasuk para calon jamaah haji yang ingin membuat paspor. Mereka tidak perlu datang ke kantor Imigrasi untuk melakukan rekam biometrik. Selain itu, lanjut Ronny, kendaraan tersebut dapat memfasilitasi warga yang hendak ke luar negeri untuk berobat, sedangkan tidak mampu berlama-lama ke kantor Imigrasi.

"Mobil keliling itu kita melayani kalau ada yang mau berangkat berobat, tapi dia tidak bisa lagi ke kantor karena dirawat," kata Ronny saat menerima kunjungan Republika, Jumat (12/4).

Jadi kata Ronny ketika ada masyarakat yang sakit dan harus berobat keluar negeri seperti Malaysia, Singapura dan Australia. Mereka cenderung membutuhkan proses yang cepat dalam membuat paspor. Untuk itu, adanya mobil keliling unit rekam biometrik menjadi solusinya.

"Kita layani dengan mobil unitnya. Catak paspor tetap di kantor, tapi foto sidik jari langsung ditempat," ujar mantan Kapolda Bali itu.

Berita Terkait

Ronny mengatakan, mobil unit rekam biometrik ini semua kantor perwakilam imigrasi memilikinya. Tujuan diadakan mobil unit rekam biometrik ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. "Nah itu juga digunakan ketika kita melayani paspor untuk calon jamaah haji," katanya.

Ronny menuturkan bagaimana teknis pelayanan jemput bola yang dilakukan tim Ditjen Imigrasi kepada para calon jamaah haji yang ingin membuat paspor.  "Itu biasanya dikumpulkan di Kabupaten, Kecamatan nanti datang kawan-kawan kesana untuk ambil sidik jari, foto, wawancara cetak di kantor. Lalu kembali lagi serahkan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UMZmdN
April 12, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UMZmdN
via IFTTT

Airnav Sediakan Navigasi Bandara Helikopter Soekarno-Hatta

Airnav telah membuat standar layanan helikopter sehingga tak ganggu penerbangan lain.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembangunan bandara helikopter komersil Soekarno-Hatta tahap pertama saat ini sudah diselesaikan. Selama operasional saat uji coba, Airnav Indonesia memastikan akan menyediakan layanan navigasi untuknbandara helikopter Soekarno-Hatta. 

Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto menyatakan keselamatan penerbangan merupakan prioritas. “Termasuk juga dengan layanan helikopter dari dan ke bandara Soekarno-Hatta," kata Novie, Jumat (12/4). 

Novie mengatakan semua yang disiapkan untuk bandara helikopter tersebut harus sesuai prosedur operasional standar (POS) keselamatan. Untuk itu, Novie menegaskan Airnav sudah membuat standarnya sehingga pelayanan helikopter tidak akan mengganggu lalu lintas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. 

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) Muhammad Awaluddin menyambut baik rampungnya pembangunan tahap pertama bandara helikopter tersebut. Dengan rampungnya pembangunan tahap pertama tersebut, Awaluddin memastikan sudah bisa dioperasionalkan walau masih dalam tahap uji coba.

Awaluddin mengapresiasi PT Whitesky Aviation yang sidah menginisiasi membangun bandara helikopter komersial pertama Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta. "Ini dapat meningkatkan citra dan reputasi Bandara Soekarno-Hatta. Juga apresiasi yang sama saya sampaikan kepada Airnav," tutur Awaluddin.

Keberadaan bandara khusus helikopter komersial ini tidak terlepas dari program konektivitas transportasi pemerintah. Gagasan tersebut yakni Kementerian Perhubungan mengatur sistem multimoda transportasi agar semua moda angkutan transportasi terkoneksi. 

Khusus soal helikopter tersebut, meski tidak bisa langsung mendarat di Bandara Soekarno-Hatta namun tetap dapat menghubungkan tempat-tempat yang sulit dijangkau. Hal itu baik di Jakarta maupun di Bandung.

CEO Whitesky Denon Prawiraatmadja menegaskan sebagai operator dari layanan helikopter memiliki komitmen untuk mendukung transportasi antarmoda. 

"Kami berkomitmen untuk menjadikan helikopter sebagai bagian dari pengembangan moda transportasi perkotaan di Indonesia," jelas Denon. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KvjCww
April 12, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KvjCww
via IFTTT

Wednesday, April 10, 2019

Sepi, Menhub: Pembangunan Bandara Kertajati Keinginan Pemda

Pembangunan Bandara Kertajati menghabiskan dana Rp 2,6 triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Sejak dioperasikan pada Juli 2018, Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat saat ini masih terbilang sepi peminat. Banyak yang menganggap, pembangunan bandara tersebut rasanya belum tepat dilakukan karena belum adanya kebutuhan yang mendesak.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi sejak awal bukan keinginan pemerintah pusat untuk membangun bandara di wilayah Majalengka. “Pembangunan Bandara Kertajati keinginan pemerintah daerah,” kata Budi sebelum meresmikan terminal baru Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Senin (10/4).

Budi menjelaskan, bandara tambahan yang seharusnya ingin dibangun di Jawa Barat seharusnya berada di Karawang. Sebab, lokasi tersebut dekat dengan Sukabumi dan kota-kota sekitarnya.

Hanya saja, Budi menegasakan kala itu pemerintah daerah Jawa Barat meminta pembangunan bandara tambahan di Majalengka yang saat ini menjadi Bandara Kertajati. “Kita ikutin, lalu saya bilang ke Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II (Persero),”tutur Budi.

Saat mengkoordinasikan dengan AP II, Budi menegaskan pihaknya menginginkan pembangunan bandara kecil terlebih dahulu. Budi mengatakan paling tidak dibuat bandara yang bisa menampung pesawat tipe ATR terlebih dahulu.

Sebab, saat itu, Budi menjelasakan mendaptkan kewenangan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hanya Rp 600 miliar. Hanya saja, pemerintah daerah Jawa Barat menginginkan pembangunan bandara dengan landasan pacu sepanjang 2.500 meter yang menghabiskan dana Rp 2,6 triliun.

Untuk itu, Budi menegaskan pembangunan bandara tersebut pemerintah juga mengajak APO II untuk bekerja sama. “Saya ajak AP II karena rencananya bandung ini (penerbangannya) mau dibagi kan,” ungkap Budi, Rabu (10/4).

Sementara itu, pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilaikan untuk menyelamatkan kondisi Bandara Kertjati dalam waktu dekat terbilang sulit. Gatot menyarankan sebaiknya pengelola bandara melakukan kerja sama dengan pemerintah daerah sekitar untuk menumbuhkan pariwisata dan industri.

“Akses transportasi darat ke Bandung dan pelabuhan Patimban diperbaiki dan sedikit demi sedikit slot di Bandara Husein Bandung dikurangi, dikasih ke Kertajati,” jelas Gatot.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VBhVhY
April 10, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VBhVhY
via IFTTT

Monday, April 8, 2019

Begini Strategi Kemenag Realisasikan Biometrik Kelar April

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama menargetkan perekaman biometrik calon jamaah haji Indonesia selesai pada akhir April. 

Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Kemenag, Nasrullah Jasam, mengatakan pada pekan pertama awal April pihaknya mencatat telah ada 70 ribu jamaah yang melakukan perekaman biometrik. 

Kendati demikian jumlah itu masih 30 persen dari total calon jamaah haji Indonesia yang bakal berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji untuk tahun ini yakni sebanyak 204 ribu jamaah.  

“Sampai 4 April sudah 70 ribu, jadi masih 30 persen kita fokus di Pulau Jawa dulu,” kata Nasrullah kepada Republika.co.id, Senin (8/4).  

Menurut Nasrullah penyelesaian perekaman biometrik saat ini difokuskan selesai di pulau Jawa terlebih dulu. Sebab jumlah calhaj yang akan berangkat dari Pulau Jawa mencapai 130 ribuan. 

Sementara itu dia menjelaskan nantinya akan dilakukan rotasi alat dari daerah-daerah yang sudah selesai melakukan perekaman biometrik pada daerah-daerah yang belum. Hal itu dilakukan sebagai solusi mempercepat perekaman biometrik diseluruh daerah.  

“Sekarang strategi yang kita pikirkan itu untuk daerah-daerah yang tak memiliki Kantor Tasheel,  mungkin ada rotasi alat dari daerah yang sudah selesai,” kata Nasrullah.  

Berita Terkait

Nasrullah mengatakan perekaman biometrik ditargetkan sudah selesai pada akhir April. Sementara itu terkait wacana pengadaan biometrik mobile masih dalam pertimbangan. Lantaran pihak vendor yakni VFS Tasheel harus memperoleh izin terlebih dahulu dari Pemerintah Arab Saudi.

Sementara terkait perlengkapan dokumen calhaj, Nasrullah mengatakan hingga saat ini sudah 90 persen paspor jamaah sudah selesai.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IfJ06N
April 08, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IfJ06N
via IFTTT

Tuesday, March 26, 2019

Kalam Ilahi di Balik Jeruji Besi

Masa depan adalah labirin yang akan akan kujangkau dengan kegelapan

Aku masih bertelut di hadapannya. Mencium setiap sudut kulit kakinya yang renta sambil menyatakan permohonan maaf berkali-kali. Aku tak ingin beranjak. Namun, seseorang menarik tubuhku kuat-kuat hingga aku terpaksa bangkit. Satu pukulan menghantam tengukku dengan cukup keras. Disusul amarah yang mendengung seisi kepala.

Mataku berkunang-kunang. Aku masih menangis. Disusul dengan isakan ibu dan makian Mas Har. Aku tertunduk karena tak berani melihat kedalaman mata ibu. Ada muara yang tak bisa kuseberangi. Luka yang ibu rasakan bisa membuatku gila selama menempuh masa hukuman ini. Kedukaan ini adalah milik kami. Sampai waktu yang tak bisa ditentukan penyesalan ini akan berkelindan seumur hidup.

“Kau tak pantas mencium kaki ibu,” suara Mas Har menggema sehingga menciutkan nyaliku untuk memeluk ibu.

“Aku khilaf. Aku berdosa. Maafkan aku,” lirih aku berkata.

“Seharusnya, kau bersyukur masih hidup. Jika bapak masih ada, beliau tak segan mengulitimu hingga kau mampus,” Mas Har mencengkeram pundakku dengan segenap tenaganya.

“Ampun-ampun, Mas,” aku terus memohon. Namun, tak ada rasa iba bagi seorang penjahat. Sebab, sejatinya, pelaku tindak kriminal harus dibumihanguskan dari muka bumi ini.

Tak ada jawaban kecuali sebuah tendangan Mas Har yang melayang ke arah perut. Aku bisa menahannya, tetapi tak sanggup melihat kesedihan ibu yang begitu dalam. Tak ada kata yang ibu sampaikan meski sebuah amarah seperti yang Mas Har lakukan. Dalam diam itu, ada ketakutan bagi nasib masa depanku. Aku adalah pemuda umur 25 tahun yang tak memiliki apa-apa lagi. Tidak harapan, tidak pula harga diri.

Masa depan adalah labirin yang akan akan kujangkau dengan kegelapan. Tak ada sesiapa. Buktinya, Mas Har dan ibu tak memberi maafnya.

Jika aku tak diterima di keluarga sendiri, bagaimana lingkungan yang lain bisa menganggap kehadiranku kelak? Mas Har menyatakan, jika masih ada, tentu bapak akan membunuhku sebelum waktu yang akan menggerus usiaku di sel.

Ibu tak pernah mengeluarkan suara sejak teriakan malam itu saat polisi memborgol dan menyeretku dari rumah ke mobil tahanan. Beliau masih shock karena tak percaya anaknya adalah seorang pemakai sabu-sabu. Malam itu, ibu masih berada di sebelahku hingga akhirnya jatuh di pelukan Mas Har.

Setelah pertemuan itu, aku berjalan malas ke sel tahanan. Ibu dan Mas Har pergi dan tak berjanji mengunjungiku kapan lagi. Mungkin bulan depan, mungkin juga tidak akan pernah. Kendati demikian, harapan kemunculan mereka selalu kupupuk. Mereka datang memang tak pernah membawa apa-apa. Mas Har menuturkan bahwa dirinya yang melarang ibu memasak untukku.

Melihat rekan senasib yang juga tak memiliki masa depan, yang kami bicarakan adalah penyesalan-penyesalan yang akut. Sesekali mereka curhat soal kerinduan akan anak dan istri. Termasuk aku yang selalu menunggu senyum dan maaf ibu. Kami bernostalgia dengan masa lalu. Tawa dan kemalangan menjadi bagian dari cerita nahas kami berada di balik jeruji besi.

“Tak pantas kita membicarakan masa depan,” tutur Mas Nar, seorang residivis narkoba. Dia dituntut hukuman berkali-kali lipat karena mengulangi kesalahannya.

“Masa depan biarkan menjadi rahasia. Bukankah masa depan seperti kematian yang gelap untuk kita?” Mas Fai menimpali.

“Janganlah begitu. Kita ini tetap manusia. Tak dosa kan jika memiliki harapan. Siapa yang tak mau hidup senang di luar sana,” Mas Dim berusaha tegar.

Aku menelan ludah yang terasa sangat pahit. Sambil membersihkan toilet dan mencabuti rumput pekarangan, aku tak kuasa menahan tangis yang sejak tadi ingin ambrol. Sejak penangkapan itu, aku memang lebih melankolis. Siapa yang tak termenung jika ingat kesalahan yang sulit dimaafkan ini.

Mungkin aku lebih beruntung daripada mereka, Mas Fai, Mas Dim, dan Mas Nar. Meskipun, sebenarnya, tak ada kata beruntung bagi penjahat seperti kami. Pertama, hukuman masa tahananku lebih pendek daripada mereka. Kedua, Aku tak harus digugat cerai oleh istri karena memang belum menikah. Ketiga, aku masih pernah dijenguk Mas Har dan ibu meski dengan siksaan berupa pukulan atau hinaan, sedangkan Mas Dim tak pernah dikunjungi sesiapa.

Mas Dim pernah bercerita bahwa dirinya adalah manusia bebas. Dia tak punya keluarga. Teman yang bisa dipercaya pun tak ada. Karena itu, selama ini, dia pindah dari kota satu ke lainnya sebagai pengedar narkoba.

Sudah cukup lama, Mas Dim kucing-kucingan dengan petugas kepolisian. Saat ada penggerebekan kontrakan yang ditinggalinya, Mas Dim sudah pindah tempat. Tak ada jejak yang ditinggalkan. Sebab, Mas Dim memang tak memiliki apa-apa kecuali baju yang melekat di tubuhnya. Setelah satu baju yang dipunya dirasa bosan, dia akan memberikannya kepada pengemis, lalu membeli lagi yang baru.

Mas Dim adalah pengedar kawakan. Mainannya tak hanya satuan gram, tetapi kilogram. Karena itu, dia divonis hukuman seumur hidup. Namun, sebebas-bebasnya manusia, tetap akan terjerat aturan. Mas Dim akhirnya ditangkap saat akan mengirim paket 1 kilogram sabu-sabu di tempat tak bertuan. Satu anak peluru menepi di betis kirinya. Mas Dim dilumpuhkan.

Dia memang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Sebagian besar pemakai pernah menyatakan namanya dalam BAP.

“Gih, jangan kau menangis lagi. Kalau kau sudah menjalani masa hukuman 6 bulan, kau akan mendapat remisi 15 hari. Asal kau berkelakuan baik,” teriak Mas Dim.

“Sabarlah, lima tahun akan segera berlalu. Kalau kau sudah bebas, jenguklah aku sesekali. Aku ingin merasakan bagaimana senangnya didatangi seseorang,” katanya meminta.

Aku memberikan anggukan kecil. Mas Dim adalah lelaki bertubuh gempal, berkulit sawo matang. Sudah sepuluh tahun dia mendekam di balik jeruji besi. Ada puluhan tahun lagi yang siap dihadapinya di tempat ini. Aku pernah bertanya kepadanya, apakah ada rasa bosan yang menghinggapi. Dia menyatakan tidak.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TE5fW8
March 26, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TE5fW8
via IFTTT

Sunday, March 24, 2019

In Picture: MRT Jakarta Resmi Beroperasi Hari Ini

Hari pertama beroperasi, MRT Jakarta siapkan kuota penumpang sebanyak 80.000 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 1 dengan rute Bundaran HI - Lebak Bulus resmi beroperasi, setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ahad (24/3/2019).

Khusus pada hari Ahad (24/3), PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta mempersiapkan kuota penumpang sebanyak 80.000 orang.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WlyQoG
March 24, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WlyQoG
via IFTTT

Friday, March 22, 2019

5 Keuntungan Memakai Minyak Rambut

Gunakan minyak rambut sambil memijat kulit kepala.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menggunakan minyak rambut mungkin terkesan kuno, tetapi ternyata memiliki berbagai keuntungan. Berikut lima manfaat produk tersebut untuk kesehatan rambut, seperti dikutip dari laman Times of India.

Lebih terawat

Tidak peduli seberapa mahal atau 'herbal' produk sampo, kondisioner, dan serum Anda, masih kalah dengan minyak rambut. Pasalnya, minyak akan benar-benar masuk ke kulit kepala dan efektif menjalankan fungsi revitalisasi rambut.

Penuh nutrisi

Minyak rambut yang mudah terserap akan membuat rambut dan kulit kepala lebih ternutrisi. Akan tetapi, pastikan minyak rambut adalah produk organik. Semakin sedikit tahap pemrosesan, semakin banyak vitamin dan nutrisi mikro di dalamnya.

Memperlancar sirkulasi darah

Menggunakan minyak rambut sambil memijat kulit kepala secara teratur akan memperlancar sirkulasi darah di area tersebut. Minyak yang merata ke kulit kepala juga akan membuat akar rambut mendapat nutrisi cukup.

Bebas rambut rontok

Meminyaki rambut memiliki kontribusi besar untuk mempercepat pertumbuhan dan mencegah kerontokan. Pilih bahan dan jenis minyak rambut yang sesuai dengan kondisi kulit kepala. Minyak zaitun atau minyak kelapa adalah opsi populer.

Mencegah rambut kusut

Rambut kusut saat cuaca panas atau lembap sangat tidak nyaman. Meminyaki rambut di malam hari atau sebelum mandi akan mencegah masalah itu. Saat rambut sudah terlanjur kusut, uraikan dan oleskan minyak sedikit demi sedikit.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HAJNj8
March 22, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HAJNj8
via IFTTT

Friday, March 8, 2019

Hipmi Bandung Bertekad Cetak Tiga Ribu Pengusaha Muda Baru

Target tiga ribu pengusaha baru akan dikejar selama tiga tahun ke depan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bandung bertekad mencetak tiga ribu pengusaha muda baru. Target ini akan dikejar selama tiga tahun ke depan.

Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi Kota Bandung Surya Batara Kartika mengatakan Kota Bandung menjadi salah satu kota yang memiliki potensi besar sumber daya manusia. Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada ini bisa diarahkan untuk berwirausaha.

"Dalam tiga tahun ke depan akan ada tiga ribu pengusaha baru yang terdaftar di Hipmi," kata Surya dalam konferensi persnya di Kota Bandung, Jumat (8/3).

Menurut Surya, Kota Bandung terkenal akan industri kreatifnya. Dari industri ini bisa lahir pengusaha-pengusaha baru yang akan diajak bergabung dalam Hipmi. Selain itu peluang usaha di sektor lain juga banyak yang bisa dimanfaatkan bagi para pemula.

Ia menyebutkan dengan era revolusi industri 4.0 saat ini, pengusaha pemula bisa sangat dimudahkan dalam mengembangkan bisnisnya. Kemajuan teknologi memperbesar peluang berusaha dan menjadikan kemudahan.

Target tiga ribu pengusaha baru ini, kata dia, sejalan dengan tekad membuka lapangan kerja baru. Tak tanggung-tanggung, Hipmi ingin memberikan kontribusi dengan memcetak 10 ribu lapangan kerja di Kota Bandung.

"Dengan target tiga ribu pengusaha baru, harapannya  satu pengusaha memiliki 3-4 tenaga kerja. Secara kalskulasi 10 ribu lapangan pekerjaan bisa kita ciptakan," ujarnya.

Menurutnya dengan bergabungnya pengusaha muda dalam wadah-wadah komunitas usah akan memberikan banyak manfaat. Salah satunya denga  bergabung di Hipmi.

"Hipmi akan menciptakan ekositem yang kondusif. Pengusaha ketemu pengusaha bisa saling kolaborasi. Jadi programnya membangun kekuatan pengusaha," ucapnya.

Untuk mencapai target ini, ia mengaku bekerjasama dengan banyak mitra. Mulai dari pemerintah, jaringan pengusaha lainnya, serta ke kampus-kampus yang ada di Kota Bandung. Ditambah dengan disahkannya Perda Kewirausahaan yang merupakan gagasan Hipmi, ia menilai pembentukan wirausaha muda akan lebih mudah.

Sekretaris Umum BPC Hipmi Kota Bandung Andrew mengajak para pengusaha muda untuk ikut bergabung dengan Hipmi. Dengan bergabung maka, antar pengusaha bisa saling berbagi tips untuk lebih mengembangkan usahanya ke depan.

"Untuk syarat jadi anggota Hipmi kita dari segi usia namanya pengusaha muda dia usianya 18-40 tahun. Dari segi bidang usaha nggak ada batasan. Kita sangat heterohgen. Nggak perlu punya PT atau CV cukup surat keterangan usaha sudah cukup. Itu saja," tutur Andrew.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TobwK8
March 08, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TobwK8
via IFTTT

Jokowi Resmikan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

Pembangunan ruas jalan tol tersebut akan terus dilanjutkan hingga Palembang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan salah satu ruas Jalan Tol Trans-Sumatra yakni ruas Bakauheni - Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer di Provinsi Lampung, Jumat (8/3). Jokowi menyampaikan, pembangunan ruas jalan tol tersebut akan terus dilanjutkan hingga Palembang.

Ia pun menargetkan pembangunan ruas jalan tol itu akan selesai pada Juni mendatang. Jika telah terbangun, maka panjang ruas jalan tol itu akan bertambah menjadi kurang lebih 350 kilometer.

"Kita harapkan nanti Juni tambah lagi sampai ke Palembang. Lebih panjang lagi. Berarti 350 kilometer," kata Jokowi, dikutip dari siaran resmi Istana.

Tak hanya itu, nantinya jalan tol Trans Sumatra akan menghubungkan Bakauheni atau Lampung dengan Provinsi Aceh. Sebelumnya, Presiden telah melakukan peletakan batu pertama proyek jalan tol Banda Aceh-Sigli pada Desember 2018 sebagai bagian dari tol Trans Sumatera.

"Ada yang bertanya, kapan kira-kira Lampung sampai ke Aceh ini sambung? Saya jawab 2024 Lampung sampai Aceh akan tersambungkan. Insya Allah akan tersambung," ucapnya.

Jokowi berharap, pembangunan ruas jalan tol tersebut dapat mendorong pengembangan pariwisata daerah sekitar dan meningkatkan perekonomian. Selain itu, ia juga optimistis, investasi akan masuk ke berbagai daerah seiring dengan peningkatan ketersediaan infrastruktur pendukung. Hal ini pun akan berdampak pada pembukaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Ini akan men-trigger investasi untuk masuk ke lokasi-lokasi yang berkaitan dan berdekatan dengan tol. Ini yang kita koneksikan. Misalnya di Lampung, Pak Gubernur merancang ada kawasan ekonomi khusus yang menarik, yang memberikan kecepatan, dan fasilitas-fasilitas kepada investor sehingga tertarik masuk ke sini dan membuka lapangan pekerjaan," jelasnya.

Lebih lanjut, Jokowi menyebut Provinsi Lampung bisa menjadi daerah percontohan bagi akselerasi perekonomian dan perizinan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan proses pembebasan lahan untuk pembangunan ruas jalan tol yang berlangsung dengan sangat cepat. Selain itu, ia juga menilai kecepatan pelayanan birokrasi dan perizinan di wilayah tersebut juga mendukung akselerasi tersebut.

"Misalnya untuk perizinan SIUP. Saya tanya tadi untuk empat kabupaten jawabannya sama: SIUP tidak dipungut biaya dan hanya memakan waktu satu hari. Saya tanya lagi untuk IMB. Pak, IMB agak lama. Pikir saya agak lama itu 3 bulan, ternyata IMB selesai ada yang menyampaikan kepada saya 3 hari, ada yang 1 minggu,” ujarnya.

Dalam peresmian jalan tol ini, Presiden didampingi oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EHhLhX
March 08, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EHhLhX
via IFTTT

Wednesday, February 27, 2019

Kemendikbud dan TNI Perkuat Pendidikan Daerah Perbatasan

Masih banyak daerah di perbatasan membutuhkan perhatian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan TNI soal penguatan kompetensi dalam proses pembelajaran di perbatasan. Bentuk kerja sama nantinya adalah Kemendikbud akan menyiapkan pendidikan untuk TNI yang akan bertugas di beberapa wilayah perbatasan.

"Yang akan kita berikan adalah pendidikan pedagogiknya. Jadi bagiamana cara mengajar, bagaimana mengajar yang menyenangkan. Kan TNU ini serius ya, tapi kalau menghadapi anak-anak ini kan harus tidak emosional," kata Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GKT), Supriano, di kantornya Rabu (27/2).

Ia menjelaskan, TNI dan Kemendikbud akan mengirimkan 900 prajurit yang dibagikan ke dua wilayah terdepan Indonesia yaitu Nunukan dan Malinau Kalimantan Utara. Prajurit TNI tersebut sebelumnya sudah disiapkan untuk memberi bantuan kekurangan tenaga pendidik di sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Para prajurit akan diberi pelatihan pedagogik pada 10 hingga 15 Maret 2019 oleh Kemendikbud. Selain pedagogik, hal yang diajarkan antara lain adalah pembinaan karakter, bela negara, baca tulis hitung (calistung), kecakapan hidup, dan kepanduan.

"Mereka ini kan nanti bekerjasamanya dengan guru, contoh ada satu sekolah membutuhkan guru olah raga, mereka bisa masuk. Kemudian belajar tentang bela negara baris berbaris, ini kan mereka bisa masuk. Yang sifatnya di daerah terpencil membaca menghitung, itu kan mereka bisa masuk," kata Supriano menjelaskan.

Supriano menjelaskan, kerja sama ini sebagai salah satu langkah persiapan apabila di daerah TNI ditugaskan membutuhkan guru. Sebab, berdasarkan pantauan Kemendikbud beberapa waktu lalu masih ada sekolah di perbatasan yang membutuhkan tenaga pengajar. Hal ini tentunya mengganggu pembelajaran di sekolah terkait. Oleh sebab itu, prajurit TNI ikut diturunkan untuk membantu kebutuhan tenaga pengajar.

"Inilah menjawab program nawacita, kita tidak hanya membangun pendidikan di perkotaan tapi juga di daerah-daerah perbatasan," kata dia.

Sementara itu, Mayor Jenderal TNI AD Bakti Agus Fadjari sebagai wakil dari TNI mengatakan masih banyak daerah terluar dari Indonesia yang membutuhkan perhatian. Oleh karena itu, ia juga berharap dengan bergabungnya TNI dan Kemendikbud dalam pendidikan di daerah terluar, dapat mewujudkan pendidikan yang baik untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Ia mengatakan, selama ini, prajurit TNI di perbatasan juga sering terlibat dengan aktivitas sekolah. "Kita juga terlibat dalam proses pembelajaran di sekolah-sekolah terdepan kita. Kualitas yang akan ditampilkan prajurit kita apabila terlibat dalam proses pembelajaran tadi akan lebih baik," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tht360
February 27, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tht360
via IFTTT

Kemenaker Dorong Kesetaraan Perlakuan di Tempat Kerja

Perempuan masih sering menjadi korban diskriminasi di tempat kerja.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyelenggarakan Forum Dialog Ketenagakerjaan Internasional Bidang Hubungan Industrial di Semarang,  Senin-Rabu (25-27 Februari). Forum bertajuk 'Future of Work and Equal Employment Opportunity (EEO)' tersebut membahas perkembangan ekonomi di era revolusi industri 4.0 dan kesetaraan perlakuan  terhadap perempuan di tempat kerja.

Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemenaker Haiyani Rumondang mengatakan forum dialog ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan menyamakan persepsi mengenai perkembangan ekonomi digital dan penerapan kesetaraan perlakuan di tempat kerja.

Terkait kesenjangan dan diskriminasi terhadap perempuan di tempat kerja, Haiyani menyebut hal ini disebabkan oleh stigma perempuan adalah sumber penghasilan kedua di masyarakat.

"Kesenjangan dan diskriminasi tersebut mengakibatkan terhambatnya potensi pembangunan negara, ekonomi, dan perusahaan. Padahal kontribusi perempuan memberikan manfaat yang besar bagi  ekonomi, keluarga, dan masyarakat," kata Haiyani.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah telah membentuk Gugus Tugas Kesempatan dan Perlakuan yang Sama dalam Pekerjaan dan menyusun panduan mengenai kesempatan dan perlakuan yang sama dalam pekerjaan di Indonesia.

"Kemenaker juga telah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dan Perjanjian Kerja Sama tentang Optimalisasi Penerapan Kesempatan dan Perlakuan yang Sama Tanpa Diskriminasi Dalam Pekerjaan dengan kementerian terkait," ucap Haiyani.

Haiyani menjelaskan, revolusi industri 4.0 telah menghilangkan pekerjaan lama dan melahirkan sejumlah pekerjaan baru berbasis teknologi informasi. Pekerjaan baru memiliki karakter skil yang berbeda dari pekerjaan lama.

"Pekerjaan baru berarti skil baru. Untuk mengantisipasi kebutuhan akan skil baru, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program. Salah satunya pelatihan kerja berbasis kompetensi yang kurikulumnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan industri kekinian," ujar Haiyani.

Haiyani mengatakan, revolusi industri 4.0 juga mengubah relasi industri atau hubungan industrial. Dari semula bentuknya terikat menjadi kemitraan. "Sebagai contoh hubungan kerja kemitraan adalah di industri transportasi online. Mereka tidak memiliki keterikatan dengan perusahaan dan waktu kerjanya juga fleksibel," ujar Haiyani.

Haiyani menambahkan, International Labour Organization (ILO) sedang menyusun instrumen standar ketenagakerjaan internasional berupa konvensi yang dilengkapi rekomendasi tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja.

"Penyusunan rancangan konvensi dan rekomendasi dilaksanakan dalam proses double discussion. Pembahasan pertama dilaksanakan pada pertemuan 107th International Labour Conference (ILC ke 107) 2018 dan pembahasan kedua akan dilaksanakan pada pertemuan ILC ke 108 pada bulan Juni 2019," kata Haiyani.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Xrop4D
February 27, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Xrop4D
via IFTTT

Monday, February 25, 2019

Presiden Resmikan PLTU Cilacap Kapasitas 660 MW

Rasio elektrifikasi nasional telah mencapai 98,2 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap Ekspansi tahap pertama dengan kapasitas 1x660 megawatt (MW). Lokasi peresmian berada di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin, 25 Februari 2019. Presiden menyebutkan, pembangkit listrik dengan area seluas 38,28 hektare tersebut nantinya dapat menyuplai kebutuhan tambahan listrik untuk industri dan rumah tangga di Pulau Jawa.

"Saya sangat menghargai pembangkit listrik tenaga uap di Cilacap. Besar ini, 660 MW, sehingga menambah suplai terutama di Jawa baik untuk industri maupun kekurangan yang ada di rumah tangga," katanya, Senin (25/2). 

Jokowi menyebutkan bahwa persoalan pemenuhan kebutuhan listrik memang menjadi salah satu fokus pemerintah selama beberapa tahun belakangan. Ia menceritakan, empat tahun lalu kekurangan pasokan listrik biasa dialami oleh daerah-daerah di Indonesia bagian timur dan sejumlah wilayah terpencil lainnya.

"Kalau bapak dan ibu lihat di Indonesia bagian timur, di pulau-pulau terpencil, di desa-desa terpencil kita, empat tahun yang lalu masih banyak yang belum ada listriknya," katanya.

Namun, pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan akan listrik tersebut di seluruh Tanah Air. Berdasarkan data yang diterima Presiden, saat ini rasio elektrifikasi nasional telah mencapai 98,2 persen. Artinya, berbeda dengan empat tahun lalu, semakin banyak rumah tangga yang kini telah menikmati sambungan listrik.

"Tadi janjinya Pak Menteri ESDM akhir tahun ini 99,9 persen harus sudah masuk ke semua rumah tangga yang ada di seluruh Tanah Air ini," kata Presiden.

Untuk diketahui, pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi yang diresmikan oleh Presiden ini terdiri atas dua tahap. Tahap pertama dengan kapasitas 1x660 MW telah selesai dibangun sekaligus diresmikan Presiden dan diharapkan mampu melayani tambahan pelanggan baru hingga 682.000 pelanggan dari kelompok rumah tangga. 

Sementara untuk tahap kedua, pembangunan diperkirakan selesai lebih cepat dari target semula. Pembangunan PLTU Cilacap Ekspansi tahap kedua dengan kapasitas mencapai 1x1.000 MW akan selesai pada akhir tahun 2019 ini.

"Masih ada sisa 1.000 MW yang juga akan diselesaikan nanti akhir tahun ini. Tadi bisik-bisik Pak Dirut ke saya, Pak, ini kelihatannya bisa maju satu tahun. Harusnya tahun 2020 tapi mungkin akhir tahun ini insyaallah bisa kita selesaikan," ucap Jokowi.

Dengan tambahan 1x1.000 MW tersebut pemerintah melalui PLN akan mampu menyediakan pasokan kebutuhan listrik lebih banyak lagi kepada rakyat Indonesia.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VikeWN
February 25, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VikeWN
via IFTTT

Saturday, February 23, 2019

Dana Desa untuk Program Pemberdayaan Perlu Terus Didorong

Dalam pemanfaatan dana desa keberpihakan kepada masyarakat harus lebih terasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dana desa perlu terus didorong pemanfaatannya untuk pemberdayaan masayarakat. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Muhammad Yani mengatakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berperan penting dalam hal ini.

Menurut dia, pimpinan daerah bisa mengintruksikan lurah dengan membuat surat edaran supaya bisa mengalokasikan dana desa untuk pemberdayaan masayarakat. Selain itu, Kemendagri bisa mendorong pimpinan daerah membuat Perda yang mendukung pemanfaatan dana desa ini pro ke pemberdayaan masyarakat.

Dia mengatakan sebagian program pemberdayaan di masyarakat selama ini sifatnya voulunteer atau sukarelawan. Dia mencontohkan program Posyandu. Di beberapa wilayah, diakuinya pemberdayaan sudah cukup baik. Dia mencontohkan dana desa di Banyumas yang hampir 30 persennya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat.

"Dalam pemanfaatan dana desa, keberpihakan kepada masyarakat agar lebih terasa. Lebih ke pemberdayaan masyarakat (tidak seluruhnya untuk pembangunan infrastruktur)," ujar dia, saat berbincang dengan Republika.co.id belum lama ini.

Dia mengatakan keberpihakan pemerintah daerah sangat penting. Perlu ada petunjuk teknis bahwa dana desa boleh digunakan atau dialokasikan untuk pemberdayaan daerah. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat sangat penting agar masyarakat lebih berdaya. Dengan begitu masyarakat tidak selalu bergantung dengan dana desa.

"Kalau masyarakat sudah mandiri, jika dana desa suatu hari dihentikan, maka masyarakat bisa mandiri. Di pembuatan anturan penggunaan dana desa, disebutkan dalam petunjuk teknis bahwa dana desa boleh untuk pemberdayaan daerah. Ini areanya Kemendagri," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T9YZsR
February 23, 2019 at 03:24PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T9YZsR
via IFTTT