Pages

Showing posts with label 2019 at 04:30PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:30PM. Show all posts

Wednesday, May 22, 2019

Transaksi Kartu Pembiayaan BNI Syariah Naik 30 Persen

Per April 2019, outstanding loan BNI Syariah mencapai Rp 377 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BNI Syariah memantau ada kenaikan transaksi menggunakan kartu pembiayaan syariah pada bulan Ramadhan tahun ini. Sekretaris Perusahaan BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari mengatakan kenaikannya mencapai 30 persen dari bulan-bulan biasanya.

"Tahun lalu sempat ada penurunan, tapi tahun ini Alhamdulillah naik hingga 30 persen," kata Rima di The Dharmawangsa, Selasa (21/5).

BNI Syariah menargetkan penerbitan kartu pembiayaan syariah, Hasanah Card mencapai 309 ribu kartu pada akhir 2019. Saat ini jumlahnya mencapai 280 ribu kartu. Sementara target pembiayaannya mencapai Rp 1,2 triliun.

Per April 2019, outstanding loan mencapai Rp 377 miliar. Rima menyampaikan, kartu pembiayaan syariah memiliki skema yang berbeda dengan kartu kredit konvensional pada umumnya.

"Kartu pembiayaan ini memang tidak mendorong untuk konsumtif, kartu ini bertujuan sebagai pembantu transaksi ketika masyarakat tidak punya pilihan lain," kata Rima.

Sehingga biasanya, mayoritas penggunaan Hasanah Card yakni di luar negeri, juga untuk keperluan terkait travel. Kurs Hasanah Card cukup kompetitif dan mendekati kurs acuan Bank Indonesia.

"Tahun ini mayoritas Hasanah Card digunakan untuk travel, kemudian groceries, tahun lalu kebanyakan dipakai untuk groceries," kata dia.

Rima menambahkan, kartu pembiayaan merupakan salah satu pelengkap layanan BNI Syariah. Namun, bukan jadi fokus utama pertumbuhan pembiayaan yang mayoritas masih dipimpin oleh pembiayaan Griya atau kepemilikan rumah.

Saat ini, jumlah nasabah BNI Syariah mencapai 3 juta rekening dengan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp 36 triliun. Diharapkan tahun ini DPK tumbuh 16 persen menjadi Rp 41,6 triliun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wdDJFr
May 22, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wdDJFr
via IFTTT

Tuesday, May 21, 2019

Danau dan Sepotong Cerita

Aku bahkan tidak mengerti apakah Ibu masih menganggapku sebagai anak

Aku sedang memperhatikan seorang perempuan yang tengah duduk depan cermin ketika menulis cerita ini. Ia sibuk memoles wajahnya dengan sepuhan bedak, dengan bibir warna merah menyala. Aku heran dengan caranya mengenakan sepatu hak tinggi yang membungkus kakinya. Bagaimana tidak, aku merasa kasihan barangkali kaki itu dapat berbicara, mungkin saja ia berteriak kesakitan.

Perempuan itu mengencangkan tali sepatu tanpa ampun. Agar kakinya terlihat ramping, katanya kemudian setelah memelototkan mata ke arahku. Aku hanya tersenyum datar.

“Mau ke mana?” tanyaku kepadanya.

“Hidup ini harus dibuat bersenang-senang,” balasnya dengan mulut menyeringai.

Hampir menyerupai singa yang hendak menerkam mangsanya. Namun, ia begitu santai dengan jawabannya.

“Anakmu bagaimana? Dia belum bangun.”

“Biarkan saja.” Nanti dia pasti akan mencari Mbok Nah, pembantu yang sudah menemaninya sejak mula ia menikah dengan Iyas, suaminya. “Lagi pula itu sudah menjadi tugas yang harus dilakukannya.”

Aku hanya diam mencerna kata-katanya. Barangkali yang ada di benak perempuan itu bahwa mungkin tak akan ada gunanya ia bersusah payah mengupah pembantunya jika pembantunya itu tak melakukan yang semestinya ia lakukan. Ia memang sudah sering tidak menghiraukan Mbok Nah. Para tetangga sudah lama menggunjingkan atas ketidakhormatannya terhadap segala orang tua seusia Mbok Nah.

Pernah suatu kali ia memaki habis-habisan seorang peminta-minta yang mendatangi pintu rumahnya dengan suara mengiba. Pengemis itu lelaki kira-kira berusia sepantaran dengan Mbok Nah, barangkali sedikit lebih tua.

Saat itu Ahad, semua orang di keluarga perempuan itu hendak menghabiskan akhir pekan dengan berjalan-jalan. Lelaki tua itu sangat letih, hampir tak bertenaga, aku hanya bisa memperhatikan dari balik jendela, tidak berani mendekat karena biasanya perempuan itu tidak akan mengizinkan, bahkan marah besar.

Harapan lelaki tua itu tidak banyak, hanya mengharap segelas air putih karena letih sudah seharian ini ia berjalan. Namun, seketika itu juga perempuan itu mendorong Pak tua keluar gerbang, kemudian menutupnya rapat. Sementara mobilnya buru-buru meninggalkan garasi.

Suaminya sudah memperingatkannya, tapi selalu saja ada alasan yang membuat suaminya menghela napas—menyerah. Kemudian lelaki tua itu kelihatan sangat murung wajahnya. Ia berjalan dengan langkah limbung karena tidak memiliki tenaga, hampir saja terjatuh. Berjalanlah mobil perempuan itu, bersamaan dengan suara parau Pak tua, “Kau akan menyesal kelak, perempuan muda. Sebab perlakuan anakmu sendiri!”

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jtj2hD
May 21, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jtj2hD
via IFTTT

Saturday, May 18, 2019

Sinergi dan Konsolidasi Jadi Kunci Keberhasilan Humas

Humas memiliki peran sentral untuk menjadi sumber informasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menjelaskan pentingnya Sinergi dan Konsolidasi Humas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Hal itu dipaparkan dalam Pertemuan Nasional Pejabat Kehumasan Tahun 2019 di Ruang Sidang Utama (RSU) Gedung A Lt. 3, Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat.

“Sinergi antara Humas Pemda dan Humas Pemerintah Pusat harus baik agar semua konsolidasi kita terjaga, sehingga seluruh informasi bisa terintegrasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah,” kata Bahtiar.

Di era keterbukaan informasi dan maraknya pengguna media sosial, Humas memiliki peran sentral untuk menjadi sumber informasi. Juga untuk menangkal segala informasi bohong di dunia maya maupun di lingkungan masyarakat.

“Kalau sudah tersinergi dengan baik, Humas bisa menjadi sumber informasi. Jangan malah menari di gendang media sosial dan terbawa arus, karena sekarang setiap orang bisa jadi wartawan dan menulis apa saja di media sosial. Jika konsolidasi kita bagus, hoaks dan segala berita bohong sekalipun di agenda politik maupun keagamaan dapat kita tangkal,” terang Bahtiar.

Bahtiar juga menekankan penguatan dan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologi agar Pejabat Humas dapat peka dan memproduksi informasi dan opini di masyarakat.

“Kapasitas SDM ini harus ditingkatkan, bukan hanya melalui rekruitment (perekrutan) tetapi juga melalui bimbingan teknis terkait kehumasan. Penguasaan teknologi juga penting sebagai alat untuk menghentikan keruwetan informasi salah yang beredar di masyarakat,” papar Bahtiar.

Tak hanya itu, Bahtiar juga menjelaskan Fungsi Pembinaan dan Pengawasan terhadap Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Bidang Kehumasan. Kewenangan Kemendagri dalam pengelolaan informasi dan komunikasi Publik berdasarkan UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang terkait dengan urusan pemerintahan kongkruen bersifat wajib tidak terkait pelayanan dasar.

“Selain untuk silaturrahmi, pertemuan kita adalah untuk memastikan fungsi kehumasan di daerah berjalan sesuai dengan ketentuan, ini berkenaan dengan fungsi Kemendagri untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terkait bidang kehumasan,” tutup Bahtiar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2w7z200
May 18, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2w7z200
via IFTTT

Thursday, May 16, 2019

Ramadhan Gayeng Bersama Siswa-Siswi di Daerah Pelosok

Menyemarakkan Ramadhan, tiga komunitas ini menggelar acara gayeng bersama anak-anak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komunitas 1.000 Guru Jogja, Sedekah Kreatif Edukatif (SKE), dan Double Cabin (Dcab) Yogyakarta menyelenggarakan aksi kemanusiaan dalam menyambut Ramadhan tahun ini. Tiga komunitas tersebut mengadakan acara gayeng alias berkumpul dan bergembira bersama siswa-siswi di pedalaman Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, sejak Rabu lalu.

Mereka juga membagi-bagikan sejumlah bingkisan kepada anak-anak di sana. Di antaranya berupa mukena dan sajadah untuk kebutuhan ibadah mereka yang tinggal di pelosok Gunung Kidul.

Ketua Komunitas SKE, Krisna Mulawarman menjelaskan, tiga komunitas itu gayeng bersama siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah YAPPI Pakel dan YAPPI Legundi di Kecamatan Saptosari. Pihaknya mengggelar berbagai kegiatan, seperti lomba adzan, wudhu, hafalan Alquran, dan lomba mewarnai.

"Selain itu diadakan juga pelatihan dan edukasi menjadi reporter dengan menggunakan teknologi green screen, kegiatan semacam ini sudah rutin digelar," kata Krisna kepada Republika.co.id, Kamis (16/5).

Ia menjelaskan, segenap kegiatan tersebut bertujuan berbagi kebahagiaan dan ilmu kepada anak-anak. Khususnya, ilmu penyiaran (broadcasting) dengan mengadakan pelatihan untuk menjadi reporter TV berita.

Ketua komunitas 1.000 Guru Jogja, Sandi Pradana, menjelaskan alasan dipilihnya Madrasah Ibtidaiyah YAPPI Pakel dan YAPPI Legundi untuk pelaksanaan kegiatan ini.

Dua sekolah, menurut dia, berlokasi di lingkungan pelosok DI Yogyakarta. Jarak tempuh dari Kota Yogyakarta ke lokasi setempat memerlukan waktu sekitar tiga jam.

"Dipilihnya sekolah tersebut bertujuan untuk memupuk cita-cita dan motivasi kepada siswa-siswi untuk mengejar cita-cita dan pendidikan setinggi mungkin," ujarnya.

Sandi menuturkan, kehadiran tiga komunitas di lokasi untuk berbagi sekaligus memberikan semangat kepada generasi muda. Hal itu supaya mereka dapat kian optimistis meraih cita-cita sesuai yang diimpikan, terlepas dari kekurangan kini yang mereka miliki.

Sementara, Kepala Madrasah Ibtidaiyah YAPPI Pakel, Supriyanto mengapresiasi tiga komunitas yang memiliki kepedulian terhadap siswa-siswi di pedalaman. Pihaknya bersyukur karena siswa-siswi bergembira dan mendapatkan pengalaman serta ilmu baru.

"Alhamdulillah kami bersyukur, semoga kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara rutin dan dipertahankan," sebut Supriyanto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LLk6PN
May 16, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LLk6PN
via IFTTT

Monday, May 13, 2019

Era Bunga Tinggi, Investasi Properti Diyakini Tetap Tinggi

Properti tak hanya sebagai hunian tetapi juga alternatif instrumen keuangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sektor properti diyakini masih akan menjadi salah satu tujuan utama untuk masyarakat berinvestasi. Di tengah era suku bunga yang tinggi, kebutuhan akan properti terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk.

Head of Real Estate Category OLX Indonesia, Ignasius Ryan Hasim, berpendapat, suku bunga tinggi saat ini menjadi suatu persepsi masyarakat secara subjektif. Fakta di lapangan menunjukkan, suku bunga kredit masih konsisten pada level yang sama dalam beberapa waktu terakhir.

Kebijakan kenaikan suku bunga acuan hingga enam persen yang ditempuh oleh Bank Indonesia beberapa bulan terakhir belum terlihat menekan sektor properti.  “Beberapa bank swasta juga memberikan promo kredit kepemilikan rumah dengan harga terjangkau ke masyarakat. Itu yang bisa kita lihat,” kata Ignasius di Jakarta, Senin (13/5).

Di sisi lain, Igna mengatakan, digelarnya Pemilu 2019 serentak pada tahun ini dinilai sebagian kalangan bahwa masyarakat memilih untuk wait and see dalam berinvestasi di sektor properti. Anggapan itu muncul karena masyakat masih menanti kepastian presiden dan wakil presiden terpilih berikut kebijakan yang bakal diterapkan ke depan.

Namun, Ignasius menyebut, matriks pada sektor properti di Indonesia masih berjalan konsisten sehingga belum menunjukkan adanya pelemahan. “Kemauan orang untuk berinvestasi di properti masih sangat tinggi. Sebab, orang melihat properti bukan hanya sebagai hunian, tapi alternatif instrumen keuangan dengan asumsi dapat disewakan dan harga tanah yang juga akan naik,” kata dia.

Ia memaparkan, pada April 2019 lalu, trafik iklan properti di OLX mencapai 400 ribu iklan. Angka itu meningkat dibanding trafik iklan properti April 2018 yang hanya 250 iklan. Peningkatan iklan itu seiring peningkatan permintaan. Adapun rata-rata penjualan properti melalui OLX setiap bulannya berkisar 72 ribu unit.

Hasil riset tersebut juga memetakan permintaan tertinggi dari segi fitur filter kota pada platform OLX. Ignasisus mengatakan, kota terbanyak yang dicari oleh pengunung yakni Bandung sebesar tujuh persen. Di Bandung, ia memerinci, terdapat suplai unit properti sebanyak 16 ribu unit dengan harga antara Rp 200-600 juta per unit.

Setelah Bandung, kota favorit berikutnya yang dituju yakni Surabaya (enam persen) dengan suplai sebesar 120.400 unit, Bekasi (enam persen) 11.000 unit, Depok (enam persen) 13.300 unit, dan Tangerang Selatan (empat persen) 13.000 unit.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Jym96Y
May 13, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Jym96Y
via IFTTT

Saturday, May 11, 2019

Dompet Dhuafa Pendidikan Gelar Roadshow Ngabuburit Milenial

Ngabuburit asyik sebelum buka puasa ini akan dilaksanakan di 10 sekolah terbaik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dompet Dhuafa Pendidikan bekerja sama dengan B3e Production dan KBest juga Nurul Fikri menyelenggarakan program Roadshow Ngabuburit Milenial. Kegiatan ini mengambil tema “Menjadi Milenial yang Peduli Sesama”.

Ngabuburit asyik sebelum buka puasa ini akan dilaksanakan di 10 sekolah terbaik Jabodetabek dan diikuti oleh 5.000 pelajar dan 100 guru.  Program Ramadan diinisiasi agar para pelajar menjadi milenial yang peduli terhadap sesama dan tidak takut untuk bersedekah.

Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memotivasi agar para pelajar makin bersemangat memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan dan mengisi waktu sebelum berbuka dengan aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat.

Pada Jumat (14/04) kemarin, Roadshow Ngabuburit Milenial dimulai di sekolah Bosowa Bina Insani, Bogor. Setelahnya menyusul 9 sekolah lainnya yaitu SMA Dwiwarna, SMA 54 Jakarta, SMA 5 Jakarta, SMAN 2 Tangerang Selatan, SMAN 25 Jakarta, ICM Serpong, SMAN 68 Jakarta, dan SMKN 1 Depok

Ngabuburit Milenial berdurasi 2,5 jam jelang buka puasa, dengan rangkaian acara yang menarik. Dibuka dengan mini talk show oleh artis film series B3e Production, acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan akustik Islami. Selanjutnya para peserta akan diajak untuk nonton bareng film series B3e Production yang inspiratif.

Peserta Ngabuburit Milenial juga akan mendapatkan siraman rohani berformat kuliah tujuh menit (kultum) oleh Ustaz Fauzan, Dai Muda dari Dompet Dhuafa Pendidikan. Tema yang diangkat pada kultum adalah “Memaksimalkan Ibadah di Bulan Ramadan”.

Keseruan acara bertambah dengan dibagikannya doorprize untuk para peserta yang aktif selama acara. Sebagai penutup adalah penyerahan donasi pendidikan dari siswa sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan.

“Kami sangat senang dengan adanya kolaborasi ini karena dapat memberikan kesempatan untuk siswa kami berbagi dengan lebih bersemangat. Ke depan kami berharap ada kerja sama serupa,  bahkan tidak hanya untuk tingkat SMA namun dimulai dari TK. Selain itu kami juga berharap ke depan kami bisa kerja sama untuk training guru seperti yang sering diadakan oleh Dompet Dhuafa”, ujar salah satu guru, Bagian Kurikulum Sekolah Bosowa Bina Insani.

Demikianlah, kaum milenial merupakan bonus demografi strategis bagi Indonesia. Memberikan asupan positif bagi para remaja ini diperlukan agar terbentuk karakter kuat dalam diri mereka. Mengasah kepedulian mereka sejak dini juga menjadi agenda penting agar kelak mereka mampu menebar kemanfaatan bagi sesama, bagi Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YjT5El
May 11, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YjT5El
via IFTTT

Sunday, May 5, 2019

Harga Bawang Melonjak Tinggi di Lampung

Warga Lampung maklum harga bawang karena jelang Ramadhan harga pasti naik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sehari menjelang bulan Ramadhan 1440 H, Ahad (5/5), ibu-ibu rumah tangga mulai mengeluhkan harga bawang putih dan bawang merah melonjak tinggi di pasar tradisional Kota Bandar Lampung. Dua komoditas tersebut menjadi kebutuhan mutlak di dapur apalagi menghadapi puasa.

Berdasarkan pemantauan di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung dan Pasar Tani Kemiling, Ahad (5/5), pada hari libur pasar tradisional tersebut membeludak dari hari biasanya. Ramainya yang ke pasar karena banyak warga mempersiapkan bekal menjelang puasa yang hari pertama diperkirakan jatuh pada Senin (6/5).

Dari sejumlah bahan pokok dan sayur mayur, harga bawang putih mengalami lonjakan yang tinggi tembus Rp 60 ribu per kg, padahal pertengahan April lalu, harga belum mencapai Rp 50 ribu per kg, meskipun sudah terjadi pergerakan kenaikan harga. Sedangkan bawang merah juga mengalami kenaikan menjadi Rp 52 ribu per kg.

“Biasanya harga bawang putih tidak sampai Rp 60 ribu per kg, masih di kisaran Rp 40 ribu sampai 45 ribu per kg. Tapi sekarang harganya sangat tinggi,” ujar Lina, warga Tanjungkarang Barat.

Ia merasakan harga bawang putih dan bawang merah mengalami kenaikan yang tinggi pada Ramadhan tahun ini. Menurut dia, pemerintah harus turun tangan mengatasi harga bawang yang cenderung naik dan diperkirakan sampai menjelang Idul Fitri mendatang. “Kalau bawang itu sangat dibutuhkan sekali untuk dapur,” ujar ibu dua anak tersebut.

Harga bawang merah di Pasar Tani Kemiling telah mencapai Rp 52 ribu per kg, padahal sebelumnya pada pertengahan hingga akhir bulan April harga bawang merah Rp 42 ribu per kg. “Kalau bawang putih, memang sudah sejak bulan lalu harganya terus naik dibandingkan harga bawang merah,” kata Lekmin, pedagang sayur di Pasar Tani.

Menurut dia, kenaikan harga bawang karena dipicu menjelang bulan suci Ramadhan, karena setiap tahun kecenderungan sayur mayur dan bahan pokok menjadi naik, karena permintaan meningkat. “Sudah biasa, kalau mau puasa dan Lebaran, harga-harga naik,” katanya.

Sedangkan bahan pokok lainnya di Pasar Pasir Gintung dan Pasar Tani di Bandar Lampung masih relatif normal. Seperti beras harganya masih stabil karena pascapanen raya. Minyak goreng curah Rp 11 ribu per kg, sedangkan minyak goreng kemasan Rp 14 ribu per kg.

Untuk gula pasir kemasan Rp 17 ribu per kg, sedangkan gula pasir curah Rp 10.500 per kg. Sementara harga daging sapi dijual Rp 123 ribu per kg, daging ayam Rp 38 ribu per kg, dan daging ayam kampung Rp 60 ribu per kg. Telur ayam ras Rp 22 ribu sampai 23 ribu per kg.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V1ws5F
May 05, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V1ws5F
via IFTTT

Thursday, May 2, 2019

Cegah Banjir, Normalisasi Kali Lamong Perlu Dipercepat

Intensitas hujan yang tinggi mulai Ahad menyebabkan beberapa daerah di Jatim terendam

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Suban Wahyudiono mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jatim, dan BPBD di daerah-daerah untuk mempercepat normalisasi Kali Lamong. Suban menyatakan, normalisasi perlu dipercepat agar setiap musim penghujan, daerah-daerah yang dilalui Kali Lamong, tidak melulu digenangi banjir.

"Karena Kali Lamong di beberapa daerah perlu normalusasi, perlu dikeruk dan sebagainya. Ini memang bukan kewenangan provinsi, Kali Lamong ini kewenangan pusat, karena anak sungai Bengawan Solo. Maknya rapat nanti akan juga mengundang BBWS, punya program apa agar tidak banjir terus," kata Suban kepada Republika.co.id, Kamis (2/5).

Suban menjelaskan, intensitas hujan yang tinggi mulai Ahad (28/4) menyebabkan beberapa daerah di Jatim terendam banjir. Banjir di antaranya merendam dua desa di Kabupaten Pasuruan, dan satu kelurahan di Kota Pasuruan. Banjir juga turut menggenangi satu desa di Kabupaten Madiun.

Selain itu, ada juga satu desa di Nganjuk yang turut tergenang banjir. Suban melanjutkan, di Lamongan, banjir juga menggenangi satu desa. Selain itu, ada lima desa di tiga kecamatan di Mojokerto yang juga terendam banjir.

"Kemudian di Gresik, ada 17 desa di tiga yang terendam banjir. Kebanyakan banjir ini karena meluapnya Kali Lamong. Ini kan banyak yang satu aliran," ujar Suban.

Suban menambahkan, banjir tersebut juga turut menggenangi jalan nasional yang menghubungkan Probolinggo dengan Surabaya, sehingga ditutup total. Namun, kata dia, karena banyak jalur alternatif, termasuk jalan tol, maka banjir tersebut tidak sampai mematikan mobilisasi kendaraan.

"Tapi secara keseluruhan, saat ini banjir sudah surut semua. Hanya saja Kali Lamong ini masih tinggi airnya. Banjir kemarin juga tidak sampai ada pengungsi dan kerusakan," ujar Suban.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VDNpYe
May 02, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VDNpYe
via IFTTT

Masjid Nabawi Berbenah Sambut Bulan Suci Ramadhan

Otoritas Masjid Nabawi menyediakan layanan 24 jam bagi jamaah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arab Saudi telah menyelesaikan berbagai persiapan dalam rangka menyambut para pengunjung Masjid Nabawi di Madinah selama bulan Ramadhan tahun ini. Baik pemerintah maupun lembaga keamanan di Madinah akan memfasilitasi akses bagi para tamu Allah ke Masjid Nabawi.

Dilansir dari Arab News, Kamis (2/4), Presidensi Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci akan menyediakan layanan selama 24 jam bagi jamaah. Selain itu, otoritas juga telah memobilisasi sebanyak 5.000 petugas.

Otoritas juga akan memasok sebanyak 300 ton air zamzam setiap harinya. Selama Ramadhan, setiap hari akan ada penyampaian ceramah agama di Masjid Nabawi yang dibawakan oleh para ulama terkenal.

Jamaah juga bisa mengunjungi perpustakaan masjid yang akan terbuka bagi mereka. Jamaah akan ditawari buklet gratis tentang shalat dan pedoman kunjungan. Mereka juga akan menerima salinan Alquran dalam berbagai bahasa. Alquran tersebut dicetak oleh Kompleks Percetakan Alquran Agung Raja Fahd.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vzkk1m
May 02, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vzkk1m
via IFTTT

Wednesday, May 1, 2019

Sinta Nuriyah: Kedua Kubu Capres Harus Bijak

Sinta Nuriyah sampaikan pesan pak Habibie.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Istri presiden keempat RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah ikut hadir dalam pertemuan silaturahmi dengan presiden ketiga RI B.J. Habibie bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Dalam pertemuan itu, ia berpesan agar kedua calon presiden dan calon wakil presiden bersikap bijak menanggapi hasil pemilu.  "Itu yang kita pecahkan bagaimana kita melihat itu yang menang harus bersikap bijak terhadap kemenangannya," ucap Sinta kepada wartawan saat ditemui usai pertemuan, Rabu (1/5).

Begitu juga kepada pihak yang kalah, Sinta berharap salah satu di antara keduanya juga harus siap menerima kekalahan. Menurutnya akan sangat sulit jika hasil pemilu tidak disikapi dengan bijak.

"Saya tangkap dari pesan Pak Habibie setelah itu adalah the right man on the right place, kalau semuanya sudah disusun, di-toto (ditata) dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Sebelumnya sejumlah tokoh masyarakat yang tergabung ke dalam Gerakan Suluh Kebangsaan menggelar pertemuan silaturahmi dengan Presiden Ketiga RI, B.J. Habibie di Patra Kuningan XIII, di Jakarta, Rabu (1/5).  Kepada Mahfud MD dan sejumlah tokoh yang hadir, Habibie mengaku telah menerima perwakilan kedua kubu capres. 

"Pak Habibie berpesan ya kedua pihak dari paslon ini sudah datang berkonsultasi dengan pak Habibie dan beliau berpesan silakan laksanakan dengan sebaik-baiknya nanti tunggu KPU, KPU akan menentukan, kalau ada ketidakberesan atau kecurangan sampaikan di sana," jelasnya.

Intinya semua pihak mendorong untuk tidak ada perpecahan usai pemilu yang hanya lima tahun. "Kita berdoa bersama-sama memasrahkan semuanya kepada Tuhan kata Pak Habibie, karena kita bangsa bertuhan dan penentunya adalah Tuhan yang Maha Kuasa," ujarnya.

Sejumlah tokoh yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya B.J. Habibie, Mahfud MD, Sinta Nuriyah, Salahuddin Wahid (Gus Sholah), Quraish Shihab, Dahlan Iskan, Alissa Wahid, Franz Magnis Suseno. Pertemuan di gelar di perpustakaan Habibie-Ainun yang berada di dalam kompleks kediaman Habibie.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DFnyF6
May 01, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DFnyF6
via IFTTT

Monday, April 29, 2019

Jokowi Pilih Pindahkan Ibu Kota di Luar Jawa

Jokowi tidak ingin Ibu Kota dipindahkan ke sekitar Jakarta karena Jawa sudah padat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo memilih memindahkan Ibu Kota Republik Indonesia dari Jakarta ke luar Pulau Jawa. Pilihan ini merupakan alternatif ketiga yang disodorkan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. 

"Dalam rapat tadi diputuskan, presiden memilih alternatif ketiga, yaitu memindahkan Ibu Kota ke luar Jawa. Ini barangkali salah satu putusan penting yang dilahirkan hari ini dan tentunya akan dilanjutkan dengan ratas berikutnya yang akan bicara lebih teknis, bicara desain, dan bicara mengenai masterplan dari kota itu sendiri," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bambang Brodjonegoro usai rapat terbatas mengenai tindak lanjut rencana pemindahan ibu kota di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4). 

Bambang pun menjelaskan tiga alternatif lokasi baru Ibu Kota berdasarkan hasil kajian Bappenas yang disampaikan dalam ratas ini. Alternatif pertama, yakni Ibu Kota tetap berada di Jakart, tetapi daerah di sekitar Istana dan Monas akan ditata khusus untuk kantor-kantor pemerintahan, kementerian, dan lembaga. 

"Seluruh kawasan pemerintahan berada di satu tempat dan itu menciptakan efisiensi di dalam tugas koordinasi pemerintah," tambahnya.

Alternatif kedua, pusat pemerintahan dipindah ke luar Jakarta dalam radius sekitar 50-70 km dari Jakarta. Skenario ini mencontoh pemindahan pusat pemerintahan Putra Jaya, Malaysia.

Menurut Bambang, terdapat beberapa wilayah yang cocok dengan opsi ini. Namun, Bambang mengatakan, opsi pemindahan di Pulau Jawa yang menyumbang ekonomi hingga 58 persen ini tak menjadi pilihan karena wilayah Jawa memiliki kepadatan yang tinggi.

Jokowi ingin agar pemerintah tak hanya terfokus membahas pemindahan Ibu Kota ke wilayah di sekitar Jakarta. "Arahan presiden hari ini, jangan hanya bicara mengenai Jakarta, bicara juga mengenai Pulau Jawa karena Pulau Jawa penduduknya 57 persen penduduk Indonesia. Artinya penduduknya itu sekitar 140-150 juta orang," jelas dia. 

Apalagi, ia mengatakan, tak sedikit lahan produktif pertanian di Pulau Jawa yang telah beralih fungsi menjadi wilayah perumahan dan properti. "Kalau kita hanya memindahkan masih di Pulau Jawa, apalagi hanya di seputaran Jakarta, ini juga tidak mengurangi beban dari Pulau Jawa dan tidak membuat pembangunan kita lebih Indonesia sentris tapi lebih memperkuat Pulau Jawanya," kata Bambang.

Alternatif ketiga, yakni memindahkan Ibu Kota ke luar Jawa, khususnya di kawasan Timur Indonesia. Langkah ini juga banyak diterapkan oleh berbagai negara lainnya seperti Brasil, Korea, dan juga Kazakhstan.

Alternatif inilah yang diminati oleh Presiden untuk ditindaklanjuti.  Menurut Bambang, pemerintah juga telah menyiapkan dua skenario luasan wilayah yang dibutuhkan untuk membangun ibu kota baru.

Skenario pertama yakni seluas 30 ribu hektare dan skenario kedua seluas 40 ribu hektare. "Jadi ini nanti yang akan jadi pertimbangan tergantung pada jumlah penduduk dari kota tersebut. Skenario pertama jumlah penduduknya 1,5 juta, skenario kedua 900 ribu orang," jelas dia.

Lebih lanjut, pemindahan ibu kota ini juga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Namun, Jokowi menekankan agar skema pembiayaan tidak memberatkan APBN yakni dengan melibatkan pihak swasta.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZJqqdh
April 29, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZJqqdh
via IFTTT

Sunday, April 28, 2019

Gejala Herpes Genital Bisa Terasa dalam Tempo Dua Hari

Gejala herpes genital bisa muncul dalam tempo dua hari setelah berhubungan intim.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Kasus herpes genital merebak saat Festival Musik Coachella berlangsung di Amerika Serikat pada Jumat (12/4) hingga Ahad (21/4) lalu. Mengapa bisa secepat itu terdeteksi?

Herpes genital cukup jamak di Amerika. Penyakit menular seksual (PMS) ini dilaporkan menjangkiti satu dari enam orang pada usia 14 hingga 49 yang menganut seks bebas. Tak hanya itu, 50 persen orang dewasa di AS juga menderita herpes mulut atau oral.

Professor emeritus of Medicine di University of Washington Center for AIDS and STD, Dr Hunter Handsfield mengatakan, herpes adalah virus yang dapat menyebar dengan cepat. Dilansir dari Elite Daily pada Ahad (28/4), di Amerika Serikat (AS), herpes kelamin tersebar melalui aktivitas seksual.

Selain itu, virus ini juga dapat tersebar melalui kontak kulit dengan kelamin. Namun, virus yang biasa disebut herpes simplex virus (HSV) ini tidak dapat menyebar melalui pegangan tangan, pelukan, bersin, atau batuk.

Menurutnya, penderita herpes akan mengalami lecet atau gatal pada alat kelamin, dubur, paha bagian dalam ,atau bagian lainya. Di satu sisi, herpes genital atau HSV tipe 2 kerap disebabkan oleh HSV tipe 1 atau herpes oral yang disebarkan melalui aktivitas seksual oral.

Gejala herpes biasanya muncul dalam dua hingga 20 hari setelah terpapar. Tak heran jika selang sebentar dari penyelenggaraan Coachella, laporan yang masuk ke HerpAlert, situs yang menawarkan diagnosis dan perawatan untuk kasus herpes, datang bertubi-tubi.

Dalam satu hari, ada 250 orang yang berkonsultasi dengan keluhan gejala herpes saat Coachella berlangsung. Padahal, sehari-hari, HerpAlert biasanya hanya kedatangan 12 pasien.

Disarankan, saat gejala itu muncul, penderita sebaiknya sama sekali tidak melakukan hubungan seksual. Setelah itu, penderita sebaiknya segeral konsultasi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan darah.

Kabar buruknya adalah hingga saat ini herpes belum dapt diobati. Obat yang ada sifatnya hanya menghilangkan gejala, memperpendek durasi keluhan, dan frekuensi dari gejala yang muncul.

Selain itu, obat yang ada juga hanya mampu menekan persebaran dari penyakit tersebut. Beberapa obat yang biasa digunakan diantaranya adalah valacyclovir (Valtrex), famciclovir (Famvir), dan acyclovir (Zovirax).

Namun, terdapat satu hal yang harus menjadi perhatian, herpes genital merupakan salah satu hal yang mempermudah penyaluran HIV. Oleh karena itu, dokter-dokter di Amerika menyarankan penggunaan alat kontrasepsi untuk mencegah hal tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L6jKTv
April 28, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L6jKTv
via IFTTT

Thursday, April 25, 2019

Ini Pentingnya Pemanfaatan Gas Bumi

Peluang pemanfaatan gas bumi di Indonesia masih sangat besar.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) semakin memperkenalkan manfaat gas bumi sebagai energi baik terus berlanjut. Kali ini, sosialisasi tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PGN Gigih Prakoso kepada para calon Wisudawan Program Pascasarjana UGM Periode III Tahun Ajaran 2018/2019.

Pada acara berbentuk talk show yang digelar di Grha Sabha Permana, Selasa (23/4), Gigih mengungkapkan bahwa peluang pemanfaatan gas bumi di Indonesia masih sangat besar. “Bagi Indonesia, sangat penting untuk memikirkan sumber energi dalam jangka panjang, apabila ingin mendorong sektor Industri. Peluang untuk memanfaatkan gas bumi masih luas,” kata Gigih.

Menurut Gigih, dibanding bahan bakar minyak, as bumi sebagai sumber energi lebih menguntungkan. Alasannya, harga gas bumi lebih murah dan penggunaannya lebih efisien.

PGN terus melakukan pembangunan dan memperluas infrastruktur gas di seluruh Indonesia, serta mengenalkan gas bumi sebagai energi bersih yang menawarkan manfaat besar. Kini, PGN mampu merangkul pelanggan dari berbagai sektor yaitu rumah tangga, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga industri besar.

Gigih menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menggunakan energi yang jauh lebih efisien. Dengan beralih ke gas bumi, masyarakat Indonesia bisa membantu pemerintah mengurangi subsidi dari penggunaan BBM dan gas tabung.

Kepada para calon wisudawan, Gigih juga berpesan agar memiliki prinsip dalam bekerja dan berkarya. “Prinsip saya ketika saya bekerja di Pertamina hingga sekarang adalah profesionalisme dan integritas. Di mana pun kita bekerja, yang terpenting adalah memberikan yang terbaik bagi perusahaan kita,” kata Gigih.

Ia berharap, lulusan UGM dengan keahlian khusus yang dimiliki dapat terlibat langsung di dalam pengembangan sektor-sektor penting di tanah air, termasuk di dalam bisnis gas yang menurutnya akan sangat intensif dikembangkan dalam beberapa tahun ke depan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XOqiYz
April 25, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XOqiYz
via IFTTT

Tuesday, April 23, 2019

Al-Amidi, Pendahulu Braille yang Terluoakan

kemampuan al-Amidi terasah melalui kemampuan jari-jarinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Huruf Braille telah dikenal sebagai sistem tulisan yang bisa dibaca bagi para tunanetra. Seorang ilmuwan tunanetra dari Prancis, Louis Braille (1824), menemukan pola enam titik dalam huruf-huruf timbul.

Temuan ini ternyata telah ada sejak enam abad sebelumnya. Penemunya adalah ilmuwan Muslim dari Suriah, Ali bin Ahmed bin Yusuf Ibnu al-Khizr al-Amidi.

Kedua penemuan huruf untuk kaum tunanetra, baik oleh Braille maupun al-Amidi, sama-sama diilhami dari keadaan mereka yang mengalami kekurangan pada indera penglihatan sejak lahir.

Bedanya, alfabet Braille yang digunakan masyarakat dunia terdiri atas 63 karakter dalam rangkaian enam titik. Para penggunanya bisa mengidentifikasinya di atas lembaran kertas.

Sedangkan, kemampuan al-Amidi terasah melalui kemampuan jari-jarinya. Begitu pula kepekaan perasaannya yang berguna untuk mencari atau mengenali berbagai benda di sekitarnya dengan sentuhan.

Setiap kali dia pergi untuk membeli buku, dia akan selalu mengambil selembar kertas. Kertas itu digulungnya menyerupai sebentuk huruf abjad. Kemudian ditempelkan di sampul depan bukunya sebagai penanda. Sekali sentuh, dia bisa mengenali judul, harga, jumlah halaman, dan bagian kecil dari koleksi bukunya.

Dia juga bisa menetapkan jarak baris bukunya. Sayangnya, sejarah dunia tak mencatat kontribusi al-Amidi. Tapi, di kawasan jazirah Arab, nama al-Amidi diabadikan. Negara Arab Saudi dan Mesir menerbitkan perangko menunjukkan pria tunanetra yang sedang membaca.  

Kecerdasan ahli hukum dan pakar bahasa asing tersebut patut dihargai. Meski memiliki keterbatasan fisik, semangatnya tetap tinggi untuk menimba ilmu pengetahuan. Sistem penulisan yang ia ciptakan membuatnya mampu membaca dan menulis buku.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VWATQq
April 23, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VWATQq
via IFTTT

Sunday, April 7, 2019

Kang Emil: Dakwah Terampuh adalah Lewat Akhlak yang Baik

Gubernur Jabar Ridwan Kamil meyakini dakwah terbaik adalah lewat teladan akhlak

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menilai dakwah paling ampuh adalah dengan menyontohkan atau meneladankan akhlak yang baik. Hal itu ia sampaikan pada Pengajian Rutin Majelis Taklim (MT) Pakuan Juara, Ahad (7/4) di Gedung Pakuan Bandung.

"Salah satu dakwah terbaik menurut saya adalah akhlak. Misalkan kita tidak hafal banyak ayat, hadist, tapi dengan akhlak (yang baik) kita bisa jadi contoh," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Emil menjelaskan, akhlak merupakan keteladanan, yang bisa menginspirasi individu lainnya untuk melakukan hal serupa. Menurutnya, selain dengan hafal ayat Al- Quran dan hadist Nabi, seorang bisa berdakwah dengan akhlak, budi pekerti luhur. Lewat perilaku, bisa mengambil simpati, dan bisa menjadi contoh bagi individu lainnya.

Emil pun memberikan contoh, Ustadz Syamsi Ali yang berdakwah di New York, dengan mencontohkan akhlak-akhlak mulia kepada orang-orang di lingkungannya. Hingga dirinya menjadi Muslim yang disukai kehadirannya di Negeri Paman Sam. Bahkan, tak sedikit warga Amerika yang jadi Mualaf karena terinspirasi oleh dirinya.

"Imam Syamsi Ali ini sudah meng- Islam-kan banyak orang, kebanyakan bukan katena 'dipapatahan'/ dinasehati, tapi karena akhlaknya," katanya.

Menurut Emil, semuanya bisa  berdakwah dengan akhlak. Minimal dengan dahulukan orang tua, bicara yang baik atau diam. "Tidak 'sharing' berita di sosial media kalau tidak pasti," kata Emil.

Emil pun mengajak Jamaah untuk menjaga ukhuwah Islamiyah. Sekalipun ada masyarakat yang tak masuk dalam koridor Ukhuwah Islamiyah, masih ada Ukhuwah Watoniyah, dan Ukhuwah Insaniyah yang mengikat.

Para Jamaah pun,  harus menggunakan media sosial yang ada saat ini sebagai media dakwah. Dirinya juga menyarankan supaya para jamaah untuk tidak membuat posting di media sosial kecuali hal yang positif.

"Ketika dapat berita, coba dicek dulu. Cara ceknya, coba lihat di situs-situs media, berita resmi, ada tidak beritanya, kalau tidak ada diberitakan di kantor-kantor berita, bisa dipastikan berita yang kita dapat tidak untuk dibagi," katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IdT9Rr
April 07, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IdT9Rr
via IFTTT

Saturday, April 6, 2019

Kiai Maruf Dukung KPU Laporkan Soal Hoaks Server ke Polisi

Kiai Maruf menanggapi hoaks terkait server KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Maruf Amin soal viralnya video hoaks yang menyebut server Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah disetting agar memenangkan dirinya dan Jokowi. Kiai Maruf meminta agar pihak kepolisian menelusuri video hoaks tersebut.

Apalagi, Ia mengatakan video tersebut diduga direkam di rumah mantan Bupati Serang, Taufik Nuriman di kawasan Ciracas, Serang, Banten. "Saya baca di koran begitu (direkam di Banten), makanya harus ditelusuri. Kenapa di Banten? kenapa itu kan kita baru tahu bahwa ada pertemuan di Banten dan memunculkan itu, ya diusut aja terus," ujarnya usai menghadiri acara silaturrahim akbar di  Pondok Pesantren Atthahiriyyah, Pelamunan, Serang, Banten, Sabtu (6/4).

Kiai Maruf mendukung langkah cepat KPU yang telah melaporkan video tersebut ke Bareskrim Polri. Sebab, diduga ada pihak yang sengaja menimbulkan kegaduhan dan mendelegitimasi Pemilu.

"Kita serahkan prosesnya. Kan KPU sudah melaporkan, diproses saja nanti siapa yang menskenariokan, siapa supaya itu timbul kegaduhan, seperti ada mendelegitimasi. Kan itu tidak main-main itu bisa memancing suasana tidak bagus karena itu harus diproses secara tepat," kata Kiai Maruf.

Seperti diketahui, sebuah video viral menyebut bahwa server KPU telah disetting untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf. KPU pun langsung melaporkan video yang diunggah tiga akun media sosial ke Bareskrim Polri pada Kamis (4/4) lalu. Dalam video itu terlihat seorang pria sedang memaparkan materi di depan sejumlah orang dalam rapat tertutup.

Pria itu mengatakan bahwa capres 01 sudah diamankan di angka 57 persen. Pria itu mengatakan "Yang terakhir di KPU saya bulan januari ke singapura karena ada kebocoran data. 01 sudah membuat angka 57 persen. Allah maha segalanya. Server yg dibangun 7 lapis bocor. Salah satunya bocor. Kita berusaha menetralkan. Tapi data itu masih invalid. Maka tadi saya bicara dengan Pak Alfrian ini harus dituntaskan sebelum final 17 April,".

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I4VXkl
April 06, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I4VXkl
via IFTTT

Thursday, April 4, 2019

Pochettino Yakin Tottenham Finis 4 Besar di Stadion Baru

Skuat Tottenham akhirnya bisa beraksi di atas rumput Stadion Tottenham Hotspur.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino merasa senang timnya dapat memetik kemenangan 2-0 atas Crystale Palace di stadion baru. Pochettino pun percaya diri Tottenham dapat finis di empat besar Liga Primer Inggris musim 2018/2019.

Skuat Tottenham akhirnya bisa beraksi di atas rumput Stadion Tottenham Hotspur ketika menjamu lawannya Crystale Palace, Kamis (4/4) dini hari WIB. Tiga poin yang didapat sekaligus menjadi kado istimewa bagi para suporter tuan rumah.

"Kami sudah merasa seperti di rumah. Ini akan menjadi tempat yang sangat penting untuk masa depan dan tentu saja saya pikir kami benar untuk pindah ke sini," kata Pochettino dilansir Four Four Two, Kamis (4/4).

Berkat kemenangan tersebut Tottenham untuk sementara tetap bertahan di posisi tiga klasemen dengan perolehan nilai 64, terpaut satu angka dari Arsenal di kursi keempat. Namun, Arsenal belum memainkan laga ke-32.

Meski demikian, Pochettino merasa yakin pasukannya dapat mempertahankan zona Liga Champions lantaran mendapat suntikan motivasi dari stadion baru yang mereka tempat.

"Jika Anda tidak termotivasi untuk bermain dalam suasana seperti ini sesuatu yang salah terjadi di kepala Anda. Pasti itu akan sulit bagi lawan," kata pelatih asal Argentina.

Sebelumnya, penyerang sayap Son Heung-min merasa kagum dan masih tak percaya dengan momen magis yang terjadi di stadion yang diberi nama sama dengan nama klub. Ia dan Christian Eriksen sukses mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang mengukir gol pada laga perdana di Stadion Tottenham Hotspur. Selanjutnya, armada Pochettino bakal menjamu Huddersfield Town pada lanjutan Liga Primer akhir pekan ini. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WIyUzh
April 04, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WIyUzh
via IFTTT

Tuesday, April 2, 2019

Cek Status Halal Produk Lewat Pemindai Halal

Perusahaan asal Singapura berencana luncurkan aplikasikan layanan pemindai halal.

REPUBLIKA.CO.ID,SINGAPURA —Tahun 2019, telepon genggam tidak hanya berfungsi untuk komunikasi atau bermain ular-ularan. Saat ini, orang-orang menggunakannya untuk mendukung semua kegiatan sehari-hari, seperti mengelola keuangan bank, membayar, berbelanja, memesan makanan, bahkan memantau kehidupan dan gaya hidup sendiri.

Faktanya, aplikasi telepon pintar menjadi begitu sentral dalam kehidupan sehari-hari konsumen. Sehingga, tidak mengejutkan jika menemukan ribuan aplikasi baru App Store atau Google Play dalam satu hari.

Dilansir di Business Indiser pada Selasa (2/4), sebuah perusahaan di Singapura berencana meluncurkan aplikasi layanan pemindai makanan halal di negara itu. Aplikasi pemindai halal itu akan diluncurkan pada akhir April 2019. Aplikasi itu dapat menginformasikan pengguna ihwal status halal suatu produk dengan memindai daftar barcode.

Pemindai Halal akan diintegrasikan dengan aplikasi WhatsHalal yang sudah ada. Aplikasi WhatsHalal dirancang sebagai panduan makanan halal bagi konsumen, bisnis, dan perusahaan. Aplikasi WhatsHalal diluncurkan pada Februari tahun lalu, sekitar empat bulan setelah pengusaha Azman Ivan Tan dan Salehin Amat Kamsin mendirikan perusahaan teknologinya.

Aplikasi ini menawarkan empat layanan utama kepada konsumen, seperti daftar restoran halal, pengiriman makanan, pesanan makanan bawa pulang, dan pemesanan restoran. Versi beta dari Pemindai Halal ditargetkan bisa teintegrasi dengan WhatsHalal yang ada di sejumlah negara, seperti Singapura, Malaysia, Indonesia, dan Australia.

Dalam sebuah wawancara dengan Business Insider, Azman dan Salehin menargetkan sebanyak 50 ribu produk dapat terpindai melalui aplikasi buatannya setelah bulan-bulan awal peluncuran. Selama fase itu, tim WhatsHalal akan mengidentifikasi bahan yang dipindai yang memerlukan verifikasi halal.

Pemindai Halal memiliki tiga metode identifikasi, yakni melalui gambar produk, kode batang, dan daftar bahan. Semua sistem bekerja berdasarkan basis data yang dikumpulkan secara bertahap. Pertama-tama, pengguna mengambil foto suatu produk melalui aplikasi. Apabila WhatsHalal dapat memverifikasi bahwa kemasan produk memiliki logo Dewan Agama Islam Singapura (Muis), maka secara otomatis ada verifikasi status halal produk tersebut.

Kemudian, data disimpan dalam sistem WhatsHalal. Saat pengguna memindai barcode dari produk yang sama, aplikasi akan segera menunjukkan bahwa produk itu halal. Jika suatu produk tidak memiliki logo Muis, daftar bahan-bahannya ikut diperhitungkan dalam verifikasi. Setelah pengguna memindai daftar bahan lewat aplikasi, WhatsHalal secara otomatis melakukan pengenalan karakter optik (OCR) di atasnya.

“Hanya ketika sistem melihat daging babi, dia akan langsung mengatakan 'tidak halal'. Pemotongan yang sangat jelas,” kata Azman

Terkait adanya bahan “abu-abu”, maka informasi lebih lanjut akan ditampilkan di layar. Sehingga, konsumen dapat membuat pilihan sendiri dengan melihat informasi bahan.

“Anda dapat mengekliknya, dan kami akan menunjukkan sedikit informasi kepada, seperti agar-agar dari (negara tertentu) kemungkinan halal, dan (jika itu) dari Cina, maka itu kemungkinan non-halal,” kata dia.

Apabila konsumen membuat permintaan ihwal status suatu produk, WhatsHalal akan melibatkan konsultan halal eksternal bersertifikasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bahan-bahan dalam produk tersebut. “Jadi, jika ini (produk) berasal dari perusahaan XYZ, dan, katakanlah, perusahaan ini telah disertifikasi oleh badan sertifikasi yang tepat, kami akan menganggapnya sebagai halal, konsultan halal kami tidak perlu memeriksa sepenuhnya. Tetapi jika tidak bersertifikat mereka akan memeriksa dengan produsen,” kata Azman.

Salehin menjelaskan, kendati tujuan dari Pemindai Halal adalah memverifikasi sebanyak mungkin produk, tetapi ada juga kebutuhan untuk menjadi praktis dengan mengenali kendala operasi. Sebab, tidak praktis jika mengharapkan tim WhatsHalal dapat memeriksa setiap pemindaian produk yang masuk.

“Semakin banyak orang memindai, semakin banyak kami membangun basis data produk,” ujar Salehin.

Perusahaan sedang mempertimbangkan memasukkan fitur terjemahan dalam pemindai. Sehingga, pengguna dapat memindai produk yang dibeli dari negara lain dan masih mengumpulkan informasi yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan.

“Jadi yang terjadi dengan sistem kami adalah, kami sebenarnya hanya mempercepat proses dan membuatnya mudah. Semua informasi ada di ujung jari anda,” kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2I4T02x
April 02, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2I4T02x
via IFTTT

Saturday, March 30, 2019

Aero Sutan Alami Kendala Mesin pada Kejuaraan Dunia Jetski

Aero bahkan sempat masuk pit dan melepas jok jetskinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pejetski andalan Indonesia Aero Sutan Aswar mengalami kendala pada mesin jetskinya saat mengikuti putaran kedua Jetracer World Championship 2019 nomor Pro F1 Open di Ancol, Jakarta, Sabtu (30/3). Dalam perlombaan menempuh jarak 8,8 km tersebut, Aero bahkan sempat masuk pit dan melepas jok jetskinya.

"Sepertinya ada masalah pada koil atau silinder mesinnya. Ketika awal balapan, tarikan mesin cukup enak namun di tengah putaran mesinnya agak melemah," kata Aero saat memeriksa jetski selepas lomba.

Pada hari ketiga kejuaraan dunia jetski ini, Aero berada di posisi empat klasemen sementara dengan torehan 360 poin. Sedangkan peraih medali emas Asian Games 2019 Aqsa Sutan Aswar di posisi ketiga dengan raihan 368 angka. Juara dunia jetski sepuluh kali Jean-Bruno Pastorello menjadi pemuncak klasemen sementara dengan 400 poin.

Jetracer World Championship 2019 mempertandingkan tiga nomor endurance yaitu Pro F1 Open, Pro F1 Open (Normally Aspirated) dan Amateur F1 Open (Gran Tourismo).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U74zO0
March 30, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U74zO0
via IFTTT

Monday, March 25, 2019

DOTS Gratis Solusi Pasien TBC di Indonesia

DOTS digulirkan untuk menekan angka pasien TBC di Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Penyintas yang enggan berobat ke layanan kesehatan karena persepsi pengobatan mahal menjadi faktor pemicu tingginya angka kematian akibat penyakit TBC dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi sangat ironis mengingat fakta pengobatan TB diberikan cuma- cuma alias gratis. 

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memiliki program Directly Observed Tratment Short-course (DOTS). Ini adalah program pemberian obat- obatan yang bersifat jangka panjang (enam hingga delapan bulan) dan harus dihabiskan atau dituntaskan.

“Program ini gratis namun karena persepsi masyarakat (penyintas) TB yang keliru, dampaknya cukup memprihatinkan,” ungkap Perawat Senior Rumah Sakit Islam (RSI) Sultang Agung Semarang, Sri Subekti, saat memberikan materi edukasi kesehatan. Edukasi kesehatan ini dihelat dalam rangka peringatan Hari TB Sedunia di RSI Sultan Agung, Senin (25/3).

Masalah lain yang juga memerlukan perhatian khusus, lanjut Subekti, adalah resistensi pengobatan TB yang memerlukan jangka waktu lama. Sehingga, kerap menimbulkan beban bagi pasien. Pada praktiknya pasien pun sering lupa minum obat secara teratur dan tuntas atau bahkan juga meninggalkan proses terapi. Akibatnya bakteri dalam tubuh penyintas bisa berkembang lebih jauh dan resisten dari berbagai obat.

“Oleh karena itu, peran keluarga sangat penting dalam upaya penyembuhan penyakit TB. Semangat dan kepatuhan penyintas untuk minum obat ditentukan oleh dukungan dari dalam keluarga,” tegasnya.

Menurut Subekti, anggota keluarga bisa menjadi Pengawas Menelan Obat (PMO) yang tugasnya mengingatkan saat pasien lalai. Karena, keluarga merupakan orang terdekat dalam lingkungan pasien. Keluarga juga bisa memberi dampak positif kepada masyarakat sekitar. Dengan anggota dalam satu lingkungan yang cukup banyak, maka keluarga pun juga bisa menjadi duta kesehatan bagi lingkungannya.

Maksud duta kesehatan di sini misalnya melalui forum- forum sosial kemasyarakatan, seperti arisan atau sarasehan warga. “Misalnya pada saat forum pertemuan warga, bisa menyelipkan sosialisasi bahaya TB atau dengan cara lainnya,” lanjut Subekti.

TBC adalah penyakit yang disebabkan bakteri Mycrobacterium tubercolosis. Kuman ini masuk lewat pernafasan dan menyerang berbagai organ terutama paru- paru. Berdasarkan data badan Kesehatan Dunia (WHO) jumlah penyintas TBC mencapai 1 juta jiwa.

Adapun program DOTS digulirkan oleh pemerintah untuk menekan angka penderita TB yang ada di Indonesia. “Bahkan Pemerintah Indonesia juga menargetkan pada 2030 Indonesia harus bebas penderita TBC,” tandasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cywdsk
March 25, 2019 at 04:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cywdsk
via IFTTT