Pages

Showing posts with label 2019 at 04:17PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:17PM. Show all posts

Monday, May 20, 2019

BPIP-Kemendagri Kerja Sama Pembinaan PNS

BPIP memberikan pembinaan ideologi Pancasila bagi pegawai negeri sipil

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono melakukan penandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di kantor Kemendagri, Senin (20/5), terkait pembinaan ideologi Pancasila bagi pegawai negeri sipil  (PNS).

Hariyono mengatakan, selama ini BPIP sudah bekerja sama dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang berada di bawah Kemendagri.

Dia menuturkan, dengan penandatangan Mou kali ini, BPIP bertugas untuk melakukan pendampingan bagi calon PNS (CPNS) ketika mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) maupun PNS yang akan naik eselon. "BPIP sebagai lembaga melakukan sosialisasi Pancasila itu perlu bantuan lembaga lain, salah satunya Kesbangpol di Kemendagri yang selama ini belum maksimal, kita gandeng, sehingga BPIP tak perlu membentuk lembaga baru lagi," kata Hariyono.

Penandatanganan nota kerja sama tersebut disaksikan Ketua Dewan Pengawah BPIP Megawati Soekarnoputri, anggota Dewan Pengarah BPIP Try Sutrisno, Deputi Bidang Hubungan Antarlembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Dicky R Munaf, serta Deputi Bidang Pengendalian dan Evaluasi BPIP Rima Agristina.

Menurut Hariyono, BPIP akan berusaha melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk terus menggencarkan sosialisasi nilai-nilai Pancasila kepada PNS. Setelah menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, (Kemenristekdikti), serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), kali ini pihaknya menggandeng Kemendagri.

"Kegiatannya menjadi tanggung jawab kementerian bersangkutan, tapi substansi nilai-nilai Pancasila terkait dengan BPIP," ujar guru besar Universitas Negeri Malang (UM) itu.

Dia pun sudah memiliki gambaran langkah konkret kerja sama dengan Kemendagri. Salah satunya dengan mengusulkan adanya kampung-kampung Pancasila, yang bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat. Hariyono sempat menyunggung Kampung Mujaer di Kabupaten Blitar, yang masyarakatnya dalam kehidupan sehari-hari menerapkan laku hidup Pancasila, bukan hanya tataran verbal.

"Kampung-kampung sudah kita kunjungi itu mengapa oleh Kemendagri tidak diapresiasi? Misalnya nanti ada lomba kampung Pancasila," ujar Hariyono.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30varjz
May 20, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30varjz
via IFTTT

Wednesday, May 15, 2019

Sedang Memilih Calon Pasangan Hidup? Cek Pertanyaan Ini

Temukan pasangan hidup yang mendukung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pria mana pun bermimpi suatu hari akan menemukan istri yang tepat. Mereka akan melihat semua karakteristik yang diinginkan dalam diri seorang wanita.

Pria penting menyadari pernikahan adalah komitmen seumur hidup. Anda tak bisa begitu saja menikahi wanita hanya karena dia cantik. Anda tentunya ingin mencari istri terbaik yang bisa mengurus rumah tangga, menjadi ibu yang baik untuk anak-anak Anda, dan yang terpenting bersama Anda di kala suka dan duka.

ROLers, berikut adalah beberapa pertanyaan yang harus diajukan untuk menemukan istri yang tepat, dilansir dari Marriage.com, Rabu (15/5).

Apakah kalian sama-sama serius?

Jika Anda ingin menikah, maka carilah wanita yang tujuannya juga menikah. Pasangan menikah hendaknya memiliki visi misi sama. Penting untuk menyamakan persepsi tentang berkeluarga, membahas tentang anak, bahkan keuangan. Pastikan Anda mendiskusikan hal-hal ini sebelum menikahinya.

Apakah dia berpendidikan?

Wanita yang pemahamannya baik tentang keluarga akan menjadikan rumah tangganya sebagai rumah terbaik. Jika wanita yang Anda nikahi suasana hatinya mudah berubah, selalu memperdebatkan segala hal, bahkan tidak sopan, maka hindari menikahinya. Dia hanya akan membuat hidup Anda sengsara dan tak mampu membesarkan anak-anak Anda dengan baik.

Apakah dia berhasil?

Istri yang baik biasanya sukses dan berprestasi sebelum Anda memasuki hidupnya. Sukses dan prestasi di sini bukan hanya dalam hal pekerjaan. Nikahilah wanita yang lebih suka belajar dan membaca ketimbang menghabiskan waktu di Instagram dan Snapchat.

Apakah dia menarik?

Menarik bukan melulu soal penampilan. Menarik di sini dalam artian dia bisa menarik perhatian Anda atau tidak. Anda bisa tertarik karena selera humor, paras, senyum, suara, atau pribadinya yang unik sehingga membuat hati Anda meleleh.

Apakah dia lucu?

Kehidupan setelah menikah tak hanya sebatas anak, karier, dan pekerjaan. Kehidupan setelah menikah harus dibumbui tawa, humor, dan kebahagiaan. Jangan menikahi wanita yang suka marah-marah. Hindari menikahi wanita yang susah tertawa dan tak bisa menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana. Nikahilah seorang yang penggembira. Dengan cara ini, hidup Anda akan terasa lengkap.

Apakah dia materialistis?

Jika wanita yang Anda nikahi sangat materialistis dan terobsesi dengan yang, hindari menikahinya. Jika ia berencana menikah hanya untuk berfoya-foya menghabiskan uang suami, maka tinggalkan dia.

Pernikahan adalah keputusan besar. Anda tak sekadar memilih satu dari sekian banyak wanita. Pernikahan adalah kata lain dari kompromi, maaf, pengorbanan, dan cinta tanpa syarat. Jadi, temukan pasangan hidup yang mendukung, memahami, menerima, dan mencintai Anda dengan tulus. Jika Anda sudah menemukan sosok seperti itu, jangan ragu, segeralah mengajaknya menikah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W5mpB2
May 15, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W5mpB2
via IFTTT

Tuesday, May 14, 2019

Moeldoko Minta Cek Kesehatan Petugas Pemilu Harus Lebih Baik

Moeldoko berharap cek kesehatan petugas pemilu ke depannya lebih baik lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyampaikan perlunya pemeriksaan kesehatan yang lebih baik bagi para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada pemilu mendatang. Langkah ini dinilai perlu dilakukan untuk mencegah adanya korban saat bertugas dalam penyelenggaraan pemilu.

Hal ini disampaikannya saat menggelar rapat koordinasi tentang langkah pemerintah terkait gugurnya petugas KPPS dalam tugas di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (14/5).

"Jadi memang ada feedback perlunya bahwa ke depan itu tenaga tenaga KPPS melalui cek kesehatan yang lebih bagus. Sekarang ini sepertinya cek kesehatannya masih belum baik. Sehingga hanya pernyataan dari puskesmas, pernyataan yang menyatakan sehat," ujar Moeldoko.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dari petugas pemilu saat ini masih belum baik karena masih dilakukan di tingkat puskesmas. Sehingga pemeriksaan secara mendalam juga tidak dapat dilakukan.

"Kalau penyakitnya, penyakit dalam kan puskesmas tidak bisa lihat, itu kira-kira. Nanti ke depan perlu dipikirkan ada cek kesehatan yang semakin baik," tambahnya.

Dalam rakor ini juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Mendagri Tjahjo Kumolo, Sekjen KPU Arif Rahman Hakim, perwakilan dari Menkeu, dan juga perwakilan dari IDI.

Menurut Menkes Nila Moeloek, jumlah petugas yang meninggal dari KPU yakni sebanyak 485 orang. Sedangkan petugas yang sakit hampir mencapai 11 ribu orang. Karena itu, Menkes pun telah menginstruksikan agar dilakukan audit medik dan juga autopsi verbal.

Audit medik dilakukan untuk mendata kematian yang terjadi di rumah sakit. Sedangkan autopsi verbal dilakukan untuk mencari tahu penyebab kematian melalui wawancara dengan anggota keluarga. Menurut Nila, keakuratan diagnosa autopsi verbal ini mencapai 80 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vj58Qs
May 14, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vj58Qs
via IFTTT

Wednesday, April 24, 2019

Owen Prediksi Derby of Manchester Berakhir Imbang

United dan City mengusung misi berbeda dalam derby of Manchester

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United akan menjamu Manchester City dalam laga derby satu kota di Stadion Old Trafford, Kamis (25/4) dini hari WIB. Dua tim asal Kota Manchester itu mengusung misi yang berbeda dalam derby kali ini. United akan berupaya merebut poin penuh untuk menjaga peluang lolos ke Liga Champions musim depan, sementara City ingin menang demi menjaga peluang merebut trofi Liga Primer Inggris.

Mantan pemain Manchester United, Michael Owen membuat prediksi terkait laga derby nanti. Owen memprediksi pertandingan akan berakhir imbang 2-2. Laga ini akan ketat mengingat keduanya membutuhkan kemenangan untuk ambisi di klasemen.

Manchester City memiliki ambisi menyapu bersih sisa laga musim ini untuk keluar sebagai juara. Liverpool adalah pesaingnya dalam perebutan gelar yang terus menekan hingga sekarang ini. Untuk sementara the Reds masih memimpin puncak klasemen. Sedangkan MU berjuang untuk finis di empat besar guna mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan. Saat ini, pasukan Ole Gunnar Solskjaer berada di posisi ke-6 dengan 64 poin terpaut tiga angka dari Chelsea di peringkat keempat.

"City hanya kehilangan satu dari tujuh kunjungan liga terakhir mereka ke Old Trafford tetapi United sangat perlu bangkit kembali setelah penampilan buruk mereka di Goodison Park pada hari Minggu," kata Owen kepada Metro dilansir dari Mirror, dalam analisisnya jika prediksi pertandingan berakhir imbang.

Owen menilai semua pihak di MU merasa kecewa atas kekalahan 4-0 dari Evertib. Namun mereka mempunyai peluang untuk kembali ke jalur kemenangan ketika menghadapi City. Apalagi, lanjutnya, MU tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan kandang terakhirnya. "Ini adalah pertandingan besar bagi kedua tim dan satu yang, saya rasa, bisa menjadi sangat penting dalam nasib gelar Liga Premier 2018/19," Owen menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UCxWDc
April 24, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UCxWDc
via IFTTT

Monday, April 22, 2019

Tiga Manfaat Buah Tin

Tin dikenal sebagai makanan dan obat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tin adalah pohon yang berasal dari Tanah Arab dan menjadi kebanggaan masyarakat di sana. Kemudian, menyebar ke Asia Kecil, seperti Anatolia, Turki, dan Afghanistan, ke Eropa melalui orang-orang Tunisia dan Yunani, serta ke Timur melalui Suriah hingga sampai ke India.

Tanaman ini dianggap sebagai pohon tertua yang dikenal manusia. Pada musim kemarau buah tin dibuat untuk menu makanan yang lezat. Sedangkan, pada musim hujan, buah ini diolah sebagai makanan kering yang sangat diminati.

Sebagaimana dijelaskan dalam buku Ensiklopedia Mukjizat Al Qur'an dan Hadis, orang-orang Tunisia, Mesir kuno, dan Yunani mengenal buah tin sebagai makanan sekaligus obat. Pohon yang diberkahi ini telah digunakan oleh Allah SWT sebagai kata sumpah dalam kitab-Nya yang berbicara tentang hal-hal yang luar biasa.

Allah hanya bersumpah dengan sesuatu yang agung. Sumpah Allah tersebut adalah bukti nyata akan pentingnya pohon ini dan menjadi isyarat penting bahwa pohon tersebut memiliki banyak manfaat. Tiga manfaat buah tin adalah sebagai berikut.

Melawan Kanker

Buah ini mengandung fitokimia "benzalde- hida", bahan aktif yang ditemukan melalui ekstraksi jus yang memiliki kemampuan melawan kanker. Sebuah studi 2012 menemukan bahwa buah ini merupakan sumber senyawa bioaktif, seperti fenolat, kumarin, dan asam lemak yang berpotensi mengobati kanker kulit. Selain itu, buah ini juga memiliki kumarin yang telah digunakan untuk mengobati kulit dan kanker prostat.

Menurunkan Tekanan Darah

Buah Tin kaya kandungan kalium, sehingga bisa membantu mengontrol tekanan darah. Banyak orang kurang mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, tetapi mereka justru mengonsumsi garam dalam jumlah tinggi, sehingga menyebabkan kekurangan kalium dan berujung hipertensi. Sebuah studi menemukan ketika orang memilih memakan buah dan sayuran ketimbang makanan ringan, seperti permen, susu rendah lemak, maka telah menurunkan tekanan darah rata-rata 5,5 poin (sistolik) lebih 3,0 poin (diastolik).

Melancarkan Pencernaan

Buah tin mengandung serat yang tinggi sehingga bagus untuk pencernaan dan membantu mengurangi berat badan. Kandungan serat yang tinggi mampu menyerap air, sehingga melembutkan tekstur tinja. Hal ini cocok untuk membantu menjaga kebiasaan buang air besar secara teratur dan men- jauhkan diri dari sembelit. Selain itu, ficin, enzim dalam buah ini, mampu mengubah protein menjadi asam amino yang dapat menyebabkan penurunan berat badan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vh7tAM
April 22, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vh7tAM
via IFTTT

Mendagri Panggil Pemprov Sumut Soal Bupati Mandailing Natal

Bupati Mandailing Natal mundur karena hasil pemilu di daerahnya tak sesuai keinginan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara terkait pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution, melalui surat kepada Presiden Joko Widodo. Dahlan mundur karena hasil pemilu di daerahnya yang tidak sesuai keinginan.

"Sekarang kami sudah melakukan koordinasi dengan Pemda Sumatera Utara dan nanti akan kami panggil karena ini sebuah proses yang tidak lazim," kata Tjahjo ditemui usai menghadiri rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin (22/4).

Menurut Tjahjo, Dahlan merupakan kepala daerah yang cukup berhasil. Dia juga mempertanyakan alasan mundurnya Dahlan karena hasil pemilu di daerahnya yang tidak sesuai keinginan.

"Karena politis saja. Padahal dia didukung oleh 3 partai untuk menjadi kepala daerah, kan merupakan proses yang panjang. Kan merupakan amanah dari masyarakat, kok hanya karena itu saja," ujar Tjahjo.

Surat pengunduran diri Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution itu tertanggal 18 April 2019 dengan nomor surat 019.6/1214/TUMPIM/2019. Surat tersebut ditujukan kepada Presiden RI d.p Menteri Dalam Negeri.

Dalam surat itu, Dahlan menuturkan, pelaksanaan pemilu di Mandailing Natal, Sumut, berjalan lancar, aman, dan terkendali. Namun, hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan.

Mendagri juga mengatakan surat tersebut salah alamat. Sebab, seorang bupati yang hendak mengundurkan diri harus mengajukannya ke DPRD, kemudian hasilnya diserahkan kepada gubernur.

Berdasarkan laman pemilu2019.kpu.go.id, pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf kalah telak dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Mandailing Natal pada Pemilu presiden 2019. Hingga Senin pukul 15:45 WIB, berdasarkan data 171 dari 1.326 (12,895 persen) TPS, Jokowi-Ma'ruf meraig 6.153 suara atau 19,73 persen, sedangkan Prabowo-Sandi meraih 25.039 suara atau 80,27 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Poil9k
April 22, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Poil9k
via IFTTT

Thursday, April 11, 2019

OJK NTB Imbau Warga Waspadai Koperasi tak Berizin

OJK akan melakukan sidak kepada penyalur dana yang berkedok koperasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap keberadaan lembaga keuangan yang menggunakan pola koperasi tidak berizin.  Kepala OJK NTB Farid Falatehan mengatakan OJK NTB bersama satuan tugas waspada investasi berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lembaga penyalur pinjaman berkedok koperasi sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat.

"Dalam waktu dekat akan melakukan sidak ke penyalur dana yang berkedok sebagai koperasi," ujar Farid di Mataram, NTB, Kamis (11/4).

Farid menyampaikan sidak akan dilakukan terhadap lembaga yang tidak terdaftar sebagai koperasi namun dalam operasional keseharianya memberikan pinjaman kepada masyarakat.

"Sidak tersebut bertujuan meminimalisir keberadaan lembaga keuangan berkedok koperasi yang dapat meresahkan dan merugikan masyarakat," kata Farid.

Farid menjelaskan koperasi merupakan suatu badan usaha yang dimiliki dan dioperasikan oleh para anggotanya untuk memenuhi kepentingan bersama di bidang ekonomi. OJK NTB mengimbau pengelola koperasi mengurus izin kepada dinas terkait agar memiliki legalitas formal serta dapat dipertanggungjawabkan keberadaanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UaMiub
April 11, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UaMiub
via IFTTT

Monday, April 8, 2019

Direktur AC Milan Kritisi Kinerja Wasit Serie A Liga Italia

Ketika wasit membuat hal yang dinilai merugikan Milan, Leonardo sangat kecewa.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Direktur AC Milan Leonardo Araujo mengeluhkan kinerja wasit saat timnya berhadapan dengan Juventus pada giornata ke-31 Serie A Liga Italia. Bertandang ke Allianz Stadium, Turin, Sabtu (6/8) malam WIB, Milan kalah 1-2 dari Bianconeri.

Leonardo mengkritisi keputusan sang pengadil ketika Rossoneri tidak mendapatkan penalti di sebuah insiden. Sewaktu kedudukan masih 0-0, crossing Hakan Calhanoglu mengenai tangan bek Juve, Alex Sandro, di kotak terlarang.

Michael Fabbri, nama wasit yang memimpin grande partita itu, sempat melihat tayangan ulang melalui VAR. Ia kemudian memutuskan tidak menunjuk titik putih.

Fabbri berpendapat tidak ada kesengajaan dari Sandro terkait insiden tersebut. Leonardo kurang sepakat dengan perhitungan pengadil itu.

"Jelas itu terlihat seperti penalti," kata tokoh asal Brasil kepada Sky dikutip dari Football Italia, Ahad (7/4).

Leonardo menilai timnya telah berupaya keras menampilkan kinerja terbaik. Tapi ketika wasit membuat hal yang dinilai merugikan Milan, ia sangat kecewa.

Leonardo hanya mencurahkan apa yang dirasakannya. Tapi pada saat bersamaan Leonardo enggan memperkeruh suasana. "Ini situasi yang sangat mengecewakan. Saya tidak ingin membuat kontroversi, tapi ini jelas mengecewakan," ujarnya.

Kubu tamu sempat unggul terlebih dahulu melalui sepakan jarak dekat Krzysztof Piatek pada menit ke-39. Juventus menyamakan kedudukan pada menit ke-60, lewat penalti Paulo Dybala. Enam menit menjelang waktu normal berakhir, Moise Kean memastikan kemenangan Si Nyonya Tua.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UoLAi4
April 08, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UoLAi4
via IFTTT

Friday, April 5, 2019

Sumbar Gandeng Jambi untuk Helat Tour De Singkarak 2019

Sumbar berencana masukkan Jambi ke dalam rute Tour de Singkarak 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Dua kabupaten/kota di Jambi berpeluang besar menjadi tuan rumah pada ajang balap sepeda Internasional Tour de Singkarak (TdS) 2019. Daerah yang dimaksud adalah Kerinci dan Sungai Penuh.

"Kami bertemu dengan perwakilan dari Jambi hari ini atau besok, membicarakan rencana daerah itu masuk dalam rute TdS 2019," kata Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di Padang, Jumat.

Nasrul mengatakan itu terkait upaya menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan TdS 2019 agar kembali menjadi ajang favorit bagi masyarakat. Menurutnya, syarat mutlak yang harus disepakati adalah perbaikan kondisi jalan antara Solok Selatan - Kerinci - Sungai Penuh - Painan.

Kewenangan ruas jalan itu berada pada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IV Jambi, bukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang. Nasrul mengatakan rapat itu juga harus melibatkan lembaga vertikal tersebut.

"Sekarang kami sekaligus melihat kondisi jalan. Mudah-mudahan Jambi ikut menjadi tuan rumah dan bisa terlaksana tahun ini," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian mengakui balap sepeda tahunan itu butuh sentuhan dan inovasi baru agar bisa mempertahankan eksistensi sebagai ajang internasional yang menarik, tidak saja bagi pebalap tetapi juga bagi masyarakat. TdS merupakan ajang kebanggaan di Sumbar yang telah mendunia. Pada pelaksanaan ke-10 kali tahun 2019, anggaran sebagian besar dibebankan pada daerah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YPjQ4y
April 05, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YPjQ4y
via IFTTT

Tuesday, April 2, 2019

Formappi Sayangkan Rendahnya LHKPN Anggota DPR

Tak lapor LHKPN dinilai bentuk perbuatan melanggar hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) menilai citra Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekarang ini semakin buruk. Hal ini terlihat dari persentase penyerahan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) anggota DPR yang masih rendah.

Peneliti Formappi, Lucius Karus mengatakan, anggota DPR yang tak menyerahkan LHKPN menunjukkan sikap tidak taat hukum. Dan juga mendelegitimasi undang-undang atau peraturan yang dibuat oleh lembaga itu.

"DPR menjadi tak berwibawa karena citra sebagai lembaga terhormat gagal dibuktikan melalui kesetiaan pelaporan LHKPN salah satunya," ujar Lucius saat dihubungi, Selasa (2/4).

Lucius menjelasakan, LHKPN sangat berguna untuk memperlihatkan apa saja yang telah diperoleh anggota DPR dari negara. Maka dari itu, ia mengaku heran dengan masih banyaknya anggota dari lembaga tersebut yang tak menyerahkan LHKPN hingga hari terakhir.

"Akan tetapi jika itu (penyerahan LHKPN) tidak dilakukan, artinya anggota DPR bersangkutan tak punya legitimasi untuk meminta rakyat kembali memilihnya," ujar Lucius.

Lucius juga menilai, banyaknya anggota DPR yang tak menyerahkan LHKPN mengkonfirmasi masih suburnya korupsi di lembaga tersebut. Hal tersebut semakin terbukti, dengan ditetapkannya anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso sebagai tersangka penerima suap terkait kerja sama penyedia kapal pengangkut distribusi pupuk.

"Ini sangat mungkin berkorelasi dengan perilaku koruptif yang terjadi. Rupanya bukan malas atau sibuk yang jadi alasan, tetapi justru cenderung karena ketakutan memperlihatkan harta yang asal-usulnya tak jelas," ujar Lucius.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat tingkah kepatuhan anggota DPR dalam menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) masih rendah. Berdasar data KPK hingga Ahad  (31/3), baru sekitar 49,1 persen anggota DPR menyetorkan LHKPN tahunan kepada lembaga antirasuah itu.

Artinya, dari 554 anggota DPR, 312 di antaranya sudah melaporkan LHKPN tahunan. Sementara itu, 242 anggota belum menyerahkan LHKPN.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FVB9IT
April 02, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FVB9IT
via IFTTT

Monday, April 1, 2019

Keterbatasan Komputer Kendala Utama UNBK di Mimika

DPRD mendesak Pemprov mengatasi keterbatasan komputer.

REPUBLIKA.CO.ID, TIMIKA— Keterbatasan komputer masih menjadi kendala utama pelaksanaan UNBK di semua jenjang pendidikan terutama di tingkat SMA yang pada Senin (1/4) menyelenggarakan UN hari pertama.

Pernyataan tersebut disampaikan anggota Komisi C, DPRD Mimika, Hadi Wiyono Hadi usai monitoring Komisi C DPRD ke SMA Negeri 1 Mimika di Timika, Senin (4/1). 

Dia mengatakan DPRD Mimika terus mendorong agar semua sekolah penyelenggara UN di Mimika berbasis komputer (UNBK). “Hanya saja memang ada sekolah yang belum mampu menyelenggarakan UNBK karena belum memiliki komputer dan itu yang menjadi faktor utama,” ujarnya.

Bahkan kata Hadi, sekolah penyelenggara UNBK di Mimika baik SMA maupun SMK harus menggelar ujian dalam dua bahkan tiga sesi karena keterbatasan komputer seperti yang terjadi di SMA Negeri 1 yang menjadi salah satu sekolah rujukan berstandar nasional. 

Untuk menjawab persoalan keterbatasan sarana komputer tersebut, Komisi C DPRD Mimika mendesak Pemprov Papua dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Papua agar segera membentuk unit pelaksana teknis daerah (UPTD).

Sejak kewenangan SMA dan SMK diambil alih Dinas Pendidikan Provinsi, secara khusus di Mimika sejak Januari 2018, belum dibentuknya UPTD sebagai perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi."Kami akan dorong agar UPTD segera dibentuk di Mimika terkait urusan SMA dan SMK. 

Kendati demikian, Hadi mengatakan berdasarkan hasil laporan pelaksanaan UNBK maupun UNKP di Mimika pada hari pertama berjalan aman dan lancar. Ujian Nasional tingkat SMA di Mimika tahun 2019 diikuti sebanyak 1.201 peserta tersebar pada 19 SMA. Sebanyak 12 SMA di Mimika menyelenggarakan UNBK dengan sistem daring, sedangkan tujuh sekolah masih melaksakanan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2I0DpRy
April 01, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2I0DpRy
via IFTTT

Tuesday, March 12, 2019

Kemenhub: Regulasi Tarif Ojek Online Terbit Pekan Depan

Pengemudi ojek online mengusulkan tarif batas bawah Rp 3.000 per kilometer

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan, regulasi terkait operasional transportasi ojek daring atau ojek online (Ojol) terbit pekan ketiga bulan Maret 2019. Sejauh ini, Kemenhub bersama dua aplikator Gojek dan Grab, asosiasi pengemudia, dan sejumlah pihak tengah menyusun finalisasi ketentuan tarif.

“Insya Allah pasti (pekan depan) karena Pak Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi) dan Komisi V DPR sudah minta (untuk diterbitkan),” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, Budi Setiyadi kepada Republika.co.id, Selasa (12/3).

Mengenai tarif, Budi menjelaskan, pihak aplikator terakhir kali mengusulkan agar hanya ditetapkan tarif batas bawah. Sementara batas atas untuk tidak diatur. Alasannya, demi kesejahteraan para pengemudi.

Namun, bagi Kemenhub, tanpa diatur tarif batas atas maka unsur perlindungan konsumen akan kurang diperhatikan. Pemerintah, kata Budi, tetap harus memperhatikan kepastian tarif yang akan diterima para konsumen Ojol.

“Pada umumnya tarif itu ada batas bawah dan batas atas. DPR juga meminta seperti itu,” ujarnya.

Budi menjelaskan, berdasarkan pembahasan terakhir, tarif batas bawah yang ideal sekitar Rp 2.000 per kilometer. Angka tersebut berada di antara usulan para pengemudi sebesar Rp 3.000 per kilometer dan aplikator sebesar Rp 1.600 kilometer.

Oleh sebab itu, pada pekan ini pemerintah akan memutuskan besaran tarif batas bawah dan mengenai besaran tarif batas atas yang dapat diterima semua pihak. “Jadi, ini yang mau kita selesaikan sekarang,” ujar Budi.

Hal substansial lainnya yaitu terkait minimal jarak penggunaan Ojol untuk tarif termurah. Budi mengatakan, usulan yang terakhir yang diterima pihaknya yakni sejauh tiga kilometer dan lima kilometer.

Artinya, penggunaan minimal Ojol adalah sejauh jarak tersebut. Jika kurang dari itu, maka konsumen akan diberikan tarif berdasarkan jarak minimal penggunaan. Budi menerangkan, sejauh ini, Kemenhub menilai jarak minimal penggunaan ideal yakni tiga kilometer. Hal itu dianggap tidak akan memberatkan konsumen, juga tidak merugikan driver.

“Misalkan miminal penggunaan lima kilometer, kasihan konsumen nanti kemahalan karena kan ada yang hanya satu kilometer pakai Ojol. Sebaliknya, kalau minimal penggunaan satu kilometer, pengemudi yang rugi,” ujar dia.

Secara terpisah, Direktur Angkutan Jalan, Dirjen Perhubungan Darat, Kemenhub, Ahmad Yani menambahkan, pemerintah juga masih membahas terkait pengaturan zonasi daerah untuk besaran tarif Ojol. Zonasi, kata dia, menjadi hal penting untuk dibahas karena masing-masing konsumen per daerah memiliki tingkat kemampuannya masing-masing.

Selain itu, ia juga berharap kepada setiap pemerintah daerah untuk menyiapkan tempat khusus menunggu atau menurunkan penumpang Ojol. Tujuannya, untuk menghindari kemacetan di jalan raya akibat adanya penumpukan motor. “Idealnya Pemda yang menyediakan tempat,” katanya.

Sementara itu, pihaknya juga terus menggelar pertemuan dengan Gojek dan Grab beserta pengemudi. Hal itu agar regulasi yang akan diterbitkan beberapa hari lagi disetujui semua pihak.

--

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2J74VPm
March 12, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2J74VPm
via IFTTT

Friday, March 8, 2019

Gaji Solskjaer di MU Hanya Setengah Gaji Mourinho

Namun gaji Solskjaer sepuluh kali lipat lebih banyak dibanding saat melatih Molde.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan segera menandatangani kontrak sebagai pelatih Manchester United (MU) secara permanen. Jika resmi dipermanenkan, ia akan mendapatkan gaji yang hanya setengah dari gaji Jose Mourinho, pelatih MU sebelumnya.

Pelatih asal Norwegia itu, seperti dikabarkan Mirror, akan dibayar 7,5 juta poundsterling per tahun. Sedangkan, Jose Mourinho digaji oleh MU sebesar 15 juta poundsterling setiap tahunnya.

Kemenangan MU atas PSG di Liga Champions, Kamis (7/3) lalu membuat manajemen klub yakin dengan masa depan Solskjaer untuk meneruskan tren positif bagi Iblis Merah.

Dukungan juga mengalir dari pihak pemain. Salah satu punggawa MU, Luke Shaw, mengaku senang dilatih oleh Solskjaer dan berharap akan terus dilatih olehnya.

"Kami semua menyukai Ole. Dengan yang dia lakukan hingga saat ini, saya pikir inilah saatnya (mempermanenkan Solskjaer)," kata Shaw seperti dikutip Mirror.

Saat masih melatih Molde, Solskjaer digaji 400 ribu poundsterling tiap pekannya. Itu artinya pelatih berusia 46 tahun itu akan mendapatkan pundi-pundi sepuluh kali lipat yang ia dapatkan ditambah bonus yang menunggu jika MU meraih trofi musim ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2tYlpzc
March 08, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2tYlpzc
via IFTTT

Thursday, March 7, 2019

Angkat Jempol Bagi Warga yang Menolong Mobil Tercebur

Tanpa ragu mereka menceburkan diri di sungai kotor demi menyelamatkan pengemudi

Seorang teman pagi ini mengirimkan video mobil yang tercebur di Sungai. Penulis pun buru-buru mengecek via google kejadian tersebut.

Usut punya usut kejadian terjadi di Palembang. Kejadian terjadi Jalan Mayor HM Rasyad Nawawi, Lorong Kebangkan 2 Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT) II dimana mobil Honda tenggelam ke Sungai di 9 Ilir.

Ibu pengemudi tersebut memang rugi, cuma tidak ada yang lebih berharga daripada nyawa beliau dan dua orang anak yang ikut dalam mobil. Saya pun sebagai warga Jakarta angkat jempol dengan kesigapan warga sekitar.

Tanpa ragu mereka menceburkan diri di sungai kotor itu demi menyelamatkan nyawa ibu dan dua anak tersebut. Padahal bila melihat kondisi sungai bukan tak mungkin para penolong bisa membahayakan diri mereka sendiri. Semoga semuanya selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa.

Pengirim: Wawan, Kemayoran, Jakarta Barat

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TmbIcJ
March 07, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TmbIcJ
via IFTTT

Wednesday, February 27, 2019

Dengan Literasi, Ravika Antar Sekolahnya Jadi yang Terdepan

Ravika merupakan konsultan relawan dalam Sekolah Literasi Indonesia DD Pendidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, OGAN ILIR -- Ravika Lisa Indra, dara asal Sumatera Barat yang juga alumni IAIN Batusangkar ini sedang bertugas di SD Pidua Meranjat, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Ravika berada di sekolah itu sebagai konsultan relawan dalam program Sekolah Literasi Indonesia (SLI) yang dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan).

Tugas utama Ravika adalah mendampingi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan pendekatan literasi. Hari ini masuk bulan keenam Ravika bertugas, sejauh ini ia merasa senang berada di sekolah milik Yayasan Pidua Meranjat ini.

“Sekolah ini menurut saya merupakan sekolah yang ingin maju dan bahkan ingin menjadi yang terdepan,” ujar Ravika seperti dalam siaran persnya.

Meski didirikan oleh yayasan keluarga, namun menurut Ravika SD Pidua Meranjat dikelola secara profesional. Bahkan, ia optimistis sekolah ini mampu menjadi sekolah yang maju.

“Sekolah itu maju bukan karena status swasta atau negerinya, tetapi karena kepala sekolah yang bijak serta guru-guru yang selalu ingin belajar. Mereka selalu meminta masukan untuk perbaikan dalam mengajar,” kata Ravika. 

Semangat inilah yang membuat mereka terbuka terhadap konsep pembelajaran literasi yang dibawa SLI. Kepala Sekolah SD Pidua Meranjat, Nukman H Makmun pun memberikan apresiasi terhadap program ini.

“Sangat baik sekali Sekolah Literasi Indonesia diadakan di sekolah ini. Saya, para guru, juga siswa sangat senang dengan program Ceruk Ilmu, Gemari Baca, Literasi Karakter, serta Kelompok Jurnalis. Harapannya semoga sekolah ini lebih baik lagi dari tahun ke tahun serta mampu maju lebih pesat dari sekolah lain,” kata Nukman.

Tak hanya kepala sekolah, para guru pun melaksanakan pogram ini dengan penuh semangat. Sri Herlina, salah satu guru SD Pidua Meranjat mengungkapkan menjadi guru model itu memang berat. Tetapi dengan menjadi guru model ia mendapatkan ilmu-ilmu baru dari Ravika juga para trainer, sehingga ia mampu mengajar lebih baik lagi.

"Oleh karena itu, saya akan berusaha untuk memberikan hasil yang terbaik walaupun saya tidak mengenyam bangku kuliah seperti guru-guru lainnya,” ujar Sri.

Meskipun menjadi yang terdepan itu sangat berat untuk dilakukan, tetapi Ravika tidak pernah melihat guru-guru SD Pidua Meranjat menyerah. Seluruh guru menjadi satu tim yang padu dan kompak untuk mencapai tujuan mereka. Beberapa orang guru yang berstatus honorer pun tidak membuat mereka mendapat perlakuan berbeda, semuanya sama-sama menjadi “pemain” dalam tim.

“Mereka selalu bersemangat. Lelah terkadang ada, tnamanya juga manusia. Dengan adanya kepala sekolah yang tangguh dan guru-guru yang kuat keinginannya untuk maju, saya optimistis harapan menjadi sekolah terdepan insya Allah dapat tercapai,” kata Ravika.

Dirinya masih memiliki waktu enam bulan ke depan untuk mewujudkan impian itu.

Ravika adalah satu dari 18 orang Konsultan Relawan SLI yang bertugas di 18 wilayah Indonesia. Mereka mendaftar dengan sukarela untuk melaksanakan tugas itu.

Ravika dan teman-temannya berhasil lolos setelah melalui tahapan seleksi yang diikuti oleh ratusan pendaftar. Satu yang menjadi motivasi mereka adalah ingin menebar kemanfaatan dengan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah marginal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ID3s37
February 27, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ID3s37
via IFTTT

Sunday, February 24, 2019

Cina Minta Dunia Apresiasi Penanganan Terorisme di Xinjiang

Beijing mengklaim berhasil menangani terorisme di wilayah tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Pemerintah Cina mengatakan upaya pencegahan terorisme dan de-ektremisme yang dilakukan di Provinsi Xinjiang seharusnya mendapat apresiasi dari dunia. Beijing mengklaim metode yang mereka lakukan berhasil menekan penyebaran ideologi ekstremis di daerah tersebut.

Kementerian Luar Negeri Cina, mengumumkan, pejabat-pejabat mereka telah memberi penjelasan kepada para diplomat dari lebih dari 80 negara tentang situasi di Xinjiang pada Jumat lalu. Wakil Gubernur Xinjiang Erkin Tuniyaz dan Wakil Menteri Luar Negeri Cina Zhang Hanhui menjelaskan perihal prestasi pembangunan Xinjiang dan upaya kontraterorisme yang dilakukan di sana.

"Upaya anti-terorisme dan de-ekstremisme Xinjiang telah menciptakan cara baru untuk menyelesaikan gejala dan akar penyebab masalah global yang sulit terkait anti-terorisme, dan layak dipuji," ujar Zhang dalam pertemuan tersebut.

Dia mengatakan, Cina tidak akan berhenti melakukan upaya kontraterorisme,  bukan hanya di Xinjiang, tapi juga di ranah global.

Kementerian Luar Negeri Cina pada Ahad (24/2) tidak memberi keterangan perihal negara mana saja yang hadir dalam pertemuan pada Jumat lalu. Mereka pun tak menjelaskan apakah para diplomat itu memberi komentar atau pandangan tertentu perihal kondisi di Xinjiang.

Cina telah dituding membangun kamp-kamp khusus dan menahan lebih dari 1 juta Muslim Uighur di dalamnya. Beijing menyangkal tuduhan tersebut. Mereka menyatakan bangunan-bangunan itu sebagai kamp reedukasi.

Menurut Pemerintah Cina di dalam kamp reedukasi itu, para Muslim Uighur diajarkan berbagai keterampilan, seperti menjahit dan lainnya. Otoritas Cina mengatakan kehadiran pusat pelatihan kejuruan tersebut penting guna menghapus kemiskinan di Xinjiang. Mereka mengklaim bahwa para peserta telah menandatangani perjanjian untuk menerima pelatihan kejuruan.

Namun, mantan penghuni pusat pelatihan kejuruan di Xinjiang mengutarakan hal yang berbeda dengan klaim Pemerintah Cina. Mereka mengaku dipaksa untuk bekerja di pabrik tanpa diberi pilihan apa pun. Bahkan yang  memiliki keahlian khusus, dituntut untuk melakukan pekerjaan kasar.

Elyar, seorang mantan reporter televisi Xinjiang yang sempat menghuni pusat kejuruan tersebut mengungkapkan, mereka yang bekerja tak mendapat upah. "Kamp itu tidak membayar uang apa pun, tidak satu sen pun," katanya.  "Bahkan untuk kebutuhan, seperti hal untuk mandi atau tidur di malam hari, mereka akan memanggil keluarga kami di luar agar mereka membayarnya," ungkap Elyar menambahkan.

Keterangan lainnya diungkapkan Kairat Samarkan, seorang warga negara Kazakhstan yang juga pernah menghuni pusat kejuruan di Xinjiang. "Mereka tidak mengajari saya apa pun. Mereka mencuci otak saya, mencoba membuat kita percaya betapa hebatnya Cina, seberapa kuatnya negara itu, bagaimana mengembangkan ekonominya," ucap Samarkan.

Dia keluar dari pusat kejuruan di Xinjiang pada Februari lalu. Namun ia mengaku disiksa terlebih dulu menggunakan alat besi sebelum bisa pergi dari tempat tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U5pixE
February 24, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U5pixE
via IFTTT

Monday, February 18, 2019

Menkeu Minta Pengusaha Tingkatkan Daya Saing Bisnis

Kemenkeu memberikan berbagai fasilitas fiskal untuk memacu sektor industri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada para pelaku usaha tanah air untuk terus meningkatkan daya saing di pasar global. Permintaan tersebut seiring kondisi neraca perdagangan Indonesia yang masih mengalami defisit.

Sri mengatakan, Kementerian Keuangan telah memberikan berbagai fasilitas fiskal untuk memacu sektor industri, termasuk sektor industri yang telah memiliki orientasi terhadap ekspor. Fasilitas tersebut di antaranya melalui tax holiday, tax allowance, serta fasilitas kawasan berikat dan kemudahan impor untuk tujuan ekspor yang membeaskan biaya perpajakan dan kepabeanan.

“Harus ada mindset kompetitif, kalau tarif-tarif di Indonesia sudah makin turun, seharusnya jarak antara pasar dalam negeri dan ekspor itu hampir tidak ada bedanya,” kata Sri di Kementerian Keuangan, Senin (18/2).

Namun, mengacu pada Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan ekspor-impor Indonesia sepanjang tahun 2018 mengalami defisit sebesar 8,5 miliar dolar AS. Defisit terjadi akibat nilai impor yang lebih besar ketimbang nilai ekspor yang dihasilkan sepanjang tahun. Padahal, setahun sebelumnya, neraca perdagangan Indonesia mampu menghasilkan surplus hingga 11,84 miliar dolar AS.

Defisit pun kemudian berlanjut pada Januari 2019. Tercatat, Indonesia mengalami defisit perdagangan sebesar 1,16 miliar dolar AS. Nilai impor menembus 15,028 miliar dolar AS sedangkan ekspor hanya mencapai 13,87 miliar dolar AS.

“Fakta bahwa kita masih mengimpor banyak, berarti para pengusaha kita di dalam negeri pun dia tidak kompetitif,” kata Sri.

Sri mengingatkan, Indonesia merupakan negara terbesar di kawasan ASEAN. Oleh sebab itu, semestinya minimal sektor industri mampu menciptakan pasar domestik yang kompetitif. Namun, pada kenyataannya, masih banyak industri yang belum bisa meningkatkan jangkauan pasar secara baik.

Di sisi lain, ia meminta kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk terus memperbaiki berbagai fasilitas fiskal yang dibutuhkan para pelaku usaha. Sri mengatakan, DJBC juga harus mampu berkompetisi dengan berbagai fasilitas bea cukai yang diberikan di negara lain. Sebab, menurut Sri, tanpa adanya perbaikan, mudah saja bagi perusahaan untuk memindahkan investasi di negara lain.

“Kita minta bea cukai jemput bola untuk berikan pemahaman ke pengusaha terkait berbagai fasilitas yang ada sehingga mereka mampu melakukan aktivitas ekspor,” ujar Sri.

Seperti diketahui, salah satu fasilitas fiskal yang diberikan pemerintah melalui kawasan berikat (KB) dan kemudahan impor untuk tujuan ekspor (KITE) tercatat memberi kontribusi terhadap kinerja ekspor pada tahun 2017. Hal itu berdasarkan hasil riset terakhir yang dilakukan oleh DJBC bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan University Network for Indonesia Export Development (UNIED).

Tercatat, 1.606 pelaku industri yang menggunakan fasilitas KB-KITE mampu menghasilkan nilai ekspor sebesar sebesar Rp 780,83 triliun atau 34,37 persen dari total ekspor nasional. Jumlah tersebut meningkat dibanding kontribusi fasilitas KB-KITE terhadap nilai ekspor sepanjang tahun 2016 yang mencapai Rp 737,7 triliun.

Hasil riset tersebut juga menunjukkan bahwa pelaku industri berani untuk hengkang dari Indonesia jika fasilitas KB-KITE dicabut dari Indonesia. “Kami akan gunakan semua instrumen. Entah pajak, bea cukai, anggaran belanja dan pembiayaan, hingga regulasi untuk membantu para pelaku usaha,” tutur dia.

Let's block ads! (Why?)


https://republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/19/02/18/pn474h370-menkeu-minta-pengusaha-tingkatkan-daya-saing-bisnis
February 18, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed https://republika.co.id/berita/ekonomi/keuangan/19/02/18/pn474h370-menkeu-minta-pengusaha-tingkatkan-daya-saing-bisnis
via IFTTT

Thursday, February 14, 2019

Soal Progres Cawagub DKI, HNW: Ikan Sepat, Ikan Gabus

HNW berharap proses penentuan cawagub DKI berlangsung dengan cepat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan proses penentuan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta tinggal menunggu gubernur menyampaikan nama cawagub ke  DPRD DKI Jakarta. Ia berharap proses ini berjalan dengan cepat.

"Kami berharap ikan sepat ikan gabus makin cepat makin bagus, tanpa ikan lele, artinya tanpa bertele-tele," kata Hidayat sembari berantun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2).

Sekarang ini, HNW mengatakan, proses penentuan cawagub DKI sudah menujukan progres atau kemajuan. Progres tersebut dibuktikan setelah PKS menyaring dua dari tiga nama yang diminta untuk diajukan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kan pada hakikatnya yang diminta dua nama berarti progres menuju penentuan cawagub sudah berjalan," ujar Hidayat.

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mendapatkan dua nama calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta yang telah direkomendasi dari tim panelis uji kelayakan. Kedua nama itu adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

“Bahwa dua nama yang akan disampaikan ke gubernur nanti insya Allah adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu,” jelas Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo dalam keterangan tertulis yang diterima Republika Senin (11/2). 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IgcJxY
February 14, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IgcJxY
via IFTTT

Friday, February 8, 2019

Cegah DBD, Pemprov Fogging Gedung Sate

Dinkes Jabar mencatat sudah 2.461 kasus demam berdarah terjadi hingga Januari.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kantor Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang sering disebut Gedung Sate, penuh asap karena dilakukan fogging, Jumat (8/2). Biro Humas dan Protokol Setda Jawa Barat, fogging dilakukan sebagai upaya mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Fogging tersebut diinisiasi oleh Biro Umum Setda Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Pelaksanaannya di luar Gedung Sate dan saluran air hingga taman belakang tempat kerja Gubernur dan Wagub Jabar.

Pengasapan tersebut dilakukan sekitar dua jam yakni dari pukul 07.00 hingga pukul 09.00 WIB. Aksi petugas yang melakukan fogging di sekitar Gedung Sate Bandung menyita perhatian warga yang berkunjung ke tempat ini. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat  sendiri mencatat telah terjadi 2.461 kasus Demam Berdarah (DBD) dari akhir 2018 sampai dengan Januari 2019. Menurut Sekdis Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat, Uus Sukmara, sampai dengan Januari sebanyak 18 orang di Jabar meninggal dunia karena DBD.

Uus mengatakan, pasien DBD tersebut meninggal karena keterlambatan penangan saat ditangani di rumah sakit. “Yang meninggal keterkaitan DBD karena keterlambatan dalam diagnosa, jadi ketika dia dibawa rumah sakit dia sudah shock,” ujar Uus di acara Jawa Barat Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate Kota Bandung, Jumat (8/2).

Uus menjelaskan, ke-18 korban tersebut berasal dari Bandung Barat, Cimahi, Cianjur, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok dan Kota Bandung. “Yang lebih dari dua itu Bandung Barat, Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kota Bogor, pada umumnya karena keterlambatan diagnosa,” katanya.

Terkait perkembangan DBD di Jawa Barat, menurut Uus, dari tahun ke tahun sebenarnya telah mengalami perubahan sejak 2016. Pada 2016, tercatat ada 36.569 kasus dengan 276 orang meninggal, pada 2017 terdapat 11.422 kasus dengan 56 orang meninggal dunia. Kemudian, pada 2018 kembali naik menjadi 11.458 kasus dengan 57 orang meninggal dunia.

Pada awal 2019 ini, kata dia, kasus DBD yang paling tinggi di Jabar terjadi di lima daerah. Yakni, Kota Depok dengan 319 kasus, Kabupaten Bandung 236 kasus, Kota Bandung 224 kasus, Kabupaten Bandung Barat 277 kasus dan Kota Cimahi 200 kasus. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GiTJwQ
February 08, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GiTJwQ
via IFTTT

Thursday, February 7, 2019

Dubai Islamic Bank Terbitkan Sukuk 750 juta dolar AS

Sukuk mendapatkan 4,9 kali kelebihan permintaan.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Dubai Islamic Bank (DIB) menandai pencatatan (listing) sukuk sebesar 750 juta dolar AS di bursa Nasdaq Dubai pada Rabu (6/2). Para eksekutif membunyikan bel pembukaan di bursa pada Rabu, menyusul penerbitan sukuk yang berlangsung pada 22 Januari.

Nilai sukuk DIB yang terdaftar di bursa sekarang 6 miliar dolar AS, termasuk daftar terbaru, dari tujuh instrumen. Sukuk mendapatkan 4,9 kali kelebihan permintaan (oversubscribe) dengan tingkat keuntungan 6,25 persen per tahun, dan hampir 40 persen bunga investor datang dari luar Timur Tengah.

"Tingkat permintaan yang tinggi untuk sukuk terbaru kami menunjukkan kepercayaan investor global yang kuat dalam kinerja dan strategi DIB," kata Adnan Chilwan, kepala eksekutif grup DIB dilansir di Arab News, Kamis (7/2).

Nilai total semua sukuk yang terdaftar di bursa Dubai kini telah mencapai 61,14 miliar dolar AS. Ini merupakan jumlah terbesar dari semua pusat listing di dunia.

"Peran DIB sebagai penerbit utama sukuk mencerminkan keahlian bank dan pengalaman dalam banyak aspek keuangan Islam di seluruh UEA dan sekitarnya." kata Hamed Ali, kepala eksekutif Nasdaq Dubai.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tddD3K
February 07, 2019 at 04:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tddD3K
via IFTTT