Pages

Showing posts with label 2019 at 04:25PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:25PM. Show all posts

Thursday, May 16, 2019

RNA 98 Mengaku akan Nginap di KPU untuk Cegah People Power

RNA menyebut akan melibatkan sekitar 5.000 aktivis 98.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rembug Nasional Aktivis (RNA) '98 berencana menginap di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai 21-22 Mei 2019. Aksi tersebut bertujuan menjaga dan mengawal suara rakyat sekaligus mencegah terjadinya people power seperti dihembuskan kubu Prabowo-Sandi.

Ketua RNA '98, Sayed Junaidi Rizaldi mengatakan, pengumuman hasil Pilpres yang akan dilakukan KPU pada 22 Mei harus dikawal secara demokratis dan konstitusional.

Ia tidak ingin ada yang mendistorsi hasil dari kedaulatan rakyat tersebut. Apalagi ia meyakini seluruh rakyat Indonesia menantikan hasil akhir dari perhelatan akbar demokrasi tersebut.

"RNA'98 akan mengawal KPU, mengawal demokrasi dan mengawal Pancasila dalam proses pengumuman hasil Pemilu Serentak di kantor KPU RI, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019 dengan menduduki dan menginap di KPU RI," katanya dalam konferensi pers pada Kamis, (16/5).

Junaidi mengklaim aksi itu bakal melibatkan sekitar 5.000 aktivis '98 dari seluruh wilayah Indonesia. Ia menekankan RNA '98 menjunjung tinggi iklim politik yang demokratis.

"Kawan-kawan aktivis '98 yang datang dari berbagai daerah membawa aspirasi dan amanat perjuangan rakyat di 34 Provinsi yang menghendaki demokrasi tetap kuat, independen dan profesional," ujarnya.

Ia mengklaim upaya menduduki dan menginap di KPU merupakan langkah konstitusional, meski sudah ada aparat keamanan yang ditempatkan di sana. Ia menyebut mekanisme mendapat izin keramaian sudah diproses ke polisi.

"Izin keramaian, karena prosedural mungkn 2-3 hari lagi (keluar) biar langkahnya sesuai. Kita mendatangi KPU, bermalam disana, kawal KPU, jangan sampai terjadi rusuh, ini kan yang diinginkan kelompok sebelah," ucapnya.

Ia membantah kehadiran RNA '98 justru malah memperuncing konflik. Terlebih nantinya massa pendukung Jokowi berpeluang berhadapan langsung dengan massa pendukung Prabowo di KPU.

"Kehadiran kami ingin wujudkan negara ini berdasar hukum, enggak boleh kerahkan massa melawan hukum. Kami kesana bukan untuk anarki," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30jByhz
May 16, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30jByhz
via IFTTT

Wednesday, May 15, 2019

Mike Pompeo Peringatkan Rusia tak Campuri Pemilu AS 2020

Mike Pompeo menegaskan campur tangan dalam pemilu AS tidak dapat diterima.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo memperingatkan Rusia agar tak mengintervensi pemilu di negaranya pada 2020. Hal itu menyusul dugaan campur tangan Moskow dalam pilpres AS pada 2016.

Peringatan itu disampaikan Pompeo saat bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Sochi pada Selasa (14/5). "Saya menjelaskan kepada Menteri Luar Negeri Lavrov bahwa campur tangan dalam pemilu Amerika tidak dapat diterima. Jika Rusia terlibat dalam hal itu pada 2020, itu akan menempatkan hubungan kita di tempat yang kebih buruk dari sebelumnya,” ujar Pompeo.

Dia mengatakan akan mendorong Rusia untuk tidak melakukan hal tersebut. “Kami tidak akan mentoleransi hal itu (intervensi dalam pemilu),” ucapnya.

Pompeo pun mengatakan bahwa negaranya ingin menjalin hubungan yang lebih baik dengan Moskow. “Presiden (Donald) Trump telah menjelaskan bahwa harapannya adalah kita akan memiliki hubungan yang lebih baik. Ini akan menguntungkan masing-masing rakyar kita dan saya pikir pembicaraan kami di sini hari ini adalah langkah yang baik ke arah tersebut,” kata dia.

Seusai bertemu Lavrov, Pompeo pun sempat melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pada kesempatan itu, Putin pun mengutarakan keinginannya untuk memperbaiki hubungan dengan Washington.

“Saya telah membentuk kesan bahwa Presiden Anda ingin memperbaiki ikatan dan kontak Rusia-AS serta ingin menyelesaikan masalah yang menjadi kepentingan bersama kita,” ujar Putin.

Putin mengatakan harapan itu sebenarnya telah diutarakannya berulang kali. “Kami juga ingin memulihkan hubungan kita sepenuhnya. Saya berharap bahwa kondisi yang diperlukan untuk itu terjadi sekarang akan dibuat,” ucapnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YxpXJN
May 15, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YxpXJN
via IFTTT

Friday, May 10, 2019

Mahasiswa Asal Indonesia Hadapi Tantangan Berpuasa di Osaka

Muslim di Osaka berpuasa lebih dari 15 jam setiap harinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak sedikit mahasiswa Muslim asal Indonesia yang menempuh studi di luar negeri. Mereka menghadapi berbagai tantangan saat menjalankan puasa di bulan Ramadhan jauh dari kampung halaman.

Salah satunya adalah Yuliana Ningtyas Rakhmawati. Perempuan 24 tahun itu menempuh studi jurusan bahasa Jepang di Osaka Gaigo Gakuin, Jepang. Sejak April 2018, Yuliana tinggal di Morinomiya, Kota Osaka.

Yuliana mengatakan, hari pertama Ramadhan di Jepang bermula sejak tanggal 5 Mei waktu setempat. Selama beberapa hari berpuasa, dia mendapati pengalaman yang sangat berbeda dibandingkan dengan di Indonesia.

"Di sini saya puasa kurang lebih 15 jam sehari. Karena perbedaan waktu antara Indonesia dan Jepang berbeda dua jam, bisa dikatakan saya sahur dan berbuka lebih awal di Jepang," ujarnya kepada Republika.co.id.

Dia merasa sedih karena jauh dari keluarga, sanak saudara, dan teman-temannya di Indonesia. Suasana lingkungan yang dia rindukan adalah kumandang adzan yang selalu terdengar saat berpuasa di Tanah Air.

Yuliana pun kangen pada makanan Indonesia untuk sahur dan berbuka. Menurut dia, pilihan menu bercita rasa pedas di Jepang cukup terbatas. Berpuasa di negeri sakura juga membuatnya harus pandai-pandai memilih makanan halal untuk dikonsumsi.

Meskipun begitu, banyak Muslim yang berpuasa atau sahur bersama. Tidak hanya dari Indonesia saja, Yuliana menjumpai banyak saudara seiman dari berbagai negara. Beberapa di antaranya berasal dari Pakistan, Afrika, Turki, dan Jepang.

Dengan demikian, Yuliana tetap menjalankan ibadah puasa dengan menyenangkan. Berpuasa di negara dengan mayoritas penduduk non-Muslim tidak menghalanginya merasakan kehangatan buka puasa bersama (bukber) serta berkenalan dengan orang-orang baru.

Semua tantangan yang dia rasakan membuat Yuliana mensyukuri betapa nyamannya berpuasa di Indonesia. Dibandingkan Jepang, waktu berpuasa di Indonesia sangat ideal, dekat dengan keluarga, dan bisa dengan mudah menjalankan ibadah di masjid.

"Di Jepang, saya harus naik kereta dulu untuk ke masjid, apalagi jika ingin tarawih bersama. Butuh perjuangan juga karena masjid di Jepang masih terbilang sangat sedikit," ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JuqS9O
May 10, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JuqS9O
via IFTTT

Saturday, May 4, 2019

Kemenpora Apresiasi Pentas Seni dan Bermain Bersama Yatim

Anak yatim diajak untuk mendoakan kedua orang tuanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora, Shobibah Rohmah menghadiri acara pentas seni dan bermain bersama anak yatim di Snowbay Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (4/5). Shobibah mengapresisi kegiatan positif ini.

“Sangat bersyukur dan bangga bisa berada ditengah-tengah kalian, ini suatu kehormatan. Acara seperti ini merupakan motivasi bagi kita semuanya untuk bisa semakin lebih baik. Semoga kedepannya kegiatan ini semakin rutin dilakukan,” ujarnya.

Kepada ratusan anak yatim yang hadir, Shobibah juga mengajak untuk mendoakan masing-masing orang tuanya. Selain itu, anak yatim juga diajak untuk lebih bersemangat menjalankan aktivitas sehari-harinya.

“Semoga kita semuanya diberi kesehatan, semakin rajin untuk beribadah. Saya juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa nantinya. Untuk teman-teman pemuda, terus semangat membuat acara seperti ini dan kegiatan sosial lainnya. Semoga program-program yang akan dikerjakan nantinya dapat berjalan dengan baik,” kata dia.

Kepala Dinas Sosial DKI, Irmansyah juga mengatakan hal yang sama. Ia sangat senang bisa hadir dalam acara tersebut. Irmansyah mengingatkan kepada semuanya untuk terus menjalankan ibadah.

“Saya bahagia bisa hadir disini, terima kasih, ini sangat luar biasa. Sama-sama kita dukung adik-adik kita disini untuk menjadi lebih baik dimasa mendatang. Mari doakan masing-masing orangtuanya,” katanya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan foto bersama kemudian bermain di lokasi Snowbay TMII. Keceriaan tampak menyelimuti kegiatan tersebut. Hadir dalam kesempatan ini yakni Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Kemenpora Jonni Mardizal, Ketua Asosiasi Pemuda Membangun Bangsa Basty Sulistyanto, jajaran direksi Snowbay, sekitar 450 anak yatim, dan perwakilan Kemensos.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VNPFfo
May 04, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VNPFfo
via IFTTT

Sunday, April 28, 2019

Film Down Swan Siap Hadir di Bioskop Mei 2019

Down Swan mengisahkan perjuangan keluarga dengan anak sindrom down.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film drama Down Swan siap tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Mei 2019. Sinema arahan sutradara Fuad Akbar itu mengisahkan gadis kecil pengidap sindrom down bernama Nadia yang memiliki cita-cita menjadi penari balet.

Kegigihan Nadia (Arina Dhisya) dengan kondisinya yang istimewa melibatkan pula kedua orang tuanya, Bisma (Ariyo Wahab) dan Mitha (Putri Ayudya). Sosok ayah dan ibu itu punya cara sendiri-sendiri untuk mengekspresikan kasih sayang mereka.

Mitha yang merupakan mantan penari balet sempat tertekan dan kecewa setelah tahu janin dalam kandungannya divonis terlahir dengan sindrom down. Kelainan genetik itu menyebabkan keterlambatan perkembangan intelektual.

Padahal, Mitha sangat berharap putrinya bisa melanjutkan menjadi pebalet. Setelah Nadia lahir, bertahun-tahun Mitha memilih sikap penyangkalan. Dia merasa sedih, kecewa, sekaligus marah sehingga menutup diri pada putrinya.

Justru Bisma, sang ayah, yang lebih dekat dengan Nadia di tahun-tahun pertama kehidupan gadis kecil itu. Seiring berjalannya waktu, Nadia yang berusia sembilan tahun semakin penasaran dengan balet, yang dahulu dilakoni ibundanya.

Secercah harapan tumbuh di hati Mitha. Dia tergerak untuk lebih dekat dengan Nadia, bahkan mengajari putrinya menari balet. Bisakah hubungan ibu dan anak itu membaik, mendukung Nadia memiliki mimpinya sendiri?

Sinema perdana dari rumah produksi Adiksi Films ini bisa disimak penonton semua umur. Dengan mengusung tema cinta dan keluarga, film menyampaikan pesan bahwa anak berkebutuhan khusus memiliki hak dan kesempatan sama dengan anak-anak lain.

"Film ini kami dedikasikan untuk semua orang tua, para ibu dan ayah yang selalu memberi dukungan untuk anak-anak, mensyukuri dan merayakan hidupnya," kata sang sutradara, Fuad Akbar.

Sebelum penayangan untuk publik Mei mendatang, film juga telah diputar secara eksklusif untuk komunitas difabel pada Hari Sindrom Down Sedunia Maret silam. Para undangan termasuk 800 anak berkebutuhan khusus berserta keluarganya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vw4xir
April 28, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vw4xir
via IFTTT

Friday, April 26, 2019

Sidang Penetapan Awal Ramadhan Digelar 5 Mei Secara Tertutup

Penetapan awal Ramadhan melibatkan berbagai pihak terkait.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadan 1440H. Sidang akan dilaksanakan pada Ahad (5/5) di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl MH Thamrin No 6, Jakarta.

“Isbat awal Ramadan dilaksanakan 5 Mei, bertepatan 29 Sya’ban 1440 H,” ujar Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin, dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Jumat (26/4). 

Menurutnya, sidang isbat akan dihadiri duta besar negara-negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). 

Hadir pula Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, dan tim hisab rukyat Kementerian Agama.  

"Sidang isbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku pemerintah dengan ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama," ujarnya.

Proses sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB, diawali dengan pemaparan tim hisab rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1440H. Proses sidang isbatnya dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

Hasil rukyat hilal dan data hisab posisi hilal awal Ramadan 1440H akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat. Kemudian akan diambil keputusan penentuan awal Ramadan 1440H.

"Sidangnya tertutup, sebagaimana isbat awal Ramadhan dan awal Syawal tahun lalu. Hasilnya disampaikan secara terbuka dalam konferensi pers setelah sidang," lanjutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UZNKVy
April 26, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UZNKVy
via IFTTT

Friday, April 19, 2019

SPH dan Kadin Sinergi Dorong Percepatan Industri 4.0

SPH melahirkan beragam inovasi untuk mendorong pengembangan industri 4.0

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu agenda nasional yang tengah didorong pemerintah yakni membentuk Indonesia 4.0. Presiden Joko Widodo dalam Indonesia Industrial Summit 2018, pernah menyampaikan, revolusi industri ke-4 atau Industri 4.0 sedang mentransformasi dunia. Revolusi ini ditandai dengan adanya manufaktur digital yang mengadopsi komputer dan otomatisasi, dengan system yang cerdas dan otonom, didorong dengan data dan pembelajaran mesin (machine learning).

Direktur Sekolah Pelita Harapan (SPH) Applied Science Academy (ASA), Dr. Eden Steven, menyampaikan Indonesia harus siap dengan perubahan besar ini. Salah satu langkah yang perlu diambil dengan mengembangkan dan memaksimalkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan inovatif, kreatif, dan problem solving.

“Lembaga pendidikan adalah sektor yang paling strategis untuk memperlengkapi generasi muda agar siap memasuki dunia industry 4.0,” tutur Eden Steven, yang menerima gelar doctor di Florida State University dengan spesialisasi di bidang advanced materials dan elektronika, dalam pembukaan Pameran Ilmiah SPH.

SPH berkomitmen untuk selalu menjadi yang terdepan, sebagai pelopor ide pembelajaran terbaru dan melawan metode pembelajaran konvensional dari pendidikan tradisional. Kini, sembari melangkah menuju model pendidikan 4.0, SPH juga sedang menerapkan model pendidikan 3.0 yang mengijinkan para murid untuk menjadi pembelajar yang mandiri yang juga didorong untuk menggunakan teknologi digital terkini secara konsisten sebagai bagian terpenting.

SPH memulai Center of Excellence pertama dalam area Ilmu Pengetahuan Praktis, yang dikenal sebagai Applied Science Academy (Akademi Ilmu Pengetahuan Praktis). Center of Excellence bertujuan untuk memperlengkapi murid-murid dengan penelitian terdepan, praktikum terbaik, bantuan dengan area-area spesialisasi dan bimbingan dari mentor yang ahli.

Applied Science Academy (ASA) dibentuk dengan tujuan untuk memberdayakan dan mendidik ilmuwan-ilmuwan muda. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya paparan otentik ke lingkungan penelitian sehingga dapat terjadinya eksplorasi ilmiah yang menghasilkan inovator muda dalam ilmu terapan. Untuk mendukung hal ini, SPH juga menyediakan peralatan dan bahan lab terbaru dan canggih.

Beriringan dengan mendorong Revolusi 4.0, tahun ini, SPH Lippo Village mengadakan Pameran Ilmiah Pertama yang menampilkan 20 proyek ilmiah yang didedikasikan oleh 24 murid-murid dari kelas 10-12 (1-3 SMA). Dalam acara ini juga, para murid akan menampilkan proyek-proyek yang berkaitan dengan Bioteknologi, Biosensor, Energi terbarukan (renewable energy), Pembelajaran Mesin (Machine Learning), Machine Vision, Mikrobiologi, Teknik Sipil, Ilmu Komputer, Ilmu Material, Ilmu Data, Farmasi, Food Technology, dan Robotik.

Steven menyampaikan, banyak bakat-bakat luar biasa dari murid-murid ASA kelas 10, 11, 12. Beberapa dari hasil ilmiah sangat orisinil, unik, dan berkualitas tinggi. Beberapa contoh karya adalah: pembalut luka berbasis protein sutra dengan ekstrak tanaman lokal yang dapat menyesuaikan diri dengan luka dengan sifat retensi bahan antimikroba dan bahan aktif yang kuat.

Ada juga yang melakukan penelitian memisahkan dan mengidentifikasikan bakteri dari Kimchi dimana menemukan bahwa bahan tersebut berpotensi mencegah pembekuan darah. Siswa lain melakukan penelitian di bidang robotik dimana dikembangkan sistem pelacakan mata (eye tracking system) yang memungkinkan lengan robot untuk mengambil benda dengan eye movement.

Ada juga murid lain yang mempelajari Kristal yang dapat menyerap cahaya. Ia juga menemukan cara untuk menyimpan energy cahaya ini secara jangka panjang. Studi ini dilakukan dengan menggunakan sensor, pengontrol, dan perekaman data yang dibuat khusus dan diprogram khusus yang dapat secara otomatis menganalisis ribuan kurva sekaligus. Hasil ini juga akan disajikan dalam konferensi ilmiah internasional yang akan datang dalam optik modern.

“Selain itu, ada murid yang tertarik mempelajari plastik ramah lingkungan, mengembangkan film plastik dengan zat tepung. Ia melakukan analisis terperinci dan optimalisasi untuk meningkatkan kinerja plastik biodegradable,” kata Eden Steven.

Dalam pameran ilmiah turut hadir Prof Ismunandar, Dirjen Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Ia memberikan “interaktif talk” yang mendiskusikan pembelajaran di era transformasi ini.

Turut hadir co- founder dan CEO Greenhope, Tommy Tjiptadjaja, serta Dr.Eng. Deni Shidqi Khaerudini dari LIPI yang membagikan pengalaman serta menginspirasi dan memotivasi anak-anak murid jenjang SMA dan juga para hadirin mengenai pentingnya Ilmu interdispliner di zaman sekarang, maupun zaman yang akan datang.

Sementara itu, Prof Fasli Jalal, Ketua Komite Tetap Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kejuruan KADIN, dalam kegiatan menyampaikan dukungan atas langkah SPH dalam menggali potensi generasi pemuda pada tingkat pendidikan menengah, dan menyediakan wadah, sarana bagi mereka dalam mewujudkan Inovasi, reatifitas dalam bidang ilmu Sains. Indonesia sangat memiliki potensi besar dalam kompetensi ilmu Sains.

Disampaikan juga bahwa KADIN akan terus mendukung program-program pendidikan, dari pendidikan dasar, menengah dan kejuruan, dan siap mengusung semua hasil karya yang baik untuk bekerja sama dengan sektor Perdagangan dan Industri. KADIN terbeban untuk mengambil bagian dan turut serta dalam mewujudkan Indonesia Industri 4.0, sekaligus mendukung program Kemenristekdikti dalam hal peningkatan STEM.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GlNlmm
April 19, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GlNlmm
via IFTTT

Tuesday, April 16, 2019

Kebun Abu Thalhah

Abu Thalhah RA dikenal sebagai salah seorang sahabat Rasulullah yang dermawan.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: A Ilyas Ismail

Suatu hari, Abu Thalhah RA asyik bekerja di kebunnya. Saking asyik berkebun, ia tak menyadari bahwa matahari sudah di ujung pepohonan atau hampir terbenam. Mengetahui hal itu, pacul dan berbagai perlengkapan pertanian segera ia singkirkan. Buru-buru ia pergi ke masjid untuk menunaikan shalat Ashar. Beruntung ia masih bisa shalat Ashar meski sangat mepet, sudah di ujung waktu.

Seusai shalat, ia lari menemui Rasulullah SAW sambil menangis tersedu-sedu. Ia mengadu kepada Rasulullah. “Binasa Abu Thalhah, wahai Rasul Allah. Gara-gara berkebun, aku hampir tak bisa shalat Ashar, kecuali saat matahari sudah terbenam. Karena itu, kebun tersebut dan segala isinya aku sedekahkan untuk Allah.” (Sayr A`lam al-Nubala', Abu Thalhah).

Abu Thalhah RA dikenal sebagai salah seorang sahabat Rasulullah yang sangat mulia dan dermawan. Apa yang diperlihatkannya dalam kisah di atas, memberikan inspirasi dan teladan berharga bagi kita semua. Setidaknya, ada empat hal yang layak diteladani dari sikapnya yang menyedekahkan kebun karena hal itu telah melalaikannya dari mengingat Allah SWT.

Pertama, kemampuan membuat dan memahami skala prioritas (fiqh al-awlawiyat). Orang mukmin, seperti ditunjukkan Abu Thalhah, mesti tahu hal yang sangat penting (al-aham), lalu yang agak penting (tsumm al-aham), dan seterusnya. Bekerja, seperti berbisnis dan berkebun tidak dilarang, bahkan diperintahkan. Akan tetapi, ketika waktu shalat tiba, hal pokok yang mesti dilakukan adalah shalat. “Ash-Shalat-u `alaa waqti-ha,” demikian pesan Nabi SAW.

Kedua, kemampuan menjaga dan memelihara shalat. Dalam Alquran, seperti diketahui, perintah shalat dikemukakan dengan beberapa istilah. Di antaranya dengan kata mendirikan (iqamat al-shalah), menjaga dan memelihara (muhafazhah), melakukan dan mengerjakan secara kontinu (mudawamah). Dan puncaknya ialah khusyuk dalam shalat (QS al-Mu`minun [23]: 2). Karena itu, tak seorang pun boleh bermain-main dengan shalat, kecuali diancam Neraka Wail. (QS al-Ma`un [107]: 4-7).

Ketiga, kemampuan melakukan evaluasi diri, sehingga diketahui dan disadari keterbatasan dan kelemahan diri (taqshir). Abu Thalhah sadar betul bahwa ibadah shalat harus dilakukan dengan semangat maksimal, bukan minimal. Itu sebabanya, kesadarannya tentang adanya kekurangan dan  ketidaksempurnaan dalam shalat, membuatnya harus menambal dengan kebaikan lain, yaitu memberikan kebun terbaiknya untuk Allah SWT.

Keempat, kemampuan melatih dan mendidik diri sendiri. Abu Thalhah tak hanya menyesal dan menangis atas hilangnya kesempatan, tetapi ia mampu membuka peluang baru dan melipatgandakannya menjadi kebaikan yang lebih besar. Ini merupakan pendidikan diri yang tak hanya inovatif, tetapi juga inspiratif. Wallahu a`lam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Goeoyy
April 16, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Goeoyy
via IFTTT

Friday, April 12, 2019

Pamela Anderson Kecam Inggris, AS Soal Penangkapan Assange

Pamela Anderson mengaku memiliki hubungan dekat dengan Julian Assange.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK — Aktris Hollywood yang belakangan menjadi aktivis, Pamela Anderson, mengecam Inggris dan Amerika Serikat atas penangkapan pendiri Wikileaks, Julian Assange, di Kedutaan Besar Ekuador di London pada Kamis (11/4). Anderson yang mengaku memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Assange masih syok menerima kabar tersebut.

Dilansir dari Fox News pada Jumat (12/4), Anderson pun sempat menumpahkan kekesalannya akan hal itu lewat cicitan di Twitter.

“Saya terkejut. Saya tak dapat mendegar dengan jelas atas apa yang ia katakan. Ia terlihat sedang dalam kondisi yang kurang baik,” tulis Anderson dalam dalam cicitannya.

Selain itu, Anderson yang terkenal lewat film Baywatch pun mempertanyakan sikap dari negara Ekuador dan Inggris yang terlibat dalam penangkapan tersebut. Dia juga menyindir orang nomor satu di Amerika Serikat (AS), tanpa menyebut nama Donald Trump.

“Dan Amerika? Presidennya pengecut. Anda egois dan kejam. Anda telah berperan dalam kemunduran dunia. Anda orang yang penuh tipu daya, penipu, dan pencuri,” demikian cicitan Anderson.

Terkait kedekatanya dengan Assange, Anderson menilai Assange adalah pria yang menarik dan romantis. Ia mendeskripsikan hubungannya sebagai perjuangan yang romantis.

Menurut Anderson, Assange tidak memiliki hubungan dengan orang lain seperti yang dijalin dengan dirinya. Anderson mengaku kerap mengunjungi Assange di London sejak 2012.

“Saya selalu membawakan makanan vegan saat bertemu denganya,” kata Anderson.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GcM8gP
April 12, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GcM8gP
via IFTTT

Wednesday, April 10, 2019

Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir Indramayu

Merespons banjir tersebut, Dompet Dhuafa Jawa Barat telah menurunkan tim kemanusiaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Curah hujan yang tinggi di wilayah Jawa Barat mengakibatkan debit air sungai Cimanuk dari Waduk Jatigede di Sumedang meluap. Imbas dari meluapnya debit air sungai Cimanuk tersebut mengakibatkan lima kecamatan di Kabupaten Indramayu banjir, sejak Senin (8/4) petang.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Andriansyah mengatakan, untuk merespons banjir tersebut, Dompet Dhuafa Jawa Barat telah menurunkan tim kemanusiaan. Tim membantu warga yang terdampak banjir di Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (9/4) lalu. 

"Tim kemanusiaan Dompet Dhuafa Jawa Barat bersama relawan lokal telah bahu membahu membantu evakuasi warga yang masih terjebak banjir, di antaranya anak-anak dan ibu hamil," kata Andriansyah kepada Republika.co.id, Rabu (10/4).

Ia menyampaikan, selain mengevakuasi korban, tim Dompet Dhuafa Jawa Barat juga membantu memperbaiki tanggul Sungai Cimanuk yang rusak. Derasnya air luapan sungai Cimanuk mampu melewati tanggul setinggi 1,5 meter. Sehingga air menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian mencapai 30 sampai 50 sentimeter.

Lima kecamatan yang terendam banjir di Indramayu di antaranya Kecamatan Sindang, Lohbener, Indramayu, Pasekan, dan Kecamatan Cantigi Indramayu. Banjir mengakibatkan ribuan rumah warga terendam, begitu pula dengan ratusan fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah, dan rumah sakit. Setidakanya sekitar 8.418 keluarga terdampak banjir tersebut.

"Tim Dompet Dhuafa masih berada di lokasi banjir dan akan membuat pos hangat untuk membantu warga mendapatkan asupan makanan dan minuman," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Krw5kL
April 10, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Krw5kL
via IFTTT

Monday, March 18, 2019

Pertamina Sambut Era Industri 4.0

PT Pertamina (Persero) menampilkan inovasi 1.000 insan mutu Pertamina di APQ 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina menyambut era industri 4.0, dengan kembali menggelar Annual Pertamina Quality Awards (APQ) 2019. Memasuki tahun kesembilan APQ 2019, PT Pertamina (Persero) menampilkan inovasi 1.000 insan mutu Pertamina yang tergabung dalam 161 gugus terseleksi.

Sebelumnya, sebanyak 3.169 gugus yang terdaftar dari seluruh Indonesia mampu menciptakan value creation sebanyak Rp 49,8 triliun. Penciptaan nilai APQ 2019 ini meningkat Rp 10 Triliun, dibanding capaian tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp 39,75 Triliun.

Dari jumlah kepesertaan, APQ 2019 yang bertujuan untuk penciptaan budaya perbaikan berkelanjutan (Continuous Improvement Program/CIP) ini, juga bertambah dibanding tahun 2018 lalu yang melibatkan 800 orang dari 140 gugus. Ajang kompetisi dan pameran inovasi insan mutu Pertamina ini akan berlangsung selama tiga hari yakni 18-20 Maret 2019 di Kantor Pusat Pertamina.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan APQ Awards merupakan wadah berkumpulnya para inovator Pertamina untuk merespons tantangan zaman. Tema yang diusung tahun ini yakni "Insan Mutu Bersinergi Melakukan Inovasi dan Digitalisasi Bisnis untuk Merespons Era Revolusi Industri 4.0", yang menekankan pentingnya sinergi serta inovasi dan digitalisasi bagi keberhasilan Pertamina dalam merespons tantangan industri 4.0.

“APQ Awards 2019 menunjukkan konsistensi Pertamina dalam membangun budaya inovasi dan improvement, serta sinergi positif dalam pengelolaan inovasi dan improvement di level strategis maupun operasional. Pada level strategis terdapat Strategi Inisiatif (SI) dan Breakthrough Project (BTP) sementara pada level operasional ada Continuous Improvement Program (CIP),” ujar Nicke.

Nicke juga berpesan kepada seluruh manajemen puncak di Unit, Region dan Anak Perusahaan agar berperan aktif sebagai role model dalam pelaksanaan kegiatan Manajemen Mutu Pertamina seperti meningkatkan efektifitas sistem dan proses kerja melalui kegiatan Continuous Improvement and Innovation yang mampu menciptakan value bagi perusahaan, serta mendorong proses replikasi dan komersialisasi atas karya inovasi di seluruh Pertamina.

“APQ Awards 2019 agar dijadikan suatu proses berkesinambungan (quality life cycle), dan wadah untuk menggali potensi, meningkatkan motivasi dan terus mengukir prestasi Pertamina di kancah Nasional, Regional, dan Internasional,” imbuh Nicke. 

Direktur PIMR Heru Setiawan menambahkan, semangat sinergi dan inovasi harus selalu ada dalam jiwa setiap insan mutu Pertamina. Jika hal itu didukung dengan digitalisasi seluruh sistem dan proses kerja, maka menjadi kekuatan dan kepercayaan diri dalam merespons tantangan industri 4.0.

Menurut Heru, hasil CIP tahun 2018 tercatat sebanyak 3169 risalah dengan value creation senilai Rp 49,90 triliun. Setelah melalui proses seleksi pada Forum Presentasi CIP di tingkat Unit Operasi/Unit Bisnis/Anak Perusahaan dan Direktorat, maka terpilih 161 CIP terbaik yang dikompetisikan dalam APQ Awards 2019 serta 28 di antaranya ditampilkan dalam exhibition.

Selain program perbaikan berkelanjutan, lanjut Heru, Pertamina juga menghadirkan 15 Breakthrough Project (BTP) dan 20 Strategi Inisiatif (SI) yang bersifat cross-function melibatkan Direktorat dan Anak Perusahaan. Untuk kegiatan itu, Pertamina menargetkan financial benefit sebesar 935 juta dolar AS.

Melalui APQ Award tahun 2019 ini para pekerja Pertamina terus menghasilkan penciptaan nilai yang signifikan bagi perusahaan. Value creation yang dihasilkan merupakan wujud komitmen Pertamina sebagai Perusahaan yang memiliki kewajiban dalam melaksanakan penugasan Pemerintah dan sekaligus menghasilkan keuntungan dengan menjalankan bisnis secara efisien dalam bentuk penghematan dan efektifititas proses yang pada gilirannya akan mencapai target revenue yang ditetapkan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ObFWJV
March 18, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ObFWJV
via IFTTT

Monday, March 11, 2019

Proses Panjang Pembebasan Siti Aisyah di Malaysia

Siti Aisyah dibebaskan dari dakwaan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur akan mengurus pemulangan Siti Aisyah setelah dia dibebaskan dari dakwaan pembunuhan Kim Jong-nam, saudara Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, dalam sidang di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor, Malaysia, Senin (11/3). Pembebasan Siti Aisyah tersebut merupakan hasil dari proses panjang upaya pemerintah.

Dubes RI di Kuala Lumpur Rusdi Kirana mengemukakan hal itu dalam jumpa pers di KBRI Kuala Lumpur, Senin. Saat jumpa pers, ia didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal. dan Ketua Diaspora Indonesia Chairul Anhar.

Sebelumnya pada Senin, Rusdi Kirana dengan didampingi oleh Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham serta Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri menghadiri persidangan kasus Siti Aisyah di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Selangor, Malaysia. Dalam persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum Muhamad Iskandar Bin Ahmad telah menyatakan 'nolle prosequi' (penghentian penuntutan) dalam kasus Siti Aisyah sesuai Pasal 254 Kitab Hukum Acara Pidana Malaysia.

"Dengan pernyataan tersebut maka Siti Aisyah dengan sendirinya dibebaskan dari tuntutan dalam kasus ini. Selanjutnya KBRI Kuala Lumpur akan mengurus proses pemulangan Siti Aisyah  ke tanah air," katanya.

Dia mengatakan pembebasan itu adalah puncak dari proses panjang upaya Pemerintah Indonesia untuk membebaskan Siti Aisyah dari ancaman hukuman mati akibat dakwaan keterlibatan dalam pembunuhan terhadap warga negara Korea Utara, Kim Jong-nam, pada 13 Februari 2017. Siti Aisyah didakwa bersama seorang warga Vietnam, Doan Thi Huong.

"Sejak Siti Aisyah ditangkap, Presiden (Joko Widodo) telah meminta dilakukan koordinasi antara  Menteri Luar Negeri, Menkumham, Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan Intelijen Negara dalam rangka memberikan pembelaan dan mengupayakan pembebasan bagi Siti Aisyah," katanya.

Sejalan dengan arahan Presiden tersebut, ujar dia, masalah Siti Aisyah selalu diangkat dalam setiap pertemuan bilateral Indonesia-Malaysia, baik pada tingkat presiden, wakil presiden, pertemuan berkala menteri luar negeri, dan para menteri terkait dengan mitra Malaysianya.

"Isu ini pun telah dibahas dalam pertemuan terakhir Presiden dengan Perdana Menteri Malaysia pada 29 Juni 2018 di Bogor," katanya.

Sesuai dengan mekanisme kerja sama bilateral di bidang penegakan hukum, ujar dia, proses akhir pembebasan Siti Aisyah tersebut dilakukan melalui mekanisme Bantuan Hukum Timbal Balik (Mutual Legal Assistance/MLA), yang di dalamnya Menteri Hukum dan HAM bertindak sebagai Otoritas Pusat (Central Authority).

Siti Aisyah ditangkap pada 15 Februari 2017 di Hotel Flamingo, Ampang, Kuala Lumpur. Pemerintah melalui KBRI Kuala Lumpur telah menunjuk tujuh pengacara profesional dari Kantor Pengacara Gooi & Azura untuk memberikan pembelaan dan pendampingan bagi Siti Aisyah.

"Pemerintah juga telah membentuk tim lintas kementerian untuk mendukung pengacara dalam mengumpulkan bukti dan saksi yang relevan bagi pembelaan Siti Aisyah di pengadilan," katanya.

Sejak awal masa pemerintahannya, ujar dia, Presiden Jokowi telah berkomitmen untuk memastikan kehadiran negara guna melindungi dan membantu setiap WNI yang menghadapi permasalahan di luar negeri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TAvcL6
March 11, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TAvcL6
via IFTTT

Thursday, March 7, 2019

KPU deletes names of 101 foreigners from voters' list

KPU confirms that there are 101 foreigners on the voters' list.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The General Elections Commission (KPU) has removed the names of 101 foreigners holding Indonesia's electronic identity (e-ID) cards from the final voters' list (DPT) for the 2019 simultaneous legislative and presidential elections. Initially, the Home Affairs Ministry had informed about the finding of 103 names of foreigners in the DPT, the Commission noted in a statement on Wednesday evening.

After rechecking, the KPU found only 102 names of foreigners in the list, and a foreigner, identified by his name as Guillaume, was listed twice. After comparing with the Home Affairs Ministry's findings, the KPU confirmed that there were 101 foreigners on the list.

The Home Affairs Ministry had earlier revealed that out of 1,680 foreigners holding Indonesia's e-ID cards, 103 names were mistakenly included in the DPT.

Meanwhile, the Ministry's Director General of Public Administration Zudan Arif Fakrulloh shared here on Wednesday the list of the 103 foreigners and their origin countries.

According to the data, the foreigners comprised one each from South Africa, India, Mauritius, Pakistan, Poland, Spain, Tanzania, Turkey, Vietnam, Greece, and Portugal; two each from Italy, Canada, and Thailand; three each from Bangladesh, France, Singapore, and Taiwan; four each from China, the Philippines, the United Kingdom, and South Korea; five from Australia; six from Germany; seven each from the United States, Switzerland, and Malaysia; eight from the Netherlands; and 18 from Japan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EEt8az
March 07, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EEt8az
via IFTTT

Friday, February 22, 2019

Kota Padang Gencarkan Promosi untuk Wisatawan Jalur Darat

Harga tiket pesawat yang melambung membuat wisatawan ke Kota Padang menurun drastis.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Medi Iswandi mengatakan penurunan jumlah wisawatan ke Kota Padang menurun drastis sejak melambungnya harga tiket pesawat terbang dalam dua bulan terakhir. Hal itu kata dia berdampak kepada pemasukan daerah dari sektor parisiwata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Medi menjelaskan UMKM turun 40 persen. Dari bidang perhotelan menurun sampai 50 persen dan pendapatan dari bisnis restoran menurun 30 persen. Medi mengatakan kerisauan ini juga dirasakan oleh daerah-daerah lain di Indonesia.

Untuk solusi sementara kata Medi Kota Padang menggencarkan promosi dan berupaya menarik minat wisatawan dari provinsi tetangga seperti Jambi, Riau dan Bengkulu agar berkunjung ke Kota Padang. Karena wisatawan dari daerah-daerah tersebut biasanya datang ke Kota Bengkuang melalui transportasi darat.

"Kita coba menarik pasar wisatawan, sekitar padang, seperti Riau, Jambi dan Bengkulu," kata Medi kepada Republika.co.id, Jumat (22/2).

Sebelumnya upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) juga dengan menyurati Kementerian Perhubungan dan maskapai penerbangan agar tiket pesawat diturunkan. Tapi mantan Kadis Pariwisata Kota Padang itu memaklumi dalam waktu dekat belum ada gambaran tiket pesawat dan ongkos kargo turun.

Untuk itu, Kota Padang mencari cara lain agar minat wisata ke daerah mereka tetap tinggi. Salah satunya memancing minat wisatawan provinsi tetangga. Sebelumnya wisatawan yang datang ke Kota Padang untuk mingguan datang dari daerah jauh dengan menggunakan pesawat terbang. Sedangkan wisatawan dari provinsi tetangga biasanya banyak mampir ke Padang pada hari libur lebaran dan tahun baru saja.

Salah satu pemicu minat yang diadakan Pemerintah Kota Padang adalah menjanjikan insentif kepada wisatawan dalam jumlah besar atau wisatawan yang datang dengan kelompok. Wisatawan dengan jumlah minimal 100 orang yang menginap di Kota Padang akan disambut oleh duta wisata Kota Padang di Bandara Internasional Minangkabau.

Kemudian mereka berkesempatan makan malam bersama Walikota Padang. Di situ mereka akan diberikan suguhan penampilan kesenian dan budaya Minangkabau. Kemudian Pemko akan memberikan souvenir kepada pemimpin rombongan. Kemudian untuk rombongan travel umrah dan menginap di Hotel di Kota Padang akan mendapatkan souvenir berupa masakan rendang.

Terlepas dari upaya yang mereka lakukan ini, Pemkot Padang kata Medi berharap adanya solusi dari pemerintah pusat agar harga tiket pesawat kembali turun. Menurut Medi di saat harga tiket pesawat di dalam negeri melambung, yang meraup keuntungan justru negara tetangga. Wisawatan sekarang lebih memilih berlibur ke Malaysia, Thailand dan negara-negara Asia Tenggara lainnya karena ongkos pesawat yang lebih murah.

"Kalau terus-terus seperti ini, daya saing pariwisata kita kalah dengan negara tetangga," ujar Medi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E1bOMw
February 22, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E1bOMw
via IFTTT

Wednesday, February 20, 2019

Gaduh Perang Tagar Cebong-Kampret yang Mendunia

Perang tagar diperkirakan bakal berlangsung setiap hari hingga pilpres April 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ajang pilpres 2019 tidak hanya menghangat di panggung debat resmi yang difasilitasi KPU dan sejumlah televisi, dunia maya juga menjadi gelanggang dari kedua kubu capres dan cawapres untuk berperang. Dalam beberapa bulan terakhir, tak terhitung perang tanda pagar (tagar) terjadi di sejumlah media sosial yang diramaikan kubu kampret, cebong, dan warganet yang netral.

Pakar media sosial, Ismail Fahmi menjelaskan, perang tagar antara kedua kubu akan terus berlanjut hingga pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Bahkan perang tagar menurut pendiri Drone Emprit itu telah dimulai jauh-jauh hari sebelum pencalonan bakal presiden dan wakil presiden.

“Sudah lama ya sebelum pencapresan, jadi setiap hari itu perang tagar terjadi terus menerus dari dua kubu,” kata Fahmi kepada Republika.co.id, Selasa (19/2).

Menurut dia, tujuan dari perang tagar itu adalah untuk membangun opini dan persepsi di masyarakat. "Apakah berhasil atau tidak kata dia, itu hal lain," kata dia.

Yang pasti, ujar Fahmi menerangkan, buzzer masing-masing kubu akan meramaikan jagat media sosial setiap harinya. Paling tidak untuk kubunya sendiri dan sebagai bentuk dukungan serta loyalitas mereka.

“Tidak semuanya bisa ber-impact tapi itulah yang terjadi, dari kubu masing-masing paling tidak setiap hari ada sesuatu yang menguatkan untuk loyalitas dan mereka perlu itu,” jelasnya.

Menurut Drone Emprit, mesin analis media sosial yang berbasis big data, ada enam tagar yang mendominasi pascadebat capres putaran kedua. Antara lain #BosenJugaYaa #LyingAwardsForPresident #KuyPilihJokowi #CapresPembohongKelautAje #JokowiMenangPrabowoNyerah #JokowiMemberikanBukti.

“Misalnya #Jokowikerjanyata #jokowitidakngomongsaja itu persepsi yang ingin dibangun pada publik begitu pulang dengan #Caprespembohongkelautaje itu juga persepsi sebetulnya dan itu akan terus terjadi sampai pilpres,” kata dia.

Termasuk, tambahnya, #BosenJugaYaa. Buzzer kedua kubu dapat menggunakan tagar tersebut tentu dengan konten masing-masing. Hanya saja ia mengaku belum melakukan pengecekan langsung apakah #BosenJugaYaa banyak dimainkan kubu 01 atau kubu 02, atau justru warganet yang memang merasa jenuh dengan isi media sosial yang dipenuhi dengan politik.

“Saya belum sempat cek siapa yang rill pakai (kubu 01 atau kubu 02), atau masyarakat yang (merasa) jenuh tentunya masyarakat yang tidak ikutan ya (bukan pendukung paslon), ko perang tagar mulu, masyarakat lama-lama jenuh juga,” terangnya.

Contoh tagar #CapresPembohongKelautAje yang dibuat warganet misalnya dari @Princeharry1st yang mengatakan “Bohong 1: Impor jagung, bohong 2: produksi sawit, bohong 3 : Mbangun jaringan 4G bohong, 4: konflik pembebasan lahan, Bohong 5: kebakaran hutan, Bohong 6: produksi beras, Bohong 7: jalan desa. Wuih, bohong koq berseri kayak sinetron." Akun itu lalu menambahkan #CapresPembohongKelautAje

Tagar ini pun seolah dibalas dengan #JokowiMenangPrabowoNyerah dan #JokowiMemberikanBukti. Misalnya yang tertulis pada akun milik @Rita_amalia69 “Capres... Unicorn aja engga paham bagaimana mau memimpin negara?" #JokowiMenangPrabowoKalah

Namun yang paling trending dari perang tagar pagi ini adalah tagar #bosenjugayaa. Misalnya dari akun milik @dellafatma “Dulu di twitter engga ada tempat buat politik sekarang hampir engga ada tempat buat hiburan #BosenJugaYaa

Menurut Fahmi, perang tagar ini setiap hari terjadi terus menerus dari dua kubu. Tujuannya kata Fahmi, untuk membangun opini di masyarakat.

“Jadi makanya pemilihan kata-kata di dalam tagar itu, menggambarkan itulah opini atau persepsi yang mereka ingin tanamkan di publik,” kata dia.

Misalnya lanjut Fahmi, tagar yang sebelumnya ingin dibangun kubu 01 yakni Joko Widodo-Ma`ruf Amin adalah #KerjaNyata dan #JokowiTidakMemberikanJanjiSaja. Kemudian sekarang muncul tagar #CapresPembohongKelautAje. Menurutnya tidak ada perbedaan karena sama-sama persepsi yang ingin dibangun kedua kubu.

“Itu persepsi sebetulnya, tidak semuanya bisa berimpek tapi dari kubu masing-masing paling tidak untuk loyalitas,” kata Fahmi.

Perang tagar di sejumlah media sosial bahkan masuk ke dalam trending topik dunia. Seperti #UninstallJokowi yang menduduki posisi nomor satu trending topik dunia. Tagar itu juga disusul #ShutDownJokowi dan #InstallPrabowo. Munculnya ketiga tagar itu imbas dari cicitan CEO Bukalapak, Achmad Zaky yang menyebut 'Presiden Baru' dalam salah satu cicitannya. Cicitan itu memunculkan #UninstallBukalapak yang dibalas dengan #DukungBukalapak. Perang tagar itu bahkan membuat Zaky dipanggil Jokowi ke Istana Negara untuk menerima wejangan.

Hari ini, Rabu (20/2), muncul #RakyatRinduPemimpinJujur, #TolLangitJokowi #JokowiUpgradeIndonesia. Dan perang tagar ini seperti kata Ismail Fahmi, akan berlanjut sampai pilpres 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Xddhbn
February 20, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Xddhbn
via IFTTT

Friday, February 15, 2019

In Picture: Lokasi Ledakan Granat di Bogor

Ledakan granat menyebabkan tiga anak menjadi korban.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Polisi mengidentifikasi lokasi terjadinya ledakan granat yang menyebabkan tiga anak menjadi korban di Desa Ciaruteun Ilir, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/2/2019).

Ketiga anak itu bermain granat jenis GLM yang ditemukan di lapangan tembak tak jauh dari lokasi kejadian, akibat ketidaktahuan, anak-anak memukul granat menggunakan batu hingga meledak dan menyebabkan dua dari tiga anak meninggal dunia.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S4BsoG
February 15, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S4BsoG
via IFTTT

Wednesday, February 6, 2019

Baznas Riau Alokasikan Rp 360 Juta untuk Bedah Rumah

Bedah rumah merupakan bagian "Program Riau Peduli tahun 2019".

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau, mengalokasikan anggaran Rp 360 juta untuk membedah sebanyak 24 unit rumah penduduk pada 12 kabupaten dan kota. Bedah rumah merupakan bagian "Program Riau Peduli tahun 2019".

"Melalui program Riau peduli itu, untuk bedah satu unit rumah akan didanai sebesar Rp15 juta dan program tersebut bakal dipercepat sambil menunggu hasil survei dari Baznas kabupaten dan kota hingga April 2019," kata Idris, Kepala Bagian Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Provinsi Riau, di Pekanbaru, Rabu (6/2).

Menurut Idris, program Riau Peduli ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Baznas dalam menyediakan hunian yang layak huni bagi masyarakat yang kurang mampu. Untuk tahap awal, ujarnya, sudah dilakukan peletakan batu pertama bedah satu unit rumah warga di Desa Pangkalan Kampoi, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

"Program bedah rumah ini merupakan program rutin tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Unit Pengumpul Zakat IMRA dalam mensejahterakan mustahik yang membutuhkan bantuan," katanya.

Sementara itu pada tahun 2018 tercatat dua unit rumah di bedah di Kabupaten Inhil dengan nilai per unit sebesar Rp 25 juta. Sifatnya insedentil yang dibantu karena tahun 2018 belum diprogramkan bedah rumah tersebut.

Tahun 2019 dianggarkan lebih besar lagi dengan jumlah rumah yang bakal dibedah juga lebih banyak lagi. Sehingga program ini dharapkan bisa mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di daerah itu.

Oleh karena itu, katanya lagi, diharapkan potensi Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) Unit Pengumpul Zakat IMRA tersebut, akan terus bertambah dan memberikan kesejahteraan bagi para mustahiknya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gg11BE
February 06, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gg11BE
via IFTTT

Monday, February 4, 2019

KPAI: Tindak Pidana Perdagangan Orang Kejahatan Serius

Hukum diharapkan dapat menjamin memutus mata rantai perdagangan manusia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) prihatin dengan beredarnya kabar mengenai dugaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum PN Batam, pada kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dinilai rendah dalam kasus MS (14 tahun). MS adalah korban TPPO yang dipekerjakan pada sebuah rumah di Batam.

Menurut KPAI, dalam kasus anak, TPPO tidak harus memenuhi tiga unsur praktik perdagangan orang. Jika dua unsur saja sudah terpenuhi, maka sudah termasuk dalam katagori TPPO.

"Pada kasus J Rusna, saya kira tidak mencerminkan adanya upaya penanganan proses hukum TPPO, karena hanya menggunakan UU Perlindungan Anak,” kata Komisioner KPAI Bid Trafficking dan Eksploitasi Anak, Ai Maryati Solihah, melalui keterangan tertulis resmi yang diterima Republika di Jakarta, Senin (4/2).

Ia menambahkan, unsur perdagangan orang dalam hal ini setidaknya mencakup dua hal. Pertama, anak dieksploitasi terlihat dari pengakuan korban, dengan tidak menerima gaji selama ia dipekerjakan. Kedua, iming-iming akan dicarikan pekerjaan yang baik, padahal tidak terjadi. "Hal tersebut merupakan unsur-unsur yang sudah memenuhi TPPO oleh para pelaku,” imbuhnya.

Ai berharap, kasus seperti ini dapat segera ditangani dengan memenuhi rasa keadilan bagi korban dan komitmen para aparat penegak hukum (APH) untuk memberantas praktik perdagangan orang secara serius. Sehingga hukum benar-benar dapat menjamin memutus mata rantai perdagangan manusia.

“Jika proses hukum tidak dibenahi, kami yakin publik krisis kepercayaan pada APH, karena hasilnya tidak menimbulkan efek jera. KPAI mengajak seluruh pihak untuk memastikan proses hukum ini. Masih ada waktu untuk membenahi semuanya. Kami juga akan bicara pada Kejagung, bagaimana penegakkan hukum pada kasus TPPO yang menyasar anak. Kasus ini akan terus kami pantau,” tutupnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum mendakwa J Rusna, terdakwa TPPO dengan UU Perlindungan Anak (PA) dengan tuntutan hukuman 18 bulan penjara dan denda Rp 50 juta di Batam. Ia adalah pemilik PT Tugas Mulia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S7PPgL
February 04, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S7PPgL
via IFTTT

Saturday, February 2, 2019

Iran Rilis Roket Jarak Jauh di Hari Revolusi Islam ke-40

AS mengecam penggunaan balastik dalam rudal Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI— Iran memperkenalkan roket jelajah jarak jauh dengan jangkauan hingga 1.300 km pada Sabtu (2/2). Demonstrasi roket ini untuk mempertontonkan pencapaian mereka dalam perayaan peringatan 40 tahun Revolusi Islam 1979.

"Dengan jangkauan lebih dari 1.300 km, peluru jelajah ini memerlukan persiapan singkat dan dapat terbang pada ketinggian rendah," kata Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami, dalam pidato yang ditayangkan televisi pemerintah selama upacara peresmian tersebut.

Hatami mengatakan, peluru kendali permukaan-ke-permukaan yang baru ini dinamakan Hoveizeh berasal dari rumpun rudal (Soumar) yang diresmikan pada 2015.

Pakar-pakar Barat mengatakan, Iran kerap melebih-lebihkan kemampuan persenjataannya, meskipun terdapat kecemasan atas roket balistik jarak jauhnya  

Washington memperingatkan Teheran bulan ini, menentang rencana peresmian tiga roketnya karena melanggar resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, karena mereka memakai teknologi peluru balistik.

AS mengkhawatirkan teknologi roket balistik jarak jauh biasa menempatkan satelit di ruang orbit yang juga bisa digunakan untuk meluncurkan hulu ledak.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DPCgKg
February 02, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DPCgKg
via IFTTT

Thursday, January 31, 2019

Bawaslu Banyumas Serahkan Kasus Indonesia Barokah ke Polisi

Masyarakat yang merasa keberatan dengan tabloid itu bisa langsung melapor ke polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyumas memutuskan menyerahkan penanganan kasus tabloid Indonesia Barokah pada pihak kepolisian. Hal itu karena Bawaslu Pusat tidak menemukan unsur kampanye dalam materi tulisan yang ada di dalam Indonesia Barokah.

''Dengan demikian, warga yang keberatan dengan peredaran tabloid tersebut bisa melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian,'' jelas  Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu Kabupaten Banyumas, Yon Daryono, Jumat (31/1).

Menurutnya, keputusan menyerahkan pengusutan kasus tabloid tersebut pada pihak kepolisian, didasari keputusan Dewan Pers yang menyatakan tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik. Dewan Pers menilai tabloid tersebut bukan produk jurnalistik, karena susunan redaksi dan alamat redaksi yang tercantum di halaman tabloid diketahui fiktif. 

''Lebih dari itu, dalam halaman tabloid juga tidak dicantumkan nama badan hukum, penanggungjawab isi tabloid, serta alamat percetakan,'' kata Yon.

Berdasarkan keputusan tersebut, Yon menilai tabloid tersebut tak ubahnya sebagai sebagai selebaran gelap yang tidak jelas siapa penulis dan penanggung-jawabnya. Dengan demikian, sudah menjadi tanggung jawab pihak kepolisian untuk melakukan pengusutan.  Menurutnya, Bawaslu tidak lagi berwenang melakukan pengusutan karena dari kajian Bawaslu Pusat juga tidak ditemukan unsur kampanye dalam maetri tulisan yang ada di tabloid IB.

''Jadi bagi masyarakat yang merasa dirugiikan dengan materi tulisan tabloid IB, silakan dilaporkan ke kepolisian,'' katanya.

Mengenai nasib ribuan tabloid IB yang sampai saat ini belum disampaikan pada alamat pengirim, Yon mengaku masih tetap meminta pihak terkait untuk tidak mengedarkan lebih dulu. Antara lain, tabloid masih tersimpan di kantor Bawaslu Banyumas dan di Kantor Pos wilayah Kabupaten Banyumas.

''Kami masih menunggu intruksi dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, apakah tabloid tersebut harus  dimusnahkan, dikirim ke Bawaslu provinsi atau pusat, atau diserahkan ke pihak kepolisian,'' katanya.

Soal tabloid yang sudah terlanjur beredar di masyarakat, Yon mengaku tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penarikan. ''Kecuali ada masyarakat yang menyerahkan pada Bawaslu secara sukarela, maka akan kita tampung,'' katanya.

Sebagaimana diketahui, wilayah Kabupaten Banyumas sebelumnya juga menjadi sasaran peredaran tabloid Indonesia Barokah yang dikirimkan dari Jakarta. Tabloid tersebut dikirimkan melalui jasa kantor pos, dengan alamat tujuan masjid-masjid di wilayah Kabupaten Banyumas.

''Dari informasi pihak kantor pos,  jumlah tabloid IB yang sudah dikirimkan ke alamat mencapai 1.274 eksemplar. Ribuan lainnya masih belum terkirim dan tersimpan di Kantor Pos Purwokerto,'' katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UpjWgq
January 31, 2019 at 04:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UpjWgq
via IFTTT